Anda di halaman 1dari 6

BAB 7

KESIMPULAN dan SARAN

7.1 Kesimpulan
1) Dukungan suami dalam memilih kontrasepsi adalah baik 68%,
cukup 30%, kurang 2%.
2) Dukungan informatif suami dalam memilih kontrasepsi adalah baik
48%, cukup 45%, kurang 7%.
3) Dukungan penghargaan suami dalam memilih kontrasepsi adalah
baik 53%, cukup 47%.
4) Dukungan instrumental suami dalam memilih kontrasepsi adalah baik
63%, cukup 35%, kurang 2%.
5) Dukungan emosional suami dalam memilih kontrasepsi adalah baik
73%, cukup 25%, kurang 2%.

7.2 Saran
1) Tenaga Kesehatan
Diharapkan kepada tenaga kesehatan Di Puskesmas Jagir Surabaya
terutama bidan, untuk meningkatkan promosi kesehatan melalui media
seperti brosur-brosur atau leaflet tentang kontrasepsi agar dapat
meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kontrasepsi.
2) Bagi Pasangan Usia Subur (PUS) teristimewa suami di Puskesmas
Jagir Surabaya agar lebih aktif mencari informasi mengenai kontrasepsi
yang sesuai dengan keinginan, dan mengikuti konseling sebelum
menentukan pilihan kontrasepsi.

74
75

3) Peneliti selanjutnya
Bagi peneliti selanjutnya diusulkan untuk mengembngkan
penelitian ini antara lain faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan
kontrasepsi.
DAFTAR PUSTAKA

Abu Bakar, S. (2011). Kesehatan reproduksi dan keluarga berencana


(dalam tanya jawab). Jakarta. Pt RajaGrafindo Persada.

Adhyani, Anisa. (2011). Faktor-faktor yang berhubungan dengan


pemilihan kontrasepsi non iud pada akseptor wanita usia 20-39 tahun.
Fakultas kedokteran Universitas Diponegoro. Semarang

Anggraini & Martini. (2012). Pelayanan keluarga berencana.


Yogyakarta. Rohima press.

Anggraini & Hartati. (2007).peran suami dalam penggunaan dalam


penggunaan alat kontrasepsi yang berwawasan gender. Jurnal
keperawatan soedirman. Volume 2, nomor 2

Arum & Sujiyatini. (2011). Panduan lengkap pelayanan KB terkini.


Yogyakarta. Nuha Medika.

Bobak, M. (2004). Buku ajar keperawatan maternitas. Jakarta : EGC

BP4 dan KUA. (2005). Pegangan bagi BP4 dan KUA untuk pasutri
tentang peningkatan partisipasi pria. Jakarta: BKKBN

Budiman & Riyanto. (2013). Kapita selekta kuesioner: pengetahuan dan


sikap dalam penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Bernadus. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat


kontrasepsi dalam rahim (AKDR) bagi akseptor KB di Puskesmas Jailolo.
Jurnal e-Ners (eNs). Volume 1, nomor 1.

BKKBN. 2010. Visi dan Misi Program Keluarga Berencana. Jakarta:


Direktorat pelaporan dan statistic

Ciputra news. (2013). Surabaya targetkan 61.599 akseptor KB 2013.


Diunduh dari www.ciputra news.com tanggal 13 juni 2013

Fanial. (2012). Analisis korespondensi pengguna jenis alat kontrasepsi


peserta KB aktif dan KB baru terhadap kecamatan di kota Surabaya.

76
77

http://www.surabaya.go.id/files.php?id=3104 diunduh tanggal 8 Mei


2015.

Faridah, A, dkk. 2008. Patiseri jilid 1 untuk SMK. Jakarta : Direktorat


Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Derektorat Jendral Manajemen
Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional.

Friedman, Marilyn M. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga : Riset,


Teori dan Praktek. Jakarta : EGC

Green L. Kreuter M.W. (2005). Health program planning: An educational


and ecological approach fourth edition mcgraw hill. New York

Habib. (2012). Data tingakat penggunaan alat kontrasepsi di Indonesia


tahun 2012. Diunduh tanggal 5 juni 2015

Hartanto, Hanafi. (2004). Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta.


Pustaka Sinar Harapan

Hidayat, A. (2011). Metode penelitian keperawatan dan teknik analiasa


data. Jakarta : Salemba Medika

Icemi & Wahyu. (2013). Buku ajar keperawatan maternitas.


Jakarta.salemba Medika.

Imron & Munif, A. (2010). Metodologi penelitian bidang kesehatan.


Jakarta : Sagung Seto.

Indrayani. (2014). Vasektomi tindakan sederhana dan menguntungkan


bagi pria. Jakarta. CV Trans Info Media

Informasi data pokok kota Surabaya. (2012).dari www.surabaya.go.id.


Diunduh tanggal 13 juni 2013

Karyanti. (2004). Peran suami pada istri terhadap pemakaian alat


kontrasepsi di Desa Kepatuhan Tualang sidoarjo. http://digilib.itb.ac.id.
Diunduh tanggal 9 agustus 2015

Kurniawati. (2011). Studi kualitatif tentang pengambilan keputusan dalam


pemilihan metode KS pada PUS di kota Semarang. Jurnal Dinamika
Kebidanan. Volume 1, nomor 1.
78

Kurniawati, Ninuk Dian. (2007). Asuhan keperawatan pada pasien


terinfeksi HIV/AIDS. Jakarta. Salemba Medika

Kemenkes RI. (2014). Situasi dan analisis keluarga berencana.


http://www.depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin
/infodatin-harganas.pdf. diunduh tanggal 5 juni 2015

Manan-El (2011). Kamus pintar kesehatan wanita. Yogyakarta.


Bukubiru.

Manuaba. (2010). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan KB untuk


pendidikan bidan edisi 2. Jakarta : EGC.

Mubarak. (2011). Promosi kesehatan untuk kebidanan. Jakarta:Salemba


Medika

Muniroh. (2014). Dukungan social suami terhadap istri untuk


menggunakan alat kontrasepsi medis operasi wanita (MOW). E-jurnal
pustaka kesehatan. Volume 2, nomor 1

Nugroho & Bobby. (2014). Masalah kesehatan reproduksi wanita.


Yogyakarta. Nuha Medika.

Nursalam. (2013). Metodologi, penelitian keperawatan. Jakarta: Salemba


Medika.

Notoatmojo, S. (2005). Promosi kesehatan teori dan aplikasi. Jakarta :


PT. Rineke Cipta
Notoatmojo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta : PT.
Rineke Cipta

Putriningrum, R. (2012). Factor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam


pemilihan kontrasepsi KB suntik Di BPS ruvina Surakarta. Jurnal
Kesmadaska. Volume 3, nomor 1

Saiffudin. (2003). Buku acuan pelayanan kesehatan maternal dan


neonatal. Jakarta. Salemba Medika

Saifuddin, A.B ; Affandi, B ; Baharuddin dan Soekir. (2006). Buku


panduan praktis pelayanan kontrasepsi. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka
Sarwono Prawiharjo.
79

Saiffudin. (2010). Buku panduan praktis pelayanan kontrasepsi maternal.


Jakarta. YBPSP

Sitopu. (2012). Hubungan pengetahuan akseptor KB dengan penggunaan


alat kontrasepsi di puskesmas Halvetia, Medan. Fakultas ilmu
keperawatan Universitas darma agung medan. Medan

Sugiyono. ( 2011). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R & D.


Bandung . CV Alfabeta.

Sugiyono. (2012). Statistika untuk penelitian. Bandung. Alfabeta.

Sulistyawati, Ari. (2013). Pelayanan keluarga berencana. Jakarta:


Salemba Medika.

Suparyanto. (2011). Konsep keluarga berencana. Jakarta. EGC

Suparyanto. (2011). Konsep suami. http://dr-


Suparyanto.com//2011/05.konsep suami.html. diunduh tanggal 9 agustus
2015

Setiadi. (2013). Konsep dan praktik penulisan riset keperawatan.


Yogyakarta: Graha Ilmu.

Soekanto, Soedjono. (2003). Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: Raja


Prafino Persada

Varney. (2006). Buku ajar asuhan kebidanan. Jakarta. EGC.