Anda di halaman 1dari 12

PENGELOLAAN SUMBER DAYA

MINERAL DAN ENERGI

PERBAIKAN TUGAS 1 : POTENSI SUMBER DAYA DAN


CADANGAN MINERAL DAN BATUBARA DI INDONESIA
SERTA PERBANDINGANNYA DI DUNIA

1 Oktober 2018

NAMA : ASTA ARJUNOARWAN HATTA


NIM : 22117311
POTENSI SUMBERDAYA DAN CADANGAN
BATUBARA DI INDONESIA

Cadangan batu bara di Indonesia meningkat 48% selama setahun. Itu


merupakan hasil rekonsiliasi data yang dilakukan Kementerian Energi dan Sumber
Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, serta
19 pemerintah daerah yang berlangsung di Yogyakarta pekan lalu.
Dari rekonsiliasi tersebut, tercatat ada 166 miliar ton sumber daya dan
37 miliar ton cadangan Batubara. Padahal, tahun 2017 hanya ada 125 miliar
ton sumber daya batu bara dan 25 miliar ton cadangan. Kepala Bidang Batu
bara Pusat Sumber Daya Mineral dan Batu bara; dan Panas Bumi Kementerian
ESDM Rita Susilawati mengatakan cadangan batu bara sebesar 37 miliar itu bisa
bertahan 76 tahun ke depan. Ini menggunakan asumsi produksi batu bara 485
juta ton.
Cadangan itu bisa meningkat dengan kegiatan eksplorasi eksplorasi.
Kegiatan eksplorasi secara rinci dan mendalam dapat mengubah status sumber
daya menjadi cadangan. “Sehingga umur pemanfaatan batu bara Indonesia juga
bisa terus meningkat,” kata Rita dikutip dari website, Kementerian ESDM, Senin
(3/8).
Namun berdasarkan data dari British Petroleum Statistical Review Of
World Energy pada bulan Juni 2018 untuk cadangan batubara pada tahun 2017
adalah sebagai berikut

Million Anthracite Share Of


Subbituminous Total
Tonnes and Total
and lignite
bituminous
Indonesia 15068 7530 22598 2.2%

Total Asia
314325 109909 424234 41%
Pacific

718310 316702 1035012 100%


Total World
Apabila dibandingkan data dari kementrian ESDM dengan data hasil BP,
maka selisihnya cukup jauh yaitu sekitar 2.5 miliar ton. Sehingga hasil ratio antara
cadangan batubara Indonesia (dari ESDM) dengan cadangan batubara dunia (dari
BP) yaitu sebesar 2.4%. Sedangkan perbandingan cadangan batubara Indonesia
dengan total cadangan batubara di Asia Pasific yaitu hanya sekitar 5.9%. Hal
tersebut karena cadangan terbesar batubara untuk Negara bagian Asia Pacific
adalah berasal dari Australia, China dan India.

Total Cadangan
Negara Batubara (Juta Ton)
Indonesia 25000
Australia 144818
China 1.38819
India 97728
Total Asia Pacific 424234
Total World 1.03501

Berikut adalah Ratio (%) cadangan batubara Indonesia terhadap total


cadangan Batubara Asia Pasific dan Dunia (Tahun 2017):

Ratio % (Asia Pacific)

5.89297416
23.03634315

34.13634928

32.7222712

Indonesia Australia China India


Ratio % (Terhadap Dunia)

2.415430932
9.442209366
13.99191507

13.41230826

Indonesia Australia China India


POTENSI CADANGAN BEBERAPA MINERAL DI
INDONESIA SERTA PERBANDINGANNYA DI DUNIA

Berikut adalah data sumber daya dan cadangan beberapa komoditi mineral tahun
2016: (Sumber referensi: Executive Summary Neraca Mineral 2016, Pusat
Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi)
Berikut adalah data total data cadangan beberapa komoditi mineral di dunia dalam
satuan metric tons: (Sumber referensi: Mineral Commodity Summaries 2016,
USGS)

1. Gold

2. Nickel
3. Timah/Tin

4. Tembaga
5. Bauksit

Berikut adalah rasio (%) antara cadangan beberapa komoditi mineral di Indonsia
(berdasarkan data PSDMBP) yang berpengaruh terhadap total cadangan di dunia
(berdasarkan data USGS): (Hasil rasio antara cadangan Indonesia terhadap
cadangan dunia cukup besar dikarenakan beberapa data total cadangan Indonesia
dari USGS lebih rendah dibandingkan data dari PSMBDP.)

Ratio (%)

Emas 4.50192982

Nikel
4.04573606

Timah 39.6018871

0.42725741
Tembaga

Bauksit 4.58031329
Berikut data tambahan berupa cadangan beberapa komiditi mineral tahun 2017:
(Sumber referensi: Mineral Commodity Summaries 2018, USGS)
1. Emas
Statistik ini menggambarkan cadangan emas tambang dunia pada 2017,
berdasarkan negara. Pada tahun itu, Amerika Serikat diperkirakan memiliki sekitar
tiga ribu metrik ton cadangan emas di tambang. Dengan demikian, AS berada
dalam kelompok negara teratas berdasarkan cadangan emas ranjau. Australia
diperkirakan memiliki cadangan tambang emas terbesar di dunia. (Sumber
referensi: www.statista.com)

World mine reserves of gold as of 2017, by country (in metric tons)


Berdasarkan data yang didapatkan dari statista.com dan USGS, cadangan
emas sebesar 2500 Mt, sedangkan total cadangan emas di dunia yaitu sebesar
54000 Mt. Maka rasio adalah antara cadangan emas Indonesia terhadap dunia
adalah sebesar 4.63%.

2. Timah

Untuk total cadangan timah berdasarkan data yang didapatkan dari USGS,
yaitu sebesar 800000 Mt, sedangkan total cadangan emas di dunia yaitu sebesar
4800000 Mt. Maka rasio adalah antara cadangan timah Indonesia terhadap dunia
adalah sebesar 16.67%. Hal tersebut merupakan urutan kedua yang
berpengaruh terhadap dunia setelah China.
3. Nikel

Untuk komiditi mineral Nikel sendiri cadangan Indonesia berada pada posisi
ke-6 terbesar di dunia dengan total cadangan 4500000 Mt. Total cadangan dunia
nikel untuk sementara adalah sebesar 74000000 Mt. Sehingga rasio antara
cadangan nikel Indonesia terhadap dunia adalah sebesar 6.08%.
4. Bauksit

Berdasarkan data dari USGS menjelaskan bahwa total cadangan bauksit/alumina


dunia yaitu sebesar 30000000 Mt. Sedangkan total cadangan bauksit Indonesia
adalah sebesar 1000000 Mt. Hasil tersebut menunjukkan sekitar 3.3%
kontribusi cadangan Indonesia terhadap dunia.
5. Tembaga
Untuk komoditi mineral tembaga berdasarkan data dari USGS menunjukkan
total cadangan Indonesia dan dunia masing-masing sebesar 26000 Mt dan
790000 Mt. Rasio pengaruh cadangan Indonesia terhadap dunia yaitu
sebesar 3.3%.

Sumber referensi:

1. Mineral Commodity Summaries 2018 dan 2016, U.S Department


Of Interior, U.S Geological Survey
2. BP Statisical Review Of World Energy
3. Pusat Sumberdaya Mineral Batubara Dan Panas Bumi