Anda di halaman 1dari 4

Formatif pasien sefty

Question 1

Evaluasi pelaksanaan keselamatan pasien dilakukan melalui:


Select one:
a. 7 langkah menuju keselamatan pasien.
b. Standar keselamatan pasien.
c. Program akreditasi rumah sakit.
d. Pelaporan insiden

Question 2

Pasal 45 (1) UU No.44/2009 merupakan UU tentang kesehatan terkait dengan......


Select one:
a. Tanggung jawab Hukum Rumah sakit
b. Bukan tanggung jawab rumah sakit
c. Hak pasien
d. Kebijakan yang mendukung keselamatan pasien

Question 3

Pasien berhak memperoleh keamanan dirinya selama dalam perawatan di rumah sakit
tertuang dalam pasal....
Select one:
a. Pasal 58 UU No. 36/2009
b. Pasal 32n UUNo. 44/2009
c. Pasal 29b UU No.44/2009
d. Pasal 46b UU No. 44/2009

Question 4

Pemerintah bertanggungjawab mengeluarkan kebijakan tentang keselamatan pasien.


Keselamatan pasien yang dimaksud adalah suatu system dimana rumah sakit membuat
asuhan pasien lebih aman. Manakah sistem tersebut?
Select one:
a. Assessment untuk memperoleh data
b. Identifikasi dan pengelolaan yang terkait penyakit pasien
c. Pelaporan dan analisis insiden
d. Tindak lanjut dan implementasi solusi akibat risiko

Question 5

Undang-undang yang mengatur hak pasien...


Select one:
a. Pasal 32d UU No.44/2009
b. Pasal 29b UU No.44/2009
c. Pasal 45 (2) UU No.44/2009
d. Pasal 46 UU No.44/2009

Bbak 2

question 1

Apabila terjadi Kejadian yang Tidak Diharapkan (KTD) misalnya tertinggal gunting dalam abdomen paska
laparatomi tetapi tenaga kesehatan terkait langsung mengakui dan menyampaikan kepada keluarga
pasien sedini mungkin, maka hal tersebut sesuai dengan delapan prinsip pemberian informasi insiden
yaitu:

Select one:

a. Komunikasi yang terbuka setiap saat

b. Pengakuan

c. Mengekspresikan penyesalan atau meminta maaf

d. Memahami keinginan pasien dan keluarganya

e. Dukungan dari staf medis

Question 2

Pasien C bertanya pada Perawat D tentang informasi dokter yang akan membedahnya dan diberitahu
bahwa Dokter E yang akan melakukannya. Pada saat memasuki ruang persiapan, Pasien C didatangi oleh
seorang dokter yang menjelaskan tentang prosedur yang akan dilalui tanpa mengenalkan diri. Pasien C
bertanya siapa dokter itu, dan dijawab oleh perawat ruang penerimaan yaitu Dokter H. Pasien C menjadi
marah karena merasa dipermainkan. Kejadian ini tidak akan terjadi jika Pasien C diinformasikan tentang:

Select one:
a. Diagnosis

b. Resiko terapi

c. Manfaat terapi dan resiko jika tidak dilakukan terapi

d. Perkiraan waktu pemulihan

e. Nama, jabatan, kualifikasi, dan pengalaman tenaga kesehatan yang memberikan terapi dan
perawatan

Question 3

Perawat A mendapatkan order melalui telepon dari Dokter B. Karena pasien penuh dan Perawat A hanya
bertugas berdua saja, Perawat A lupa menuliskan dalam catatan keperawatan. Dokter B
menginstruksikan untuk memberikan obat anti alergi untuk Pasien U, yang seharusnya untuk Pasien T,
yang mengakibatkan Pasien U mengalami Shock Anafilaktik. Keesokan harinya, Dokter B mengingkari
bahwa ia telah meresepkan obat tersebut dan Perawat A tidak mempunyai bukti tertulis dari order
tersebut. Masalah ini termasuk dalam hambatan komunikasi tenaga kesehatan yaitu:

Select one:

a. Kurangnya standard prosedur terkait dengan konten, waktu, atau tujuan laporan lisan

b. Tidak ada model atau kerangka mental bersama komunikasi kesehatan verbal

c. Tidak ada aturan untuk pengiriman informasi secara lisan

d. Perbedaan pendapat

e. Sering terjadi interupsi dan gangguan

Question 4

Perawat berkomunikasi dengan klien dewasa yang berorientasi perhatian dalam perawatan jangka
panjang. Pernyataan manakah yang paling mencerminkan komunikasi hormat dan perhatian?

Select one:

a. Apakah Bapak siap untuk mandi

b. Sudah waktunya pergi ke ruang makan, sayang.

c. Apakah Anda merasa nyaman, Pak Dudi?


d. Anda lebih suka memakai celana panjang itu, bukan?

e. Bapak khan lebih suka makan bubur ayam daripada bubur sumsum

Question 5

Perawat berkomunikasi dengan penyedia layanan kesehatan utama mengenai intervens medis yang
ditentukan untuk klien. Pernyataan manakah yang paling mewakili hubungan kolaboratif?

Select one:

a. "Obat baru yang Dokter resepkan untuk Pak Budi itu tidak efektif."

b. "Saya khawatir dengan tekanan darah Pak Budi, tidak berkurang bahkan dengan obat
antihipertensi"

c. "Bisakah kita membicarakan Pak Budi?"