Anda di halaman 1dari 1

Dari sini aku berfikir tidak semua yang ada di pikiranmu sama dengan orang lain.

Meskipun sedekat
apapun orang itu atau sepengertian apa orang itu sama kamu.

Mungkin semua orang ditakdirkan dengan segala perbedaan dan impian. Tapi ternyata yang ada dalam
pikiranku hanya impian tanpa pikirkan tentang perbedaan.

seaandainya bisa berjalan semestinya dengan kesesuaian yang diharapkan tak seperti ini jadinya. Ketika
harapanmu tak sesuai yang diharapkan hanya ada resiko yang ditanggung

untuk ini aku kembali terpuruk, berusaha mengubur yang telah lama bersemi dan hamper dewasa tapi
itu semu harus memendam karena ketidakdewasaan kamu sendiri.

Jika memang yang kamu harapkan bukan harapan yang sesungguhnya mungkin ini untuk terakhir kali
kamu berharap. Bukan sementara lagi tapi selamanya.

Mulai mengebur semua kisah dan rasa.itu yang sekarang pilihan yang harus kamu ambil. Karena akar
yang kamu harapkan tak lagi bisa menerima energimu lagi untuk pohon yang setengah tumbuh.

Iya ibarat akar dan kompos, kamu adalah kompos yang tak lagi diharap akar

Karena dengan sinar matahari saja pohon itu bisa tumbuh.