Anda di halaman 1dari 9

1.

KARAKTERISTIK PASAR OLIGOPOLI

Pasar oligopoli merupakan salah satu jenis dari pasar persaingan tidak sempurna.
Dimana pasar oligopoli merupakan pasar yang dikuasai oleh beberapa perusahaan atau
penjual yang memproduksi barang sejenis. Dalam pasar oligopoli terdapat beberapa produsen
yang menghasilkan barang-barang yang saling bersaingan. Di Indonesia pasar oligopoli dapat
dengan mudah kita temui, misalnya pada pasar semen, pasar layanan operator, pasar otomotif
serta pasar yang bergerak dalam industri berat.

Karakteristik pasar oligopoli adalah sebagai berikut :

1. Pasar oligopoli hanya terdiri atas sekelompok kecil perusahaan.


Dalam pasar oligopoli terdapat beberapa perusahaan besar yang menguasai penjualan
dan disamping itu pula terdapat perusahaan kecil. Perusahaan besar ini saling
mempengaruhi satu sama lain. Sifat ini menyebabkan setiap perusahaan harus hati-
hati dalam mengubah harga, bentuk barang, corak produksi dan sebagainya.
2. Barang yang diproduksi adalah barang standar atau barang yang berbeda corak atau
juga bersifat homogen, namun memenuhi standar tertentu.
Barang yang diproduksi dalam pasar ini ada kalanya merupakan barang yang standar,
misalnya pada industri penghasil bahan mentah dan industri bahan baku. Sedangkan
barang yang berbeda corak yaitu seperti industri mobil, industri pesawat terbang, dan
lain-lain.
3. Terdapat banyak pembeli di pasar. Seperti pasar persaingan sempurna, jumlah
pembeli di pasar oligopoli sangat banyak.
4. Adanya hambatan bagi pesaing baru.
Perusahaan yang telah lama dan memiliki pangsa pasar besar akan memainkan
peranan untuk menghambat perusahaan yang baru masuk ke dalam pasar oligopoli
tersebut.
5. Periklanan sangat penting dan intensif.
Untuk menarik market share dan mencegah pesaing baru, dalam pasar ini iklan sangat
membantu perusahaan dagang karena iklan dapat dengan mudah diterima oleh
masyarakat atau calon pembeli.
6. Harga jual tidak mudah berubah.
Dalam pasar oligopoli, harga yang keluar tidak cepat naik atau turun, bisa dikatakan
harga selalu stabil dan tidak mudah berubah. Mungkin karena penjualan yang stabil
terhadap suatu produk yang diluncurkan oleh suatu perusahaan sudah cukup
menghasilkan keuntungan, namun apabila tiba-tiba harga naik secara otomatis
pembeli akan berfikir kembali untuk membeli produk tersebut dan beralih pada
produk perusahaan lainnya yang menjual varian yang sama namun harga lebih murah.

Kelemahan dan kelebihan pasar oligopoli :

 Kelemahan pasar oligopoli :


1) Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
Dalam pasar oligopoli ini sering kali terjadi ketimpangan distribusi pendapatan,
dimana perusahaan yang besar yang sudah lama berdiri dan banyak sekali
peminatnya lebih banyak mendistribusikan produk dagangnya yang
mengakibatkan hasil pendapatan yang banyak pula. Sedangkan perusahaan yang
kurang diminati pembeli otomatis akan mendistribusikan barang dangangnya
dalam jumlah yang sedikit dan memperoleh pendapatan yang kecil.
2) Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis
karena semangat bersaing kurang.
Didalam pasar oligopoli ini timbul pemborosan akibat biaya produksi yang besar
namun pemasukan tidak seimbang ini diakibatkan perusahaan yang kurang
peminat bekerjasama dengan perusahaan oligopolis lainnya yang juga kurang
peminat untuk bersaing dengan perusahaan pemimpin pasar, mengapa bisa boros?
karena biasanya dua perusahaan yang mempunyai satu produk kerjasama akan
menimbulkan sedikit penghasilan namun biaya produksi yang sama. Akibatnya
biaya produksi dan penghasilan perusahaan tersebut bisa menyebabkan
pemborosan.
3) Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi.
Didalam pasar oligopoli ini timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik
faktor produksi, ini dikarenakan minat pembeli yang cenderung memihak terhadap
pemimpin pasar yang mengakibatkan faktor produksi perusahaan yang baru
memulai eksistensinya kurang minat dari pembeli.
4) Sulit ditembus / dimasuki perusahaan baru.
Didalam pasar oligopoli ini sulit untuk perusahaan lain bergabung dalam usaha
karena minat pembeli yang tinggi terhadap pimpinan pasar sehingga sangat sulit
untuk perusahaan baru untuk berkembang karena kurangnya peminat dari
pembeli.
5) Bisa berkembang ke arah monopoli perusahaan dalam pasar oligopoly.
Didalam pasar oligopoli ini bisa berkembang kearah monopoli jika sudah tidak
ada yang mampu bersaing dengan pemimpin pasar, ini menyebabkan monopoli
perusahaan ini berlanjut dengan menyaingin produk barang lainnya yang belum
perusahaan ini kuasai. perusaaan ini berkemungkinan menyaring banyak pembeli
karena produk yang lama sudah banyak peminat dan jika perusahaan ini
menonopoli produknya sama dengan produk lain yang banyak di minati pembeli,
boleh jadi dengan produk terbarunya perusahaan ini dengan mudah menyaingi
perusahaan lama lainnya yang memiliki produk yang belum dimiliki oleh
perusahaan ini.

 Kelebihan pasar oligopoli :


a) Memberi kebebasan memilih bagi pembeli.
Pasar oligopoli ini sangat memberi kebebasan terhadap pemilihan produk, secara
umum pembeli memperkirakan akan lebih baik membeli produk yang mana yang
dibutuhkan yang mana yang mampu memenuhhi kebutuhan, jadi para pembeli
tidak akan di tawarkan dengan agresif oleh perusahaan dalam pasar ini, namun
pembelilah yang menentukan akan membeli produk dari perusahaan mana.
b) Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk.
Dalam pasar Oligopoli ini tentu penelitian - penelitian akan banyak terjadi,
contohnya penelitian tentang minat pembeli yang banyak membeli dari
perusahaan lain di banding dengan perusahaan kita, ini merupakan penelitian
untuk pengembangan produk yang perusahaan ini miliki agar dapat menarik
pembeli dari perusahaan pesaing berkat keunggulan kualitas yang dimiliki.
c) Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual.
Didalam pasar Oligopoli ini kepuasan konsumen atau pembeli sangat berpengaruh
karena bisa saja dengan ketidak puasannya seorang pembeli dapat membuat
pembeli lain ikut tidak puas dan beralih dengan produk lain dari perusahaan yang
lain pula.

d) Adanya penerapan teknologi baru.


Didalam pasar oligopoli ini penerapan teknologi terbaru sangatlah bermanfaat,
jikateknologi yang semakin berkembang tidak diikuti oleh perusahaan bisa jadi
pembeli akan membeli produk dari perusahaan lain yang memberi penerapan
teknologi terbaru. oleh karena itu penerapan teknologi terbaru dapat memudahkan
perusahaan untuk mengembangkan produknya agar lebih di minati.

Macam-macam pasar oligopoli :

a. Oligopoli murni, yaitu pasar yang menjual barang homogen (sama) seperti industri
paku, semen, pipa besi dan lain-lain.
b. Oligopoli diferensial, yaitu pasar yang menjual barang diferensial (berbeda corak)
seperti rokok, mobil, komputer, dan lain-lain.

2. PEMAKSIMUMAN KEUNTUNGAN JANGKA PENDEK PASAR OLIGOPOLI

Penjualan sering menambah biaya produksi dengan suatu aturan yang sederhana,
yaitu menigkatkan mempertahan kan pangsa pasar. Pegangan ini dapat membantu perusahaan
oligopoli dalam menetapkan volume penjualan, dengan mengabaikan interdependensi dan
reaksi pesaing. Perusahaan hanya melihat peranan skala ekonomi, pertumbuhan, pangsa pasar
dan sebagainya.

Aturan-aturan seperti ini dapat meningkatkan output penjualan di mana keuntungan


perusahaan maksimum. Memaksimumkan penjualan dapat menurunkan harga penjualan
tetapi menaikkan volume output yang dijual lebih.
Tetapi sekali lagi, hasilnya mungkin agak konvensional. Memaksimumkan penjualan dapat
menjadi konsisten dengan maksimisasi keuntungan jangka panjang. Inilah yang diharapkan
manajer-manajer pada akhir orientasi pertumbuhan perusahaan mereka.

3. KARAKTERISTIK PASAR MONOPOLISTIK

Pasar Monopolistik adalah salah satu pasar yang dimana terdapat banyak produsen
yang memproduksi atau menghasilkan barang serupa tetapi mempunyai perbedaan dalam
beberapa aspek. Penjual di pasar monopolistik tidak terbatas, tapi setiap produk yang
dihasilkan pasti mempunyai karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk-produk
lainnya. Seperti misalnya sabun mandi, shampo, pasta gigi, dan sebagainya. Pada pasar
persaingan Monopolistik harga bukanlah faktor yang bisa mendongkrak penjualan.
Bagaimana kemampuan perusahaan menciptakan citra yang baik di dalam benak masyarakat
sehingga membuat mereka mau membeli produk tersebut meskipun dengan harga mahal akan
sangat berpengaruh terhadap penjualan perusahaan yang berada dalam pasar monopolistik
harus aktif mempromosikan produk sekaligus menjaga citra perusahaannya.

Karakteristik pasar monopolistik adalah sebagai berikut:

1. Terdapat banyak produsen atau penjual.


Meskipun demikian, pasar ini tidak memilikiprodusen atau penjual sebanyak pasar
persaingan sempurna dan tidak ada satu pun produsen yang mempunyai skala
produksi yang lebih besar dari produsen lainnya.
2. Adanya Diferensiasi Produk .
Pasar ini menawarkan produk yang cenderung sama, namun memiliki perbedaan-
perbedaan khusus dengan produk lainnya, misalnya dari carapengemasan, pelayanan
yang diberikan dan cara pembayaran.
3. Produsen Dapat mempengaruhi harga
Berbeda dengan Pasar Persaingan Sempurna,dimana harga terbentuk berdasarkan
mekanisme pasar, maka pasar monopolistik dapatmempengaruhi harga meskipun
tidak sebesar pasar oligopoli dan monopoli.
4. Produsen dapat keluar masuk pasar.
Hal ini dipengaruhi oleh laba ekonomis, saat produsenhanya sedikit di pasar maka
laba ekonomisnya cukup tinggi. Ketika produsen semakinbanyak dan laba ekonomis
semakin kecil, maka pasar menjadi tidak menarik dan produsendapat meninggalkan
pasar.
5. Promosi penjualan harus aktif .
Pada pasar ini harga bukan merupakan pendongkrak jumlah konsumen, melainkan
kemampuan perusahaan menciptakan citra baik dimata konsumen,sehingga dapat
menimbulkan fanatisme terhadap produk. Karenanya, iklan dan promosi memiliki
peran penting dalam merebut dan mempertahankan konsumen. Kedudukan persaingan
monopolistik akan membuka peluang pasar yang terbatas lingkup konsumennya,
sehingga pencapaian laba tak sebesar seperti kedudukan yang mungkin bisa dicapai
pada pasar persaingan bebas sempurna.

Kelemahan dan kelebihan pasar monopolistik :


 Kelemahan pasar monopolistik :
1) Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk
dapat memilih produk yang terbaik baginya.
2) Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu
melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.
3) Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan
produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk
yang dipilihnya.
4) Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan
sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.

 Kelemahan pasar monopolistik :


1) Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga,
kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan
pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.
2) Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik,
karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
3) Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan
meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus
dibayar oleh konsumen.

4. PEMAKSIMUMAN KEUNTUNGAN JANGKA PENDEK PASAR MONOPOLISTIK

Kurva permintaan yang dihadapi oleh perusahaan dalam persaingan monopolistik


lebih elastis dari yang dihadapi monopoli. Tetapi tidak sampai mencapai elastis sempurna
sebagaimana kurva permintaan yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan dalam pasar
persaingan sempurna.

Permintaan yang dihadapi perusahaan dalam persaingan monopolistic adalah sebagian


dari keseluruhan permintaan pasar. Keuntungan maksimumakan dicapai apabila perusahaan
terus berproduksi sampai pada tingkat tercapainya MC=MR. Perusahaan akan memperoleh
laba diatas normal pada jangka pendek.
Keseimbangan yang dicapai suatu perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik
adalah sama dengan keadaan keseimbangan dalam pasar monopoli. Bedanya, dalam pasar
persaingan monopoli yang dihadapi adalah permintaan dari seluruh pasar, sedangkan dalam
pasar persaingan monopolistik, permintaan yang dihadapi perusahaan adalah sebagian dari
keseluruhan permintaan pasar.

Figur 1

Figur 1 memperlihatkan biaya, permintaan dan kurva pendapatan marginal untuk dua
jenis umum perusahaan, masing-masing perusahaan berada di industri kompetitif
monopolistik yang berbeda. Kedua panel pada figur ini memperlihatkan hasil yangg berbeda
pada keuntungan perusahaan. Pada panel (a), harga melebihi biaya total rata-rata, jadi
perusahaan memperoleh keuntungan. Pada panel (b), harga di bawah biaya total rata-rata.
Dalam kasus ini, perusahaan tidak mampu menghasilkan keuntungan positif, jadi hal terbaik
yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah meminimalisasi kerugian.

BAB III

PENUTUP

1. Kesimpulan
Pasar oligopoli merupakan pasar yang dikuasai oleh beberapa perusahaan atau penjual
yang memproduksi barang sejenis. Dalam pasar oligopoli terdapat beberapa produsen yang
menghasilkan barang-barang yang saling bersaingan sedangkan Pasar Monopolistik adalah
salah satu pasar yang dimana terdapat banyak produsen yang memproduksi atau
menghasilkan barang serupa tetapi mempunyai perbedaan dalam beberapa aspek. Pasar
Oligopoli dan pasar Monopolistik memiliki karakternya masing-masing. Pasar Oligopoli
terdiri dari 2 macam jenis yaitu pasar oligopoli murni dan pasar oligopoli diferensial.

DAFTAR PUSTAKA

https://www.academia.edu/9530629/Pasar_Persaingan_Monopolistik

http://annisayulia.blogspot.co.id/2012/06/pasar-persaingan-oligopoli-dan.html
http://astrikusumapertiwi.blogspot.co.id/2014/11/pasar-persaingan-monopoli-
oligopoli-dan.html

Mankiw N. Gregory, Quah Euston, Wilson Peter. 2014. PENGANTAR


EKONOMI MIKRO Ed Asia. Jakarta ; Salemba Empat.