Anda di halaman 1dari 3

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)

RSU DR. SAIFUL ANWAR MALANG


JAWA TIMUR
2013 – 2015

RUBELLA (GERMAN MEASLES)

1. Pengertian (Definisi) Rubella (German measles) merupakan suatu penyakit virus yang
umum pada anak-anak dan dewasa muda yang ditandai oleh suatu
masa prodromal yang pendek, pembesaran getah bening servikal,
suboksipital, dan post aurikular disertai erupsi yang berlangsung 2-
3 hari.

2. Anamnesis 1. Masa inkubasi : 14 – 21 hari


2. Masa prodromal (1 – 5 hari) :
 demam ringan
 sakit kepala
 nyeri tenggorok
 konjungtivitis
3. Masa Eksantema :
 bercak makula yang berbatas tegas (morbiliform)
 eksantema dari daerah wajah ke anggota gerak
 pembesaran kelenjar getah bening
4. Rubella kongenital :
 abortus (pada trimester awal)
 Gagal tumbuh pada bayi baru lahir / bayi kecil dari
masa kehamilan (IUGR)
 retardasi pertumbuhan dan psikomotorik
 kelainan neurologis (kejang)

5. Pemeriksaan Fisik 1. Masa prodromal (1 – 5 hari) :


 demam ringan
 konjungtivitis

2. Masa Eksantema :
 bercak makula yang berbatas tegas (morbiliform)
 eksantema dari daerah wajah ke anggota gerak
 pembesaran kelenjar getah bening

3. Rubella kongenital :
 katarak kongenital
 ketulian
 defek jantung (stenosis pulmonalis, patent duktus
arteriosus, defek septum ventrikuler)
 Gagal tumbuh pada bayi baru lahir / bayi kecil dari
masa kehamilan (IUGR)
 retardasi pertumbuhan dan psikomotorik
 ensefalitis, pneumonia, trobositopenia

6. Kriteria Diagnosis 1. Berdasar kriteria klinis (anamnesis dan pemeriksaan fisik)


2. Pemeriksaan titer antibodi HAIR (Haemaglutination inhibition
test) : peningkatan titr antibodi 4 kali.
3. Rubella kongenital :
 2 dari 3 tanda klinis utama (ketulian, katarak, lesi
jantung kongenital)
 Titer IgM Rubella : positif

7. Diagnosis Kerja 1. Rubella


2. Sindroma rubella kongenital

8. Diagnosis Banding 1. Campak (measles)


2. Roseola infantum
3. Pityriasis rosea
4. Demam scarlatina
5. Erupsi obat (ampisilin, penisilin)

9. Pemeriksaan Penunjang 1. Darah lengkap & hapusan darah: peningkaan sel plasma (5-
20%), leukopenia
2. Pemeriksaan titer antibodi HAIR (Haemaglutination inhibition
test) : peningkatan titr antibodi 4 kali
3. Rubella kongenital :
 Titer IgM Rubella : positif

10. Terapi 1. Suportif


2. Sesuai penyulit
3. IVIG

11. Edukasi 1. Mengenal tanda-tanda rubella


2. Memamahi pengobatan dan perawatan penyakit rubella
3. Memahami pengobatan pada penyulit dan karier
4. Memahami dan menjelaskan mengenai pencegahan penyakit
rubella

12. Prognosis Ad vitam : ad dubia ad bonam


Ad sanationam : ad dubia ad bonam
Ad fumgsionam : ad dubia ad bonam

13. Tingkat Evidens IV


14. Tingkat Rekomendasi C
15. Penelaah Kritis Dr. Irene Ratridewi.,SpA(K).,MKes
16. Indikator Medis 1. Lama perawatan 5-7 hari
2. Congenital rubella syndrome dirawat sesuai dengan kelainan
yang terjadi dan mengikuti clinical pathway kelainan yang
terjadi
17. Kepustakaan 1. Sumarmo, Herry Garna, Sri Rezeki, Hindra Irawan, Buku ajar
infeksi dan pediatri tropis, edisi dua, IDAI,2012