Anda di halaman 1dari 13

TUGAS

“Microwave Diathermy (MWD)”

Disusun Oleh :

1. MUFLIHAKANI (1702016)
2. RISMAWATI ROKHMANINGSIH (1702018)
3. RUBI YANTO HEXA PUTRA SANDY (1702021)

POLTEKES SITEBA PADANG


JURUSAN TEKNIK ELEKTROMEDIK
2017/2018
KATA PENGANTAR

Segala puji syukur hanya bagi Alloh SWT yang telah melimpahkan
banyak rahmat, nikmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada penulis sehingga pada
waktu-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah ini.

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Alat Terapi
Dasar.

Penulis menyadari bahwa dengan keterbatasan yang dimiliki tidak dapat


menyelesaikan makalah ini dengan baik tanpa bantuan, saran, dorongan, dan
perhatian dari berbagai pihak.

Dalam kesempatan ini dengan segenap kerendahan hati, penulis


menghaturkan terima kasih kepada ayah dan ibu tercinta yang selalu mendoakan
dan memotivasi penulis, kakak dan adik yang kubanggakan serta semua pihak
yang telah membantu terlaksananya makalah ini.

Peribahasa menyebutkan “Tiada gading yang tak retak”, penulis


menyadari akan kekurangan yang ada, untuk itu penulis sangat mengharapkan
saran dan kritik yang sifatnya membangun demi kesempurnaan penulis di masa
yang akan datang.

Akhirnya penulis berharap semoga karya ini bermanfaat bagi


perkembangan ilmu pengetahuan.

Padang, Oktober 2018

Penulis

Microwave Diathermy (MWD)” Page i


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................... i


DAFTAR ISI ........................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................... 1
1.1.Latar Belakang ................................................................................ 1
1.2.Rumusan Masalah ........................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN ........................................................................... 3
2.1.Konsep Dasar Micro Wave Diathermy ........................................... 3
2.2.Produksi Micro Wave Diathermy .................................................. 3
2.3.Blok Diagram ................................................................................. 5
2.4.Pengoperasian ................................................................................. 6
2.5.Kalibrasi .......................................................................................... 6
2.6.Pemeliharaan ................................................................................... 7
2.7.Kontraindikasi MWD ...................................................................... 8
BAB III PENUTUP ................................................................................... 9
3.1. Kesimpulan .................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................ 10

Microwave Diathermy (MWD)” Page ii


BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang

Spesifikasi Alat:

Merk : OG Giken

Type : ME-7200

Made In : Japan

Microwave diathermy adalah modalitas pemanasan mendalam, mirip


dengan diathermy gelombang pendek tetapi berbeda dalam sifat fisika dan
mekanisnya.
Frekuensi mikrothermy klinis terbatas pada kisaran 2.450 Mc (panjang
gelombang 10-12 cm), yang lebih pendek dari diathermy gelombang pendek.
Frekuensi tinggi microthermy diperoleh dari perangkat unik yang disebut
magnetron, yang dilubangi dengan lubang kecil, di mana elektron mengalir ke
kepala pengobatan. Desain khusus dari kepala perawatan membentuk dan
memfokuskan bidang secara langsung pada area target. Seluruh perangkat
digunakan untuk mengarahkan gelombang ke jaringan. Perangkat ini kadang-
kadang disebut * emitor, * sutradara atau * aplikator. Dalam perawatan
semacam ini, pasien tidak membentuk bagian dari rangkaian, jadi tidak
diperlukan penyetelan seperti pada aplikasi gelombang pendek.
Panas yang dihasilkan oleh radiasi mikrothermal diketahui lebih
terkonsentrasi daripada yang dihasilkan oleh diathermy gelombang pendek.
Meskipun penetrasi secara teoritis meningkat dengan frekuensi yang lebih
tinggi, penyerapan masih tergantung pada kepadatan target dan jaringan

Microwave Diathermy (MWD)” Page 1


intervening. Menurut perbedaan dalam daya serap jaringan, efek klinis dari
radiasi gelombang mikro tergantung pada jenis jaringan yang terlibat.
1.2.Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijelaskan diatas, dapat
dituliskan beberapa rumusan masalah yang akan dibahas dalam paper ini,
diantaranya :
1. Apa saja Konsep Dasar Microwave diathermy?
2. Prinsip kerja Microwave diathermy?
3. Cara pengoperasian Microwave diathermy?
4. Cara pemeliharaan Microwave diathermy?
5. Cara Kalibrasi Microwave diathermy ?
6. Cara Trobleshoting Microwave diathermy?

Microwave Diathermy (MWD)” Page 2


BAB II
PEMBAHASAN

2. 1. Konsep Dasar Microwave diathermy


Microwave diathermy adalah modalitas pemanasan mendalam,
mirip dengan diathermy gelombang pendek tetapi berbeda dalam sifat
fisika dan mekanisnya.
Frekuensi mikrothermy klinis terbatas pada kisaran 2.450 Mc
(panjang gelombang 10-12 cm), yang lebih pendek dari diathermy
gelombang pendek. Frekuensi tinggi microthermy diperoleh dari perangkat
unik yang disebut magnetron, yang dilubangi dengan lubang kecil, di
mana elektron mengalir ke kepala pengobatan. Desain khusus dari kepala
perawatan membentuk dan memfokuskan bidang secara langsung pada
area target. Seluruh perangkat digunakan untuk mengarahkan gelombang
ke jaringan. Perangkat ini kadang-kadang disebut * emitor, * sutradara
atau * aplikator. Dalam perawatan semacam ini, pasien tidak membentuk
bagian dari rangkaian, jadi tidak diperlukan penyetelan seperti pada
aplikasi gelombang pendek.
Panas yang dihasilkan oleh radiasi mikrothermal diketahui lebih
terkonsentrasi daripada yang dihasilkan oleh diathermy gelombang
pendek. Meskipun penetrasi secara teoritis meningkat dengan frekuensi
yang lebih tinggi, penyerapan masih tergantung pada kepadatan target dan
jaringan intervening. Menurut perbedaan dalam daya serap jaringan, efek
klinis dari radiasi gelombang mikro tergantung pada jenis jaringan yang
terlibat.
Penyerapan gelombang menghasilkan produksi panas dalam
jaringan, tetapi berbeda dari metode perlakuan panas lainnya dalam
distribusi panas. Gelombang mikro menembus lebih dalam daripada sinar
inframerah tetapi tidak sedalam gelombang pendek diatermi, sehingga
microwave tidak cocok untuk struktur yang ditempatkan dalam.
Kedalaman penetrasi gelombang mikro yang efektif adalah sekitar 3 cm,
sehingga kedalaman pemanasan adalah antara radiasi inframerah dan

Microwave Diathermy (MWD)” Page 3


diathermy gelombang pendek. Karena gelombang mikro sangat terserap
oleh air, jaringan dengan kandungan cairan yang tinggi paling banyak
dipanaskan, sementara lebih sedikit panas yang diproduksi untuk jaringan
dengan kandungan cairan rendah sebagai lemak. Selain itu, ada pemanasan
jaringan yang cukup banyak yang memiliki suplai darah yang baik seperti
otot
Skematik Rangkaian

Microwave Diathermy Unit

A= Power Switch
B=Timer
C=Output Meter (indicates output in watts)
D= Power Output Level Knob
E= Amber Light-Warming up / Red Light- Ready

Microwave Diathermy (MWD)” Page 4


2. 2. Produksi
Reflector
sirkuit kontrol
pemanas katoda

Catu daya
dari
sumber Magnetron
listrik

Emitter
Kawat
Induk Kontrol koaksial
intensitas

2.2. Blok Diagram

Keterangan Blok Diagram

1. Power Supply
Untuk menyuplai tegangan seluruh rangakaian di alat yang sumbernya
berasal dari PLN.
2. IC CPU
Untuk memproses input dan output yang dikehendaki oleh user melalui
melalui control seperti intesitas gelombang dan timer
3. Control
Mengatur Intensitas pancaran gelombang dan timernya

Microwave Diathermy (MWD)” Page 5


4. Rangkaian Oscilator
Rangakaian Pembangkit Frekuensi yang akan digunakan untuk therapy
5. Rangkaian Output
Rangkaian yang terdiri dari intermediete power, power amplifier, coupling
dan aplicator
6. Elektrode Transmiter
Bahan yang digunakan untuk memancarkan gelombang elektromagnetik
ke tubuh pasien

2.3. Pengoperasian

Standar Operasional Pengoperasian:


a. Tempatkan alat pada ruangan pemeriksaan/tindakan.
b. Lepaskan penutup debu.
c. Siapkan accessories.
d. Hubungkan alat ke terminal pembumian.
e. Perhatikan protap pelayanan.
f. Tentukan intensitas pemanasan yang dibutuhkan.
g. Setting waktu yang dikehendaki.
h. Lakukan tindakan terapy.
i. Setelah digunakan, kembalikan tombol ke posisi minimun/nol.
j. Matikan alat dengan menekan tombol ON/OFF ke posisi OFF.
k. Lepaskan hubungan alat dari catu daya

2.4. Kalibrasi
a. Siapkan peralatan kalibrasi yang akan digunakan.
b. Lakukan pendataan administrasi meliputi no order, merk, model/ tipe, no.
Seri tanggal pengujian/ kalibrasi, tempat atau lokasi pengujian/ kalibrasi,
no. sertifikat dan ruangan alat.
c. Lakukan pengukuran kondisi lingkungan.
d. Pengujian & pengamatan
Pengujian keselamatan listrik meliputi pengukuran :
1. Kebocoran arus pada selungkup

Microwave Diathermy (MWD)” Page 6


2. Kebocoran arus pada elektrode
3. Kebocoran kabel pembumian
4. Nilai resistansi kawat pembumian
5. Nilai tahanan kabel isolasi catu daya
6. Nilai tahanan isolasi selungkup
Pengamatan Fisik dan Fungsi alat
1. Periksa kondisi fisik dan fungsi dari UUT meliputi :
 Badan dan permukaan
 Kotak kontak alat
 Kabel catu utama (Line cord)
 Kabel elektroda
 Tombol, saklar dan kontrol
2.5. Troubleshooting
Permasalahan :Alat mati total.

Analisa Kerusakan :Ada masalah dengan kabel supply.5.

Tindakan Perbaikan :Cek kondisi kabel supply, ternyata kabel supply putus dan
diganti dengankabel yang baru dengan kualitas yang lebih baik lagi. Lalu pasang
kembalikabel supply dengan benar dan sesuai dengan urutan kabel yang ada
2.6. Pemeliharaan
No Kegiatan Pemeliharaan Periode
1. Cek dan bersihkan seluruh bagian alat 1 bulan
2. Cek sistem catu daya 1 bulan
3. Cek fungsi selector dan tombol switch 1 bulan
4. Cek gerakan automatic patient tuning pada energi maksimum 1 bulan
5. Cek sistem pengamanan 1 bulan
6. Lakukan pelumasan pada roda gigi jika dilengkapi automatic 3 bulan
patient tuning
7. Cek dan periksa lampu lampu indikator 3 bulan
8. Cek kabel elektroda frekuensi tinggi dari kerusakan dan 3 bulan

Microwave Diathermy (MWD)” Page 7


bersihkan connector bila perlu.
9. Cek dan periksa fungsi timer. 1 tahun
10. Lakukan pengukuran tahanan kabel 1 tahun
11. Lakukan pengukuran arus bocor 1 tahun
12. Lakukan uji kinerja alat 1 tahun
13. Lakukan kalibrasi alat 1 tahun

2.7. Kontraindikasi MWD


Adanya logam, gangguan pembuluh darah, pakaian yang menyerap
keringat, jaringan yang banyak cairan, gangguan sensibilitas, neuropathi (timbul
gangguan sensibilitas dan diabetes melitus), infeksi akut, transqualizer (alat pada
pasien dengan gangguan kesadaran), sesudah rontgen (konsentrasi EM
berkelebihan), kehamilan, saat menstruasi.

Efek fisiologis yang ditimbulkan dari pemberian MWD


Terjadinya perubahan panas ; yang sifatnya lokal jaringan yang
meningkatkan metabolisme jaringan lokal, meningkatkan vasomotion sehingga
timbul homeostatik lokal yang akhirnya menimbulkan vasodilatasi. Perubahan
panas secara general yang menaikkan temperatur pada daerah lokal.

Microwave Diathermy (MWD)” Page 8


BAB III
PENUTUP
3.1.Kesimpulan
Suatu aplikasi terapeutik dengan menggunakan gelombang mikro
dlm bentuk radiasi elektromagnetik yg akan dikonversi dalam bentuk
dengan frekuansi 2456 MHz dan 915 MHz dengan panjang gelombang
12,25 arus yang dipakai adalah arus rumah 50 HZ, penentrasi hanya 3 cm,
salah satu modalitas fisioterapi yang bermanfaat untuk mengurangi nyeri,
MWD cocok untuk jaringan superfical dan struktur artikuler yang dekat
dengan permukaaan kulit. Salah satu tujuan utama dari terapi MWD
adalah untuk memanaskan jaringan otot sehingga akan memberi efek
relaksasi pada otot dan meningkatkan aliran darah intramuskuler.
Beberapa manfaat dari alat MWD
1) Membantu meningkatkan sirkulasi limpatik dan sirkulasi
darah lokal.
2) Membantu relaksasi otot dan meningkatkan elastisitas
jaringan ikat yang letak kedalamannya kurang lebih 3 cm.
3) Membantu meningkatkan proses perbaikan jaringan secara
fisiologis.
4) Membantu mengurangi rasa nyeri pada otot dan send
Tindakan Perbaikan :Cek kondisi kabel supply, ternyata kabel supply
putus dan diganti dengankabel yang baru dengan kualitas yang lebih baik lagi.
Lalu pasang kembalikabel supply dengan benar dan sesuai dengan urutan kabel
yang ada

Microwave Diathermy (MWD)” Page 9


DAFTAR PUSTAKA

http://rehabfisik.blogspot.com/2016/06/alat-alat-fisioterapi-dan-kegunaannya.html

https://www.slideshare.net/sreerajsr/microwave-diathermy

https://www.scribd.com/doc/15330526/Microwave-Diathermy

https://www.slideshare.net/adffiqri/terapi-laras

http://licho-rp.blogspot.com/2013/09/microwave-diathermy-mwd.html

https://www.scribd.com/doc/139648432/Permasalahan-pada-alat-rumah-sakit

Microwave Diathermy (MWD)” Page 10

Anda mungkin juga menyukai