Anda di halaman 1dari 1

Mengapa Indonesia merasa perlu melakukan hubungan hukum dan masalah-masalah hukum di

kawasan asia pasifik?

Salah satu syarat terbentuknya sebuah Negara yakni mampu menjalin hubungan dengan
Negara lain, dan yang dimaksud dengan hubungan tentu diatur oleh hukum. Jadi, hubungan
hukum adalah hubungan antara 2 subyek hukum atau lebih dimana hak dan kewajiban disatu
pihak berhadapan dengan hak dan kewajiban dipihak yang lain. Atau dalam kata lain isi
adanya hubungan tersebut adalah hak dan kewajiban pihak-pihak.

Namun tidak menutup kemungkinan bahwa dalam hubungan hukum terjadi masalah-
masalah hukum akibat antar negara yang mempertahankan kedaulatan maupun kepentingannya
masing-masing, sehingga timbul suatu perselisihan akibat dari interaksi yang dilakukan antar
Negara. Tidak dapat disangkal, salah satu persoalan yang dapat memicu persengketaan antar
negara adalah masalah perbatasan. Indonesia juga menghadapi masalah ini, terutama mengenai
garis perbatasan di wilayah perairan laut dengan negara-negara tetangga.

Indonesia tentu patut mewaspadai perkembangan yang terjadi di sekitarnya terutama di


kawasan Asia Pasifik, sebab konsekuensi letak geo-grafis Indonesia dipersilangan jalur lalu
lintas Internasional, maka setiap pergolakan berapa pun kadar intensitas pasti berpengaruh
terhadap Indonesia. Apalagi jalur suplai kebutuhan dasar terutama minyak beberapa negara
melewati perairan Indonesia. Keberadaan Indonesia dipersilangan jalur pelayaran strategis,
memang selain membawa keberuntungan juga mengandung ancaman sebab pasti dilirik banyak
negara. Karena itu sangat beralasan bila beberapa negara memperhatikan dengan cermat setiap
perkembangan yang terjadi di Indonesia. Australia misalnya, sangat khawatir bila Indonesia
mengembangkan kekuatan angkatan laut, yang pada gilirannya dapat memperketat pengendalian
efektif semua jalur pelayaran di perairan nusantara.

Oleh karena itu, Indonesia perlu mengatur hubungan hukumnya dengan kawasan asia
pasifik, karena tujuan daripada hubungan yang dimaksud adalah adanya sikap saling
membutuhkan satu negara dengan negara lainnya, karena tidak ada satu negara yang dapat
memenuhi kebutuhan negaranya sendiri tanpa bantuan dari negara lain. Dan apabila terjadi
masalah hukum antar kawasan asia pasifik maka tentunya diselesaikan melalui jalur hukum yang
telah disepakati antar Negara agar tidak terjadi peperangan dalam masalah perselisihan tapi
diselesaikan secara damai.