Anda di halaman 1dari 3

ASESMEN ULANG PASIEN TAHAP TERMINAL

No. Dokumen No. Revisi Halaman


03.02.0072 01 1/3
RS. SIDO WARAS
Ditetapkan
Direktur Rumah Sakit Sido Waras
Standar Prosedur Tanggal Terbit
Operasional 28 . 02 . 2018

Krisnawan, dr.MARS,
Pengertian Pelayanan pasien pada tahap terminal adalah pelayanan yang
diberikan untuk pasien yang mengalami sakit atau penyakit yang
tidak mempunyai harapan untuk sembuh dan menuju pada proses
kematian
Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam melakukan
pelayanan pasien tahap terminal
Kebijakan Peraturan Direktur Rumah Sakit Sido Waras Nomor : 045A/PD/
RSSW/Dir/XII/2017 Tentang Kebijakan Pelayanan Pasien Rumah
Sakit Sido Waras
Prosedur 1 Perawat melakukan assesmen awal pada saat di temukan
adanya tanda – tanda klinis menjelang kematian sesuai kondisi
pasien.
2 Jika sudah ada assesmen awal sebelumnya maka lakukan
croschek dengan formulir assesmen yang sudah ada
3 Perawat mencatat hasil asesmen awal pasien terminal dalam
formulir asesmen pasien tahap terminal
4 Perawat melaporkan kondisi pasien tersebut kepada DPJP atau
dokter jaga
5 DPJP / dokter jaga melakukan pemeriksaan dan mencatat hasil
asesmen pada CPPT dalam format SOAP
6 DPJP / dokter jaga memberikan informasi kepada keluarga
tentang kondisi pasien pada tahap terminal / menjelang kematian
dan menuliskannya pada formulir informasi
7 Perawat / bidan meminta tanda tangan kepada keluarga yang
diberikan informasi dalam formulir informasi

8 PPA (dokter dan perawat / bidan) melakukan asesmen ulang


sesuai dengan kondisi pasien, meliputi vital sign, SPO2, akral,
kesadaran, pupil, dan adanya kejang.
a. Dokter melakukan assesmen ulang sesuai kondisi pasien
dan mencatat dalam CPPT
ASESMEN ULANG PASIEN TAHAP TERMINAL

No. Dokumen No. Revisi Halaman


03.02.0072 01 2/3
RS. SIDO WARAS
b. Perawat/ bidan melakukan asesmen ulang dan dicatat dalam
formulir observasi minimal setiap 30 menit dan di rangkum
dalam CPPT. Jika pasien dirawat di ruang Intensif maka hasil
observasi dicatat didalam formulir observasi ruang rawat
intensif
9 Dokter melakukan intervensi medis berdasarkan kondisi pasien
dan dicatat pada formulir CPPT
10 Perawat melakukan intervensi keperawatan sesuai dengan
masalah keperawatan yang muncul, dan mencatat pada form
asuhan keperawatan dan CPPT
11 Perawat memberitahu keluarga pasien untuk mendampingi
pasien dan membimbing doa sesuai dengan keyakinannya.
12 Perawat menawarkan kepada pasien dan keluarga tentang
pelayanan rohani yang ada di Rumah Sakit Sido Waras, sesuai
dengan SPO Pelayanan Rohani Rumah Sakit Sido Waras
13 PPA melakukan asesmen rasa nyeri berdasarkan alat ukur yang
sesuai dan catat dalam formulir asesmen nyeri.
14 Perawat / bidan segera melakukan kolaborasi menajemen nyeri
yang memadai jika nyeri sangat mengganggu.
15 Perawat/bidan memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan
fisiologis dan mencatat dalam formulir asuhan keperawatan,
meliputi :
a. Mempertahankan kebersihan tubuh, pakaian dan tempat tidur
b. Mengatur posisi tidur yang nyaman
c. Melakukan “suction” bila terjadi penumpukan secret pada
jalan nafas untuk mempertahankan jalan nafas tetap bebas
d. Memberikan nutrisi dan cairan yang adekuat
e. Melakukan perawatan mata agar tidak terjadi kekeringan/
infeksi kornea
f. Melakukan oral hygiene
16 PPA wajib menghormati hak pasien dan keluarga untuk menolak
pengobatan atau tindakan medis lainnya dan mencatat dalam
formulir penolakan tindakan kedokteran, jika pasien dan atau
keluarga menolak untuk dilakukan resusitasi, maka wajib
ASESMEN ULANG PASIEN TAHAP TERMINAL

No. Dokumen No. Revisi Halaman


03.02.0072 01 3/3
RS. SIDO WARAS
menandatangani formulir penolakan resusitasi (DNR)
17 PPA wajib melibatkan keluarga dalam pemberian pelayanan.dan
mencatat dalam CPPT
18 Jika pasien dalam kondisi sakaratul maut maka :
a. Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) atau dokter
yang mewakili (dokter jaga) melakukan prosedur
pemeriksaan ke pasien. Jika yang melakukan prosedur
pemeriksaan ke pasien adalah dokter jaga, maka dokter jaga
harus melakukan prosedur pelaporan ke DPJP
b. DPJP atau dokter yang mewakili menyampaikan kondisi
pasien kepada keluarga pasien
19 Bila keadaan pasien sudah dinyatakan meninggal oleh DPJP
atau dokter umum, maka DPJP atau dokter umum mencatat
tanggal dan jam kematian di CPPT dan surat kematian
20 Dokumentasikan semua kegiatan dalam rekam medis
Unit Terkait 1. Instalasi Gawat Darurat
2. Instalasi Rawat Inap
3. Instalasi Rawat Intensif
4. Instalasi Kamar Bedah