Anda di halaman 1dari 2

Diskusi.

3
Pertanyaan
Seperti kita ketahui, Audit SDM memiliki beberapa pendekatan menurut Werther dan Davis
antara lain; Pendekatan Komparatif, Pendekatan Otoritas Luar, Pendekatan Statistik,
Pendekatan Ketaatan, dan Pendekatan MBO. Coba kita berdiskusi di sini.
Beri komentar Anda tentang pertanyaan berikut :
Berdasarkan pendekatan dari Audit SDM tersebut, berikan contoh bentuk pelaksanaan terhadap
suatu perusahaan dengan versi anda masing-masing!
Tulis dalam box REPLY, tidak dalam bentuk file attachment. Jawaban copy-paste tidak akan
diberi nilai. Selamat berdiskusi!
Salam hangat,
Tutor FE

Jawaban
Menurut Werther dan Davis beberapa pendekatan dalam audit SDM adalah

1. Pendekatan Komparatif
Objek audit dibandingkan dengan standar tertentu yang merupakan kondisi ideal dan
diharapkan. Pendekatan ini biasa digunakan untuk membandingkan masalah ketidakhadiran,
perputaran karyawan, dan data gaji di mana suatu perusahaan/divisi dibandingkan dengan
perusahaan/divisi lainnya untuk mengetahui bidang-bidang yang kinerjanya buruk.

2. Pendekatan Otoritas Luar


Audit SDM yang mengacu pada pihak luar yang berwenang misalnya pemerintah atau lembaga
industri. Contohnya adalah standar komposisi petugas frontliner pada bank dan instansi
pemerintah yang dibagi berdasarkan jumlah counter dan jenis kelamin.

3. Pendekatan Statistik
Audit SDM yang dilakukan dengan penerapan ilmu statistik melalui pengambilan sampel sampai
dengan pengolahan dan analisi data. Contoh bentuk penerapannya terhadap suatu perusahaan
adalah melakukan perencanaan dan penempatan SDM berdasarkan data statistik hasil produksi
dan kinerja pegawai.

4. Pendekatan Ketaatan terhadap Kebijakan dan Peraturan


Pendekatan yang membandingkan objek audit dengan instrument kebijakan baik internal
perusahaan maupun eksternal perusahaan. Contoh bentuk penerapannya terhadap suatu
perusahaan adalah menilai penerapan standar gaji terendah pekerja perusahaan dibandingkan
dengan UMR daerah tersebut.

5. Pendekatan Management by Objective (MBO)


Pendekatan audit yang membandingkan objek audit dengan tujuan yang telah ditetapkan,
dimana tujuan ini umumnya dibagai dalam efektivitas dan efisiensi pengelolaan SDM. Contoh
bentuk pelaksanaan dari efisiensi adalah penggunaan dana rekrutmen dibandingkan dengan
anggaran yang disediakan. Sedangkand dari segi efektivitas contohnya penempatan SDM dalam
suatu divisi dengan hbungannya terhadap hasil produksi dari divisi tersebut apakah sudah sesuai
dengan target yang ditetapkan atau malah tidak ada perubahan.