Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG


Dewasa ini, masalah manajemen pemasaran masih menjadi sorotan bagi
perusahaanuntuk tetap dapat bertahan di era persaingan saat ini. Kompetisi yang
bergerak cepatmengharuskan strategi perusahaan lebih dinamis dalam
menghadapi persaingan di pasar saatini, di mana dunia bisnis mengalami
perubahan karena persaingan dengan adanya pergeserankekuatan pasar dari pasar
domestik menjadi pasar regional dan akhirnya secara perlahan tapipasti menjadi
pasar Global.
Konsekuensi dari perubahan ini akan membuat strategi menghadapi
persainganberkembang secara dinamis. Strategi awal dari suatu perusahaan akan
dibaca oleh pesaingnyadan ditentukan oleh langkah-langkah selanjutnya dari
pesaingnya.
Kekuatan dari suatu perusahaan tidak hanya ditentukan dari langkah awal
yangdilakukan oleh perusahaan tetapi lebih pada seberapa baik suatu perusahaan
melakukan antisipasi-antisipasi dari langkah-langkah yang sedang dan akan
dilakukan olehpesaingnya serta mengantisipasi perpindahan kebutuhan konsumen
setiap saat .

1.2. TUJUAN PENULISAN


Tujuan yang ingin dicapai adalah :
1. Mengetahui strategi-strategi dalam menghadapi persaingan dunian bisnis
saat ini.
2. Mengetahui bagaimana kekuatan dari pesaing.
3. Dapat mengidentifikasin dan menganalisis pesaing.
4. Mengetahui bagaimana cara menganalisis kekuatan dan kelemahan pesaing.

1
1.3. MANFAAT PENULISAN
Manfaat yang ingin dicapai adalah:
1. Dapat mengetahui strategi-strategi dalam menghadapi persaingan dunian
bisnis saat ini.
2. Dapat mengetahui bagaimana kekuatan dari pesaing.
3. Bisa mengidentifikasin dan menganalisis pesaing.
4. Dapat mengetahui bagaimana cara menganalisis kekuatan dan kelemahan
pesaing.

2
BAB II
KERANGKA PEMIKIRAN

2.1. URAIAN PERMASALAHAN


Dalam setiap bisnis, kita tidak akan lepas dari yang namanya persaingan.
Apalagi jika bisnis kita sudah mencapai kesuksesan tentu pesaing-pesaing baru
akan mengikuti kesuksesan kita. Salah satu tantangan dalam berbisnis adalah
persaingan. Kualitas manusia akan meningkat akibat adanya persaingan yang
sehat. Persaingan yang tidak terkendali dalam jalan negatif akan menimbulkan
perpecahan bahkan peperangan yang menciptakan banyak korban baik jiwa
maupun harta.
Banyak ajaran dan nilai spiritual yang mengajarkan manusia untuk hidup
rukun dan damai tanpa menciptakan kekerasan yang merugikan, tetapi sejarah
manusia telah mencatat, bahwa manusia adalah pencipta kekerasan dan manusia
memiliki karakter untuk membangun dan sekaligus menghancurkan. Persaingan
telah menciptakan ego dan ketahanan diri untuk selalu survive dalam kehidupan
yang keras ini.
Dalam dunia persaingan, tugas utama pengusaha adalah menggaet
pelanggan sebanyak mungkin, baik pelanggan baru maupun pelanggan lama, dan
juga bagaimana cara mematikan laju perkembangan pesaing. Dengan demikian,
dalam menjalankan strategi perusahaan yang kompetitif, seorang pengusaha
diharapkan untuk terus-menerus mengetahui dan memantau setiap gerak-gerik
pesaing.
Persaingan dalam dunia bisnis memang akan selalu ada dan tidak akan bisa
dihindari. Untuk menghadapi perkembangan dunia bisnis yang semakin
berkembang pesat, kita harus terus beradaptasi dengan perkembangan dunia
bisnis.

3
2.2. SUBJEK PENELITIAN

Dalam penelitian ini kami meneliti seorang pengusaha percetakan yang


beralamat di Jalam William Iskandar Nomor 117. Nama percetakan yang kami
teliti adalah Percetakan Karina. Sedangkan, subjek yang membantu kami dalam
menyelesaikan penelitian ini sekaligus yang menjadi pemilik dari Percetakan
Karina ini adalah Bapak Pin Tumanggor.

4
BAB III
METODE PELAKSANAAN

3.1. JENIS METODE PENELITAN YANG DIGUNAKAN


Jenis-jenis metode dalam penelitian adalah:
1. Penelitian Deskriptif yang yang bertujuan untuk membuat deskripsi secara
sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah
tertentu.
2. Penelitian Perkembangan Perkembangan yang bertujuan untuk menyelidiki
pola dan urutan pertumbuhan dan/atau perubahan sebagai fungsi waktu.
3. Penelitian Kasus/Lapangan yang bertujuan untuk mempelajari secara intensif
latar belakang keadaan sekarang dan interaksi lingkungan suatu obyek
4. Penelitian Korelasional yang bertujuan untuk mengkaji tingkat keterkaitan
antara variasi suatu faktor dengan variasi faktor lain berdasarkan koefisien
korelasi
5. Penelitian Eksperimental suguhan yang bertujuan untuk menyelidiki
kemungkinan hubungan sebab akibat dengan melakukan kontrol/kendali
6. Penelitian Kausal-Komparatif yang bertujuan untuk menyelidiki
kemungkinan hubungan sebab-akibat, tapi tidak dengan jalan eksperimen
tetapi dilakukan dengan pengamatan terhadap data dari faktor yang diduga
menjadi penyebab, sebagai pembanding.
7. Penelitian Tindakan, yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan
baru atau pendekatan baru dan diterapkan langsung serta dikaji hasilnya.
Jadi metode penelitian yang kami gunakan adalah metode penelitian
deskriptif, karena dalam penelitian ini kami membuat deskriptif secara sistematis,
factual, akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu.

5
BAB IV

PEMBAHASAN

4.1. PENYELESAIAN MASALAH

Di bawah ini akan dijelaskan beberapa penyelesaian bagaimana cara


mengatasi masalah binis yaitu persaingan di antara pembisni.

1. Mengutamakan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)


Untuk menghadapi ketatnya persaingan bisnis, diperlukan SDM yang
berkualitas. Para SDM harus mampu bekerjasama untuk menjalankan bisnis
dengan baik, memperhitungkan keuntungan dan risiko kerugian, dan
mempersiapkan segala kemungkinan dengan ilmu dan keterampilan yang dimiliki
oleh mereka.

2. Tanggap Terhadap Segala Macam Aspek Bisnis


Aspek-aspek dalam bisnis tersebut adalah peluang, tuntutan konsumen,
strategi competitor, dan perubahan pasar. Kita dapat mengambil keputusan untuk
bisnis dengan baik dan efisien apabila mengetahui aspek-aspek tersebut.

3. Melakukan Evaluasi Berkala


Melakukan evaluasi secara berkala agar dapat mengetahui apakah target
produksi atau penjualan sudah tercapai atau belum. Apabila belum, terus lakukan
penyesuaian untuk mencapai target.

4. Memantau Teknologi Terbaru


Teknologi dapat membantu suatu perusahaan menjadi lebih adaptif,
kompetitif, dan tangkas. Untuk itu pantau terus perkembangan teknologi secara
berkala agar bisnis menjadi yang terdepan dalam penggunaan teknologi tersebut.
Itu merupakan strategi dalam menghadpi perisaingan bisnis.

6
Tapi ingatlah akan satu hal untuk selalu belajar dari pengalaman, sesuai
dengan peribahasa “pengalaman adalah guru yang terbaik”. Kita bisa belajar dari
pengalaman kita seblumnya, atau kita bisa belajar dari pengalaman orang lain
dalam menghadapi sebuah persaingan. Menghadapi persaingan tidak harus
berurusan dengan strategi bertindak, tetapi juga bagaimana sikap dan mental kita.

7
BAB V
PENUTUP

5.1. KESIMPULAN
Untuk memperiapkan strategi bersaing yang efektif, perusahaan harus
mempelajari pesaing serta pelanggan actual dan potensioal. Perusahaan perlu
mengidentifikasi strategi, tujuan, kekuatan,dan kelemahan pesaing.Pesaing
terdekat perusahaan adalah mereka yang berusaha memuaskan pelanggan dan
kebutuhanyang sama serta mengajukan tawaran yang sama. Untuk menghadapi
pesaing-pesaing,perusahaan perlu menentukan strategi-strategi agar dapat
bertahan di dunia industri.
Banyak pengusaha-pengusaha di dunia dan di Indonesia telah menyadari
persaingan yang ketat di bisnis dan memilih strategi yang tepat. Namun, tidak
sedikit pula dari mereka yang tidak memperhitungkan implikasi langsung strategi
perusahaan tersebut terhadap sumber daya manusia. Negara yang tidak memiliki
kesiapan strategi dan mampu bersaing dalam menghadapi persaingan bisnis akan
terus tidak dapat berkembang.

5.2. SARAN

Kami menyadari bahwa penulisan Rekayasa Ide ini masih banyak


kekurangannya, baik dari sisi penulisan, penyajian maupun dari sisi bahan yang
menjadi pembahasan. Untuk melengkapi kekurangan itu, maka bagi para pembaca
yang ingin lebih mendalami tentang Rekayasa Ide Strategi Perusahaan
menghadapi Persaingan Bisnis, kami menyarankan untuk mencari sumber lain
sebagai referensi tambahan pembaca.

Anda mungkin juga menyukai