Anda di halaman 1dari 1

RESUME ARTIKEL

Oleh : Ni Luh Eviana Charenina (161091312009)

Tema : Bahaya Perilaku LGBT bagi Kesehatan


Judul Artikel : Health Care Problems Of Lesbian, Gay, Bisexual, And
Transgender Patients (Vol 172)
Penulis : Rita Lee (Internal Medicine Residency Program Cleveland
Clinic Foundation 9500 Euclid Ave, Mailcode NA-21
Cleveland, OH 44195)
Sumber : West J Med 2000;172:403-408

Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) merupakan


salah satu fenomena yang tak pernah habis-habisnya untuk dibahas. Lesbian
adalah istilah bagi perempuan yang mengarahkan pilihan orientasi seksualnya
kepada sesama perempuan. Gay atau Homoseksual merupakan tingkah laku
seksual yang terjadi oleh sebab psikis, bukan oleh sebab fisik. Biseksual adalah
orientasi seksual yang berfokus pada ketertarikan fisik dan romantisme kepada
pria maupun wanita. Transgender seseorang yang gender dengan jenis kelamin
yang berbeda secara biologis.
Sangat terbatas informasi yang membahas terkait risiko kesehatan pada
LGBT. Salah satu penyebabnya adalah sedikit dari mereka yang mau
mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan karena pengalaman sebelumnya
ataupun stigma yang menyatakan bahwa pelayanan kesehatan cenderung
berasumsi bahwa pasien mereka adalah heteroseksual. Adapun beberapa risiko
kesehatan yang rentan pada perilaku LGBT adalah depresi dan bunuh diri yang
lebih banyak terjadi pada pemuda gay karena faktor ketidaksesuaian gender
(merasa lebih feminim).
Penyalahgunaan zat juga mempengaruhi sepertiga dari LGBT.Hal ini
menjadi salah satu agen dari penularan HIV. Dalam sebuah penelitian, 30% dari
lesbian dan wanita biseksual memiliki riwayat penyakit menular seksual.
Hubungan seks anal-reseptif juga dapat meningkatkan risiko penularan HIV
karena pintu masuk HIV pada titik-titik trauma mukosa. Operasi kelamin yang
dilakukan oleh transgender dapat menyebabkan disfungsi seksual, terutama
dengan responsivitas seksual, selain itu juga berisiko kanker endometrium dan
kanker prostat.
Dari uraian diatas dapat disimpulan orang dengan perilaku LGBT
menghadapi berbagai risiko kesehatan. Namun masih diperlukan penelitian lebih
lanjut terkait hal tersebut. Pendidikan kesehatan pada masyarakat juga diperlukan
untuk mendidik masyarakat tentang risiko kesehatan dan langkah-langkah
pencegahannya.