Anda di halaman 1dari 4

KIAT MENJADI SISWA UNGGUL DENGAN PEMBENAHAN MUTU DIRI

Rifa Emilda Febrianto


XII MIPA 1

Dilansir dari buku Remaja Hebat, John C. Maxwell mengatakan bahwa tempat untuk
bisa memulai kesuksesan ada di tempat yang tidak disangka, yaitu di sekolah. Dalam
menjalani kehidupan sebagai seorang siswa di sekolah, tentu kegiatan mereka tidak hanya
seputar tentang belajar, mendengarkan guru, dan mengerjakan tugas yang telah diberikan.
Terlepas dari semua itu, masih ada hal lain yang tidak kalah penting. Hal tersebut adalah
prestasi, yang dapat diraih melalui pengembangan potensi akademik dan non-akademik siswa
di sekolah.

Menurut Surya (2004, dalam Galih Ariwaseso, 2011:5) bahwa pengertian prestasi
adalah hasil belajar atau perubahan tingkah laku yang menyangkut ilmu pengetahuan,
keterampilan, dan sikap setelah proses tertentu, sebagai hasil pengalaman individu dalam
interaksi dengan lingkungannya. Hasil pengalaman individu ini merujuk pada potensi yang
telah dikembangkan sedemikian rupa sehingga tercapai keberhasilan dari suatu tujuan. Pada
hakikatnya, setiap manusia memiliki potensi yang berbeda antara satu dengan lainnya.
Sehingga beberapa ahli setuju bahwa setiap siswa adalah individu yang unik .

Prestasi merupakan salah satu upaya untuk menunjukkan keunggulan dalam diri yang
sebenarnya. Bahkan, prestasi menjadi salah satu tolak ukur untuk menentukan bahwa seorang
siswa bisa dikatakan cerdas dan merupakan siswa unggulan, siswa teladan dan lain
sebagainya. Untuk menjadi siswa yang unggul, mereka harus menjadi pelajar yang luar biasa
dan memiliki karakter yang kuat. Selain itu, mereka juga harus pandai mengembangkan
potensi mereka ke arah yang lebih baik.

Yang dimaksud dengan pelajar yang luar biasa adalah pelajar dengan karakter yang
kuat, memiliki life skills yang matang, serta mempunyai kecerdasan yang menonjol. Siswa
dituntut untuk menjadi individu dengan mutu diri yang berkualitas agar bisa menjadi pelajar
yang luar biasa.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu diri. Salah satu caranya
adalah dengan melakukan pengukuran mutu diri. Pengukuran mutu diri bisa dilakukan
melalui renungan atau refleksi diri terhadap unsur-unsur yang ada.
Pembentukan karakter yang kuat pada diri siswa sangat penting untuk menjadikannya
sebagai remaja hebat. Karakter merupakan salah satu pondasi penting dalam membentuk diri
yang berkualitas. Menurut Dr. Sumardi, M.Sc., untuk menjadi siswa unggul, pengembangan
karakter plus harus dilakukan secara efektif oleh siswa sendiri. Salah satu cara yang mudah
adalah meniru karakter orang atau tokoh yang sukses dan menghindari karakter buruk orang-
orang yang gagal.

Perlu diketahui bahwa dua unsur penting yang harus ada dalam karakter diri
seseorang adalah kedisiplinan dan kejujuran. Namun, dikutip dari buku Rahasia Menjadi
Siswa Unggul, selain kejujuran dan kedisiplinan, unsur penting yang lain dalam usaha
meningkatkan mutu diri adalah semangat. Kita harus memiliki semangat bahwa ‘hari ini lebih
baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini’. Semangat untuk terus menerus
meningkatkan mutu diri ini di Jepang disebut semangat Kaizen. Untuk meningkatkan
semangat dalam diri, tanamkanlah kata-kata positif yang meningkatkan kepercayaan diri dan
mengarahkan mindset yang ada menjadi lebih baik.

Mengembangkan mutu diri secara terus-menerus dengan standar life skills adalah
pilihan yang cerdas. Kalian bisa mengembangkannya dengan refleksi diri terhadap setiap
butir life skills yang diperlukan. Konsep life skills yang harus dimiliki siswa berkualitas
unggul dapat dilihat melalui konsep kecakapan hidup yang banyak digunakan sebagai
landasan pengembangan sumber daya manusia dan kurikulum di banyak negara maju seperti
Amerika Serikat dan Kanada. Konsep tersebut sangat lengkap, menyentuh hampir semua sifat
atau kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa berkualitas unggul.

Selanjutnya, kecerdasan sangat dibutuhkan untuk menjadi siswa unggul. Kecerdasan


itu tidak tunggal, melainkan jamak atau banyak. Prof. Dr. Howard Gardner dari Universitas
Harvard mengajarkan bahwa sebetulnya setiap orang tidak hanya memiliki satu kecerdasan,
melainkan memiliki beragam kecerdasan di berbagai bidang. Konsep inilah yang disebut
kecerdasan majemuk (multiple intelligence).

Ada gejala menarik yang perlu dicatat, yaitu setiap identifikasi atau temuan
kecerdasan baru yang diklaim oleh penemunya sebagai kecerdasan yang paling penting
dalam menentukan keberhasilan hidup pemiliknya. Menurut pendapat Prof. Thomas
Armstrong, setiap orang memiliki semua kecerdasan jamak itu, hanya saja ketajaman dari
setiap butir kecerdasan dalam diri seseorang dapat berbeda-beda. Berita gembiranya, lanjut
Thomas Armstrong, semua kecerdasan itu dapat dilatih dan diasah ketajamannya.
Perlu diketahui, secara garis besar peluang paling benar tentang cara untuk mengasah
semua kecerdasan jamak itu adalah dengan mengikuti semua mata pelajaran dan beberapa
kegiatan ekstrakurikuler yang kalian sukai dengan bersungguh-sungguh serta memiliki target
prestasi.

Satu kecerdasan atau lebih yang sangat menonjol dalam diri seseorang biasa disebut
‘bakat’. Bakat ini merupakan potensi yang dahsyat bagi pemiliknya. Bakat itu ibarat mutiara.
Bila digosok dengan cara yang benar dan baik, mutiara itu mampu bercahaya dan sangat
indah. Bakat yang kalian miliki baru akan terlihat dan bermanfaat bila diasah, diajar, atau
dilatih. Bila bakat atau potensi yang ada dalam diri kalian dikembangkan, bakat tersebut
dapat menghasilkan prestasi di kemudian hari.

Karena itulah, pembenahan karakter individu melalui pengembangan mutu diri perlu
dilakukan untuk menciptakan siswa unggul yang berprestasi. Ingatlah, bahwa semua siswa
memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan dirinya menjadi lebih baik. Semua
siswa bisa berprestasi dengan semangat perjuangan yang membara. Apabila kalian sekarang
mampu mengembangkan diri menjadi remaja yang hebat, bahkan siswa yang unggul, terbuka
lebar peluang kalian nanti menjadi orang dewasa yang unggul.
DAFTAR REFERENSI

Sumardi. 2011. Rahasia Menjadi Siswa Unggul. Jakarta : Esensi.

Iriyanto, Dwiyono. 2015. Menjadi Remaja Hebat : Kuat Karakterku, Dahsyat Prestasiku.
Jakarta : Esensi.

C. Maxwell, John. 2002. Remaja Hebat. Jakarta : Mitra Media.

Soedarsono, Soemarno. 2007. Hasrat untuk Berubah. Jakarta : PT Elex Media Komputindo.