Anda di halaman 1dari 2

Nama : Yuni Sanggam Siahaan

Nim :151000206

1.
Tabel I

Distribusi Analisis Korelasi Motivasi dengan Prestasi Belajar Mahasiswa

Variabel R R2 Persamaan P.Value


Garis
Motivasi 0,715 0,51 1,3+0,064 Motivasi 0,001

Interpretasi : Hubungan Motivasi dengan prestasi belajar mahasiswa menunjukan


hubungan kuat (r=0,715) dan berpola positif,artinya semakin besar motivasi semakin besar
prestasi belajar mahasiswa. Nilai koefisien determinasi 0,511 artinya persamaan garis regresi
motivasi dapat menjelaskan 511,1% variasi belajar mahasiswa atau persamaan garis yang
diperoleh cukup baik untuk analisis juga didapatkan nilai p 0,0001, artinya ada hubungan
antara motivasi belajar dengan prestasi belajar mahasiswa

2. Tabel II

Distribusi Peran Instruktur dengan Prestasi Belajar Mahasiswa

Peran Prestasi Belajar Total OR P.Value


Instruktur Mahasiswa (95%CI)
Kurang Tinggi

N % N % N % 2,258 0,0041
1,112-5,744
Baik 15 52,0% 35 70,0% 50 100%

Tidak Baik 26 52,0% 24 48,0% 50 100%

Total 41 41 59 59 100 100

Interpretasi : Hasil analisi hubungan antara peran instruktur dengan prestasi belajar
mahasiswa dipeoleh 35 (70,0%) peran instruktur yang baik membuat prestasi belajar
mahasiswa tinggi. Sedangkan pada peran instruktur yang tidak baik diperoleh 24 (48,0%)
membuat prestasi belajar mahasiswa tinggi. Hasil uji statistik diperoleh nilai P 0,0041,
sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan proporsi prestasi belajar mahasiswa antara
peran instruktur yang baik dan yang tidak baik. Dari hasil Analisis diperoleh nilai OR 2,25,
Artinya peran struktur tidak baik memiliki kecenderungan membuat prestasi belajar
mahasiswa 2,25 lebih besar dibanding peran instruktur yang baik.
3.
Tabel III

Distribusi Responden mengenai sikap dosen terhadap prestasi belajar mahasiswa

Sikap Dosen Prestasi Belajar Total OR P.Value


Mahasiswa (95%CI)
Kurang Tinggi

N % N % N % 0,105 0,002
0,109
0,026-0,424
Kurang 16 53,3% 14 46,7% 30 100

Sedang 22 52,4% 20 47,6% 42 100

Baik 3 10,7% 25 89,3% 28 100

Total 41 41 59 59 100 100

Interpretasi : Hasil analisis hubungan antara sikap dosen dengan prestasi belajar
mahasiswa, diperoleh sebanyak 14 (46,7%) sikap dosen kurang membuat prestasi belajar
mahasiswa tinggi, diikuti sebanyak 20 (476%) sikap dosen sedang membuat prestasi belajar
mahasiswa tinggi, sedangkan 25 (89,3%) sikap dosen yang baik membuat prestasi belajar
mahasiswa tinggi. Hasil uji statistik diperoleh nilai P 0,002, sehingga dapat disimpulkan
bahwa ada perbedaan proporsi prestasi belajar mahasiswa antara sikap dosen yang kurang,
sedangkan dan baik. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa sikap dosen yang baik
mempunyai kecenderungan membuat prestasi belajar mahasiswa tinggi 0,109 kali lebih besar
dibandingkan sikap dosen berkategori sedang (P.value 0,003). sedangkan sikap dosen
berkategori sedang mempunyai kecenderungan membuat prestasi mahasiswa tinggi 0,105 kali
lebih besar dibandingkan sikap dosen berkategori kurang (P.value 0,001)