Anda di halaman 1dari 12

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.

R di RW 003 KELURAHAN PA’BATANG


KECAMATAN MAMAJANG KOTA MAKASSAR

I. PENGKAJIAN
1. Data Keluarga
1.) Nama KK : Tn. R
2.) Umur KK : 46 Tahun
3.) Pekerjaan KK : Wiraswasta
4.) Pendidikan KK : SMP
5.) Alamat : RW 003 Kel. Pa’batang Kec. Mamajang
6.) Agama / suku bangsa : Islam / Buton
7.) Alat transportasi : Motor
8.) Jarak Yankes terdekat : RSU Labuang Baji

2. Data Anggota Keluarga

N Status Status Proto


Nama Hub JK Umur Suku Pend Pekerjaan TTV
o Gizi Imunisasi tesa
1 Ny. S Istri P 44 thn Buton SMP IRT TB : 154 Tidak TD : 120/80 -
BB : 62 pernah mmHg
IMT: imunisasi N : 80x/m
P : 20x/m
S : 360c

2 An. A Anak L 8 thn Makas SD - TB : 105 Lengkap TD : - -


ar BB : 23 N: 100x/m
IMT: P: 24x/m
S: 37.50c
Lanjutan

Status Riwayat Analisis


No Nama Penampilan Umum Kesehatan Penyakit/ Kesehatan
Saat Ini Alergi Individu
1 Ny. S Tampak rapi Sehat - -
2 An. A Tampak rapi Sehat - -

1
3. Data Pengkajian Individu yang Sakit
1) Nama individu yang sakit : Tn. R
2) Sumber dana kesehatan : Dana sendiri
3) Diagnose medik : TB Paru
4) Rujukan dokter / RS : RSU Labuang baji
5) Keadaan umum :
 Kesadaran : kompos mentis
 GCS : 15
 TD : 100 / 60 mmHg
 P : 28 kali / mnt
 N : 78 kali / mnt
 S : 37 o C
6) Sirkulasi dan cairan
 Tidak tampak odema dan acites
 Bunyi jantung
 Tidak ada tanda perdarahan
 Tidak tampak anemi atau pucat
 Tidak ada tanda dehidrasi
 Pengisian kapiler < 3 detik
7) Perkemihan
 Frekuensi BAK > 5 kali sehari
 Tidak ada keluhan nyeri saat BAK
 Kemampuan BAK mandiri
 Penggunaan obat diuretik : tidak pernah
 Tidak menggunakan kateter
8) Pernapasan
 Tidak ada sianosis
 Kadang sesak napas dan batuk
 Banyak lendir jika batuk
 Terdapat suara nafas tambahan ronkhi

2
 Tidak menggunakan alat bantu pernapasan
9) Pencernaan
 Klien mengatakan kurang nafsu makan
 Berat badan menurun
 Tidak ada riwayat gangguan pencernaan
 Tidak ada gangguan di mulut dan pencernaan lainya
10) Musculoskeletal
 Tonus otot lemah
 Postur tubuh normal
 Aktivitas klien mandiri
 Tidak menggunakan alat bantu dalam mobilisasi
11) Neurosensori
 Tidak ada gangguan pada sistem indera pemeriksaan dalam batas normal
12) Kulit
 Tidak ada gangguan yang di alami pada kulit
13) Tidur dan istirahat
 Klien mengatakan kebutuhan istirahat/tidur terpenuhi
 Waktu tidur : 6 – 8 jam sehari
 Klien mengatakan tidur nyenyak dan tidak sering terbangun tengah
malam
 Klien mengatakan tidak mengkonsumsi obat tidur
14) Mental
 Klien mengatakan takut dengan kondisi yang dialaminya
 Klien merasa terhambat dalam pekerjaan oleh karena sakit yang
dialaminya
 Klien mengatakan bosan dengan minum obat setiap hari dengan jumlah
yang banyak
 Orang terdekat mengatakan khawatir dengan kesehatan suaminya
 Klien mengatakan takut merepotkan keluarganya

3
15) Komunikasi dan budaya
 Interaksi dengan anggota keluarga kadang terhambat dalam komunikasi
 Klien jarang mengikuti kegiatan di luar rumah
16) Kebersihan diri
 Kebersihan gigi dan mulut tampak terawat
 Klien tampak rapi dan tampak bersih
17) Perawatan diri sehari-hari
 Klien dapat melakukan semua aktivitas (mandi, berpakaian dan berhias
sendiri tanpa bantuan orang lain)

4. Data Penunjang Keluarga


1) Kondisi rumah
Rumah kontrakan dengan ukuran 7 x 12 meter hampir 3 tahun. tampak bersih dan
terawat.
2) Ventilasi
Ventilasi kurang, udara kurang masuk dalam rumah
3) Saluran air limbah
Rumah dilengkapi saluran pembuangan air limbah
4) Sumber air bersih
Menggunakan air PAM, air tampak bersih tidak ada bau, tidak berwarna dan tidak
berasa. Air minum di rebus sebelum di konsumsi.
5) Jamban memenuhi syarat
Rumah dilengkapi jamban Leher angsa yang memenuhi syarat
6) Tempat sampah
Dilengkapi tempat sampah tersedia di dalam rumah dan di luar rumah. Setiap hari ada
petugas sampah yang mengangkut sampah keluarga
7) Rasio luas bangunan dengan jumlah anggota keluarga : 8m2/orang

4
5. Data kemampuan keluarga melakukan tugas pemeliharaan kesehatan anggota
keluarga
1) Kurang perhatian anggota keluarga lain kepada Tn.R yang menderita sakit
(Tidak merespon keluhan pasien)
2) Keluarga mengetahui masalah kesehatan yang dialami oleh Tn R
3) Anggota keluarga belum mengetahui secara pasti penyebab masalah kesehatan yang
dialami Tn. R
4) Anggota keluarga tahu tanda dan gejala dari penyakit yang dialami Tn. R
5) Anggota keluarga tahu akibat dari penyakit yang dialami Tn. R bila tidak di obati akan
berdampak buruk
6) Anggota keluarga lain mengetahui informasi tentang penyakit yang diderita oleh Tn. R
dari puskesmas dan perawat di RS
7) Anggota keluarga mendapatkan informasi tentang masalah kesehatan dari petugas
Puskesmas dan RS
8) Keyakinan keluarga tentang masalah kesehatan adalah berobat ke pelayanan kesehatan
9) Keluarga tidak mampu melakukan upaya peningkatan kesehatan yang dialami anggota
keluarganya secara aktif
10) Keluarga tidak mengetahui kebutuhan pengobatan masalah kesehatan anggota
keluarganya
11) Keluarga tidak dapat melakukan cara merawat anggota keluarganya yang sakit
12) Keluarganya tidak dapat melakukan pencegahan pada masalah kesehatan yang dialami
anggota keluarganya
13) Keluarga tidak mampu melakukan pemeliharaan lingkungan dan dapat memodifikasi
lingkungan yang dapat mendukung kesehatan anggota keluarganya yang mengalami
masalah kesehatan
14) Keluarga tidak mampu menggali dan memanfaatkan sumber di masyarakat untuk
mengatasi masalah kesehatan anggota keluarganya

5
II. ANALISA DATA DAN SKORING
1. Analisa Data
Berdasarkan pengkajian yang telah diuraikan, maka analisa data sbb :

No Data Diagnosa Keperawatan


1. DS : Bersihan jalan nafas tidak
 Klien mengatakan kadang-kadang sesak efektif pada Tn. R
 Klien mengatakan banyak lendir bila batuk
DO :
 Frekuensi nafas 28 x/m
 Terdengar bunyi ronchi

2. DS : Ketidakseimbangan nutrisi :
 Klien mengatakan nafsu makan berkurang kurang dari kebutuhan tubuh
DO : Tn. R
 BB : 50 kg
 TB : 161 cm
 IMT : 19,3

3. DS : Penurunan koping keluarga


 Keluarga mengatakan takut dengan kondisi yang
dialami
 Klien merasa terhambat dalam pekerjaan oleh
karena sakit yang dialaminya
 Klien mengatakan bosan minum obat setiap hari
dengan jumlah yang banyak
 Orang terdekat mengatakan khawatir dengan
keadaan suaminya
 Klien mengatakan takut merespon keluarga

6
 Interaksi dengan anggota keluarga kadang
terhambat dalam komunikasi
 Keluarga mengatakan klien jarang mengikuti
kegiatan di luar rumah
DO :
 Ventilasi kurang, udara tidak cukup masuk
dalam rumah
 Keluarga tidak mampu memelihara dan
memodifikasi lingkungan

2. Scoring
a. Bersihan jalan nafas tidak efektif pada Tn. R
No Kriteria Skala Bobot Skoring Pembenaran
1. a. Sifat masalah: 3 1 3/3x1= 1 Tn. R mengalami gangguan
Tidak/kurang pada saluran nafas.
sehat.
b. Kemungkinan 2 2 2/2 x 2 = 2 Masalah dapat diatasi jika klien
masalah dapat melakukan pengobatan teratur
diubah: Mudah selama 6-9 bulan.
c. Potensial masalah 2 1 2/3 x 1 = Terjadinya penyakit dapat
untuk dicegah: 2/3 dicegah jika keluarga dapat
cukup memelihara kebersihan rumah
dan menjaga keseimbangan
nutrisi.
d. Menonjolnya 2 1 2/2 x 1 = 1 Keluarga merasakan keadaan
masalah: Masalah ini sangat mengganggu
berat, harus segera sehingga perlu untuk segera
ditangani. ditangani.
Total : 4 2/3

7
b. Ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
No Kriteria Skala Bobot Skoring Pembenaran
1. a. Sifat masalah: 2 1 2/3x1= 2/3 Jika masalah kurang nafsu
Ancaman makan tidak segera diatasi
kesehatan. dapat memperberat masalah
yang dialami oleh Tn.R.
b. Kemungkinan 2 2 2/2 x 2 = 2 Tn.R cukup mampu untuk
masalah dapat mengerti dan dapat melakukan
diubah: Mudah anjuran yang diberikan.
c. Potensial masalah 3 1 3/3 x 1 = 1 Keadaan ekonomi keluarga
untuk dicegah: cukup memadai untuk
Tinggi. memenuhi kebutuhan nutrisi
Tn. R.
d. Menonjolnya 1 1 1/2 x 1 = Keluarga merasakan Tn. R
masalah: Ada 1/2 mengalami masalah tapi
masalah, tapi tidak keluarga menganggap hal itu
perlu ditangani. tidak menimbulkan akibat yang
lebih buruk.
Total : 4 1/6

c. Penurunan koping keluarga


No Kriteria Skala Bobot Skoring Pembenaran
1. a. Sifat masalah: 2 1 2/3x1= 2/3 Bila keadaan tersebut tidak
Ancaman segera diatasi dapat
kesehatan. membahayakan kondisi
psikososial keluarga.
b. Kemungkinan 2 2 2/2 x 2 = 2 Keluarga mengerti informasi
masalah dapat yang diberikan sehingga
diubah: Mudah keluarga dapat memahami
kondisi Tn. R.

8
c. Potensial masalah 3 1 3/3 x 1 = 1 Hubungan interaksi diantara
untuk dicegah: anggota keluarga cukup
Tinggi. harmonis sehingga setiap
masalah dapat diatasi.
d. Menonjolnya 0 1 0/2 x 1 = 0 Keluarga tidak menyadari
masalah: masalah bahwa koping yang buruk
tidak dirsakan. dapat memperberat masalah.
Total : 3 2/3

III. DIAGNOSA KEPERAWATAN


a. Bersihan jalan nafas tidak efektif Pada Tn. R b/d adanya mukus yang berlebihan.
b. Ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh b/d kurang nafsu makan
c. Penurunan koping keluarga b/d kekhawatiran sementara orang terdekat

9
IV. INTERVENSI KEPERAWATAN
Diagnosa
Tgl/no Tujuan Rencana Tindakan
Keperawatan
1 Bersihan jalan nafas Menunjukkan 1. Kaji fungsi pernapasan, contoh bunyi
tidak efektif pada Tn. R pembersihan jalan napas, kedalaman, kecepatan, irama, dan
b/d mukus yang napas yang upaya pernapasan.
berlebih, ditandai efektif, yang 2. Kaji kemampuan untuk mengeluarkan
dengan: dibuktikan oleh mukus/batuk efektif, catat karakter,
DS : status pernapasan: jumlah sputum, adanya hemoptisis.
 Klien mengatakan kepatenan jalan 3. Kaji kondisi rumah untuk keberadaan
kadang-kadang napas, dan faktor, seperti alergen yang dapat
sesak ventilasi tidak memicu ketidakefektifan pembersihan
 Klien mengatakan terganggu jalan napas.
banyak lendir bila 4. Instruksikan pasien tentang batuk dan
batuk teknik napas dalam untuk memudahkan
DO : pengeluaran secret
 Frekuensi nafas 28 5. Pertahankan keadekuatan hidrasi untuk
x/m mengencerkan secret

 Terdengar bunyi 6. Singkirkan atau tangani faktor penyebab,

ronchi seperti nyeri, keletihan dan secret yang


kental.
7. Bantu pasien dan keluarga untuk
mengidentifikasi cara menghindari
alergen, termasuk pemajanan terhadap
rokok.

2 Ketidakseimbangan Mempertahankan 1. Tentukan motivasi pasien untuk


nutrisi : kurang dari massa tubuh dan mengubah kebiasaan makan.
kebutuhan tubuh b/d berat badan dalam 2. Dukung keluarga untuk membuat
kurang nafsu makan, batas normal makanan kesukaan pasien
ditandai dengan: 3. Identifikasi faktor yang mempengaruhi

10
DS : kehilangan selera makan pasien.
 Klien mengatakan 4. Ajarkan pasien/keluarga tentang
nafsu makan makanan yang bergizi dan tidak mahal
berkurang 5. Anjurkan kepada pasien/keluarga untuk
 sering mengontrol berat badan pasien.
DO : 6. Buat perencanaan makan dengan
 BB : 50 kg pasien/keluarga yang masuk dalam

 TB : 161 cm jadwal makan, lingkungan makan,

 IMT : 19,3 kesukaan dan ketidaksukaan pasien, serta


suhu makanan.

3 Penurunan koping Keluarga tidak 1. Kaji interaksi antara pasien dan anggota
keluarga b/d akan mengalami keluarga, sadari adanya potensi perilaku
kekhawatiran sementara penurunan koping yang merusak.
orang terdekat, ditandai keluarga, yang 2. Dengarkan kekhawatiran, perasaan dan
dengan: dibuktikan oleh pertanyaan keluarga.
DS : koping keluarga 3. Fasilitasi cara mengkomunikasikan
 Keluarga dan normalisasi permasalahan dan parasaan pasien dan
mengatakan takut keluarga yang keluarga atau antara anggota keluarga.
dengan kondisi yang memuaskan. 4. Identifikasi harapan keluarga terhadap
dialami. dan untuk pasien.
 Klien merasa 5. Identifikasi struktur dan peran keluarga
terhambat dalam 6. Tingkatkan hubungan saling percaya
pekerjaan oleh dan keterbukaan dalam keluarga.
karena sakit yang 7. Dorong pasien dan keluarga untuk
dialaminya berfokus pada aspek positif situasi
 Klien mengatakan pasien
bosan minum obat 8. Bantu keluarga dalam mengidentifikasi
setiap hari dengan perilaku yang dapat menghalangi
jumlah yang banyak program terapi.

11
 Orang terdekat 9. Bantu keluarga untuk mengidentifikasi
mengatakan kebutuhan pasien dan keluarga secara
khawatir dengan otomatis
keadaan suaminya 10. Bantu keluarga dalam mengambil
 Klien mengatakan keputusan dan memecahkan masalah
takut merespon 11. Anjurkan keluarga untuk
keluarga mengidentifikasi perubahan peran yang
 Interaksi dengan perlu dilakukan guna mempetahankan
anggota keluarga integritas keluarga
kadang terhambat 12. Diskusikan respon umum terhadap
dalam komunikasi perubahan kesehatan (misalnya

 Keluarga ansietas, ketergantungan dan depresi)

mengatakan klien 13. Berikan informasi tentang perubahan

jarang mengikuti kesehatan spesifik dan keterampilan

kegiatan di luar koping yang dibutuhkan

rumah
DO :
 Ventilasi kurang,
udara tidak cukup
masuk dalam rumah
 Keluarga tidak
mampu memelihara
dan memodifikasi
lingkungan

12