Anda di halaman 1dari 5

DINAS KESEHATAN KABUPATEN SERANG

UPT PUSEKESMAS KOPO


Jl. Raya Kopo-Maja Kec. Kopo Kab. Serang Telp. (0254) 480044

KEPUTUSAN
KEPALA UPT PUSKESMAS KOPO
NOMOR : / / /2018

TENTANG

PEDOMAN MUTU PUSKESMAS DAN KESELAMATAN PASIEN

1. Sistematika pedoman peningkatan mutu :


a. Latar belakang
b. Tujuan
c. Pengertian
d. Ruang lingkup
2. System manajemen mutu dan keselamatan pasien
3. Kebijakan mutu dan keselamatan pasien
4. Komitmen dan tanggung jawab manajemen
5. Perorganisasian
6. Pengelolaan sumberdaya dan peralatan
7. Penyelenggaraan pelayanan
8. Kegiatan pengukuran, analisis, dan upaya perbaikan mutu dan keselamatan pasien
9. Metode
10. Pencatatan dan pelaporan
11. Monitoring dan evaluasi

I. PENDAHULUAN
a. Latar Belakang Profil Organisasi
1) Gambaran umum organisasi
2) Visi organisasi
3) Misi organisasi
4) Struktur organisasi
5) Mottp
6) Tata nilai
b. Tujuan : menjadi acuan dalam upaya peningkatan mutu puskesmas dan
keselamatan pasien
c. Pengertian : (jelaskan pengertian-pengertian yang digunakan dalam pedoman ini)
d. Ruang Lingkup : Pedoman ini disusun berdasarkan standar akreditasi puskesmas
yang meliputi pedoman dalam upaya peningkatan mutu dan kinerja pelayanan
UKM< UKP dan administrasi manajemen, dan keselamatan pasien

II. SISTEM MANAJEMEN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN PUSKESMAS


a. Gambaran umum system manajemen mutu dan keselamatan pasien di puskesmas :
Puskesmas Kopo menetapkan, mendokumentasikan, memelihara system manajemen
mutu sesuai dengan standar akreditasi puskesmas ( BAB III, VI, dan IX). System ini
disusun untuk memastikan telah diterapkannya persyaratan pengendalian terhadap
proses-proses penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat baik penyelenggaraan
upaya puskesmas maupun pelayanan klinis, yang meliputi kejelasan proses
pelayanan dan interaksi proses dalam penyelenggaraan pelayanan, kejelasan
penanggung jawab, penyediaan sumberdaya, penyelenggaraan pelayanan itu sendiri
mulai dari perencaan yang berdasar kebutuhan masyarakat/pelanggan, dan verifikasi
terhadap proses pelayanan dan hasil-hasil yang dicapai, monitoring dan evaluasi serta
upaya penyempurnaan yang berkesinambungan.
b. Dokumen yang dipersyaratkan dan pengendalian dokumen
Secara umum dokumen-dokumen dalam system manajemen mutu yang disusun
meliputi :
 Dokumen level 1 : Kebijakan
 Dokumen level 2 : Pedoman/manual,
 Dokumen level 3 : Standar prosedur operasional
 Dokumen level 4 : Rekaman-rekaman sebagai catatan sebagai akibat
pelaksanaan kebijakan, pedoman, dan prosedur. (jelaskan bagaimana
pengendalian dokumen dipuskesmas : proses penyusunan dokumen,
pengesahan, penomoran, pemberlakukan, distribusi, penyimpanan, pencarian
kembali, proses penarikan dokumen yang kadaluwarsa, dsb)
c. Pengendalian rekaman (jelaskan pengendalian rekaman dilakukan)

III. KEBIJAKAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN


(tuliskan kebijakan mutu seperti yang disusun dalam SK kebijakan mutu puskesmas dan
keselamatan pasien)

IV. KOMITMEN DAN TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN


Seluruh karyawan berkomitmen untuk menyelenggarakan pelayanan yang berfokus pada
pelanggan, memperhatikan keselamatan pelanggan, dan melakukan penyempurnaan yang
berkelanjutan. Kebijakan mutu dituangkan dalam surat keputusan kepala puskesmas yang
meliputi kebijakan mutu pelayanan klinis dan kebijakan mutu pelayanan UKM
DINAS KESEHATAN KABUPATEN SERANG
UPT PUSEKESMAS KOPO
Jl. Raya Kopo-Maja Kec. Kopo Kab. Serang Telp. (0254) 480044
Kepala puskesmas, penanggung jawab manajemen mutu, penanggung jawab upaya,
penanggung jawab pelayanan klinis, dan seluruh karyawan puskesmas bertanggung jawab
untuk menerapkan seluruh persyaratan yang ada pada manual mutu ini.

V. PENGORGANISASIAN :
(gambarkan bagan organisasi Tim Mutu Puskesmas, dan Jelaskan uraian tugas masing-
masing)

VI. PENGELOLAAN SUMBERDAYA DAN PERALATAN


1. Penyediaan sumber daya
Kepala puskesmas berkewajiban menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk
penyelenggaraan pelayanan di puskesmas, penyedia sumberdaya meliputi : (baik
untuk penyelenggaraan UKM maupun pelayanan klinis)
2. Manajemen sumberdaya manusia
Penyediaan sumberdaya manusia, proses rekrutmen, proses kredensial, proses
pelatihan dan peningkatan kompetensi
3. Pengelolaan sarana bangunan fisik puskesmas
4. Pengelolaan prasarana (system utilitas) puskesmas
5. Pengelolaan peralatan (pemeliharaan, perbaikan, dan kalibrasi)
6. Pengelolaan lingkungan kerja (jelaskan bagaimana upaya memelihara lingkungan
kerja tetap aman, hijau, dan bersih, serta mengupayakan penghematan)

VII. PENYELENGGARAAN PELAYANAN UKM DAN UKP


1. Upaya Kesehatan Masyarakat
a. perencanaan Upaya Kesehatan Masyarakat, akses dan pengukuran kinerja
b. penyelenggaraan UKM
c. sasaran Kinerja UKM
1) Pemantauan dan pengukuran
a) Kepuasan pelanggan
b) Audit internal
c) Pemantauan dan pengukuran proses
d) Pemantauan dan pengukuran hasil layanan
2) Pengendalian jika ada hasil yang tidak sesuai
3) Analisis data
4) Peningkatan berkelanjutan
5) Tindakan korektif
6) Tindakan preventif
2. pelayanan klinis :
1) Pelayanan klinis yang berorientasi pasien
2) Penunjang pelayanan klinis
3) Peningkatan mutu pelayanan klinis dan keselamatan pasien :
a) Penilaian indicator kinerja klinis
b) Pengukuran pencapaian sasaran keselamatan pasien
c) Pelaporan insiden keselamatan pasien
d) Analisis dan tindak lanjut
e) Penerapan manajemen risiko

VIII. KEGIATAN PENGUKURAN, ANALISIS, DAN UPAYA PERBAIKAN MUTU


PUSKESMAS DAN KESELAMATAN PASIEN
(jelaskan garis besar program mutu puskesmas dan keselamatan pasien)

Ditetapkan di :
Pada tanggal :
KEPALA UPT PUSKESMAS KOPO,

Siti Juhaeni
Serang,
KEPALA UPT PUSKESMAS
KOPO,

Siti Juhaeni