Anda di halaman 1dari 3

1. Pengertian Desa ?

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang
untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat
berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan
dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Unsur-Unsur Desa ?
Dalam pembentukan sebuah desa terdapat 3 unsur pokok :
a.) Daerah/wilayah yang merupakan tempat tinggal dan tempat beraktivitas.
b.) Penduduk adalah terkait dengan kualitas dan kuantitas.
c.) Tata kehidupan atau aturan – aturan yang berhubung langsung dengan keadan masyarakat
dan adat istiadat setempat.

3. Macam-Macam Desa ?

Ciri-ciri masyarakat desa, antara lain,

1. hubungan antarwarga terjalin lebih mendalam dan erat;


2. sistem kehidupan mengelompok dengan dasar kekeluargaan (paguyuban);
3. pada umumnya mata pencaharian masyarakat desa adalah bertani;
4. masyarakat bersifat homogen dalam hal agama, adat istiadat, mata pencaharian dan tata
pengaturan sosial.

Beberapa tipe desa berdasarkan perkembangan masyarakat.

Desa Tradisional (pradesa)

Ciri-ciri desa tradisional adalah:

1) masyarakat suku terasing;

2) hidup tergantung pada alam misalnya, dalam hal bercocok tanam, cara memelihara
kesehatan, pengobatan, memasak, dan lain-lainnya;

3) penduduk cenderung tertutup/kurang komunikasi;

4) sistem perhubungan dan pengangkutan tidak berkembang

.
Desa Swadaya

Ciri-ciri desa swadaya adalah:

1) penduduknya jarang,

2) pendidikan masyarakat rendah,

3) sebagian besar penduduk hidup bertani,

4) daerahnya bergunung-gunung atau daerah perbukitan,

5) lembaga-lembaga yang ada masih sederhana,

6) kegiatan penduduk dipengaruhi alam,

7) kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sendiri,

8) lokasi terpencil,

9) masyarakat cenderung tertutup.

Desa Swakarya

Perkembangan desa swakarya sudah lebih maju daripada desa swadaya.

Ciri-ciri desa swakarya adalah:

1) mata pencaharian beragam jenisnya,

2) adat istiadat sedang mengalami perubahan,

3) gotong royong untuk membangun desa sudah meningkat,

4) pengaruh dari luar sudah masuk sehingga terjadi perubahan cara berpikir,

5) pemerintahan desa mulai berkembang,

6) bantuan pemerintah hanya sebagai perangsang,

7) lapangan kerja bertambah,

8) masyarakat telah mampu meningkatkan kehidupannya.


Desa Swasembada

Ciri-ciri desa swasembada:

1) keperluan hidup pokok desa telah tersedia;

2) ikatan adat yang berhubungan dengan perekonomian tidak berpengaruh lagi, sedangkan
lembaga-lembaga ekonomi dianggap lebih modern;

3) biasanya terletak di sekitar ibu kota kecamatan, ibu kota kabupaten, atau ibu kota provinsi;

4) alat-alat teknis sudah modern;

5) mata pencaharian beraneka ragam;

6) tingkat pendidikan dan keterampilan tinggi;

7) lembaga ekonomi, sosial, dan kebudayaan sudah dapat menjaga kelangsungan hidupnya;

8) hubungan dengan kota sekitarnya berjalan lancar;

9) kondisi perhubungan, produksi, pemasaran, dan kegiatan sosial sudah baik.