Anda di halaman 1dari 3

ORIENTASI PROSEDUR DAN

PRAKTIK
KESELAMATAN/KEAMANAN KERJA
No. Dokumen :
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
PEMERINTAH Halaman :
KAB. BOLAANG SPO PUSKESMAS MOMALIA
MONGONDOW
SELATAN

Ditetapkan Oleh: I NYOMAN KARTANA S.Kep


Kepala Puskesmas NIP..19710706 199403 1 007
Momalia

Pengertian - Orientasi adalah upaya pelatihan dan pengembangan awal bagi para
Akaryawan.
- Orientasi prosedur dan praktek keselamatan/keamanan kerja bagi
petugas laboratorium supaya petugas laboratorium dapat mengerti dan
melaksanakan upaya pencegahan terhadap bahaya yang mungkin terjadi
serta mengetahui cara mengatasi apabila terjadi kecelakaan di
laboratorium

Tujuan Untuk mengurangi/mencegah bahaya yang terjadi di laboratorium.

Kebijakan Orientasi bagi tenaga laboratorium merupakan hal yang sangat penting dalam
pelayanan laboratorium dan harus di rencanakan dan dilaksanakan serta
berkesinambungan.

Referensi - Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 37 Tahun 2012 tentang


penyelenggaraan Laboratorium Pusat Kesehatan Masyarakat.
- Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2013 tentang cara
penyelenggaraan Laboratorium Klinik yang baik.
Prosedur 1. Penanggung jawab laboratorium mengintruksikan kepada petugas
laboratorium untuk mengikuti orientasi prosedur dan praktik
keselamatan / keamanan kerja
2. Petugas laboratorium mengikuti orientasi prosedur dan praktik
keselamatan / keamanan kerja.
3. Petugas laboratorium melapor kepada penanggung jawab laboratorium
bahwa orientasi prosedur dan praktik keselamatan/keamanan kerja telah
di laksanakan.
4. Petugas laboratorium membuat laporan hasil orientasi prosedur dan
praktik keselamatan/keamanan kerja.
5. Petugas laboratorium menyampaikan laporan hasil orientasi prosedur
da praktik keselamatan/keamanan kerja kepada penanggung jawab
laboratorium.
6. Petugas laboratorium menerapkan hasil orientasi prosedur dan praktik
keselamatan/keamanan kerja di dalam kegiatan pelayanan di
laboratorium.

Unit Tekait Laboratorium

Rekaman historis perubahan

Tgl.Mulai
No Isi perubahan
Diberlakukan