Anda di halaman 1dari 19

KURIKULUM PELATIHAN PELATIHAN BAGI PELATIH TRIPLE ELIMINASI HIV, SIFILLIS, DAN HEPATITIS B

PERAN, FUNGSI DAN KOMPETENSI

1. Peran Setelah mengikuti pelatihan ini peserta berperan sebagai pelatih pada pelatihan Triple Eliminasi HIV, Sifilis dan Hepatitis B

2. Fungsi Dalam melaksanakan perannya, peserta mempunyai fungsi melatih pada pelatihan Triple Eliminasi HIV, Sifilis dan Hepatitis B

3. Kompetensi Untuk menjalankan fungsi tersebut di atas, peserta memiliki kompetensi sebagai berikut:

a. Mampu melakukan PPIA : (Pencegahan Penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak)

b. Mampu melakukan TIPK (Tes atas Inisiatif Petugas dan Konseling) dalam ANC

c. Mampu melakukan Tata Lakasana Ibu Hamil terinfeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B

d. Mampu melakukan Tata Laksana bayi baru lahir dan balita dari ibu terinfeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B

e. Mampu memahami Pencegahan Infeksi

f. Mampu memahami Manajemen program triple eliminasi

g. Mampu Melatih

Tujuan Pelatihan

A. Tujuan Pelatihan Umum Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu melatih pada pelatihan triple eliminasi HIV, Sifilis dan Hepatitis B

B. Tujuan Pelatihan Khusus

Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat:

1. Mampu melakukan PPIA : (Pencegahan Penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak)

2. Mampu melakukan TIPK (Tes atas Inisiatif Petugas dan Konseling) dalam ANC

3. Mampu melakukan Tata Lakasana Ibu Hamil terinfeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B

4. Mampu melakukan Tata Laksana bayi baru lahir dan balita dari ibu terinfeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B

5. Mampu memahami Pencegahan Infeksi

6. Mampu memahami Manajemen program triple eliminasi

STRUKTUR PROGRAM PELATIHAN PELATIH

NO.

MATERI

T

P

PL

Jumlah

 

MATERI DASAR

   

1

Kebijakan nasional Triple Eliminasi HIV-Sifillis Hepatitis B

2

-

-

 

2

2

Informasi Dasar HIV, Sifilis dan Hepatitis B

3

-

-

 

3

 

MATERI INTI

   

1

PPIA : (Pencegahan Penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak)

2

2

-

 

4

   

2

TIPK (Tes atas Inisiatif Petugas dan Konseling) dalam ANC

2

5

-

 

7

   

3

Tata Lakasana Ibu Hamil terinfeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B

2

2

-

 

4

4

Tata Laksana bayi baru lahir dan balita dari ibu terinfeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B

2

2

-

 

4

5

Pencegahan Infeksi pada penanganan Ibu hamil dengan HIV, Sifilis dan atau Hepatitis B

1

2

-

 

3

   

6

Manajemen program triple eliminasi

4

4

-

 

8

 

7

Teknik Melatih

5

7

-

 

12

 

MATERI PENUNJANG

   

1

Membangun Komitmen Belajar (BLC)

-

3

-

 

3

2

RTL

-

2

-

 

2

3

Anti Korupsi

2

-

-

 

2

 

Jumlah

25

29

-

 

54

 

P (Penugasan/Praktik), yaitu penugasan/ praktik di dalam kelas sesuai dengan metode pembelajaran yang digunakan seperti: tugas baca, diskusi/ membahas hasil tugas baca, diskusi kelompok, bermain peran (role play), latihan-latihan. PL (Praktik Lapangan), yaitu kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL). Pada pelatihan ini tidak ada PKL.

Kriteria Peserta : dokter umum, Bidan, Perawat, pengelola program

Materi

:

Materi Dasar 1

Nama Materi

:

Kebijakan Nasional Triple Eliminasi HIV, Sifilis dan Hepatitis B

Waktu

:

2 jpl @ 45 menit (T=2 jpl, P=- jpl, PL= - )

Tujuan Pembelajaran Umum

:

Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu memahami kebijakan triple eliminasi HIV, Sifilis dan Hepatitis B

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Setelah selesai mempelajari materi ini peserta dapat:

1. Menjelaskan Epidemi HIV- AIDS, Sifilis dan Hepatitis B di dunia, regional dan Indonesia

2. Menjelaskan Kebijakan Pengendalian HIV-AIDS, Sifilis dan Hepatitis B di Indonesia

3. Menjelaskan stigma dan diskriminasi berkaitan dengan penyakit menular langsung terutama HIV-AIDS, SIfilis dan Hepatitis B

Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan

SIfilis dan Hepatitis B Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan 1. Epidemi HIV-AIDS, Sifilis dan Hepatitis

1. Epidemi HIV-AIDS, Sifilis dan Hepatitis B di dunia, regional dan Indonesia

2. Kebijakan Pengendalian HIV- AIDS, Sifilis dan Hepatitis B di Indonesia

3. Stigma dan diskriminasi terkait penyakit menular langsung

Metode

dan diskriminasi terkait penyakit menular langsung Metode  Curah pendapat  Ceramah tanya jawab Media dan
dan diskriminasi terkait penyakit menular langsung Metode  Curah pendapat  Ceramah tanya jawab Media dan

Curah

pendapat

Ceramah

tanya

jawab

Media dan Alat Bantu

pendapat  Ceramah tanya jawab Media dan Alat Bantu  Modul peserta  Buku Catatan bagi

Modul peserta

Buku Catatan bagi peserta

LCD dan kelengkapannya

Bahan tayang

Referensi

 LCD dan kelengkapannya  Bahan tayang Referensi 1. Surat Edaran Menteri Kesehatan tentang triple

1. Surat

Edaran

Menteri Kesehatan

tentang

triple

eliminasi

nomor

:

HK.02.01/Menkes/37 /2017 2. RAN HIV 2015 – 2019 PPIA 3. Pedoman Pelaksanaan
HK.02.01/Menkes/37 /2017 2. RAN HIV 2015 – 2019 PPIA 3. Pedoman Pelaksanaan
HK.02.01/Menkes/37 /2017 2. RAN HIV 2015 – 2019 PPIA 3. Pedoman Pelaksanaan
HK.02.01/Menkes/37 /2017 2. RAN HIV 2015 – 2019 PPIA 3. Pedoman Pelaksanaan

HK.02.01/Menkes/37

/2017

2. RAN HIV 2015 2019

HK.02.01/Menkes/37 /2017 2. RAN HIV 2015 – 2019 PPIA 3. Pedoman Pelaksanaan

PPIA

3. Pedoman

Pelaksanaan

 

bagi

tenaga

kesehatan

4.

Pedoman

Penghapusan

stigma

dan

Diskriminasi

Materi Nama Materi Waktu Tujuan Pembelajaran Umum

:

Materi Dasar 2 Informasi Dasar HIV, Sifilis dan Hepatitis B

 

:

:

3 jpl @ 45 menit (T=3 jpl, P=- jpl, PL= - ) Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu memahami informasi dasar HIV, Sifilis dan Hepattis

:

 

B

 

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan

Metode

Media dan Alat Bantu

Referensi

Setelah selesai mempelajari materi ini peserta mampu menjelaskan:

       

1.

Informasi dasar HIV

1.

Informasi HIV

Ceramah

Laptop

 
 

a. Cara penularan

Tanya jawab

LCD

b. Perjalanan alamiah HIV

Flipchart

1. Pedoman

 

c. Cara pencegahan

Whiteboard

2. Informasi dasar Sifilis

2.

Informasi Sifilis

a. Cara penularan

b. Perjalanan alamiah Sifilis

c. Cara pencegahan

Spidol

Modul

Pelaksanaan

bagi

kesehatan

2. Pedoman

PPIA

tenaga

3.

Informasi dasar Hepatitis B

4.

Informasi Hepatitis B

a. Cara Penularan

b. Perjalanan alamiah Hepatitis B

dan

Rujukan Hepatitis B di

Tatalaksanana

Fasyankes

 

c. Cara pencegahan

 

:

Materi Inti 1

Materi

:

PPIA : (Pencegahan Penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak)

Waktu

:

4 jpl @ 45 menit (T=

2
2

jpl, P=

2
2

jpl, PL= - )

Tujuan Pembelajaran Umum

:

Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu melakukan PPIA sesuai standar

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Pokok dan Sub Pokok Bahasan

 

Metode

 

Media dan

 

Referensi

 

Alat Bantu

 

Setelah selesai mempelajari materi ini peserta dapat:

       

1. Menjelaskan pengertian,

1. Pengertian, tujuan, sasaran dan mengapa diperlukan PPIA

1. Curah pendapat

1.LCD dan kelengkapannya

 

1.

Pedoman

tujuan,

sasaran

dan

Pelaksanaa

diperlukan

   

n

mengapa

PPIA

2. Ceramah tanya jawab

2.Papan tulis / white board dan

 

pencegah

an

2. Mengidentifikasi

 

2. Komponen Kegiatan PPIA Komprehensif (4 Prong)

3. Diskusi kelompok

 

kelengkapannya 3.Flipchart dan

penularan

Kegiatan

PPIA

HIV dan Sifilis dari Ibu ke Anak

omprehensif (4 Prong) yang dapat dilayani di fasyankes masing-

 

4. Latihan kasus.

 

kelengkapannya

 

5. Role play

 

4.Bahan tayang 5.Petunjuk diskusi kelompok ttg Identifikasi kegiatan PPIA komprehensif yang dapat dilayani di fasyankes 6.Petunjuk latihan kasus Penerapan integrasi pelayanan PPIA

bagi

 

tenaga

masing

kesehatan

 

3. Integrasi program PPIA di pelayanan antenatal terpadu, pelayanan KB dan Konseling remaja.

2.

Pedoman

3. Melakukan integrasi pelayanan PPIA di layanan ANC terpadu, KB dan Konseling remaja

pelayanan

ANC

terpadu

   

7.

Skenario Role Play

   

Materi

:

Materi Inti 2

Nama Materi

:

TIPK (Tes Inisiatif Petugas Kesehatan) dalam ANC)

Waktu

:

7 jpl @ 45 menit (T=

2
2

jpl, P=

5
5

jpl, PL= - )

Tujuan Pembelajaran Umum

:

Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu melaksanakan TIPK sesuai standar

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Pokok dan Sub Pokok Bahasan

 

Metode

Media dan

Referensi

Alat Bantu

Setelah selesai mempelajari materi ini peserta dapat:

     

1. Undang Undang Kesehatan

1.

Menjelaskan prinsip TIPK.

 

1. Prinsip TIPK

Membaca

LCD dan

2. Undang Undang Pelayanan Publik

 

bersama

kelengkapannya

2.

Menjelaskan

 

langkah-

2. Langkah-langkah TIPK

 

Curah

Papan tulis/ white

3. Undang Undang

langkah TIPK

 

Perlindungan anak

pendapat

board dan

4. Undang undang praktik kedokteran

3.

Menjelaskan

hasil

tes

HIV,

3. Strategi tes HIV, Sifilis dan

Ceramah tanya

kelengkapannya

Sifilis dan Hepatitis B

 

Hepatitis B dan hasilnya

5. Undang undang

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Pokok dan Sub Pokok Bahasan

 

Metode

 

Media dan

Referensi

 

Alat Bantu

4.

Melakukan konseling kesehatan umum dan HIV, Sifilis dan Hepatitis B

4. Konseling kesehatan umum dan HIV, Sifilis dan Hepatitis B

 

jawab

Flipchart dan

keperawatan

 Demonstrasi dan Praktik tes
Demonstrasi
dan Praktik tes

kelengkapannya

6. Permenkes 290/2008 tentang persetujuan

   

Bahan tayang

tindakan kedokteran

Bermain peran

Petunjuk

7. Permenkes 2052/2011 tentang ijin dan praktk dokter

 

latihan/praktik tes

HIV, Sifilis dan

8. Permenkes 1464/210 tentang ijin dan praktik bidan

Hepatitis B

Skenario bermain

9. Permenkes 21/2013 tentang penanggulangan HIV dan AIDS

peran:TIPK dan

Konseling HIV,

Sifilis dan Hepatitis

10.

Permenkes 53/2015 tentang

penanggulangan

B

Kit RDT Tes HIV (30 set [A1 : 30, A2 : 1, A3 1]), Sifilis
Kit RDT Tes HIV
(30 set [A1 : 30,
A2 : 1, A3 1]),
Sifilis (30 set [TP
Rapid]) dan
Hepatitis B
(HBsAg) : 30 set.

Hepatitis

11.

Permenkes 44/2016 tentang manajemen puskesmas

12.

Instruksi Presiden Nl 1/2017 tentang GERMAS

13.

Pedoman Penatalaksanaan PPIA bagi tenaga Kesehatan

Materi Nama Materi Waktu Tujuan Pembelajaran Umum

:

Materi Inti 3 Tata Laksana Ibu Hamil terinfeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B 4 jpl @ 45 menit (T=2 jpl, P=2 jpl, PL= - ) Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu melakukan tata laksana Ibu

 

:

:

:

Hamil

terinfeksi HIV,

 

Sifilis dan Hepatitis B

sesuai standar

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Setelah selesai mempelajari materi ini peserta dapat:

1. Melakukan penatalaksanaan antenatal bagi ibu dengan HIV dan ibu yang belum diketahui status HIV , Sifilis dan Hepatitis B nya.

2. Melakukan

penatalaksanaan

persalinan bagi ibu dengan

HIV,

Sifilis

dan Hepatitis B

dan

ibu yang belum

diketahui statusnya.

3. Melakukan penatalaksanaan nifas bagi ibu dengan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dan ibu berisiko yang status HIV, Sifilis dan Hepatitis B nya belum diketahui.

Pokok dan Sub Pokok Bahasan

Hepatitis B nya belum diketahui. Pokok dan Sub Pokok Bahasan Penatalaksanaan antenatal bagi ibu: a. Penatalaksanaan

Penatalaksanaan antenatal bagi ibu:

a. Penatalaksanaan antenatal bagi ibu dengan HIV, Sifilis dan Hepatitis B.

b. Penatalaksanaan ibu yang belum diketahui statusnya.

Penatalaksanaan persalinan bagi ibu:

a. Penatalaksanaan persalinan bagi ibu dengan HIV, Sifilis dan Hepatitis B b) Penatalaksana persalinan ibu yang belum diketahui statusnya.

Penatakasanaan nifas bagi ibu dengan atau tanpa diketahui HIV, Sifilis dan Hepatitis B

Metode

atau tanpa diketahui HIV, Sifilis dan Hepatitis B Metode  Curah pendapat  Ceramah tanya jawab

Curah

pendapat

Ceramah tanya

jawab

Diksusi kasus

Role Play
Role Play
jawab  Diksusi kasus  Role Play Media dan Alat Bantu  LCD dan kelengkapannya 
jawab  Diksusi kasus  Role Play Media dan Alat Bantu  LCD dan kelengkapannya 

Media dan

Alat Bantu

Diksusi kasus  Role Play Media dan Alat Bantu  LCD dan kelengkapannya  Papan tulis

LCD dan kelengkapannya

Papan tulis / white board dan

kelengkapannya

Flipchart dan kelengkapannya

 Bahan tayang  Lembar Kasus  Panduan Diksusi  Panduan Role Play  Sebutkan
 Bahan tayang
 Lembar Kasus
 Panduan Diksusi
 Panduan Role
Play
 Sebutkan alat
dan bah
an :
- handscoon
-
Form Inform
Consent, form
Rujukan, ikhtisar
perawatan, kartu
pasien

Referensi

form Rujukan, ikhtisar perawatan, kartu pasien Referensi 1. Pedoman BP3K (Buku Panduan Praktis Pelayanan

1. Pedoman BP3K (Buku

Panduan Praktis Pelayanan

Kontrasepsi)

2. Lembar balik

 

perencana

an

kehamilan

bagi ODHA

3.

Pedoman

penataksan aan Penularan

HIV dan

Sifilis dari Ibu ke Anak bagi Tenaga Kesehatan

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Pokok dan Sub Pokok Bahasan

Metode

Media dan

Referensi

Alat Bantu

4.

Memberikan pilihan kontrasepsi yang dapat dipilih oleh ibu dengan HIV, Sifilis dan Hepatitis

Kontrasepsi yang dapat dipilih oleh ibu dengan HIV, Sifilis dan Hepatitis B

     

Materi Nama Materi

:

Materi Inti 4 Tata Laksana bayi baru lahir dari ibu terinfeksi HIV, Sifilis dan/atau Hepatitis B

:

Waktu Tujuan Pembelajaran Umum

:

3 jpl @ 45 menit (T=2 jpl, P=

2
2

jpl, PL= - )

:

Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu

melakukan

tatalaksana bayi baru lahir dan

dari ibu terinfeksi HIV, Sifilis dan/atau Hepatitis B sesuai standar.

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

 

Pokok dan Sub Pokok Bahasan

Metode

 

Media dan

Referensi

Alat Bantu

Setelah selesai mempelajari materi ini peserta dapat:

     

1. Kementerian

kesehatan RI,

1.

Menjelaskan risiko penularan HIV kepada bayi dan anak melalui pemberian ASI

Risiko penularan HIV kepada bayi dan anak melalui pemberian ASI

Curah

LCD dan kelengkapannya

 

2011, Buku

pendapat

Ceramah

tanya jawab

Papan tulis / white

Pedoman

Nasional

2.

Menjelaskan pemberian makanan bagi bayi dari ibu HIV, sifilis dan /atau hepatitis B

Pemberian makanan bagi Bayi

board dan kelengkapannya

Pencegahan,

dari ibu HIV. Sifilis dan /atau hepatitis B:

Bermain peran:

Flipchart dan kelengkapannya

 

Perawatan

Penawaran (konseling) pilihan makanan bagi bayi yang lahir dari ibu HIV

dan

1. Pilihan pemberian makanan

Bahan tayang

Pengobatan

 

2. Kelebihan dan kekurangan

Phantom bayi (manikin)

 

HIV/AIDS

memberikan ASI dan susu formula bagi bayi dari ibu HIV

2. Kementerian

Peralatan berkaitan dengan ASI perah

Kesehatan RI,

3.

Penyiapan ASI dan susu

Panduan simulasi

2012,

formula

Pedoman Nasional

3.

Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan menyusui

Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan menyusui

 

Skenario bermain peran

Panduan simulasi

 

Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA)

4.

Menegakkan

diagnosis

Penegakan diagnosis Infeksi kongenital

tatalaksana dan

Infeksi kongenital HIV, Sifilis dan Hepatitis B

peraturan bayi dari

a. HIV

ibu terinfeksi HIV,

 
 

b. Sifilis dan

 

3. Kementerian

c. Hepatitis B

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK) Pokok dan Sub Pokok Bahasan Metode Media dan Referensi Alat Bantu
Tujuan Pembelajaran Khusus
(TPK)
Pokok dan
Sub Pokok Bahasan
Metode
Media dan
Referensi
Alat Bantu
5.
Melakukan
Tatalakasana
Tatalakasana dan
sifilis dan hepatitis B
Kesehatan RI,
dan pemantauan bayi dari
Ibu terinfeksi HIV, Sifilis
dan/atau hepatitis B
pemantauan bayi dari Ibu
terinfeksi HIV, Sifilis dan/atau
hepatitis B:
2009,
Panduan
1. Bayi dari Ibu HIV
Pelatihan
a. ARV Profilaxis
Konselor
b. Kotrimoksasol profilaksis
Laktasi.
c. Pemeriksaan EID
4.
WHO/UNICEF,
d. Pemeriksaan serologis
e. Pemantauan tumbuh
kembang
Infant and
Young Child
f. Pemantauan tanda
tanda infeksi oportunistik
Counselling:
an
g. Pemberian imunisasi
2. Bayi dari Ibu Sifilis
Intergrated
c. Pemantauan serologis
sifilis
Course
d. Pemantauan tanda
tanda infeksi sifilis
kongenital
e. Pemantuan tumbuh
kembang
f. Penanganan bayi
dengan sifilis kongenital
g. Pemberian imunisasi
3. Bayi dari Ibu Hepatitis B
a. Pemberian Vit K1, HB-0, HBIg
b. Pemantauan tumbuh
kembang
c. Pemantauan tanda tanda
infeksi hepatitis B
d. Pemberian imunisasi lainnya

Materi Nama Materi Waktu Tujuan Pembelajaran Umum

:

Materi Inti 5 Pencegahan Infeksi pada penanganan Ibu hamil dengan HIV, Sifilis dan atau Hepatitis B

:

:

3 jpl @ 45 menit (T=

1
1

jpl, P=

2
2

jpl, PL= - )

 

:

Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu

melakukan

tentang pencegahan infeksi

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

 

Pokok dan Sub Pokok Bahasan

   

Metode

 

Media dan

Referensi

 

Alat Bantu

Setelah selesai mempelajari materi ini peserta dapat:

       

1. Menjelaskan tentang penerapan kewaspadaan standar

Kewaspadaan standar dan safety injection

   

Curah

 

LCD dan kelengkapannya

 

1. Permenkes no:

pendapat

Ceramah

 

12/2017 tentang

   

Papan tulis / white board dan

penyelenggara

       

an imunisasi

2. Menjelaskan tentang penerapan keamanan lingkungan kerja

Keamanan lingkungan kerja:

   

tanya jawab

2. Pedoman Patient Safety

a. Sistim kerja

 

Simulasi
Simulasi

kelengkapannya

 

b. Sterilisasi alat

   

Flipchart dan kelengkapannya

3. Permenkes No; 87/2014 tentang

Pedoman pengobatan

4. PP No: 50/2012 tentang penerapan sistim manajemen keselamatan dan kesehatan kerja

 

c. Penanganan Limbah

 
   

Bahan tayang

 
     

3. Menjelaskan tentang

Profilaksis Pasca Pajanan (PPP):

d. HIV

   

Peralatan dan bahan terkait dengan Kewaspadaan standar dan Keamanan lingkungan kerja

penanganan profilaksis pasca pajanan (PPP)

e. Hepatitis B

   
   

Panduan Simulasi

 

5. Pedoman

Alat dan bahan:

 

tatalksana hepatitis B di fasyankes

Handscoon, masker, baracshort, google, sepatu booth, wasor, pelindung kepala

6. Pedoman Profilaksis Pasca Pajanan HIV

4.

Menerapkan prosedur/protap/SOP PPI pada penanganan Ibu hamil dengan HIV, Sifilis dan Hepatitis B

4. Menerapkan prosedur/protap/SOP PPI pada penanganan Ibu hamil dengan HIV, Sifilis dan Hepatitis B
4. Menerapkan prosedur/protap/SOP PPI pada penanganan Ibu hamil dengan HIV, Sifilis dan Hepatitis B
4. Menerapkan prosedur/protap/SOP PPI pada penanganan Ibu hamil dengan HIV, Sifilis dan Hepatitis B
4. Menerapkan prosedur/protap/SOP PPI pada penanganan Ibu hamil dengan HIV, Sifilis dan Hepatitis B

Matri Nama Materi Waktu Tujuan Pembelajaran Umum

:

Materi Inti 6

:

Manajemen program triple eliminasi

:

10 jpl @ 45 menit (T=4 jpl, P=6 jpl, PL= - ) Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu

 

:

melakukan

pengelolaan program triple eliminasi

sesuai dengan peran dan tugasnya.

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Pokok dan Sub Pokok Bahasan

 

Metode

Media dan

Referensi

 

Alat Bantu

Setelah selesai mempelajari materi ini peserta dapat:

   

1. Permenkes No:

21/2013

tentang

1. Menjelaskan

Program Triple eliminasi:

Curah

LCD dan kelengkapan

Penanggulang an HIV dan AIDS

program Triple

a. Definisi

b. Tahapan Triple Eliminasi

pendapat

Eliminasi

c. Kegiatan setiap Tahap Triple Eliminasi

Ceramah tanya

nya

2. Permenkes

jawab

 

Papan tulis /

51/2013

d. Sertifikasi Triple Eliminasi

Latihan mengisi

 

white board dan kelengkapan nya

Flipchart dan kelengkapan nya

tentang

e. Keberlanjutan program dan Pendanaan program

form form capor

 

pengelolaan

 

PPIA

2. Menjelaskan

Peran, Tugas dan Tanggung Jawab :

3. Permenkes

pembagian

a. Peran pemerintah, pemeritah daerah, provinsi dan kab/kota

53/2015

tentang

peran

b. Peran Puskesmas, Rumah Sakit dan Swasta

 

Penanggulang

pengelolaan

an Hepatitis

 

Virus

programTriple

Eliminasi

Bahan tayang

4. Surat Edaran

Menteri

Kesehatan No:

3. Menjelaskan

manajemen

logistik

Manajemen Logistik :

a. HIV

b. Sifilis

c. Hepatitis B

dan monev
dan monev

Form capor

Form

HK.02.01/MENKE

S/37/2017

tentang

pelaksanaan

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Pokok dan Sub Pokok Bahasan

Metode

Media dan

Referensi

Alat Bantu

4.

Melakukan

 

a. Pencatatan dan Pelaporan

 

sertifikasi

 

eliminasi penularan HIV. Sifilis dan hepatitis B dari ibu ke anak di Indonesia

pencatatan dan pelaporan, monitoring dan evaluasi program Triple Eliminiasi

b. Indikator Keberhasilan Triple Eliminasi

Triple eliminiassi
Triple
eliminiassi

c. Monitoring dan Evaluasi

Materi Nama Materi Waktu Tujuan Pembelajaran Umum

:

:

:

:

Materi Inti 7 Teknik Melatih 2 jpl @ 45 menit (T=5 jpl, P=7 jpl, PL= - ) Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu melatih

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Pokok dan Sub Pokok Bahasan

Metode

Media dan

Referensi

Alat Bantu

Setelah mengikuti materi ini, peserta dapat:

 

Curah

Bahan tayang

1. Pusdiklat Kesehatan Depkes RI, Pedoman

pendapat

Laptop

Pengukuran Hasil Pelatihan, Jakarta,1994.

CTJ

LCD

2. Pedoman Program Evaluasi Diklat

1. Membuat Satuan Acara Pembelajaran (SAP)

1. Satuan Acara

Latiham

Flipchart

Kesehatan, Jakarta, 2000.

Pembelajaran

penyusunan

Whiteboard

3. Lembaga Administrasi Negara RI, Modul

(SAP)

SAP

Spidol (ATK)

Training of Trainers, 1989 dan diperbaharui

 

Micro

Form

Tahun 1999, Jakarta.

2. Menerapkan

2. Pembelajaran

teaching

penilaian

4. Suparman, Atwi, Prof., Dr., M.Sc. Model- Model Pembelajaran Interaktif, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi,Lembaga

Pembelajaran

Orang Dewasa

micro

Orang Dewasa

teaching

Form SAP

 

Administrasi Negara Press, Jakarta, 1997.

 

5. Wahyu Suprapti, Dra., M.M., Sudariman, Drs.,. Ragam Metoda Belajar, Bahan Ajar Diklat KePelatihan Berjenjang Tingkat Pertama, Lembaga Administrasi Negara, Jakarta, 2002.

3. Menentukan metoda, media dan alat bantu pelatihan

3. Metoda, Media dan Alat Bantu Pelatihan

 

4. Teknik Presentasi

 

4. Menerapkan teknik presentasi interaktif.

Interaktif.

Nomor

:

Materi Penunjang 1

Nama Materi

:

Membangun Komitmen Belajar (Building Learning Commitment/BLC)

Waktu

:

2 Jpl (T = 0 Jpl;

P = 2 Jpl; PL: 0 Jpl)

Tujuan Pembelajaran Umum (TPU)

:

Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif.

Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Pokok dan Sub Pokok Bahasan

Metode

Media dan Alat Bantu

Referensi

Setelah mengikuti materi ini, peserta dapat:

1.

Filosofi BLC sebagai suatu proses awal internalisasi nilai-nilai karakter ASN

CTJ

Bahan

tayang

Drs.Baderel Munir,MA, Dinamika Kelompok,

1. Menjelaskan filosofi BLC sebagai suatu proses awal internalisasi nilai-nilai karakter ASN

Curah

Laptop

pendapat

LCD

penerapannya dalam

 

game

White board

Laboratorium Ilmu

Flipchart

Perilaku, November, 2001.

2. Menjelaskan konsep revolusi mental

2.

konsep revolusi mental

Spidol

Lembaga Adminstrasi

3. Mengidentifikasi nilai-nilai yang harus dibentuk dalam membangun karakter ASN

3.

Identifikasi nilai-nilai yang harus dibentuk dalam membangun karakter ASN

CTJ

Bahan

tayang

Negara RI,Bina Suasana Diklat, Modul diklat

kewidyaiswaraan

Curah

Laptop

pendapat

LCD

4. Membentuk komitmen belajar dengan menerapkan nilai-nilai karakter ASN menjadi nilai kelasnorma kelaskontrol kolektif

4.

Komitmen belajar dengan menerapkan nilai-nilai karakter ASN

game

White board

berjenjang tingkat

Diskusi

Flipchart

Utama,2006.

Kelompok

Spidol

Lembaga Adminstrasi

 

Lembar

Negara RI, Bahan Materi Building Learning Commitment Training Of Fasilitator diklat

Prajabatan,2014.

penugasan

: Materi Penunjang 3 Anti Korupsi 2 jpl @ 45 menit (T=2 jpl, P=- jpl, PL= - ) Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu memahami anti korupsi

:

:

:

Materi Waktu Tujuan Pembelajaran Umum

Tujuan

Pembelajaran

Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan

Metode

Media

dan

Referensi

Khusus (TPK)

Alat Bantu

Setelah mengikuti materi ini, peserta dapat:

1. Konsep Korupsi

     
 

a. Definisi Korupsi

Curah

1. Bahan

1. Undang-undang Nomor 20 Tahun

b. Ciri-ciri Korupsi

pendapat

tayang

1. Menjelaskan Konsep Korupsi

c. Bentuk/Jenis Korupsi

Ceramah

2. Papan

dan

2001

tentang

d. Tingkatan Korupsi

tanya

kertas

Perubahan Atas

 

e. Faktor Penyebab Korupsi

jawab

flipchart

Undang-undang

f. Dasar Hukum tentang Korupsi

Diskusi

LCD

Nomor 31 Tahun

2. Menjelaskan Konsep Anti Korupsi

2. Konsep Anti Korupsi

kasus

projector

1999

tentang

 

a. Definisi Anti Korupsi

Pemutaran

Laptop

Pemberantasan

 

b. Nilai-nilai Anti Korupsi

film

White board

Tindak Pidana

c. Prinsip-prinsip Anti Korupsi

Spidol

Korupsi

3. Menjelaskan Upaya Pencegahan Korupsi dan Pemberantasan Korupsi

3. Upaya Pencegahan Korupsi dan Pemberantasan Korupsi

Film

2. Instruksi Presiden

dokumenter/

3. Nomor 1 Tahun 2013

 

a. Upaya Pencegahan Korupsi

kartun

4. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 232/ MENKES/ SK/ VI/ 2013 tentang Strategi Komunikasi Pekerjaan dan Budaya Anti Korupsi

b. Upaya Pemberantasan Korupsi

animasi

 

c. Strategi Komunikasi Anti Korupsi

4. Menjelaskan Tata Cara Pelaporan Dugaan Pelanggaran Tindak Pidana Korupsi

4. Tata Cara Pelaporan Dugaan Pelanggaran Tindak Pidana Korupsi

 

a. Laporan

b. Pengaduan

c. Tatacara Penyampaian Pengaduan

 

5. Menjelaskan

5.

Gratifikasi

Gratifikasi

b. Pengertian Gratifikasi

c. Aspek Hukum Gratifikasi

d. Gratifikasi merupakan Tindak Pidana Korupsi

e. Contoh Gratifikasi

f. Sanksi Gratifikasi