Anda di halaman 1dari 4

LABORATORIUM ENDAPAN MINERAL

Nama : Jendri Angelinus P.


NIM : 111.160.058
Acc Asisten
Plug :1

Deskripsi Alterasi : Epithermal High Sulfidation

1. Tipe Alterasi : Propilitik


Himpunan Mineral : Kuarsa-Pirit-Mika-Epidot
Tekstur: Vuggy
2. Tipe Alterasi : Silisifikasi
Himpunan Mineral : Kuarsa-Clay Mineral
Tekstur : Vuggy
3. Tipe Alterasi :Silisifikasi
Himpunan Mineral :Kuarsa-Clay Mineral
Tekstur: Vuggy
4. Tipe Alterasi : Advanced Argilik
Himpunan Mineral : Kuarsa-Epidot-Diaspore
Tekstur
5. Tipe Alterasi : Advanced Argilik
Himpunan Mineral : Kuarsa-Epidot-Diaspore
Tekstur
6. Tipe Alterasi : Advanced Argilik
Himpunan Mineral : Kuarsa-Epidot-Diaspore
Tekstur
7. Tipe Alterasi : Advanced Argilik
Himpunan Mineral : Kuarsa-Epidot-Diaspore
Tekstur
8. Tipe Alterasi : Argilik
Himpunan Mineral :Clay Mineral
Tekstur
LABORATORIUM ENDAPAN MINERAL
Nama : Jendri Angelinus P
NIM : 111.160.058
Acc Asisten
Plug :1

1 2 3

4 5 6

7 8 9

FOTO SAMPEL
LABORATORIUM ENDAPAN MINERAL

Nama : Jendri Angelinus P.


NIM : 111.160.058 Acc Asisten
Plug :1
Foto dan skema conto batuan intrusi pada endapan Epithermal High Sulfidation

Deskripsi Batuan :
1. Nama Batuan : Andesit
Tekstur : DK : Hipokristalin BK : Subhedral
DG : Afanitik - Gelas Relasi: Inequigranular Vitrovirik
Komposisi Mineral : Plagioklas 50% ; Masa dasar Gelas : 50%
2. Nama Batuan : Tuff
Tekstur : UB :Lempung

Komposisi Mineral : Abu Vulkanik


3. Nama Batuan : Diorit
Tekstur : DK : Holokristalin BK : Euhedral
DG : Fanerik Sedang Relasi: Equigranular Idiomorfik
Komposisi Mineral : K.Feldspar 20% ; Amfibol 30%; Plagioclas 50%
LABORATORIUM ENDAPAN MINERAL
Nama : Jendri Angelinus P.
NIM : 111.160.058
Acc Asisten
Plug :1
Model dan Genesa Endapan Hidrotermal : High Sulfidation

Penampang Endapan Epithermal Menurut Buchanan(1981)


Urutan Pembentukan

Berdasarkan Sampel yang di analisa batuan asalnya berupa batuan vulkanik


intermediet yaitu Andesit. telah terjadi aktivitas vulkanik yang ditadai dengan adanya batu
tuff. Terjadi Intrusi yang bersifat intermediet oleh batuan Diorit. dari proses tersebut,
terbentuklah sistem alterasi epithermal sulfidasi rendah. Tipe Alterasi yang di bentuk
pertama ialah propilitik dengan himpunan mineral Kuarsa-Pirit-Mika dan Epidot.
Selanjutnya terjadi proses silisifikasi yang membentuk mineral Kuarsa dan Mineral
Lempung. Mineral hasil proses silisifikasi memiliki tekstur vuggy atau tekstur yang
berbentuk lubang bukaan yang diisi mineral alterasi yang diakibatkan adanya proses
pencucian yang sangat kuat oleh fluida.setelah itu terbentuk tipe alterasi advanced argilik
dengan himpunan mineral kuarsa-epidot dan diaspore. Setelah itu terbentuk tipe alterasi
Argilik yang terdiri darihimpunan mineral lempung. Alterasi Ephitermal sulfidasi tinggi
terbentuk akibat reaksi fluida magma yang bersifat asam. Alterasi ini juga di dominasi oleh
uap/vapor sehingga tekstur kuarsa sangat jarang di jumpai dan didominasi oleh mineral
lempung.