Anda di halaman 1dari 17

PANDUAN PELAKSANAAN

ON THE JOB TRAINING


(O J T)

Di susun oleh:

SUPINI
NRP. 80907065

POLITEKNIK NEGERI MADURA


SAMPANG
2015
Pedoman Pelaksanaan On the Job Training (OJT) 2015
Politeknik Negeri Madura

ON THE JOB TRAINING


MAHASISWA
POLITEKNIK NEGERI MADURA

I. LATAR BELAKANG
Pendidikan Politeknik membentuk individu yang terampil dan siap terjun ke dunia
kerja/profesi. Sebagai konsekuensinya, mahasiswa politeknik dituntut mampu observasi dan
beradaptasi secara cepat dan tepat. Latihan bekerja secara nyata di industri merupakan ajang
menguji kemampuan menggunakan ilmu pengetahuan secara komprehensif, membentuk sikap
professional, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menyikapi hal tersebut Politeknik Negeri Madura menerapkan program keterkaitan &
kesepakatan (Link & Match), yaitu mengaitkan (to link) proses pendidikan dengan dunia kerja
dan mengedepankan (to match) proses pendidikan dengan kebutuhan tenaga trampil yang sesuai
dengan bursa ketenagakerjaan.

II. TUJUAN DAN MANFAAT ON THE JOB TRAINING


Selesai melaksanakan OJT diharapkan :
1. Mahasiswa memahami budaya kerja di Industrim yaitu membuka wawasan dan
membangun pengalaman nyata memasuki dunia industry.
2. Mahasiswa dapat mencapai kompetensi seperti yang disyaratkan oleh masyarakat
industri.
3. Membentuk kemampuan berkomunikasi mahasiswa, pada materi/substansi keilmuan,
secara lisan dan tulisan (Laporan OJT dan Field Project).

III. PELAKSANAAN ON THE JOB TRAINING


Pelaksanaan OJT di Industri sedapat mungkin disesuaikan dengan program studi yang
melatarbelakangi masing-masing peserta, dengan harapan mereka dapat mengembangkan
kompetensi mula yang telah dimilikinya.
Dengan mengacu pada kompetensi mula mahasiswa peserta OJT Politeknik Negeri
Madura, pihak Industri diharapkan dapat memposisikan peserta OJT sebagai tenaga kerja
langsung di lapangan (dilibatkan dalam proses produksi). Penempatan disesuaikan dengan
kondisi pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh industri terkait.
3.1 Persiapan
Rincian pengkondisian awal On the Job Training dapat diuraikan sebagai berikut:

Panduan _OJT POLTERA 1/1 1


Pedoman Pelaksanaan On the Job Training (OJT) 2015
Politeknik Negeri Madura

3.1.1 Sekretariat Jurusan/Prodi


a. Pengajuan Koordinator On the Job Training ke Direksi;
b. Penerbitan/Pencetakan Buku Panduan Pelaksanaan On the Job Training;
c. Jadwal pengarahan persiapan On the Job Training;
d. Publikasi Daftar Perusahaan Lokasi On the Job Training (baik yang sudah diketahui
kuota maupun yang belum; dibuat daftar perusahaan yang relevan dengan
Jurusan/Program Studi);
e. Publikasi Form pendaftaran dan pembuatan Surat Pengajuan OJT;
f. Pendataan Awal dan Akhir obyek dan lokasi OJT (berdasarkan minat, rekomendasi
Koordinator OJT, dan jawaban kepastian Perusahaan yang dituju)
g. Penerbitan Surat Tugas Pembimbing OJT;
h. Publikasi Form Penilaian OJT dan Surat Pengantar OJT (diberikan ke Perusahaan
ketika Mahasiswa berangkat OJT) .

3.1.2 Koordinator On the Job Training dibantu Sekretariat Jurusan/Program Studi


a. melakukan pengarahan pelaksanaan On the Job Training;
b. memberikan Surat Pengantar dan Form Penilaian OJT melalui Sekretariat Jurusan;
c. melakukan pemantauan/monitoring OJT selama pelaksanaan (melakukan kunjungan
ke industri tempat OJT);
d. memberikan bimbingan di kampus kepada pelaksana OJT yang membutuhkan
(Koordinator OJT harus dapat berperan sebagai partner diskusi dan pengendali
kualitas pelaksanaan dan pelaporan OJT).

3.1.3 Persyaratan Akademis bagi Pelaksana OJT


a. Sudah mengikuti kuliah dan praktik:
- sudah semester V untuk program D3,
-
b. Sudah Menyelesaikan SPP sampai semester berjalan;
c. Tidak sedang dalam status menjalani sangsi akademik dan/atau sangsi indisipliner
non-akademik (misal sedang dicutikan atau skorsing).

3.1.4 Persyaratan Administrasi bagi Pelaksana OJT


a. Menentukan pilihan obyek dan lokasi OJT (diskusikan dengan Dosen Wali dan/atau
Koordinator On the Job Training);
b. Membentuk kelompok OJT (setiap kelompok terdiri dari 2 sampai 5 mahasiswa);

Panduan _OJT POLTERA 1/1 2


Pedoman Pelaksanaan On the Job Training (OJT) 2015
Politeknik Negeri Madura

c. Membuat Proposal yang sudah disetujui oleh Koordinator OJT dan Ketua Jurusan /
Ketua Program Studi.
d. Mendaftarkan diri dan mengajukan Surat Pengajuan OJT melalui Sekretariat Jurusan
(maksimum perusahaan yang diajukan dua) dengan membawa Proposal yang telah
disetujui oleh Koordinator OJT dan Ketua Jurusan / Ketua Program Studi;
e. Menyerahkan/mengirimkan Surat Pengantar OJT ke Perusahaan (disarankan untuk
menyerahkan langsung ke Perusahaan terkait dan ada bukti penerimaan Proposal
serta Surat Pengantar, kecuali sudah ada rekomendasi untuk dikirim melalui Pos
dan/atau Faksimili);
f. Sudah menerima balasan dari perusahaan yang dituju.

3.2 Pelaksanaan
Pada tahap ini, OJT dilaksanakan berdasarkan jawaban tertulis dari perusahaan yang
menerima usulan OJT atas nama mahasiswa tertentu. Pelaksanaan tersebut merupakan komitmen
antara Perusahaan, Mahasiswa dan Jurusan/Program Studi atas nama POLTERA yang harus
ditaati sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bagi Koordinator OJT dan Pelaksana OJT,
prosedur pelaksanaan On the Job Training dilakukan dengan urutan sebagai berikut:
3.2.1 Koordinator On the Job Training dibantu Sekretariat Jurusan/Program Studi
a. melakukan pengarahan pelaksanaan On the Job Training
b. memberikan Surat Pengantar dan Form Penilaian OJT melalui Sekretariat Jurusan;
c. melakukan pemantauan/monitoring OJT selama pelaksanaan (melakukan kunjungan
ke industri tempat OJT);
d. memberikan bimbingan di kampus kepada pelaksana OJT yang membutuhkan
(Koordinator OJT harus dapat berperan sebagai partner diskusi dan pengendali
kualitas pelaksanaan dan pelaporan OJT);
e. Jika diperlukan PPNS mengajukan ijin ke tempat OJT agar mahasiswa diperbolehkan
meninggalkan OJT untuk keperluan kegiatan akademis di kampus.

3.2.2 Mahasiswa/Pelaksana On the Job Training


a. Memilih Obyek dan Lokasi tempat OJT;
b. Membentuk Kelompok atau grup ;
c. Membuat Proposal OJT sesuai dengan obyek dan dimana akan melaksanakan OJT
(profil tempat OJT), harus diketahui oleh Ketua dan Sekretaris Jurusan/Prodi;
d. Mendaftarkan diri ke Sekretariat Jurusan/Prodi dengan membawa Proposal OJT
supaya dibuatkan Surat Ijin OJT ke Direksi;
e. Harus mengikuti pembekalan/Pra OJT diberikan oleh Koordinator OJT maupun tim
pembekalan OJT sebelum pergi menuju lokasi OJT;

Panduan _OJT POLTERA 1/1 3


Pedoman Pelaksanaan On the Job Training (OJT) 2015
Politeknik Negeri Madura

f. Mengambil Surat Pengantar dan Form Penilaian OJT di Sekretariat Direksi;


g. Menuju lokasi OJT sesuai jadwal yang telah ditentukan;
h. Melaksanakan OJT sesuai proposal dan pengarahan Pembimbing Lapangan (dari
Perusahan lokasi On the Job Training);
i. Menyusun laporan OJT sesuai dengan ketentuan yang diberikan Perusahaan dan/atau
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Catatan :
Khusus Untuk Mahasiswa Diploma (D3)
1. Setelah mendapatkan Obyek dan tempat OJT mahasiswa dapat mempersiapkan
rencana judul proposal Field Project / Tugas Akhir di tempat OJT (bisa
dikonsultasikan ke Koordinator TA).
2. Dalam satu bulan pertama OJT mahasiswa harus sudah mengirimkan/menyerahkan
Proposal Field Project yang sudah mendapatkan persujuan dari Jurusan/Prodi

3.2.3 Industri Tempat/Lokasi On the Job Training


a. Menerima Surat Pengantar lengkap dengan lampiran berupa blanko Evaluasi
Pelaksanaan OJT;
b. Memberikan pengarahan kepada Mahasiswa (pelaksana) OJT sesuai dengan
ketentuan Perusahaan;
c. Mengarahkan materi mengacu pada proposal yang telah diajukan/direvisi dan
disetujui;
d. Melakukan bimbingan di lapangan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
Perusahaan;
e. Melakukan evaluasi terhadap Mahasiswa (pelaksana) OJT dan mengisi blanko
evaluasi yang diberikan oleh Politeknik Negeri Madura.
f. Menerima Laporan OJT sesuai dengan standar yang ditetapkan Politeknik Negeri
Madura .
g. Mengirimkan hasil evaluasi (pelaksanaan OJT) ke Jurusan / Program Studi
POLTERA (bila dibawakan kepada Mahasiswa/Pelaksana OJT mohon disampikan
secara tertutup);

3.3 Jadwal Pelaksanaan On The Job Training


Program On The Job Training dijadwalkan 1 (satu) kali dalam satu tahun akademik
dengan durasi masing-masing 12 minggu :
a. Periode Semester Genap (VI) antara bulan Februari s/d Mei
Program Studi D3 Teknik Mesin Alat Berat
Program Studi D3 Teknik Listrik Industri
Program Studi D3 Teknik Bangunan Kapal
Panduan _OJT POLTERA 1/1 4
Pedoman Pelaksanaan On the Job Training (OJT) 2015
Politeknik Negeri Madura

Untuk program D3 pelaksaan On The Job Training dilakukan bersamaan dengan


pengerjaan field projeck

3.4 Asuransi Peserta On The Job Training


Seluruh Peserta On The Job Training diasuransikan oleh Politeknik Perkapalan Negeri
Surabaya. Jika terjadi kecelakaan kerja dimohon pihak industri segera menginformasikan
kejadian tersebut pada Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya agar klaim asuransi yang diajukan
tidak kedaluwarsa.

3.5 Ketentuan Umum


1. Mahasiswa peserta OJT sedapat mungkin dilibatkan dalam proses produksi.
2. Durasi OJT adalah 16 minggu, dimana untuk program D3 setara dengan 300 jam yang
dilaksanakan bersamaan dengan field projek,
3. Mahasiswa peserta OJT wajib mengisi daftar hadir pada pagi dan sore.
4. Selama melaksanakan OJT, peserta wajib mematuhi peraturan / tata tertib yang
berlaku di Industri.
a. Wajib mengikuti peraturan kesehatan dan keselamatan kerja (K3)
b. Membuat laporan kegiatan harian dengan disertai gambar / rincian pekerjaan yang
ditangani sesuai format lampiran 4.
c. Laporan mingguan harus mendapat pengesahan pembimbing lapangan tiap
minggu sekali dan diserahkan ke pembimbing diklat / SDM satu bulan sekali.
5. Mahasiswa wajib mengisi form-form yang disyaratkan.

3.6 Pembimbing On The Job Training


Bimbingan dan pengarahan peserta OJT di Industri di laksanakan oleh pembimbing yang
ditunjuk oleh industri terkait. Secara umum tugas pembimbing meliputi :
1. Membantu kelancaran pelaksanaan OJT
2. Mengkoordinir dan memonitor pelaksanaan OJT
3. Memberi penilaian pada peserta OJT
Untuk kelancaran pelaksanaan OJT pihak Politeknik Negeri Madura melalui koordinator
OJT di masing- masing program studi akan mengadakan koordinasi dengan pihak Industri

3.7 Evaluasi
1. Peserta OJT diwajibkan membuat laporan OJT yang merupakan kumpulan dari
laporan kegiatan mingguan dan detail laporan kegiatan mingguan.
2. Laporan dibuat rangkap 3, satu untuk perusahaan, satu untuk Jurusan dan satu untuk
peserta.
3. Bilamana dianggap perlu perusahaan dapat meminta laporan tambahan.
Panduan _OJT POLTERA 1/1 5
Pedoman Pelaksanaan On the Job Training (OJT) 2015
Politeknik Negeri Madura

4. Penilaian akhir dari OJT diberikan oleh Industri yang bersangkutan (lihat lampiran 7
form daftar nilai mahasiswa peserta OJT), dengan mengacu pada pedoman penilaian
OJT (lampiran 6)

IV. TUJUAN DAN SASARAN PENDIDIKAN

4.1. Program Studi D3 Teknik Mesin Alat Berat (TMAB)


Tujuan :
Jurusan Teknik Mesin Alat Berat merupakan sentra pengembangan Sumber Daya
Manusia (SDM) yang profesor dalam penguasaan dan penerapan dibidang rekayasa
Permesinan Kapal, berskala Nasional
Sasaran :
a. Lulusan akan mampu melaksanakan pekerjaan secara profesional dalam Permesinan
b. Lulusan akan mampu melaksanakan pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan sistem
Mesin Alat Berat
c. Lulusan akan mampu berwirausaha.

4.2. Program Studi D3 Teknik Listrik Industri (TLI)


Tujuan :
Sebagai pusat pengalihan & Penerapan teknologi perlistrikan dan konstrol dibidang
industri penunjangnya.
Sasaran :
a. Menguasai teknik perlistrikan dan kontrol dibidang industri penunjangnya,
penggambaran instalasi listrik baik secara manual maupun dengan bantuan komputer
berdasarkan standart yang berlaku.
b. Lulusan akan mampu melaksanakan pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan sistem
kelistrikan
c. Mampu bertindak sebagai wira-usahawan.

4.3. Program Studi D3 Teknik Bangunan Kapal (TBK)


Tujuan :
Sebagai pusat pengalihan dan penerapan dalam bidang teknologi produksi dan produksi
dibidang pembangunan kapal dan industri penunjangnya.
Sasaran :
a. Mampu mengerjakan proses produksi dan reparasi
b. Mampu mengerjakan proses quality control
c. Mampu bertindak sebagai wirausahawan.

Panduan _OJT POLTERA 1/1 6


Pedoman Pelaksanaan On the Job Training (OJT) 2015
Politeknik Negeri Madura

V. KOMPETENSI AWAL / MULA MAHASISWA PESERTA OJT


Mahasiswa peserta OJT telah dibekali dengan teori dan ketrampilan sesuai dengan
program studi masing-masing dengan rincian sebagai berikut :

5.1. Kompetensi Program Studi D3 Teknik Mesin Alat Berat:


a. Mampu membuat rancang bangun instalasi permesinan pada alat berat
b. Mampu melakukan pemeliharaan dan perbaikan mesin
c. Mampu melakukan pekerjaan inspeksi sesuai bidang keahlian
d. Mampu bertindak sebagai wirausahawan
e. Memiliki ketrampilan manajerial dibidang supervisi

5.2. Kompetensi Program Studi D3 Teknik Listrik Industri :


a. Mampu merencanakan, memasang dan memperbaiki sistem kelistrikan dan sistem
proteksi dibidang industri penunjangnya sesuai standar keselamatan yang berlaku.
b. Mampu mengidentifikasi, memasang dan memperbaiki peralatan pengukuran dan
pengendalian untuk keperluan sistem kontrol dibidang maritim dan industri
penunjangnya sesuai standar keselamatan yang berlaku
c. Mampu melakukan pekerjaan inspeksi sesuai bidang keahlian
d. Mampu bertindak sebagai wirausahawan
e. Memiliki ketrampilan manajerial dibidang supervisi

5.3. Kompetensi Program Studi D3 Teknik Bangunan Kapal:


a. Mampu melaksanakan proses fabrikasi, assembly, erection dan inspeksi pada pada
pembangunan dan reparasi kapal baja maupun non baja
b. Mampu melakukan pekerjaan inspeksi sesuai bidang keahlian
c. Mampu bertindak sebagai wirausahawan
d. Mempunyai kemampuan manajerial dibidang teknologi produksi

Panduan _OJT POLTERA 1/1 7


Pedoman Pelaksanaan On the Job Training (OJT) 2015
Politeknik Negeri Madura
VI. TAHAPAN DAN PROSEDUR PELAKSANAAN ON THE JOB TRAINING

6.1. Diagram Alir Pelaksanaan On the Job Training Politeknik Negeri Madura

Pelaksana OJT Sekretariat Jurusan Koordinator On the Sekretariat Direksi Industri Tempat
(Mahasiswa POLTERA) / Program Studi Job Training On the Job Training

Mulai

Surat diterima
 Pencetakan BPPOJT
pihak Industri
Persiapan:  Pengarahan OJT Pendataan
 mengikuti pengarahan  Publikasi Lokasi Awal
OJT  Pendaftaran dan
 memilih obyek dan lokasi Adm. Perijinan
 membentuk kelompok
 menyusun proposal
Pengarahan OJT Surat Pengantar Proses Adm. di
 mendaftarkan diri
Mhsw. OJT ke Industri Industri

Pengajuan Surat Ijin


Persiapan materi OJT ke Direksi Pemantauan
(Pembekalan dr Persiapan OJT Surat Jawaban
Koord.OJT) dari Industri

Data Pengajuan
OJT ke Adm.
Jurusan/Prodi

Surat Jawaban
diterima Sekr.
Direksi

Pelaksanaa OJT
dan Evaluasi
Surat Siap Pendataan OJT
dikirim/dibawa Akhir
ke Industri
Dalam bulan pertama mhs harus
sudah mengirimkan proposal FP
dan mendapatkan persetuajuan
Pembekalan dan dari Jurusan/Prodi
Pra OJT Mhsw.
Copy Surat
Jawaban untuk Surat Jawaban
diterima Sekr.
Mhsw. ybs. Dokumen
Jurusan Monitoring Laporan OJT
Kunjungan

Surat Pengantar &


Form Evaluasi Dok.Evaluasi OJT
diissi oleh Indiustri

Pra OJT
(Pembekalan),
Pelaksanaan OJT
dan Laporan OJT Dokumen Dokumen
Laporan & Monitoring OJT
Evaluasi OJT

SELESAI OJT
Catatan:
BPOJT: Buku Panduan On the Job
Training

Gambar.1 Bagan Alir Pelaksanaan On the Job Training

Panduan _OJT POLTERA 1/1 8


Pedoman Pelaksanaan On the JOB Training (OJT)
Politeknik Negeri Madura
Tabel 6.1 PEDOMAN PENILAIAN ON THE JOB TRAINING

1. Perilaku Semua perilaku dapat Mudah menyesuaikan Prilaku cukup baik Kadang-kadang Sering menunjukkan Perintah atasan tidak Besar mulut, perilaku
Sopan santun dicontoh diri dan berprilaku baik dan ada kemauan perilakunya perilaku kurang baik, dilaksanakan dengan tidak baik, tidak
Mematuhi perintah untuk menjadi lebih menunjukkan kurang ada kemauan sungguh-sungguh sopan, dan tidak
baik baik, ada kemauan memperbaiki dan perilakunya mengindahkan K3
memperbaiki kurang baik

2. Kerajinan Rajin sekali, Kerajinan baik dan Kerajinan dan minat Pada umumnya minat Pada umumnya minat Ada minat dan rajin Malas dan tidak ada
Kemauan kerja mempunyai minat yang mempunyai minat yang cukup baik. dan kerajinannya dan kerajinannya kalau ada keingginan minat
Mematuhi perintah tinggi terhadap tugas baik pula sedang, tapi ada sedang
kemauan untuk maju

3. Kemauan Belajar Menerima, mengelola, Dapat menerima, Cukup mampu Sedikit lambat dalam Sedikit lambat dalam Lambat menerima dan Tidak dapat
Kemampuan dan menyampaikan mampu mengelola menerima, menerima, mengelola, menerima, mengelola mengelola informasi menerima dan
menerima informasi baik sekali. informasi, dan menyampaikan
mengelola, dan dan mampu informasi dan baru serta baru mengerti informasi
Kemampuan dengan baik menyampaikan menyampaikan mengerti setelah setelah berkali-kali
berfikir informasi. informasi. dijelaskan dua kali, dijelaskan
Kreatifitas tapi penyampaiannya
terdapat distrorsi.
4. Tanggung jawab Sangat bertanggung Bertanggung jawab denganBertanggung jawab Bertanggung jawab Dapat bertanggung Pertanggung jawabannya Tidak bertanggung
jawab dalam baik atas kemauan sendiri atas kemauan tanpa diberi tahu jawab, tetapi perlu hanya dilaksanakan jawab sama sekali
melaksanakan tugasnya sendiri diberi tahu sebagian dan sembarangan
dan dapat dijadikan (lalai)

5. Hasil Kerja Bekerja tanpa asa Bekerja dengan jarang Kadang-kadang Masih banyak Membuat banyak Masih banyak membuat Tidak ada ketepatan
Ketrampilan kesalahan, teliti dan membuat kesalahan, membuat kesalalhan membuat kesalahan, kesalahan dan dapat kesalahan tapi tidak kerja ceroboh dan
Kebersihan tepat bersih dan dapat dalam pekerjaan, tetapi ada kemauan dipertanggung dapat mempertanggung kotor
Ketelitian dipertanggung jawabkan tetapi masih dapat untuk memperbaiki jawbakan jawbakannya
dipertanggung
jawabkan

6. Ketepatan Waktu Penyelesaian tugas Penyelesaian tugas leblih Penyelesaian tugas Sebagian besar Penyelesaian tugas Lambat dalam Lamban sekali
Kerja lebih cepat dari waktu cepat dari waktu yang tepat waktu penyelesaian tugas masih perlu penyelesaian tugas dalam peyelesaian
yang ditentukan dan ada ditentukan tepat waktu penambahan waktu tugas
nilai tambahnya

7. Buku Laporan Isi buku laporan tidak isi buku laporan rajin Isi buku laporan Pada umumnya baik, Kurang bersih dan Jarang membuat Tidak membuat
pernah ada hal-hal yang dan bersih cukup bersih dan tetapi masih perlu rajin, kurang ada laporan. laporan
negatif, rajin dan bersih rajin tetapi masih diadakan pembetulan kemamuan untuk
perlu diperbaiki

Nilai Angka (Huruf) 81-100 (A) 71-80 (AB) 67-70 (B) 61-66 (BC) 56-60 (C) 41-55(D) 0-40 (E)

Panduan _OJT POLTERA 1/1 9


Pedoman Pelaksanaan On the JOB Training (OJT)
Politeknik Negeri Madura
Tabel 6.2 DAFTAR NILAI ON THE JOB TRAINING MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI MADURA

DI PT : ………………………………………………………………………………….

KEMAUAN TANGGUNG KETEPATAN BUKU NILAI


No. NAMA NRP PERILAKU KERAJINAN HASIL KERJA
BELAJAR JAWAB WAKTU LAPORAN RATA2
. Sopan santun . Kemajuan . Kemampuan . Ketrampilan
. Mematuhi Kerja Menerima . Kebersihan
perintah . Mematuhi . Kemampuan . Ketelitian
perintah berfikir
. Kreatifitas
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Keterangan :
Istimewa : 81 - 100
Baik Sekali : 71 - 80 Mengetahui Surabaya,
Baik : 66 - 70 Human Resources Development Pembimbing
Cukup Baik : 61 - 65
Cukup : 56 - 60
Kurang : 41 - 55
Kurang Sekali : 0 - 40
(………………………………………) (………………………………………………)

Panduan _OJT POLTERA 1/1 10


Pedoman Pelaksanaan On the JOB Training (OJT)
Politeknik Negeri Madura

Tabel 6.3 Jadwal Pelaksanaan On the Job Training

No. Kegiatan Pelaksanaan Minggu ke


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Observasi pada Industri
lokasi OJT, mencakup:
 Sistem Organisasi
 Sistem Produksi
 Sistem Energi (suplai-
demand)
2  Penggalian ide &
diskusi obyek dan
fokus OJT
 Penyusunan laporan
awal
3  Pengamatan dan
pencermatan pada
obyek dan fokus OJT
 Pendataan dan
dokumentasi
 Penyusunan laporan
teknis
4  Kompilasi data
 Pengkajian hasil
pengamatan
5  Penyusunan laporan
akhir
6  Penyelesaian laporan
 Pengesahan dan
Penyerahan

Panduan _OJT POLTERA 1/1 11


Pedoman Pelaksanaan On the JOB Training (OJT)
Politeknik Negeri Madura

VI. FORMAT LAPORAN ON THE JOB TRAINING

Agar ada keseragaman dalam penyusunan laporan On the Job Training perlu dibuat
standarisasi format laporan On the Job Training POLTERA.

Laporan diketik dengan komputer menggunakan huruf Times New Roman (font 12) pada
kertas ukuran A4 (70 gram) dengan jarak 1,5 spasi. Margin kiri 3,5 cm, kanan, atas dan bawah
masing-masing 3 cm. Laporan dijilid dengan menggunakan soft cover (langsung) menggunakan
kertas bufalo dengan warna sesuai dengan warna Jurusan / Program Studi (minimal 2 rangkap, 1
untuk Perusahaan dan yang 1 untuk POLTERA).

No Program Studi Warna Sampul


1 Jurusan Teknik Bangunan Kapa ( TBK ) Biru
2 Jurusan Teknik Mesin Alat Berat ( TMAB) Merah
3 Jurusan Teknik Listrik Industri ( TLI ) Kuning

Format laporan On the Job Training tersebut mengacu pada urutan - urutan sebagai berikut:

Cover
Halaman Depan
Halaman Pengesahan Dosen Pembimbing dari Industri
Halaman Pengesahan Koordinator OJT dan Ketua Jurusan/Ketua Program Studi
Surat Keterangan dari Industri/Perusahaan
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Gambar
Daftar Tabel Daftar
Lampiran

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang On the Job Training
1.2 Tujuan On the Job Training
1.3 Permasalahan Khusus yang Dibahas
1.4 Batasan Permasalahan yang Diambil

BAB II DATA UMUM PERUSAHAAN


2.1 Profil Perusahaan
2.2 Produk dan Pemasaran
2.3 Visi dan Misi Perusahaan
2.4 Kebijakan Perusahaan tentang Safety dan Lingkungan

BAB III TEORI DASAR


BAB IV PEMBAHASAN MASALAH
Tergantung masalah dan batasan masalah yang mereka ambil di Bab 1
Laporan Kegiatan Mingguan
Laporan Detail Kegiatan Mingguan

BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran

Panduan _OJT POLTERA 1/1 12


Pedoman Pelaksanaan On the JOB Training (OJT)
Politeknik Negeri Madura

VII. PENYERAHAN LAPORAN ON THE JOB TRAINING


Setelah melaksanakan On the Job Training, mahasiswa diharuskan menyerahkan Laporan On
the Job Training kepada Jurusan/Program Studi. Waktu yang diberikan untuk membuat laporan
adalah dua Minggu setelah selesai melaksanakan On the Job Training.
Sebelum dijilid, mahasiswa harus terlebih dahulu merevisi laporannya (jika terdapat revisi
dari pembimbing). Untuk setiap kelompok yang On the Job Training pada indsutri/perusahaan
dibuat dalam 1 buku, kecuali ada permintaan dari indsutri/perusahaan.
Sebelum menyerahkan Laporan, pastikan bahwa Laporan telah mendapat pengesahan dari
Industri/Perusahaan dan dari POLTERA (Koordinator OJT dan Ketua Jurusan/Ketua Program
Studi. Dalam hal pengesahan oleh pihak POLTERA, mahasiswa diharuskan sudah mendapat nilai
evaluasi dari industri/perusahaan. Hasil evaluasi (nilai) pelaksanaan OJT yang dilakukan oleh
Pihak Industri dapat dikirimkan melalui pos atau dibawa oleh Mahasiswa/Pelaksana OJT (dalam
amplop tertutup).

VII. TEMPLATE FORMAT LAPORAN


Bahwa semua yang tertera dalam panduan ini telah dibuat dalam bentuk template.
Diharapkan mahasiswa dalam membuat laporan mengikuti template yang ada dengan tidak
mengubah bentuk dan format agar ada keseragaman.

 Template Cover / Halaman Depan


 Template Lembar Pengesahan
 Template Laporan Kegiatan Mingguan
 Template Laporan Detail Kegiatan Mingguan

Panduan _OJT POLTERA 1/1 13


Pedoman Pelaksanaan On the JOB Training (OJT)
Politeknik Negeri Madura

PANDUAN PENYUSUNAN
LAPORAN MINGGUAN

POLITENIK NEGERI MADURA

Panduan _OJT POLTERA 1/1 14


Pedoman Pelaksanaan On the JOB Training (OJT)
Politeknik Negeri Madura

Lampiran 3

LAPORAN KEGIATAN MINGGUAN


Nama : ………………………………………………………..
NRP : ………………………………………………………..
Jurusan : ………………………………………………………..
Minggu ke ........tanggal ,........./.................200.....sampai dengan : .........../............./200.......

Hari Ikhtisar Kegiatan Tempat Paraf


Pembimbing

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jum’at

Sabtu

Catatan, Keterangan, Saran-saran dll

Pembimbing

Tanggal Tanda Tangan Ybs Tanggal Tanda tangan Pembimbing

Panduan _OJT POLTERA 1/1 15


Pedoman Pelaksanaan On the JOB Training (OJT)
Politeknik Negeri Madura

Lampiran 4
DETAIL LAPORAN KEGIATAN MINGGUAN

Panduan _OJT POLTERA 1/1 16