Anda di halaman 1dari 12

PENGERTIAN, HAKIKAT DAN

KONSEP KEWIRAUSAHAN
Disiplin Ilmu dan Objek Kewirausahan

Soeharto Prawirokusumo, pendidikan kewirausahaan telah diajarkan sebagai suatu


disiplin ilmu tersendiri yang independen, karena :
1. Kewirausahaan berisi bidang pengetahuan yang utuh dan nyata, yaitu terdapat
teori, konsep, dan metode ilmiah yang lengkap.
2. Kewirausahaan memiliki 2 konsep, yaitu posisi permulaan dan perkembangan
usaha, yang jelas tidak masuk dalam kerangka pendidikan manajemen umum yang
memisahkan antara manajemen dan kepemilikan usaha.
3. Kewirausahaan merupakan disiplin ilmu yang memiliki objek tersendiri, yaitu
kemampuan menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.
4. Kewirausahaan merupakan alat untuk menciptakan pemerataan usaha dan
pendapatan, atau kesejahteraan rakyat yang adil dan makmur.
Hakikat dan Konsep Dasar Kewirusahaan

Kewirausahaan muncul pertama kali pada abad 18


dengan diketemukanya teknologi terapan. Tujuan
utama mereka adalah pertumbuhan dan perluasan
organisasi melalui inovasi dan kreativitas.

Secara sederhana arti wirausahawan


(entrepreneur) adalah orang yang berjiwa
berani mengambil resiko untuk membuka
usaha dalam berbagai kesempatan Berjiwa
berani mengambil resiko artinya bermental
mandiri dan berani memulai usaha, tanpa
diliputi rasa takut atau cemas sekalipun
dalam kondisi tidak pasti. (Kasmir, 2007 : 18).
Pengertian Kewirausahaan Menurut Para ahli

Richard Cantillon (1775) kewirausahaan didifinisikan sebagai bekerja


sendiri (self-employment). Jadi definisi ini lebih menekankan pada
bagaimana seseorang menghadapi risiko atau ketidakpastian.
Peter Drucker
kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang
baru dan berbeda
Penrose (1963) kegiatan kewirausahaan mencakup indentfikasi
peluang-peluang di dalam sistem ekonomi
Raymond Kao: entrepreneurship (kewirausahaan)adalah
suatu proses melakukan sesuatu yang baru dan berbeda dengan tujuan
menciptakan kemakmuran bagi individu dan memberi nilai tambah pada
masyarakat.

Rhenald Kasali Entrepreneur adalah seseorang yang menyukai


,

perubahan,melakukan temuan-temuan yang membedakan dirinya dengan


orang lain, menciptakan nilai tambah, memberikan manfaat bagi dirinya
dan orang lain, karyanya dibangun berkelanjutan (bukan ledakan sesaat)
dan dilembagakan agar kelak dapat bekerja efektif di tangan orang lain.
Entrepreneurship center at miami university of ohio
“Kewirausahan sebagai proses mengidentifikasi, mengembangkan dan
membawa visi dalam kehidupan”. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang,
cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut
adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau
ketidakpastian.
KEUNTUNGAN DAN KELEMAHAN BERWIRAUSAHA

KEUNTUNGAN KELEMAHAN

Peluang untuk mencapai ●
Pendapatan tdk pasti & risk
tujuan yang dikehendaki

Bekerja keras & wkt/jam kerja

Peluang untuk panjang
mendemonstrasikan
potensi seseorang secara ●
Kualitas hidup msh rendah s/d
penuh usahanya berhasil---sbb hrs
berhemat

Peluang untuk memperoleh
manfaat & keuntungan. ●
Tanggung jawab sangat besar,
Secara. Maksimal banyak keputusan yang

Peluang untuk membantu harus dibuat walau
masyarakat dengan usaha kurangmenguasai persoalan
konkrit
MANFAAT WIRAUSAHA INDIVIDU VS NEGARA

INDIVIDU NEGARA
● Menciptakan lapangan kerja

Menambah daya tampung ●

tenaga kerja ● Mengurangi pengangguran




Generator pembangunan Meningkatkan pendapatan

masyarakat

Menjadi contoh kpd anggota ●
masyarakat lain ●Mengkombinasikan faktor–faktor

Menghormati hukum dan produksi (alam, tenaga kerja,
per uu modal dan keahlian)


Mendidik karyawan untuk ●Meningkatkan produktivitas
Mandiri nasional

Menjadi contoh bagaimana
bekerja keras
WIRASWASTA vs WIRAUSAHA
Perbedaannya adalah pada penekanan pada kemandirian (swasta) pada

wiraswasta dan pada usaha (bisnis) pada wirausaha. Istilah wirausaha


penekanannya pada segi bisnisnya. Walaupun demikian mengingat tantangan
yang dihadapi oleh generasi muda pada saat ini banyak pada bidang lapangan
kerja, maka pendidikan wiraswasta mengarah untuk survival dan kemandirian
seharusnya lebih ditonjolkan.


Pendidikan wiraswasta bagi individu adalah utk mencapai sosok atau individu
yang lebih memiliki kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasarn advirsity
(AQ) yang berperan untuk hidup (menghadapi tantangan hidup). Sebaliknya
jika arah dan tujuan pendidikan adalah untuk menghasilkan sosok individu
yang lebih lihai dalam bisnis atau uang, atau agar lebih memiliki kecerdasan
finansial (FQ) maka yang lebih tepat adalah pendidikan wirausaha. Persepsi
wirausaha kini mencakup baik aspek finansial maupun personal, sosial, dan
profesional (Soesarsono, 2002 : 48)
Proses Kewirausahaan

Tahap memulai,
- membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau
melakukan franchising. Juga memilih jenis usaha
yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian,
industri / manufaktur / produksi atau jasa.

Tahap melaksanakan usaha
- mengelola berbagai aspek yang terkait dengan
usahanya, mencakup aspek-aspek : pembiayaan,
SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan
yang meliputi bagaimana mengambil resiko dan
mengambil keputusan, pemasaran, dan
melakukan evaluasi.

Mempertahankan usaha,
- melakukan analisis perkembangan yang
dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan
kondisi yang dihadapi

Mengembangkan usaha,
-perluasan usaha menjadi salah satu pilihan
yang mungkin diambil.
10 kompetensi yang harus dimiliki Wirausahawan
–knowing your business,
–knowing the basic business management,
–having the proper attitude,
–having adequate capital,
–managing finances effectively,
–managing time efficiently,
–managing people, .
–statisfying customer by providing high quality product,
–knowing How to Compete
–copying with regulation and paper work.
Jenis Kewirausahaan (Williamson,1961)

Innovating Entrepreneurship (Inovasi Agresif)


Imitative entrepreneurship (Meniru Inovasi)


Fabian entrepreneurship (Skeptikal terhadap


sesuatu yang baru)


Drone entrepreneurship (Malas)

Selesai