Anda di halaman 1dari 3

PEMERIKSAAN FIKSASI BAKTERI TAHAN

ASAM (BTA)

No. Dokumen : .SOP/CII/429.114.35/2017


No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman : 1/3 Halaman

UPTD
PUSKESMAS drg INDAH .DE.,M.Kes
NIP. 197305042003122003
KARANGSARI
1. Pengertian Pemeriksaan mikroskopis Tuberculosis adalah pemeriksaan yang digunakan
untuk mengidentifikasi bakteri tahan asam dengan cara pengecatan ZN dan
dilihat secara mikroskopis
2. Tujuan Sebagai bahan acuan menerapkan langkah-langkah melakukan
Pemeriksaan mikroskopis Tuberculosis
3. Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Karangsari Nomor: /188.4/
/429.114.35/2017 Tentang Jenis-Jenis Pemeriksaan Laboratorium Di
Puskesmas Karangsari
4. Referensi Pemeriksaan mikroskopis tuberkulosis: panduan bagi petugas labortorium.
Jakarta : Departemen Kesehatan RI, 2007
5. Alat dan 1. Objek glass baru dan bersih
bahan 2. Aplikator dari bambu/ lidi lancip
3. Aplikator bambu/lidi tidak rata
4. Lampu spiritus/bunsen
5. Wadah pembuangan berisi disinfektan
6. Rak sediaan
7. Korek api
8. Masker
9. Handscoon
10. Box slide

6. Prosedur Sebelum melakukan kegiatan petugas memakai jas, lab, masker dan
hanscoon juga menyiapkan bahan dan peralatan.
A. Cara pembuatan sediaan apus
1. Petugas menerima sediaan fiksasi
2. Petugas menulis identitas pasien pada ujung kaca dengan spidol dengan
kode sesuai dengan form TB 06
3. Petugas memilih dan mengambil bagian dari dahak yang purulen
mengunakan aplikator dari bambu yang tidak rata, buang aplikator di
botol berisi desenfektan
4. Petugas meratakan sediaan dengan membuat spiral-spiral kesil sewaktu
apusan setengah kering dengan mengunakan lidi lancip, buat area baca
dengan bentuk lonjong dengan ukuran 2x3cm, biarkan kering, buang
aplikator dibotol berisi desenfektan.
5. Setelah kering petugas melakukan fiksasi dengan pemanasan, dengan
melewatkan sediaan 3x melalui api dari lampu spiritus dan pastikan
sediaan menghadap keatas.
6. Bila sediaan sudah kering dimasukkan ke Box slide dan dikirim ke PRM.
7. Bagan Alir
Petugas meratakan sediaan
Petugas menerima dengan membuat spiral-spiral
sediaan fiksasi kesil sewaktu apusan setengah
kering dengan mengunakan lidi
lancip, buat area baca dengan
bentuk lonjong dengan ukuran
Petugas menulis identitas 2x3cm, biarkan kering, buang
pasien pada ujung kaca aplikator dibotol berisi
desenfektan
dengan spidol dengan kode
sesuai dengan form TB 06

Setelah kering petugas


melakukan fiksasi dengan
Petugas memilih dan mengambil
pemanasan, dengan melewatkan
bagian dari dahak yang purulen
sediaan 3x melalui api dari
mengunakan aplikator dari
lampu spiritus dan pastikan
bambu yang tidak rata, buang
sediaan menghadap keatas
aplikator di botol berisi
desenfektan

Bila sediaan sudah


kering dimasukkan ke
Box slide dan dikirim ke
PRM.

8. Hal-hal 1. Jangan membuat spiral-spiral pada sediaan kering karena akan


yang perlu terkelupas dan menjadi aerosol yang berbahaya
diperhatikan 2. Pemanasan yang berlebihan akan merusak hasil
3. Sediaan tidak boleh terlalu tipis, terlalu tebal, terlalu kecil,atau terlalu
besar karena mempengaruhi hasil
9. Unit terkait 1. Pelayanan Umum
2. Pelayanan KIA
3. Pelayanan Gigi

SOP PEMERIKSAAN FIKSASI BAKTERI TAHAN ASAM (BTA) / 2


10. Dokumen 1. Blangko permintaan pemeriksaan laboratorium
terkait 2. Blangko hasil pemeriksaan laboratorium
3. Buku register pemeriksaan laboratorium

11. Rekaman No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai diberlakukan


historis
perubahan

SOP PEMERIKSAAN FIKSASI BAKTERI TAHAN ASAM (BTA) / 3