Anda di halaman 1dari 2

Pengaruh Coklat Monggo ke Perekonomian Indonesia

Coklat Monggo merupakan salah satu pioneer cokelat home made di Indonesia. Kehadiran
perusahaan ini pun menjadi pemicu bagi perkembangan perusahaan pembuat coklat lokal
lainnya untuk terus melebarkan sayapnya. Dengan banyaknya perkembangan bisnis dalam
bidang ini, tak dapat dipungkiri jika bisnis ini menjadi salah satu pemberi keuntungan
ekonomis bagi masyarakat. Bisnis ini pun dapat memberikan pengaruh terhadap perekonomian
masyarakat lokal yang dimana dalam konteks ini adalah masyarakat Yogyakarta dan juga
perekonomian Indonesia. Berikut merupakan pengaruh bisnis coklat lokal terhadap
perekonomian.

1. Peningkatan pendapatan lokal


Dengan hadirnya Coklat Monggo, perusahaan lain pun juga menjadi terpacu untuk
melakukan hal serupa, yakni mengembangkan usaha coklat lokal. Hal ini pun berdampak
pada peningkatan pendapatan lokal karena dengan banyaknya usaha lokal yang berdiri tentu
produk-produk lokal dapat menjadi lebih ter-expose dan juga profit pendapatan daerah akan
meningkat.
2. Menambah lapangan pekerjaan
Dengan semakin banyaknya usaha lokal yang didirikan di Yogyakarta, tentu kebutuhan akan
sumber daya manusia untuk menggerakan usaha ini pun akan semakin meningkat. Hal ini
tentu akan sangat berdampak positif bagi masyarakat lokal yang belum memiliki pekerjaan
tetap. Dengan begitu, tingkat pengangguran di Yogyakarta pun dapat diminimalisir.
3. Peningkatan pendapatan dalam sektor pariwisata
Salah satu keunggulan dari Coklat Monggo adalah selain ia menawarkan berbagai varian
coklat, ia juga memberikan penawaran menarik lainnya seperti Museum Tour, Factory
Tour, dan juga Chocolate Experience. Pada penawaran-penawaran ini pengunjung yang
datang ke pabrik utama Coklat Monggo memiliki kesempatan untuk dapat melihat secara
langsung bagaimana proses pembuatan coklat, disamping itu pengunjung juga
berkesempatan untuk mencoba langsung bagaimana rasanya membuat coklat dengan tangan
sendiri. Untuk kegiatan ini, pengunjung hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 20.000,- dan
ada harga promo untuk rombongan. Penawaran ini pun akan sangat menarik bagi wisatawan
dan tentunya akan berpengaruh pada pendapatan lokal Yogyakarta dan secara tidak
langsung juga akan menyebabkan adanya peningkatan pada pendapatan nasional.
4. Membuka peluang munculnya kerjasama internasional sehingga meningkatkan pendapatan
ekspor
Kehadiran Coklat Monggo tidak hanya menarik perhatian di Indonesia tetapi juga di dunia
internasional. Banyak negara yang telah menawarkan Coklat Monggo untuk bekerja sama
seperti Swedia, Amerika Serikat, Belanda, Jerman, dan Greenland. Penawaran kerja sama
ini pun tentu akan mempengaruhi tingkat pendapatan nasional dari hasil ekspor.

Sumber :
Hidam R., 2011, Coklat 'Monggo', Rasanya Semanis Untungnya,
https://googleweblight.com/i?u=https://finance.detik.com/solusiukm/d-1788444/coklat-
monggo-rasanya-semanis-untungnya&hl=id-ID&geid=1033 (diakses pada 15 Mei 2018)