Anda di halaman 1dari 2

Name : Nurmila Hikmah

Student Id : 150101121

Jurnal Title : Differentiating between dengue fever and malaria using


hematological parameters in endemic areas of Thailand
Research/Author : Manas Kotepui, Bhukdee PhunPhuech, Nuoil Phiwklam and

Kwuntida Uthaisar

1. What does the journal mainly discuss about?


Answer:
Yang terutama di bahas pada jurnal ini adalah bagaimana cara membedakan demam
berdarah dengan malaria yang menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di
negara-negara tropis seperti Thailand. Penelitian ini dilakukan di Phop Phra Hospital,
sebuah rumah sakit yang terletak di daerah perbatasan Thailand-Burma, daerah
endemik malaria, antara 2013 dan 2015. Dilakukan dengan melihat data tentang 336
pasien yang terinfeksi malaria, dibandingkan dengan data pada 347 pasien yang
terinfeksi demam berdarah.

2. What is the research problem?


Answer:
Masalah dari penilitian ini adalah bagaimana cara membedakan demam berdarah dan
malaria yang mana pada umumnya memliki tanda gejala klinik dan hasil laboratorium
yang serupa. Peneliti melakukan penelitian untuk melihat beberapa perbedaan dengan
cara melihat beberapa aspek seperti : Demographic data of the study population,
Microbiological results, Hematological values of the study population, Diagnostic
values of hematological parameters, Regression analysis of parameters and
dengue/malaria Infection, The decision tree model.

3. What is the purpose of journal?


Answer:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gejala klinis dan
laboratorium yang dapat membedakan antara pasien yang terinfeksi demam berdarah
dan mereka yang terinfeksi malaria, serta untuk menambah pengetahuan tentang
pemeriksaan diagnostik yang digunakan untuk membedakan demam berdarah dan
malaria, yang keduanya tanda dan gejala yang di alami pasien hampir sama.

4. What findings that the author obtains?


Answer:
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa tindakan klinis dan laboratorium
berpotensi membedakan antara pasien dengan deman berdarah dan mereka dengan
malaria. hasil laboratorium pada pemeriksaan darah menunjukkan Sel darah putih,
neutrofil, monosit, eosinofil, rasio neutrofil-limfosit, dan rasio monosit-limfosit secara
signifikan hasilnya demam berdarah lebih rendah dibandingkan dengan pasien dengan
malaria. Sebaliknya, sel darah merah, hemoglobin, hematokrit, volume corpuscular
rata-rata, hemoglobin corpuscular rata-rata, dan konsentrasi hemoglobin corpuscular
dengan hasil lebih tinggi pada pasien dengan demam berdarah dibandingkan dengan
pasien dengan malaria. Model pohon keputusan mengungkapkan bahwa
menggunakan neutrofil, limfosit, MCHC, dan jenis kelamin dipandu untuk
membedakan antara infeksi dengue dan malaria.

5. Why the journal is important for society?


Answer:
Penelitian ini sangat penting khususnya bagi tim medis seperti dokter, perawat, tim
laboratorium untuk dan tim medis lainnya untuk dapat membantu membedakan antara
demam berdarah dan malaria yang memiliki gejala klinis dan hasil laboratorium yang
hampir sama. Peniliti ini berharap penelitiannya dapat menjadi deteksi dini dan acuan
dokter untuk menegakkan diagnosa serta memberikan perawatan yang tepat.