Anda di halaman 1dari 4

“PUZZLE TELUR PINTAR”

Dosen Pembimbing :

Iin Aini Isnawati S.Kep.,Ns.,M.Kes

Kelompok 6 :

1. Risqi Laili Rahmawati


2. Rista Septia Wati Ningsih
3. Sandi Dwi Faridatul Usman
4. Silviyatur Rosida
5. Siti Ismaul
6. Siti Maysaroh
7. Siti Syarifah Nurlaili

PROGRAM STUDI PROFESI NERS

STIKES HAFSHAWATY PESANTREN

ZAINUL HASAN PROBOLINGGO

2018
PROPOSAL

TERAPI BERMAIN PADA ANAK TK ZAINUL HASAN GENGGONG

PROBOLINGGO

1. PENDAHULUAN

Terapi bermain memungkinkan anak untuk mengekspresikan perasaan dan

perhatiannya melalui aktivitas bermain. Premis dari terapi bermain ini adalah bahwa

seseorang dapat berkomunikasi dengan lebih baik melalui permainan daripada

kemampuan verbal mereka. Penting untuk mengenali bahwa anak memperlihatkan

perjuangan internal mereka untuk mengatasi distress mereka. Dengan terapi ini

perawat dapat mengenali emosional seseorang, Membuat hipotesa diagnostik, dan

menegakkan intervensi terapeutik. Pada tahun 1947 dr virginia axline menyusun

pedoman mengenai prinsip terapi bermain. Ia menganjurkan agar mengembangkan

hubungan yang hangat dengan setiap anak dan mengikuti kemauannya selama

bermain. Dan agar terapi ini berhasil yang harus dilakukan adalah memberikan atau

menciptakan perasaan Rasa percaya terhadap anak yaitu rasa percaya seseorang

memiliki kemampuan dan dapat melakukan dan Terapi bermain berguna untuk anak

dengan ketakutan, rasa cemas, terganggu dan serta yang mengalami suatu perubahan

lingkungan yang dapat menimbulkan stress pada si seseorang (copel,carman,2007

dalam Suryantini, 2015).

Terapi bermain merupakan suatu aktivitas dimana anak dapat melakukan atau

mempraktikkan Keterampilan, memberikan ekspresi terhadap pemikiran, menjadi

kreatif mempersiapkan diri untuk berperan dan berperilaku dewasa. Sebagai suatu

aktivitas yang memberikan stimulasi dalam kemampuan keterampilan, kognitif, dan

afektif maka sepatutnya diperlukan bimbingan diperlukan suatu bimbingan, mengingat


bermain pada anak merupakan suatu kebutuhan bagi dirinya sebagaimana kebutuhan

lainnnya seperti kebutuhan makan, kebutuhan rasa aman, kebutuhan kasih sayang,

dan lain-lain. Sebagai kebutuhan sebaiknya juga perlu diperhatikan secara cermat

bukan hanya dijadikan mengisi kesibukan diwaktu luang. Bagi keluarga bermain pada

anak harus selalu diperhatikan sebagaimana memperhatikan terhadap pemenuhan

kebutuhan lainnya. Dengan bermain anak selalu mengenal dunia, mampu

mengembangkan kematangan fisik, emosional dan mental sehingga akan membuat

seseorang menjadi cerdas dan kreatif serta inovatif (Alimul aziz,2012 dalam

Suryantini, 2015).

II. TUJUAN

1. Dapat meningkatkan fungsi kognitif anak

2. Melatih keseimbangan pada anak

3. Anak dapat bersosialisasi antar teman

Anak bermain pada dasarnya agar memperoleh kesenangan, sehingga Anak tidak

merasa jenuh. Bermain tidak sekedar mengisi waktu luang, tetapi merupakan

kebutuhan anak seperti halnya cinta kasih. Bermain adalah unsure yang penting untuk

perkembangan fisik, mental, emosional, intelektual, kreatifitas, dan social (Doni,

Setiawan.H.P,dkk., 2014 dalam Suryantini, 2015).

III. Tema Kegiatan

Tema kegiatan ini adalah “Puzzle Telur Pintar”

IV. Sasaran dan Kegiatan Umum

1. Sasaran kegiatan

Sasaran kegiatan ini adalah:

Siswa siswi sekolah TK Zainul Hasan Genggong Probolinggo

2. Kegiatan umum

Tekhnik bermain “puzzle telur pintar”


Alat yang digunakan:

- Puzzle telur yang terbuat dari kertas berisi angka-angka

- Botol bekas

- Bata

Cara bermain:

- Siswa-siswi kelas berjumlah 10 orang dibagi dalam 2 kelompok

- Mahasiswa menyusun botol, bata, dan puzzle telur di halaman sekolah

- Siswa-siswi TK diminta untuk melewati jalur yang sebelumnya dibuat oleh

mahasiswa secara bergiliran dan diminta mencocokkan puzzle kertas

- Setelah mencocokkan puzzle, siswa-siswi TK kembali ke posisi semula

sesuai jalur yang dibuat.

V. Waktu dan tempat pelaksanaan

Kegiatan ini dilaksanakan pada:

Hari : Rabu

Tanggal : 26 September 2018

Jam : 09.00-10.00

Tempat : halaman sekolah TK Zainul Hasan

VI. Penutup

Demikian proposal ini kami susun sebagai kerangka kerja dan bertindak guna

mendukung suksesnya kegiatan terapi bermain pada anak TK Zainul Hasan. Segala

bentuk bantuan dan partisipasi dari berbagai pihak bukan sebatas penantian dan

pengharapan saja, tetapi dimaksudkan supaya dapat mewujudkan secara nyata dan

konsisten. Semoga Tuhan yang Maha Kuasa memberikan kemudahan dan kelancaran

atas terselenggaranya kegiatan ini. Aamiin