Anda di halaman 1dari 2

Nama: Gensen Brianda Rusoneri

NIM : 171910201075

Organisasi dan Arsitektur Komputer


Komputer merupakan sebuah alat yang terdiri dari Hardware dan Software yang berfungsi
untuk menghitung angka yang kompleks. Komputer sendiri pada awalnya tidak sekecil
komputer jaman sekarang, satu komputer generasi pertama ukurannya bahkan dapat
memenuhi satu ruangan dan untuk meghidupkannya membutuhkan daya sebesar 140 Kw.
Organisasi Komputer merupakan salah satu bagian yang erat hubungannya dengan bagian
operasional komputer yang cenderung kepada sesuatu yang berbentuk fisik, contohnya
seperti hardware. Sedangkan arsitektur komputer merupakan salah satu komponen komputer
yang lebih cenderung kedalam sistem operasional.
Setiap organisasi komputer memiliki satu arsitetur komputer dan kinerja mereka tidak dapat
digantikan bagian lain. Jadi setiap organisasi komputer tidak dapat sembarangan menerima
arsitektur komputer apabila tidak cocok.
Setiap komputer memiliki struktur dan fungsi tersendiri. Disini struktur yang dimaksud
adalah sitem yang berinteraksi dengan cara tertentu dengan dunia luar, sedangkan fungsi
yang dimaksud disini merupakan suatu operasi dari masing – masing komponen yang
merupakan bagian dari struktur.
Pada dasarnya setiap komputer memiliki fungsi dasar yang terdiri dari :
1. Fungsi operasi pemindahan data
Alurnya dari Movement – Control – Movement. Contohnya seperti pada saat kita
mengetikkan sesuatu pada keyboard.

2. Fungsi operasi pengolahan data


Alurnya dari Storage – Control – Processing – Storage. Contohnya seperti pada saat
kita sedang menginstall sesuatu.

3. Fungsi operasi penyimpanan data


Alurnya dari Movement – Control – Storage. Contohnya seperti pada saat kita sedang
mendownload sesuatu.

4. Fungsi Kontrol
Fungsi dari kontrol sendiri merupakan fungsi komputer yang berperan paling penting
untuk mengendalikan fugsi - fungsi komputer yang lainnya. Tanpa fungsi kontrol
sebuah komputer tidak dapat di gunakan.

Selain dari fungsinya komputer sendiri memiliki komponen – komponen yang memiliki tugas
sendiri – sendiri.
Komponen komputer terdiri dari I/O , System bus, Main memory, dan CPU.
 I/O merupakan singkatan dari Input/Output yang bertugas menangani input/Output
pada sebuah komputer. Input merupakan suatu komponen yang menerima perintah
dari pengguna, seperti keyboard, mouse, dll. Sedangkan output merupakan suatu
komponen yang menampilkan hasil dari perintah yang diterima input, seperti monitor,
printer, speaker, dll.
 System bus merupakan salah satu kompnen yang bertugas untuk menghubungkan
komponen satu ke komponen lainnya.
 Main memory merupakan Salah satu komponen yang bertugas dalam menyimpanan
data yang berkaitan dengan CPU atau I/O
 CPU merupakan singkatan dari Central Processing Unit yang bertugas sebagai otak
dari seluruh komponen lainnya.

Komponen CPU (Central Processing Unit) sendiri terdiri dari Register, ALU, Internal bus,
Control unit.
 Register merupakan salah satu komponen dari CPU yang bertugas menyimpan data
dan/atau intruksi yang sedang diproses. Penyimpanan ini hanya sampai pada
komputer dimatikan, setelah komputer mati maka penyimpanan tersebut akan hilang.
 ALU merupakan singkatan dari Arithmetic and Logic Unit yang bertugas melakukan
fungsi processing pada komputer yang berupa penghitungan aritmatika dan logika
yang sesuai intruksi program.
 Internal bus merupakan penghubung yang menghubungkan bagian internal dari CPU
sendiri.
 Control Unit merupakan suatu komponen yang mengatur segala jalannya program.
Sedangkan komponen terdalam dari sebuah komputer adalah komponen Control Unit.
Komponen ini terdiri dari Sequencing logic, Control unit register and decoders, Control
memory.
 Sequencing logic jika di terjemahkan menjadi urutan logis. Jadi, sequencing logic
dapat diartikan sebagai proses pengurutan langkah – langkah kerja komputer secara
logis.
 Control unit register and decoders merupakan tempat meletakkan dan menerjemahkan
intruksi.
 Control memory merupakan tempat yang terdapat program ataupun mikroprogram
yang menggerakkan proses sequencing sampai proses peletakan dan penerjemahan
suatu intruksi.