Anda di halaman 1dari 1

PENCATATAN DAN PELAPORAN SURVEILANS

INFEKSI RUMAH SAKIT

No. Revisi Halaman


RSU SEI DADAP - 1/1
Ditetapkan :
STANDAR Tanggal Terbit Kepala RSU Sei Dadap
PROSEDUR
OPERASIONAL 01 November 2017
(SPO)
dr. Marlinawati

Pencatatan dan pelaporan adalah suatu kegiatan mencatat semua data


PENGERTIAN yang berkaitan dengan infeksi rumah sakit pada saat surveilans pasien di
ruangan, untuk selanjutnya di buat laporan, evaluasi dan tindak lanjut

1. Sebagai dasar analisa, alat informasi dan komunikasi


TUJUAN 2. Sebagai dokumentasi dan evaluasi
3. Sebagai sumber data untuk penelitian lebih lanjut.

1. Pencatatan data infeksi rumah sakit dilakukan oleh IPCLN di ruang


perawatan, meliputi nama pasien, umur, jenis kelamin, nomor rekam
medis, nama ruangan, lokasi infeksi, tanggal infeksi, hasil kultur, dan
pola kerentanan antimikrobial. Data tambahan yang diperlukan
adalah nama dokter dan perawat yang menangani, jenis tindakan
infasif yang dilakukan sebelum terjadi infeksi dan antibiotik yang
diberikan.
2. Data hasil surveilans dikumpulkan ke IPCN setiap bulan paling
lambat pada tanggal 5, dan IPCN mengevaluasi kelengkapan
pengisian data yang dituangkan dalam formulir surveilans.
3. IPCN merekapitulasi kasus infeksi rumah sakit yang terjadi di semua
PROSEDUR
ruangan kemudian mengolah data yang dikumpulkan untuk menjadi
bahan laporan.
4. Selanjutnya didiskusikan laporan kasus infeksi yang telah ditemukan
secara internal untuk dianalisa dan evaluasi.
5. Ketua Tim PPIRS mengirimkan hasil laporan kasus infeksi tersebut
ke Komite PPIRS, kemudian Komite PPIRS membuat saran, dan
rekomendasi ke pimpinan dan Komite Medik dalam bentuk laporan,
tabel, dan narasi setiap bulan.
6. Tim PPIRS mensosialisasikan dan mendistribusikan laporan bulanan
ke seluruh unit perawatan.
7. Setiap tiga bulan sekali laporan infeksi rumah sakit dikirimkan ke
Dinas Kesehatan.
1. Instalasi Rawat Jalan
2. Instalasi Rawat Inap
UNIT TERKAIT 3. Instalasi Kamar Operasi
4. Hemodialisa
5. Instalasi Gawat Darurat