Anda di halaman 1dari 17

Suka-Suka

Gudangnya Informasi Bermutu


 Home

 Edukasi

 Contoh

 Tutorial

 Lirik Lagu

 Kata-kata
Unsur-Unsur Peta dan Penjelasannya
October 12, 2017 by Miqdad Nashr
Selamat datang di portal dunia suka-suka, tempat untuk mencari informasi dan
gudangnya referensi. Setelah sebelumnya kita belajar tentang pengertian peta
dan jenis-jenis nya, kali ini kita akan belajar tentang Unsur-Unsur Peta. Berikut
Pembahasannya
Peta adalah benda yang sangat berguna, kita bisa mendapatkan informasi
tempat dari peta yang kita baca. Namun, peta menjadi tidak berguna apabila
informasi yang disajikan di dalam peta tidak jelas apalagi sampai membuat
bingung para pembacanya.

Peta yang baik harus memberikan informasi yang benar agar si pembaca mudah
untuk membacanya dan tidak tersesat. Maka dari itu, dalam pembuatan sebuah
peta harus meliputi 10 unsur peta. Unsur-unsur tersebut bakal memudahkan
pembaca untuk memahami peta.

Daftar Isi [hide]


 1 Unsur-Unsur Peta
o 1.1 1. Judul Peta
o 1.2 2. Petunjuk Arah
o 1.3 3. Skala Peta
o 1.4 4. Sumber dan Tahun Pembuatan
o 1.5 5. Legenda Peta
o 1.6 6. Garis Astronomis
o 1.7 7. Simbol Peta
o 1.8 8. Warna Peta
o 1.9 9. Lettering
o 1.10 10. Inset
o 1.11 Share this:
o 1.12 Like this:

Unsur-Unsur Peta
1. Judul Peta
Judul peta adalah sebuah identitas dari apa yang ada didalam peta. Biasanya
judul diletak di bagian pojok kanan atas, atau di bagian yang orang mudah untuk
melihatnya. Tanpa adanya judul peta, orang yang membaca bakal kebingungan
isi dari peta yang dimilikinya.

2. Petunjuk Arah
Petunjuk arah merupakan komponen yang sangat penting di dalam peta. Dengan
adanya petunjuk arah mata angin pembaca dapat mengetahui mana arah barat,
timur, selatan, atau utara. Petunjuk arah bisanya disimbolkan dengan mata panah
dan huruf U sebagai petunjuk arah utara.

3. Skala Peta
Skala peta menunjukan perbandingan luas sebenarnya dengan luas yang
digambarkan di peta. Skala peta biasanya dinotasikan dengan 1 : sekian, semakin
besar skalanya maka semakin besar pula wilayah yang digambarkan pada peta.
Skala peta dibagi menjadi dua, yaitu skala garis dan skala angka.

 Skala Garis (Grafis)

Skala garis adalah skala peta yang berbentuk garis dengan ukuran perbandingan
tertentu. Skala garis biasanya diletakkan di atas legenda atau didalam kolom
legenda.

 Skala Angka (Numerik)


Skala angka adalah skala yang berupa angka, biasanya skala angka diletakan di
bagian pojok kanan atas. Contoh dari skala angka :
Peta berskala 1:500.000, artinya 1 cm jarak pada peta sama dengan 500 ribu cm
atau 5 km jarak sebenarnya. Peta berskala 1:100.000, artinya 1 cm pada peta
sama dengan 100.000 cm atau 1 km jarak sebenarnya.

4. Sumber dan Tahun Pembuatan

Sumber peta juga unsur yang tak kalah penting dari unsur-unsur lainnya, dengan
adanya sumber peta itu menunjukan kevalidan dan keakuratan data sebuah peta,
apakah dari sumber yang terpercaya atau tidak.

Sumber peta adalah nama perseorangan atau lembaga yang menerbitkan peta
tersebut, misalnya Bakosurtanal, BPN, dan Jawatan Topografi Angkatan Darat,
sementara tahun pembuatan berkaitan dengan kondisi kesesuaian faktual
keadaan sebenarnya dengan data yang digambarkan pada peta.
5. Legenda Peta

Legenda adalah kumpulan informasi yang ditunjukan pada peta untuk


menjelaskan simbol-simbol tertentu. Dengan adanya legenda pengguna peta
bisa paham simbol yang ada di dalam peta itu bermakna apa. Biasanya legenda
diletakan pada sebuah kotak khusus di samping peta.

6. Garis Astronomis
Garis astronomis adalah garis yang dapat menunjukan letak astronomis suatu
wilayah. Garis astronomis dibagi menjadi dua, yaitu garis lintang dan garis bujur.
Garis lintang adalah garis yang membagi wilayah secara vertikal dan letaknya
sejajar dengan khatulistiwa (LU-LS), sedangkan garis bujur adalah garis yang
membagi wilayah secara horizontal dan letaknya tegak lurus dengan khatulistiwa
(BT – BB).

7. Simbol Peta
Simbol merupakan komponen peta yang cukup vital untuk menyampaikan pesan
seorang kartograf (pembuat peta) kepada para pengguna peta. Simbol terletak
menyebar di dalam sebuah peta. Simbol yang ada di peta dibagi menjadi
beberapa jenis

 Simbol Berdasarkan Bentuknya


1. Simbol Titik
digunakan untuk mewakili sebuah tempat, misalnya simbol kota, kecamatan,
bandara, stasiun, pelabuhan.

2. Simbol Garis

simbol garis, digunakan untuk mewakili kenampakan sungai, jalan, rel, batas
propinsi, batas negara.
3. Simbol Area/Wilayah

simbol wilayah, digunakan untuk menunjukkan kenampakan area (memiliki


volume) seperti rawa, hutan, pesawahan dll.

4. Simbol Aliran

Simbol aliran, digunakan untuk menunjukkan alur atau gerak suatu


barang/komoditas.
 Simbol Berdasarkan Sifatnya
1. Simbol Kuantitas

simbol kuantitas, digunakan untuk menyatakan kenampakan dalam bentuk


jumlah.

2. Simbol Kualitatif
Simbol yang digunakan untuk menunjukan perbedaaan fenomena

8. Warna Peta
Selain dapat menambah daya tarik tampilan sebuah peta, warna ternyata juga
dapat menjadi sebuah simbol khusus yang juga digunakan untuk menyampaikan
sebuah pesan. Warna pada peta umumnya digunakan untuk menunjukan
perbedaan topografi dari sebuah permukaan bumi. Simbol warna pada peta
dibagi menjadi beberapa jenis.

a). Merah dan Hitam

Di dalam sebuah peta, warna merah dan hitam umumnya dipakai sebagai warna
sebuah objek hasil budaya umat manusia. Jalan, batas daerah, ibukota, rel kereta
api, dan lain sebagainya. Selain itu, warna merah dan hitam juga kerap digunakan
untuk menandai apakah sebuah gunung berapi masih aktif atau tidak. Segitiga
merah mewakili gunung aktif, sementara warna segitiga hitam mewakili gunung
yang tidak aktif.

b). Warna Hijau

Warna hijau termasuk warna yang sering digunakan untuk menandai suatu
wilayah. Warna ini dipakai untuk menandai kenampakan vegetasi. Selain itu,
warna hijau juga biasa digunakan untuk menandai dataran rendah dengan
ketinggian

c). Warna Kuning, Oren, dan Coklat

Ketiga warna diatas mewakili dataran tinggi, warna ditentukan berdasarkan


ketinggian tempat

 Warna kuning muda menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara


500 sd 1.000 mdpl.
 Warna kuning cerah menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara
1.000 sd 1.500 mdpl.
 Warna kuning pekat menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara
1.500 sd 2.000 mdpl.
 Warna oren muda menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara
2.000 sd 2.500 mdpl.
 Warna oren tua menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara 2.500
sd 3.000 mdpl.
 Warna coklat muda menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara
3.000 sd 3.500 mdpl.
 Warna coklat tua menggambarkan wilayah dengan ketinggian antara 3.500
sd 4.000 mdpl.
d). Warna Biru

Untuk wilayah perairan diwakili dengan warna biru, Warna ini memiliki beberapa
tingkatan kecerahan untuk menunjukan kedalaman wilayah perairan yang
dimaksud. Semakin pekat warna biru ditunjukan pada sebuah wilayah di peta,
maka semakin dalam pula wilayah perairan yang sebenarnya. Warna biru dapat
mewakili wilayah perairan laut, danau, dan sungai. Untuk lebih jelasnya bisa lihat
gambar di bawah

e). Warna Putih

Warna putih adalah warna yang dapat mewakili kenampakan gletser atau lapisan
es.
9. Lettering
Lettering adalah semua tulisan yang digunakan untuk mempertegas maksud dari
sebuah simbol pada peta. Sebagai contoh, sebuah simbol area berbentuk
segitiga merah terletak di tengah daratan Provinsi Jawa Tengah. Para pengguna
peta yang awam tentu akan bingung dengan adanya simbol tersebut. Dengan
dilengkapi tulisan “Gunung Merapi”, maka diharapkan para pengguna peta dapat
lebih memahami maksud dari simbol segitiga merah yang digambarkan.

10. Inset

Inset adalah sebuah peta kecil yang ada di dalam peta utama, biasanya terletak
dibagian bawah. Berdasarkan fungsinya, inset dibedakan menjadi 3 macam, yaitu
inset penunjuk lokasi (untuk menunjukkan letak daerah yang belum dikenali),
inset penjelas (untuk memperbesar daerah yang dianggap penting), dan inset
penyambung (untuk menyambung daerah yang terpotong di peta utama).
Share this:
 Click to share on Twitter (Opens in new window)
 Click to share on Facebook (Opens in new window)
 Click to share on Google+ (Opens in new window)

Like this:
CategoriesEdukasiTagsgeografiPost navigation
Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis Peta
Pengertian, dan Ciri-ciri Perubahan Sosial (Terlengkap)
2 thoughts on “Unsur-Unsur Peta dan Penjelasannya”
1. Pingback: Pendekatan, Prinsip, dan Konsep Geografi Lengkap dengan Contohnya
- Suka-Suka
2. Pingback: Pengertian dan Jenis-jenis proyeksi peta [Lengkap] - Suka-Suka
Leave a Comment
Comment