Anda di halaman 1dari 6

KEPERAWATAN GERONTIK

SATUAN ACARA PENYULUHAN(SAP)


“Tanaman Obat Untuk Diabetes Melitus”

Di Susun Oleh :

Helda Aida Permata, S.Kep


736080 717018

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN


PROFESI NERS SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
MITRA BUNDA PERSADA BATAM
TAHUN 2018
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
STIKES MITRA BUNDA PERSADA
BATAM
2018

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok bahasan : Tanaman obat diabetes melitus


Sub Pokok Bahasan : 1. Menjelaskan jenis tanaman obat
2. menjelaskan manfaat tanaman obat
3 menjelaskan cara pengolahan tanaman obat diabetes mellitus
4. menjelakan Mekanisme tanaman obat diabetes melitus
Sasaran : Ny. S
Waktu : 15 menit
Tempat : Rumah Ny. S

A. Tujuan
1. Tujuan instruksional umum (TIU)
Setelah diberikan penyuluhan, keluarga dan pasien dapat mengetahui tentang
penggunaan tanaman obat diabetes melitus (TIK)
2. Tujuan instruksional khusus (TIK)
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 15 menit, diharapkan
keluarga dapat:
a. Mengetahui jenis obat untuk diabetes melitus
b. Mengetahui manfaat dari tanaman obat
c. Mengetahui cara pengolahan tanaman
d. Mengetahui Mekanisme tanaman obat untuk diabetes melitus

B. Cakupan Materi
1. Jenis obat alami utntuk pasien diabetes melitus
2. Manfaat dari tanaman obat untuk diabetes melitus
3. Cara pengolahan untuk konsumsi tanaman obat untuk diabetes mellitus
4. Mengetahui Mekanisme tanaman obat untuk diabetes melitus
C. Pelaksanaan
1. Pembukaan ( 3 menit )
a. Membaca salam
b. Menjelaskan tujuan.
2. Kegiatan inti (7 menit)
a. Menjelaskan tentang materi pada keluarga
b. Keluarga memperhatikan materi yang diberikan.
c. Keluarga kadang menganggukkan kepala (tanda mengerti).
d. Memberikan kesempatan pada keluarga untuk bertanya.
e. Mahasiswa menjawab pertanyaan dari keluarga.
3. Penutup ( 5 menit )
a. Melakukan evaluasi pada keluarga.
b. Bersama keluarga menyimpulkan materi yang diberikan.
c. Mengucapkan terima kasih dan mohon maaf pada keluarga.
d. Bersama-sama mengucapkan hamdallah.
e. Mengucapkan salam

D. Metode
Metode yang digunakan pada penyampaian pendidikan kesehatan adalah:
1. Diskusi
2. Tanya jawab

E. Media
1. Leaf let
MATERI PENYULUHAN
TANAMAN OBAT UNTUK DM

A. Definisi Tanaman Obat


Pengertian Tanaman obat adalah Jenis-jenis tanaman yang memiliki fungsi dan
berkhasiat sebagai obat dan dipergunakan untuk penyembuhan ataupun maupun
mencegah berbagai penyakit, berkhasiat obat sendiri mempunyai arti mengandung zat
aktif yang bisa mengobati penyakit tertentu atau jika tidak memiliki kandungan zat aktif
tertentu tapi memiliki kandungan efek resultan / sinergi dari berbagai zat yang
mempunyai efek mengobati.

B. Manfaat tanaman obat


1. Menjaga kesehatan. Fakta keampuhan obat kuno dalam menunjang kesehatan telah
terbukti secara empirik, penggunaannya pun terdiri dari berbagai lapisan, mulai anak-
anak, remaja dan orang lanjutusia.
2. Memperbaiki status gizi komunitas. Banyak tumbuhan apotik hidup yang dapat
dimanfaatkan untuk perbaikan dan peningkatkan gizi,seperti: kacang, sawo dan
belimbing wuluh, sayur-sayuran, buah-buahansehingga kebutuhan vitamin akan
terpenuhi.
3. Menghijaukan lingkungan, meningkatkan penanaman apotik hidup salah satu cara
untuk penghijauan lingkungan tempat tinggal.
4. Meningkatkan pendapatan komunitas. Penjualan hasil tumbuhanakan menambah
penghasilan keluarga.Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa tumbuhan pekarangan
rumah selaindapat digunakan untuk peningkatan gizi keluarga, juga menjadi
pelestarian lingkungan dan meningkatkan pendapatan komunitas.
C. Tanaman obat dan cara pengolahannya untuk Diabetes Melitus
1. Mimba
a. Efek farmakologi: dipergunakan sebagai anti daibetis, diare, piretik, serta
bilious.
b. Cara pemakaian: tujuh lembar daun mimba rebus dengan tiga gelas air
hingga menjadi kurang lebih 1 gelas. Dinginkan kemudian saring dan
diminum setiap pagi dan sore.
2. Mengkudu
a. Efek farmakologi : buah ini menghilangkan hawa lembab pada tubuh,
meningkatkan kekuatan pada tulang, memperbaiki sel beta pankreas dan
reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik, dan membersihkan darah.
b. Cara pemakaian: dua buah mengkudu yang sudah masak diparut, tambahkan
dengan sedikit air kapur. Lalu aduk hingga rata. Peras dengan sehelai kain lalu
diminum.
3. Ciplukan.
a. Efek farmakologi : untuk menghilangkan rasa sakit, meredakan batuk, dan
mengaktifkan fungsi kelenjar-kelenjar tubuh.
b. Cara pemakaian: seluruh tanaman direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1
gelas. Kemudian saring dan diminum.
4. Pare
a. Efek farmakologi : Buah yang sering dijadikan sayur ini memberi dampak
antiradang pada meridian jantung, hati, dan paru, sifatnya dingin. Charantin
dan polypeptide-P di dalam pare merangsang sel beta pankreas mengeluarkan
insulin.
b. Cara pemakaian : 200 gram buah pare segar dipotong-potong, lalu dijus atau
direbus. Kemudian airnya diminum.
5. Teh Hijau
a. Efek farmakologi : polifenol di dalam teh meningkatkan sensitivitas sel
terhadap insulin. Efek teh hijau terhadap insulin ini pernah diteliti oleh
Hiroshi Tsuneki dkk dan diterbitkan dalam jumal BMC Pharmacology edisi
2004.
b. Cara pemakaian: satu sendok tek daun teh hijau diseduh dengan air panas.
Minum setelah makan.

D. Mekanisme tanaman obat dalam menurunkan kadar gula darah diduga melalui
mekanisme berikut:
1. Menghambat penyerapan gula karena serat sangat tinggi,
2. Memperbaiki sel beta pankreas seperti pada penggunaan tanaman obat ciplukan dan
pare,
3. Merangsang sel beta pankreas untuk memproduksi insulin, dan
4. Menyembuhkan berbagai penyakit yang diakibatkan diabetes mellitus.