Anda di halaman 1dari 2

PELAPORAN HASIL KRITIS RADIOLOGI

Nomor Dokumen : No. Revisi : Halaman :

SPO/0018/Rad-JangMed/V/2016 0 1/2

TanggalTerbit Ditetapkan oleh,


PROSEDUR
01 Mei 2016 Direktur RSIA ASRI Purwakarta
TETAP

(dr. Saiful Arifin, Sp. OG)

 Hasil pemeriksaan radiologi yang kritis atau angka kritis atau


PENGERTIAN
angka panic adalah hasil pemeriksaan radiologi yang secara
signifikan diluar tentang nilai hasil yang seharunya sehingga
memberi indikasi resiko tinggi atau yang mengancam jiwa
pasien

 Pelaporan hasil pemeriksaan radiologi yang kritis merupakan


proses melaporkan angka kritis atau angka panic oleh analis ke
dokter atau ruangan yang meminta pemeriksaan radiologi
tersebut.

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah menangani hasil kritis dan


TUJUAN
membuat laporan hasil kritis.

KEBIJAKAN
PELAPORAN HASIL KRITIS RADIOLOGI

Nomor Dokumen : No. Revisi : Halaman :


SOP/0050/Rad Jang-Med/V/2016 0 2/2
PROSEDUR 1. Hasil pemeriksaan dilakukan validasi oleh petugas radiologi
2. Petugas radiologi secara tanggap dan ceoat melakukan valildasi
hasil jika menemukan hasil pemeriksaan yang masuk dalam
hasil kritis
3. Petugas radiologi segera mengkomunikasikan atau melaporkan
kepada dokter peminta pemeriksaan atau ke petugas di bangsal
perawatanpasien jika menemukan hasil pemeriksaan yang masuk
dalam nilai kritis tanpa harus menunggu hasil print-out
pemeriksaan diantar k dikter atau bangsal.
4. Petugas mendokumentasikan di buku sebagai bukti bahwa angka
kritis tersebut telah dilaporkan ke dokter atau ke ruangan yang
meminta pemeriksaan tersebut. Mendkumentasikan tanggal,
hari, jam, angka kritis yang dilaporkan, petugas yang melapor,
yang menerima laporan, tanda tangan petugas radiologi yang
melapor. Laporan melalui telepon sesuai prosedur yang berlaku
5. Jika dokter yang besangkutan meminta petugas radiologi
melaksanakannya sesuai prosedur yang berlaku.
6. Dokter yang menerima telepon mendoumentasikan di rekam
medis pasien dan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap
kondisi pasien
7. Perawat yang menerima laporan mendokumentasikan di rekam
medis pasien, segera mengkomunikasikan ke dokter
penanggungjawab pelayanan melalui telepon dan segera
melaksanakan advis dari dokter penanggungjawab pelayanan/
UNIT TERKAIT
1. Bagian Pelayanan Medis
2. Bagian pelayanan keperawatan