Anda di halaman 1dari 9

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS 1 HARI

DI RSUD Dr. H. MOCH ANSHARI SALEH


BANJARMASIN

Hari /Tanggal : Senin 8 Oktober 2018 NaNama Mahasiswa : Elisa Yusefheni


Tempat : RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh NIM : S.16.1652
Jam pengkajian : 09.00 WITA

A. DATA SUBJEKTIF
1. Identitas
Istri Suami
Nama : Ny. L Nama : Tn.Z
Umur : 43 Tahun Umur : 43 tahun
Agama : Islam Agama : Islam
Suku /Bangsa : Banjar/Indonesia Suku / Bangsa : Banjar/Indonesia
Pendidikan : SD Pendidikan : SMP
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : swasta
Alamat : Jl. Pekapuran B Rt. II Alamat : Jl. Pekapuran B Rt, II

2. Keluhan Utama
Ibu mengatakan air susunya keluar sedikit dan bayinya susah untuk menyusu.
3. Riwayat Perkawinan
Kawin 1 kali, kawin pertama kali umur 20 tahun dengan suami sekarang
sudah kurang lebih 23 tahun.
4. Riwayat Haid
a. Menarche Umur : 13 Tahun
b. Siklus : 28 hari
c. Teratur / tidak : Teratur
d. Lamanya : 5 hari
e. Banyaknya : 3-4 kali ganti pembalut
f. Disminorhoe : Tidak pernah
5. Riwayat Obstetri
P3A0
Kehamilan Persalinan Bayi Penyakit
N Thn UK Pnyu UK Cara Tempat/ Pnyu BB PB Seks K.lahir Nifas
o lit Penlong lit
Tida 40 RS 52 Segera
1 2000 Ater k mgg Sp- /Bidan - 3100 cm L menan Tidak
m ada bk gr gis ada
Tida 39 RS Segera
2 2011 Ater k mgg Sp- /Bidan - 2900 50 P menan Tidak
m ada bk gr cm gis ada
Tida 39 RS Segera
3 2018 Ater k mgg Sp- /Bidan - 2800 49 L menan Tidak
m ada bk gr cm gis ada

6. Riwayat Keluarga Berencana


Jenis : Tidak pernah
Lama : Tidak pernah
Masalah : Tidak ada
7. Riwayat Persalinan Sekarang
a. Umur Kehamilan saat melahirkan: 39 minggu
b. Tanggal/ jam melahirkan :03-10-2018 / 12.00 wita
c. Tempat/ penolong :RS/Bidan
d. Jenis Persalinan : Normal
e. Penyulit saat persalinan : tidak ada
f. Keadaan bayi yang dilahirkan : Jenis kelamin : Perempuan.
BB :2800.
PB : 49 cm.
LK : 30

8. Riwayat Kesehatan
Ibu : Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit
keturunan seperti asma, DM, hipertensi, penyakit menular
seperti TBC, hepatitis, HIV/AIDS, penyakit kronis seperti
jantung dan tidak ada riwayat kehamilan kembar.
Keluarga : Ibu mengatakan dalam keluarganya tidak pernah
menderita penyakit keturunan seperti asma, DM,
hipertensi, penyakit menular seperti TBC, hepatitis,
HIV/AIDS, penyakit kronis seperti jantung dan tidak ada
riwayat kehamilan kembar.
9. Pola Kebutuhan Sehari-hari
a. Nutrisi
Makan Minum
Jenis : Nasi, sayur,lauk Jenis : Air putih
Frekuensi : 3 kali Frekuensi : Sesuai kebutuhan
Porsi makan : 1 piring Porsi minum : sesuai kebutuhan
Masalah : Tidak ada Masalah : Tidak ada

b. Eliminasi
BAB BAK
Frekuensi : 1 x sehari (hari ke 3) Frekuensi : 6-7 kali sehari
Warna : Kuning kecoklatan Warna : kuning jernih
Konsistensi : Lembek Bau : Khas urin
Masalah : Tidak ada Masalah : tidak ada
c. Personal Hygiene
Frekuensi mandi : 2 x sehari
Frekuensi gosok gigi : 2 x sehari
Frekuensigantipakaian/pembalut : sesuai kebutuhan
d. Aktifitas
Ibu sudah bisa melakukan aktivitas seperti duduk dan berjalan.
e. Tidur/ Istirahat
Siang hari : 2 jam
Malam hari : 5-6 jam
Masalah : Tidak ada
10. Pemberian ASI
Kapan mulai memberikan ASI : Segera setelah bayi lahir
Frekuensi menyusui : Sesering mungkin
Masalah : ASI lancar
11. Data Psikososial dan spiritual
a. Tanggapan keluarga terhadap kelahiran bayinya:
Keluarga sangat senang dengan kelahiran bayinya.
b. Tanggapan ibu terhadap peristiwa persalinan yang telah dialami:
Ibu menceritakan kejadian tentang proses persalinan yang dialaminya tadi
kepada keluarga.
c. Pengetahuan ibu tentang perawatan bayi:
Ibu mengetahui bahwa bayi harus diberi ASI eksklusif (6 bulan) dan
imunisasirutin.
d. Hubungan sosial ibu dengan mertua, orang tua dan keluarga:Sangat baik
e. Pengambil keputusan dalam keluarga: Suami
f. Orang yang membantu ibu merawat bayi: Suami, Orang tua dan keluarga
g. Adat/ kebiasaan kepercayaan ibu yang berkaitan dengan kelahiran dan
perawatan bayi: Tidak ada
h. Kegiatan spiritual yang dilakukan ibu pada masa nifas:
Berdo’a untuk kesejahteraan hidup keluarga dan bersyukur masih di beri
kehidupan oleh Tuhan.

B. DATA OBJEKTIF
1. Pemeriksaan umum
a. Keadaan umum : Baik
b. Kesadaran : Compos Mentis
c. Berat badan : 55 kg
d. Tinggi badan : 150 cm
e. LILA : 25 cm
f. Tanda Vital : TD : 110/90 mmHg, N : 83x/menit
T : 36°C, R : 22x/menit
2. Pemeriksaan khusus
a. Inspeksi
Kepala : Rambut hitam, tidak rontok, kulit kepala bersih.
Muka : Tidak pucat, tidak oedem.
Mata : Bentuk simetris, konjungtiva tidak pucat, sklera tidak ikterik
Hidung : Bentuk simetris, tidak ada polip, tidak ada pergerakan cuping
hidung.
Telinga : Bentuk simetris, tidak ada pengeluaran serumen.
Mulut : Bentuk simetris, bibir tidak pucat, tidak pecah-pecah, tidak
sariawan.
Leher : Tidak tampak massa, tidak tampak pembengkakan vena
jugularis.
Dada : Tampak simetris saat inspirasi dan ekspirasi.
Mamae : Tampak simetris, tidak ada massa, putting susu menonjol,
terdapat hiperpigmentasi pada aerola
Abdomen : Tidak ada massa, ada bekas luka operasi, terdapat linea nigra
dan ada striae gravidarum.
Tungkai : Tidak varises, tidak ada oedem.
Genetalia : Warna kulit bersih, terdapat pengeluaran darah berwarna
merah segar (lochea rubra) dan tidak ada oedema.
b. Palpasi
Leher : tidak teraba pembesaran vena jugularis dan kelenjar tyroid.
Mamae : tidak teraba benjolan abnormal dan tidak ada nyeri tekan, ASI
sudah keluar.
Abdomen : TFU sepusat, kontraksi baik.
Tungkai : tidak teraba oedema dan varises, tanda homan sign negatif

C. ANALISIS DATA
a. Diagnosa Kebidanan : Ny. L P3A0 nifas Post Partum spontan belakang
kepala 1 hari.
b. Masalah : Tidak ada
c. Kebutuhan : KIE kebutuhan ibu nifas.

D. PENATALAKSANAAN
1. Memberitahu ibu hasil pemeriksaan, yaitu kondisi ibu dalam keadaan baik
dengan :TD : 110/ 90 mmHg, nadi : 83x/ menit, suhu: 36°c, respirasi : 22 x/
menit, kontraksi uterus : baik, perdarahan : normal yaitu lochea rubra TFU
Teraba sepusat.
“Ibu mengetahui hasil pemeriksaan“
2. Menganjurkan Ibu agar menjaga kebersihan daerah vagina dengan cara
menjaga kebersihan genetalia ibu serta mengajarkan ibu cara perawatan bayi
dengan cara memandikan bayi minimal 1 kali sehari, membersihkan tali pusat
dengan sabun dan air DTT, dan tidak membungkus tali pusat
“Ibu bersedia mengikuti anjuran”
3. Melakukan penilaian terhadap adanya tanda-tanda demam, infeksi dan
perdarahan abnormal.
“Tidak ada tanda-tanda demam, infeksi ataupun perdarahan abnormal”
4. Menganjurkan pada ibu untuk menjaga kebersihan diri dengan cara mandi 2
kali sehari dan menjaga kebersihan genetalia ibu serta mengajarkan ibu cara
perawatan bayi dengan cara memandikan bayi minimal 1 kali sehari,
membersihkan tali pusat dengan sabun dan air DTT, dan membungkus tali
pusat dengan kasa bersih.
“Ibu bersedia mengikuti anjuran yang diberikan”
5. Memberitahu ibu agar selalu menjaga kebersihan diri dan kebersihan vulva
nya, dengan cara :
a. Mandi 2-3 kali sehari dan segera membersihkanjika ia BAK ataupun
BAB.
b. mengganti pembalut jika terasa penuh atau minimal 2 x sehari ganti
pembalut
c. membersihkan vulva dari arah depan ke belakang dengan cara satu arah
dan tidak menggunakan sabun
d. Mencuci tangan setiap kali selesai membersihkan vulva dan selesai
membersihkan BAK dan BAB.
“ibu bersedia untuk menjaga kebersihan “
6. Memberitahu ibu untuk mengkonsumsi makan – makanan yang bergizi yang
mengandung banyak protein seperti ikan haruan atau ikan gabus dan telur, dan
sayur - sayuran yang memperlancar ASI seperti daun katu dan daun kalakai
serta buah – buahan yang mengandung banyak serat untuk mempercepat
penyembuhan luka dan mempercepat involusio serta mencegah konstipasi
seperti buah papaya dan buah pisang.
“ Ibu bersedia mengkonsumsi makan – makanan yang bergizi “
7. Memberitahu ibu untuk memberikan ASI saja selama 6 bulan karena ASI
merupakan makanan yang terbaik untuk bayinya, idealnya ASI diberikan
sesering mungkin jika saatnya diberikan ASI bangunkan bayinya jika ia
tertidur. Ibu dapat mengkonsumsi susu untuk ibu menyusui dan
memperbanyak mengkonsumsi sayur-sayuran dan sesering mungkin
memberikan ASI pada bayinya agar produksi ASI semakin lancar.
“ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan “
8. Menganjurkan dan menjelaskan kepada ibu cara menyusui yang benar,yaitu
a. Cuci tangan yang bersih dengan sabun, perah sedikit ASI dan oleskan
disekitar putting, duduk dan berbaring dengan santai
b. Bayi letakkan menghadap keibu dengan posisi sangga seluruh tubuh bayi,
kepala dan tubuh bayi lurus hadapkan bayi ke dada ibu, sehingga hidung
bayi berhadapan dengan putting susu, dekatkan badan bayi kebadan ibu
menyuntuh bibir bayi keputing susunya dan menunggu sampai mulut bayi
terbuka lebar.
c. Segera dekatkan bayi kepayudara sedemikian rupa sehingga bibir bawah
bayi terletak dibawah putting susu
d. Masukan aerola kedalam mulut bayi, aerola bawah lebih banyak yang
masuk
“Ibu mengerti dan bersedia melakukan anjuran yang diberikan”
9. Memberitahu ibu tentang bahaya – bahaya pada masa nifas seperti :
a. Perdarahan Pervaginam yang abnormal
b. Demamdanmuntah
c. Kehilangan nafsu makan dalam waktu yang lama.
d. Sakit kepala yang hebat
e. Pembengkakan di wajah,tangan dan kaki
f. Payudara yang berubah merah, panas, dan terasa sakit
“ Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan”
10. Memberikan terapy obat yaitu :
- Asam mafenamat 3 x 500 gram
- tablet tambah darah 2 x 1
“ Ibu sudah mendapatkan terapi dan bersedia meminumnya sesuai aturan”
11. Memberitahu ibu untuk memanggil tenaga kesehatan bila ada keluhan.
“ Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan“