Anda di halaman 1dari 9

BAB V

ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI

5.1 Pendahuluan
Setelah melakukan analisis terhadap aspek pasar dan pemasaran, dan suatu bisnis
dinyatakan layak, maka tahap berikutnya adalah melakukan analisis teknis dan teknologi.
Artinya, apakah dari segi pembangunan proyek dan segi implementasi operasional bisnis
secara teknis dapat dilaksanakan, demikian juga dengan aspek teknologi yang digunakan
penilaian terhadap aspek ini penting dilaksanakan sebelum bisnis dijalankan, karena akan
sangat terkait dengan teknik/operasional, sehingga akan berakibat fatal dikemudian hari
jika tidak dilakukan analisis. Terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan analisis dalam
aspek ini, diantaranya adalah penentuan lokasi, penentuan luas produksi, penentuan tata
letak (layout), penyusunan peralatan pabrik dan proses produksinya termasuk pemilihan
teknologi, metode persediaan, dan system informasi manajemen. Pelengkapan kajian aspek
teknik/operasional sangat tergantung pada jenis usaha yang dijalankan, dengan demikian
analisis ini dilakukan untuk menilai kesiapan perusahaan dalam menjalankan usahanya
dengan menilai ketepatan lokasi, luas produksi, dan tata letak (layout). Serta kesiapan
mesin “mesin dan teknologi, metode persediaan serta system informasi manajemen yang
akan digunakan secara umum istilah operasi mengacu pada kegiatan yang menghasilkan
barang atau jasa dan menjadi fungsi inti dari setiap perusahaan.
Dalam praktiknya , fungsi operasi diperlukan sama dengan fungsi lainnya, seperti
fungsi keuangan dan pemasaran. Alam system operasi terdapat masukan (input) yang
berupa energy, material, tenaga kerja, modal dan informasi. semua masukan ini diubah
menjadi barang dan jasa melalui teknologi proses, yaitu metode tertentu yang digunakan
untuk melakukan transformasi, perubahan pada teknologi akan mengubah cara suatu
masukan yang digunakan terhadap lainnya, dan tentu dapat pula mengubah produk (output)
yang dihasilkan jenis masukan yang digunakan dalam suatu perusahaan/industri dengan
perusahaan/industri yang lain tentu berbeda. Operasi pada industri sepeda motor
memerlukan masukan berupa modal dan energy untuk mesin-mesinnya. fasilitas dan
peralatan , tenaga kerja untuk mengoperasikan dan memelihara peralatan serta material
yang akan dikonversikan dari bahan baku menjadi bahan jadi.

SKB OM-MBING 41
5.2 Penentuan Letak Usaha
5.2.1. Lokasi Peternakan dan Kandang
Lokasi peternakan adalah aspek penting karena jika lahan atau lokasi tidak layak
maka usaha tidak dapat dilaksanakan dengan baik, lokasi usaha yang baik bagi peternakan
adalah jauh dari pemukiman,masyarakat karena akan terkena dampak negatif dari usaha
peternakan usaha ini seperti bau dan limbah yang dihasilkan. Lokasi juga harus
mempunyai sumber air bersih yang cukup karena air adalah hal penting yang akan
mendukung kegiatan budidaya dan operasional peternakan, akses transportasi yang baik
dan jalan yang dapat dilalui oleh kendaran sehingga proses pengiriman dapat berjalan
dengan baik kondisi jalan yang baik pula akan menentukan kulaiatas susu seperti
persentase susu yang tumpah yang diakibatkan jalan yang kurang baik.

5.2.2. Jaringan Listrik


Yang memadai untuk melaksanakan kegiatan usaha peternakan yang digunakan
untuk mesin, penerangan, dan mempermudah proses kegiatan dialam hari. Usaha
peternakan Kambing dari jalan raya dan pemukiman warga tidak terlalu padat atau belum
ada,pemukiman yang berada sekitar peternakan, lokasi ini dipilih dengan pertimbangan
agar usaha dapat berjalan dengan baik dengan aman dalam jangka waktu yang cukup lama,
dan lokasi tersebut terhindar dari kebisingan akibat lalu lintas kendaraan sehingga
Kambing akan dapat tenang dalam proses perkembang biakan. Akses jalan dari kandang
sampai jalan raya besar sudah cukup baik, walaupun belum dilapisi dengan aspal tapi
sudah cukup aman bagi kendaraan untuk membawa susu dengan aman.

5.2.3. Ketersediaan Sumber Air


Ketersediaan sumber air terdapat dua sumber air yang digunakan yaitu sumber air
sungai yang ditampung dalam tandon berukuran 10 000 liter air dan yang kedua bersumber
dari sumur bor air yang digunakan ketika sumber air sungai kotor atau tidak layak
digunakan. Pasokan listrik sudah mempunyai gardu listrik tersendiri yang difasilitasi oleh
Perusahaan Listrik Negara (PLN) sehingga kebutuhan listrik sudah terpenuhi jika terjadi
pemadaman listrik oleh PLN, CV OMBING mempunyai sebuah Generator Set (Genset)
untuk memenuhi ketika pemadaman terjadi.

SKB OM-MBING 42
5.3 Penentuan Luas Produksi
Luas produksi adalah jumlah produk yang seharusnya diproduksi untuk mencapai
keuntungan yang optimal. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan luas
produksi yaitu batasan permintaan, tersedianya kapasitas mesin-mesin, jumlah dan
kemampuan tenaga kerja pengelola proses produksi, kemampuan finansial dan manajemen
perusahaan, kemampuan adanya perubahan teknologi produksi dimasa yang akan datang.
CV OM-MBING adalah bentuk usaha peternakan dan edukasi tentang kambing
yang bisnis utama berfokus pada pengadaan kambing hidup yang akan disupplai ke para
supplier. Lokasi usaha peternakan OM-MBING ini berada di Kelurahan Sukoanyar,
KecamatanTumpang, Kabupaten Malang. Usaha ini selain melakukan kegiatan produksi
kambing hidup, pengolahan daging, susu, kulit, dan tulang kambing juga melakukan
kegiatan edukasi yang diprediksi akan dimulai sejak tahun 2018.
Jumlah Produksi nantinya 70% akan berfokus pada Produksi olahan kambing dan
30% sisanya adalah edukasi. Produksi Olahan kambing terdiri dari :
 kambing hidup (untuk supplier kurban dan aqiqah)
 daging kambing untuk dijual langsung dan diolah
 macam-macam susu kambing
 tas dan sepatu dari kulit kambing
 souvenir dari tulang kambing
 produk makanan dan minuman (sate, tongseng dan es)
Jumlah Produk yang akan diproduksi:
Nama Produk Jumlah
Kambing Etawa 50 ekor/bulan
Kambing Kacang 10 ekor/bulan
Kambing PE (Peranakan Etawa) 10 ekor/bulan
Kambing Boer 10 ekor/bulan
Kambing Jawarandu 10 ekor/bulan
Kambing Gibas 10 ekor/bulan
Kambing Boerawa 10 ekor/bulan
Susu Kambing Etawa 100 liter (500gr)/bulan
Tas Kulit Kambing 3 pcs/bulan
Sepatu Kulit Kambing 3 pcs/bulan
Jam Tulang Kambing 3 pcs/bulan
Gelang Tulang Kambing 3 pcs/bulan
Tongseng Kambing 25 porsi/bulan
Sate Kambing 25 porsi/bulan
Es Susu Kambing 25 porsi/bulan

SKB OM-MBING 43
Jumlah produksi diatas berdasarkan pada batasan permintaan, tersedianya kapasitas
mesin-mesin, jumlah dan kemampuan tenaga kerja pengelola proses produksi, kemampuan
finansial dan manajemen perusahaan, kemampuan adanya perubahan teknologi produksi
dimasa yang akan dating.

5.4 Penentuan Peralatan dan Perlengkapan


5.4.1 Daftar Peralatan Kantor
No Keterangan Jumlah Satuan Harga Satuan Total
1 Meja 12 Unit 3.000.000 36.000.000
2 Kursi 24 Unit 275.000 6.600.000
3 Rak 6 Unit 2.349.000 14.094.000
4 Sofa 2 Unit 8.000.000 16.000.000
5 Printer 2 Unit 700.000 1.400.000
6 Komputer 5 Unit 4.500.000 22.500.000
7 Laptop 1 Unit 6.000.000 6.000.000
8 CCTV 3 Unit 550.000 1.650.000
9 Peralatan Kebersihan 1 Set 450.000 450.000
Jumlah 104.694.000

5.4.2 Daftar Peralatan Pabrik


No Keterangan Jumlah Satuan Harga Satuan Total
A. Bagian Produksi Sovenir
1 Mesin penghalus kulit 1 Unit Rp 40.000.000 Rp 40.000.000
2 Mesin penghalus tulang 1 Unit Rp 45.000.000 Rp 45.000.000
3 Pisau 3 Unit Rp 45.000 Rp 135.000
4 Gunting 4 Unit Rp 20.000 Rp 80.000
5 Mesin pemotong 1 Unit Rp 3.250.000 Rp 3.250.000
Jumlah Rp 88.465.000
B. Bagian Produksi Susu
6 Mesin pemerasan susu 1 Unit Rp 25.000.000 Rp 25.000.000
7 Mesin pengolahan susu bubuk 1 Unit Rp 27.100.000 Rp 27.100.000
8 Mesin Pengemasan 1 Unit Rp 62.000.000 Rp 62.000.000
9 Gunting 3 Unit Rp 25.000 Rp 75.000
Jumlah Rp 114.175.000

SKB OM-MBING 44
5.4.3 Daftar Peralatan Toko & Restaurant
No Keterangan Jumlah Satuan Harga Satuan Total
A. Bagian Toko
1 Cash register 1 Unit Rp 4.750.000 Rp 4.750.000
2 Etalase 7 Unit Rp 2.350.000 Rp 16.450.000
3 CCTV 1 Unit Rp 550.000 Rp 550.000
4 Gunting 3 Unit Rp 15.000 Rp 45.000
Jumlah Rp 21.795.000
B. Bagian Restaurant
5 Peralatan masak lengkap 1 Unit Rp 115.000.000 Rp 115.000.000
6 CCTV 1 Unit Rp 550.000 Rp 550.000
7 TV LCD 1 Unit Rp 4.650.000 Rp 4.650.000
8 Furnitur 15 Set Rp 1.750.000 Rp 26.250.000
Jumlah Rp 146.450.000

5.4.4 Daftar Perlengkapan Kantor


No Keterangan Jumlah Satuan Harga Satuan Total
1 ATK 200 Set Rp 50.000 Rp 10.000.000
2 Kertas A4 100 Rim Rp 45.000 Rp 4.500.000
3 Kertas F4 100 Rim Rp 50.000 Rp 5.000.000
4 Kwintansi 25 Karton Rp 300.000 Rp 7.500.000
5 Nota Pengeluaran Kas 50 Karton Rp 300.000 Rp 15.000.000
6 P3K 1 Unit Rp 150.000 Rp 150.000
7 Nota Penerimaan Kas 50 Karton Rp 300.000 Rp 15.000.000
Jumlah Rp 57.150.000

5.4.5 Daftar Perlengkapan Pabrik


No Keterangan Jumlah Satuan Harga Satuan Total
A. Bagian Produksi Daging
1 Sarung tangan 3 Box Rp 40.000 Rp 120.000
2 Penutup kepala 4 Box Rp 45.000 Rp 180.000
3 Sepatu boot 5 Unit Rp 110.000 Rp 550.000
4 Approun 5 Unit Rp 98.000 Rp 490.000
5 Pisau 4 Unit Rp 35.000 Rp 140.000
6 Peralatan Kebersihan 1 Set Rp 350.000 Rp 350.000
7 P3K 1 Unit Rp 150.000 Rp 150.000
Jumlah Rp 1.980.000
B. Bagian Produksi Sovenir
8 Penutup kepala 4 Box Rp 45.000 Rp 180.000
9 Sepatu boot 5 Unit Rp 110.000 Rp 550.000
10 Masker 4 Unit Rp 40.000 Rp 160.000

SKB OM-MBING 45
11 Pisau 5 Unit Rp 65.000 Rp 325.000
12 Gunting 5 Unit Rp 40.000 Rp 200.000
13 Peralatan Kebersihan 1 Set Rp 350.000 Rp 350.000
14 P3K 1 Unit Rp 150.000 Rp 150.000
Jumlah Rp 1.915.000
C. Bagian Produksi Susu
15 Penutup kepala 4 Box Rp 45.000 Rp 180.000
16 Sepatu boot 5 Unit Rp 110.000 Rp 550.000
17 Masker 5 Box Rp 40.000 Rp 200.000
18 Sarung tangan 4 Box Rp 40.000 Rp 160.000
19 Peralatan Kebersihan 1 Set Rp 350.000 Rp 350.000
20 P3K 1 Unit Rp 150.000 Rp 150.000
Jumlah Rp 1.590.000

5.4.6 Daftar Perlengkapan Toko


No Keterangan Jumlah Satuan Harga Satuan Total
1 Peralatan Kebersihan 1 Set Rp 265.000 Rp 265.000
2 P3K 1 Unit Rp 200.000 Rp 200.000
3 Kertas Struk 8 Box Rp 75.000 Rp 600.000
4 Tinta 4 Unit Rp 110.000 Rp 440.000
Jumlah Rp 1.505.000

5.4.7 Daftar Perlengkapan Restaurant


No Keterangan Jumlah Satuan Harga Satuan Total
1 Peralatan Kebersihan 1 Set Rp 265.000 Rp 265.000
2 P3K 1 Unit Rp 200.000 Rp 200.000
3 Kertas Struk 6 Box Rp 75.000 Rp 450.000
4 Tinta 3 Unit Rp 110.000 Rp 330.000
Jumlah Rp 1.245.000

5.4.8 Daftar Perlengkapan Kandang


No Keterangan Jumlah Satuan Harga Satuan Total
1 Vitamin B kompleks Injeksi 100 Unit Rp 20.000 Rp 2.000.000
2 Duphalyte 50 Unit Rp 165.000 Rp 8.250.000
3 Hematopan 100 Unit Rp 125.000 Rp 12.500.000
4 Hematodin 100 Unit Rp 50.000 Rp 5.000.000
5 Biodin 100 Unit Rp 60.000 Rp 6.000.000
6 Biosalamine 100 Unit Rp 170.000 Rp 17.000.000
7 Mineral FeedSuplement S 50 Unit Rp 6.500 Rp 325.000
8 Aqua Destilata 100 Unit Rp 10.000 Rp 1.000.000
9 Liver Extract 50 Unit Rp 20.000 Rp 1.000.000
10 Feedmix-B 2 Unit Rp 445.000 Rp 890.000

SKB OM-MBING 46
11 Ovalumon 50 Unit Rp 74.500 Rp 3.725.000
12 Testohormon 100 Unit Rp 116.000 Rp 11.600.000
13 Lactamineral 50 Unit Rp 7.000 Rp 350.000
14 Potahormon 25 Unit Rp 112.500 Rp 2.812.500
15 Oxytocin 25 Unit Rp 27.000 Rp 675.000
16 Vitamin b12 100 Unit Rp 25.000 Rp 2.500.000
17 Burcella arbortus BA 10 Unit Rp 520.000 Rp 5.200.000
18 Lactagen 100 Unit Rp 46.000 Rp 4.600.000
19 Benvet-GR 300 100 Unit Rp 17.500 Rp 1.750.000
20 Benvet-GR 2.500 50 Unit Rp 50.000 Rp 2.500.000
21 Kalbazen SG 3 Unit Rp 175.000 Rp 525.000
22 Wormectin 25 Unit Rp 45.000 Rp 1.125.000
23 Banvet GR – 300 2 Unit Rp 820.000 Rp 1.640.000
24 Antisep 4 Unit Rp 40.000 Rp 160.000
25 Virbamec LA 2 Unit Rp 455.000 Rp 910.000
26 Ivomec Super 2 Unit Rp 415.000 Rp 830.000
27 Butasyl 2 Unit Rp 173.000 Rp 346.000
28 Zaldes 2 Unit Rp 40.000 Rp 80.000
29 Nobloat 5 Unit Rp 35.000 Rp 175.000
30 Medoxy LA 5 Unit Rp 35.000 Rp 175.000
31 Penstrep 5 Unit Rp 35.000 Rp 175.000
32 Dhupafral AD3E Forte 5 Unit Rp 176.000 Rp 880.000
33 Injectavit 2 Unit Rp 1.000.000 Rp 2.000.000
34 B-Complex 5 Unit Rp 13.000 Rp 65.000
35 Wonder invermec 5 Unit Rp 53.000 Rp 265.000
36 Wonder Biovit 2 Unit Rp 185.000 Rp 370.000
37 Provestin 10 Unit Rp 90.000 Rp 900.000
38 Pilocarvin 5 Unit Rp 27.000 Rp 135.000
Total Rp 100.433.500

5.5 Penentuan teknologi software


Pengertian software secara umum dapat diartikan sebagai sekumpulan data-data
elektronik yang tersimpan dan diatur oleh komputer yang berupa program atau instruksi
untuk menjalankan dan mengeksekusi suatu perintah. Dalam sebuah komputer, software
bisa diibaratkan sebagai jiwanya komputer. Tanpa adanya software, sebuah komputer
hanyalah seonggok barang mewah yang tidak mempunyai fungsi. Software adalah
perangkat yang ada di dalam komputer yang tidak dapat kita sentuh dan tidak pula dapat
kita lihat bentuk fisiknya. Namun, software ini dapat kita operasikan saat kita
menggunakan komputer atau media elektronik lainnya. Maka dari itu, tidak berlebihan jika
software adalah program yang menjalankan atau program yang dengannya, kita bisa
mengatur jalannya komputer. Sedangkan hardware secara gampangannya merupakan

SKB OM-MBING 47
perangkat keras yang dapat kita lihat dan kita sentuh, contohnya yaitu, mouse, keyboard,
printer, dll. Jenis Software Fungsi Software adalah sebagai sarana interaksi antara
pengguna dan perangkat keras. Melalui software inilah, bahasa manusia diterjemahkan
kedalam bahasa mesin, sehingga kita bisa mengatur mesin komputer dengan mudah.
Software ada pada “OM-BING” diantaranya gedung oleh-oleh menggunakan teknologi
cash register untuk melayani pelangganya, seluruh pegawai OM-MBING menggunakan
scan finger sebagai SPI penggajian (system pengendalian intern). Proses produksi dan
selainnya masih menggunakan alat manual, namun untuk penunjang produksi barang-
barang yang diciptakan dan dipasarkan oleh OM-MBING didukung oleh mesin yang
memiliki sertifikat SNI.

5.6 Penentuan Layout


Mengenai jumlah pekerja, kita melakukan rekruitmen dari desa Tumpang itu
sendiri. Dalam perkiraan hanya membutuhkan 50 pekerja untuk pembangunan kandang,
pembuatan taman dan spot foto, tempat penginapan, pembangunan kantor, dan tempat
industri. Dan pekerja bisa bertambah sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Adapun kandang dibuat dengan desain panggung supaya memudahkan pekerja
untuk membersihkan kandang, dan ukurang kandang kambing haruslah disesuai dengan
ukuran tumbuh kambing. Sebagai referensi berikut akan ditampilkan ukuran kandang
kambing berdasarkan umurnya :
Ukuran Kandang Ideal
Status Fisiologis Ternak Umur Kambing (Bulan)
(ekor/cm2)
Jantan Dewasa  12 bulan 100 X 120 Cm
Betina Dewasa  12bulan 100 x 100
Induk Menyusui dan anak 100 x 100 + (jumlah anak X
 12 bulan
umur 0-3 bulan 50cm x 100 cm)
Anak lepas sapih  3-7 bulan 50 x 100
Jantan dan betina muda  7-12 bulan 75 x 100 cm
Jantan bakalan Kurang lebih 12 bulan 50 x 120

Kandang ini ditempatkan paling belakang jauh dari kantor dan taman, demi
kenyaman pelanggan. Dan mengingat bahwa kambing harus ditempatkan tempat yang

SKB OM-MBING 48
nyaman dan jauh dari kebisingan, supaya kambing tidak gampang stres. Selanjutnya untuk
desain taman, perusahaan akan melakukan pembagian mulai dari taman untuk spot foto,
taman bermain dan taman edukasi. Mengingat bahwa edukasi juga merupakan progam dari
perusahaan, maka akan disediakan tempat penginapan bagi wisatawan yang ingin
bermalam. Dan juga membangun fasilitas umum lain untuk kenyamanan pengunjung.
Pembangunan selanjutnya adalah kantor yang akan dibangun dekat gerbang masuk, untuk
memudahkan pelayanan dan arahan pada pengunjung. Kantor ini nantinya juga dibuat
untuk penarikan biaya untuk masuk ke taman ataupun untuk biaya edukasi.
Dan terakhir pembangunan tempat industri, tempat industri dibangun 200 meter
dari taman supaya tidak mengganggu aktivitas pelayan dan edukasi. Sedangkan jarak
tempat industri ke kandang adalah 50 meter, bertujuan untuk memudahkan proses dari
pembuatan produk yang perusahaan jalankan.

SKB OM-MBING 49