Anda di halaman 1dari 2

NAMA KELOMPOK :

1. Alawiyah
2. Ayu Fatmawati
3. Hesti Dwi Riani
4. Lifit Nuryanih
5. Santa Clarita Siregar

DEFEK SEPTUM VENTRIKEL ( VENTRICULAR SEPTAL DEFECT, VSD )


1. Definisi
VSD adalah adanya hubungan ( lubang ) abnormal pada sekat yang
memisahkan ventrikel kanan dan ventrikel kiri.

2. Patofisiologi
Karena tekanan yang lebih tinggi dalam ventrikel kiri dan karena sirkulasi
sitemik darah arteri memberikan tahanan yang lebih tinggi daripada sirkulasi
pulmonal, maka darah mengalir melewati lubang defek ke dalam arteri
pulmonalis. Peningkatan volume darah akan di pompa kedalam paru dan keadaan
ini akhirnya dapat mengakibatkan peningkatan tahanan vaskular pulmonalis,
peningkatan tekanan dalam ventrikel kanan akibat pemintasan aliran darah dari
kiri ke kanan dan peningkatan tahanan pulmonalis akan menyebabkan hipertrofi
otot jantung, jika ventrikel kanan tidak sanggup lagi menampung penambahan
beban kerja, maka atrium kanan dapat juga membesar karena berupaya untuk
mengatasi tahanan yang terjadi akibat pengosongan ventrikel kanan yang tidak
lengkap, pada defek yang berat dapat terjadi sindrom Eisenmenger ( hlm.1084)

3. Manifestasi Klinis
 Gagal jantung kongestif lazim dijumpai pada VSD.
 Terdengar bising jantung yang khas.
 Pasien VSD berisiko mengalami endokarditis bakterialis dan penyakit
obstruksi vaskular pulmonalis.
 Pada VSD yang berat dapat terjadi sindrom Eisenmenger.

4. Tindakan bedah
 Paliatif : pengikatan arteri pulmonalis ( dengan memasang pita ( band )
yang mengelilingi pembuluh arteri pulmonalis utama untuk mengurangi
aliran darah paru) sering dilakukan dimasa lalu pada bayi dengan gagal
jantung kongestif yang berat. Teknik ini sudah jarang dikerjakan lagi
setelah penyempurnaan dalam teknik pembedahan dan perawatan pasca
bedah sehingga operasi perbaikan total lebih suka pada masa bayi.
 Perbaikan total ( prosedur pilihan ) :
5. Tindakan non bedah
Pada VSD besarnya aliran darah ke paru selain tergantung pada besarnya lubang,
juga sangat tergantung pada tingginya tekanan vaskuler paru.Bayi dengan VSD
perlu dievaluasi secara periodic sebulan sekali selama setahun. Pada usia 2 tahun
minimal sebanyak 50% VSD yang berukuran kecil/sedang akan menutup secara
spontan baik sebagian ataupun seluruhnya sehingga tidak diperlukan tatalaksana
bedah. Pemberian deuretik (furosemid) apabila ada kongesti paru dan ACE
inhibitor untuk menurunkan sistemik dan pulmonal serta mengurangi pirau