Anda di halaman 1dari 24

ANALISIS DAN PENGEMBANGAN SILABUS

KIMIA SMA KELAS X MATERI LARUTAN


ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah

Analisis Materi Ajar Kimia Sekolah Lanjutan dan Menengah

Oleh:

Helmi Fauziah Nasution

Rohazmy Rizki

Ucia Mahya Dewi

DIK A - 2017

JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA


FAKULTAS PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
2017
Analisis Silabus SMA Kurikulum 2013 Mata Pelajaran KIMIA

A. Pendahuluan
Dalam Kurikulum 2013 silabus disediakan oleh pemerintah dengan harapan guru
tidak terlalu banyak bergelut dengan konsep melainkan fokus ke implementasi. Silabus
adalah cetak biru pembelajaran. Silabus berfungsi sebagai landasan untuk pengembang
dokumen-dokumen kurikulum operasional seperti buku guru, buku siswa,RPP dan instrumen
evaluasi. Apabila dokumen-dokumen tersebut dilandasi dengan silabus maka akan terjadi
keselarasan antara satu dengan lainnya sehingga mendukung efektifitas dan efisiensi
tercapainya tujuan pembelajaran.
Dalam Kurikulum 2013 silabus untuk semua mata pelajaran telah disusun oleh
pemerintah dan guru hanya tinggal menjabarkannya kedalam RPP. Selain itu guru telah
dibekali dengan buku panduan yang disebut buku guru dan buku siswa yang dikembangkan
berdasarkan silabus. Seyogyanya dengan sistem ini guru merasa dimudahkan karena tidak
harus menyusun silabus seperti pada Kurikulum 2006.
Adapun langkah-langkah pengembangan silabus yaitu:
1. Mengkaji SK-KD/ KI-KD
2. Mengidentifikasi Materi/ Pokok Pembelajaran
3. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran
Dalam pelaksanaan kurikulum 2013, guru masih banyak menemukan kesulitan baik
dalam memahami KI,KD,serta penyusunan materi pokok yang tidak selaras dengan buku.
Kajian terhadap silabus harus dilakukan mengacu pada teori megenai pengembangan
instruksional. Dalam teori pengembangan instruksional (Instructional Development)
rancangan pembelajaran dimulai dari analisis kebutuhan. Melalui analisis dirumuskan siapa
yang akan belajar, apa target hasil belajar yang harus dicapai. Berdasarkan analisis kebutuhan
tersebut kemudian disusun rancanagan pembelajaran dalam bentuk silabus yang memuat
informasi mengenai tujuan pembelajaran, jumlah waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya,
materi ajar, strategi pembelajaran yang harus digunakan, teknik dan instrumen, dan sumber-
media yang harus digunakan.
Berdasarkan alasan tersebut maka penulis mencoba melakukan analisis terhadap
silabus dengan harapan dapat menjadi pertimbangan sebagai masukan untuk perbaikan.
Silabus tersebut akan dianalsis berdasarkan kelayakan teoretis mengenai pengembangan
instruksional (instructional development), prinsip penyusunan silabus, prinsip pembelajaran,
pembelajaran saintifik dan penilaian otentik.
SILABUS MATA PELAJARAN KIMIA
(Peminatan Bidang MIPA)
Satuan Pendidikan : SMA
Kelas/Semester : X/2
Kompetensi Inti :
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar
1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur  Larutan elektrolit Mengamati Tugas 2 mgg x 3 jp  Buku teks
partikel materi sebagai wujud kebesaran dan nonelektrolit kimia
 Mengkaji literatur tentang larutan elektrolit
Tuhan YME dan pengetahuan tentang dan nonelektrolit.  Membuat peta  Literatur
struktur partikel materi sebagai hasil konsep tentang lainnya
Menanya
pemikiran kreatif manusia yang larutan elektrolit
kebenarannya bersifat tentatif.  Mengajukan pertanyaan apakah semua dan nonelektrolit  Encarta
larutan dapat menghantarkan arus listrik? Encyclopedia
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki  Merancang
Mengapa ketika banjir orang bisa tersengat  Lembar kerja
rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, percobaan
arus listrik? Apa manfaat larutan elektrolit
terbuka, mampu membedakan fakta dan Observasi
opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, dalam kehidupan?
-  Sikap ilmiah
kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif ) Pengumpulan data
saat merancang
dalam merancang dan melakukan  Merancang percobaan untuk menyelidiki sifat
dan melakukan
percobaan serta berdiskusi yang larutan berdasarkan daya hantar listrik dan
percobaan serta
diwujudkan dalam sikap sehari-hari. mempresentasikan hasilnya untuk
2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama,santun, saat presentasi
menyamakan persepsi.
dengan lembar
toleran, cinta damai dan peduli
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar
lingkungan serta hemat dalam  Melakukan percobaan.daya hantar listrik pada pengamatan
memanfaatkan sumber daya alam. beberapa larutan. Portofolio
2.1 Menunjukkan perilaku responsif, dan  Mengamati dan mencatat data hasil
proaktif serta bijaksana sebagai wujud percobaan.daya hantar listrik pada beberapa  Peta konsep
kemampuan memecahkan masalah dan larutan.
membuat keputusan  Laporan
Mengasosiasi percobaan
3.2 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan  Menganalisis data hasil percobaan untuk Tes tertulis uraian
larutan nonelektrolit berdasarkan daya menyimpulkan sifat larutan berdasarkan daya
hantar listriknya. hantar listriknya (larutan elektrolit dan larutan  Menganalisis
non-elektrolit). penyebab larutan
4.1 Merancang, melakukan, dan  Mengelompokkan larutan berdasarkan jenis elektrolit dapat
menyimpulkan serta menyajikan hasil ikatan dan menjelaskannya. menghantarkan
percobaan untuk mengetahui sifat larutan  Menyimpulkan bahwa larutan elektrolit dapat arus listrik
elektrolit dan larutan non- elektrolit . berupa senyawa ion atau senyawa kovalen  Mengelompok-
polar kan larutan
Mengkomunikasikan elektrolit dan
nonelektrolit serta
 Menyajikan laporan hasil percobaan tentang
larutan elektrolit
daya hantar listrik larutan elektrolit kuat,
kuat dan elektrolit
larutan elektrolit lemah, dan larutan
lemah berdasar-
nonelektrolit.
kan data
percobaan.

1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur  Konsep reaksi Mengamati Tugas 6 mgg x 3 jp  Buku teks
partikel materi sebagai wujud kebesaran oksidasi - reduksi  Mengamati ciri-ciri perubahan kimia (reaksi kimia
Tuhan YME dan pengetahuan tentang kimia), misalnya buah (apel, kentang atau  Merancang
 Bilangan oksidasi  Literatur
struktur partikel materi sebagai hasil pisang) yang dibelah dan dibiarkan di udara percobaan reaksi
unsur dalam lainnya
pemikiran kreatif manusia yang terbuka serta mengamati karat besi untuk pembakaran dan
senyawa atau ion
kebenarannya bersifat tentatif. menjelaskan reaksi oksidasi-reduksi. serah terima  Encarta
 Menyimak penjelasan tentang perkembangan elektron Encyclopedia
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki
rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, konsep reaksi oksidasi-reduksi dan bilangan Observasi  Lembar kerja
terbuka, mampu membedakan fakta dan oksidasi unsur dalam senyawa atau ion.
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar
opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, Menanya  Sikap ilmiah saat
kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif )  Mengajukan pertanyaan mengapa buah apel, merancang dan
dalam merancang dan melakukan kentang atau pisang yang tadinya berwarna melakukan
percobaan serta berdiskusi yang putih setelah dibiarkan di udara menjadi percobaan serta
diwujudkan dalam sikap sehari-hari. berwarna coklat? saat presentasi
2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama,santun,  Mengapa besi bisa berkarat? Bagaimana dengan lembar
toleran, cinta damai dan peduli menuliskan persamaan reaksinya? pengamatan
lingkungan serta hemat dalam
 Bagaimana menentukan bilangan oksidasi Portofolio
memanfaatkan sumber daya alam.
unsur dalam senyawa atau ion?
2.3 Menunjukkan perilaku responsif, dan proaktif
serta bijaksana sebagai wujud kemampuan Pengumpulan data  Laporan
memecahkan masalah dan membuat  Merancang percobaan reaksi pembakaran percobaan
keputusan dan serah terima elektron serta mempresen-
tasikan hasilmya untuk menyamakan persepsi. Tes tertulis
3.3 Menganalisis perkembangan konsep  Melakukan percobaan reaksi pembakaran dan
reaksi oksidasi-reduksi serta menentukan serah terima elektron.  Menganalisis
bilangan oksidasi atom dalam molekul  Mengamati dan mencatat hasil percobaan unsur yang
atau ion. reaksi pembakaran dan serah terima elektron. mengalami
oksidasi dan
3.4 Menerapkan aturan IUPAC untuk  Mendiskusikan hasil kajian literatur untuk unsur yang
penamaan senyawa anorganik dan menjawab pertanyaan tentang bilangan mengalami
organik sederhana. oksidasi unsur dalam senyawa atau ion. reduksi
Mengasosiasi  Menuliskan
4.9 Merancang, melakukan, dan  Menganalisis data untuk menyimpulkan reaksi persamaan
menyimpulkan serta menyajikan hasil pembakaran dan serah terima elektron reaksi oksidasi
percobaan reaksi oksidasi-reduksi.  Menuliskan reaksi pembakaran hasil reduksi
4.10 Menalar aturan IUPAC dalam penamaan percobaan.  Menganalisis
senyawa anorganik dan organik sederhana.  Menyamakan jumlah unsur sebelum dan bilangan
sesudah reaksi. oksidasi unsur
dalam senyawa
 Berlatih menuliskan persamaan reaksi
atau ion
pembakaran.
 Memberi nama
 Menuliskan reaksi serah terima elektron hasil
senyawa-
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar
percobaan. senyawa kimia
 Berlatih menuliskan persamaan reaksi serah menurut aturan
terima elektron. IUPAC
 Menganalisis dan menyimpulkan bilangan
oksidasi unsur dalam senyawa atau ion.
Mengkomunikasikan
 Menyajikan hasil percobaan .reaksi
pembakaran dan serah terima elektron.
 Menyajikan penyelesaian penentuan bilangan
oksidasi unsur dalam senyawa atau ion.

 Tata nama senyawa Mengamati


 Mengkaji literatur tentang tata nama senyawa
anorganik dan organik sederhana menurut
aturan IUPAC.
Menanya
 Bagaimana menerapkan aturan IUPAC untuk
memberi nama senyawa.
Pengumpulan data
 Mengkaji literatur untuk menjawab
pertanyaan yang berkaitan dengan tata nama
senyawa anorganik dan organik sederhana
menurut aturan IUPAC.
 Mendiskusikan aturan IUPAC untuk memberi
nama senyawa.
Mengasosiasi
 Menyimpulkan penerapan aturan tata nama
senyawa anorganik dan organik sederhana
menurut aturan IUPAC.
 Berlatih memberi nama senyawa sesuai
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar
aturan IUPAC.
Mengkomunikasikan
 Mempresentasikan penerapan aturan tata
nama senyawa anorganik dan organik
sederhana menurut aturan IUPAC
menggunakan tata bahasa yang benar.
1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur  Massa atom relatif Mengamati Tugas  Buku teks
partikel materi sebagai wujud kebesaran (Ar) dan Massa  Membaca literatur tentang massa atom relatif 8 mgg x 3 jp kimia
Tuhan YME dan pengetahuan tentang molekul relatif (Mr) dan massa molekul relatif, persamaan reaksi,  Merancang
 Literatur
struktur partikel materi sebagai hasil hukum dasar kimia dan konsep mol. percobaan untuk
 Persamaan reaksi lainnya
pemikiran kreatif manusia yang membuktikan
 Mengkaji literatur tentang penerapan konsep
kebenarannya bersifat tentatif.  Hukum dasar kimia hukum Lavoisier  Encarta
mol dalam perhitungan kimia.
- hukum Lavoisier Encyclopedia
Menanya Observasi
- hukum Proust  Lembar kerja
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki - hukum Dalton  Sikap ilmiah
 Mengajukan pertanyaan bagaimana cara saat diskusi,
rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, - hukum Gay menentukan massa atom relatif dan massa
terbuka, mampu membedakan fakta dan merancang dan
Lussac molekul relatif suatu senyawa? Bagaimana
opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, melakukan
- hukum Avogadro cara menyetarakan persamaan reaksi?
kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif ) percobaan
 Mengajukan pertanyaan bagaimana dengan lembar
dalam merancang dan melakukan
membedakan rumus empiris dengan rumus pengamatan
percobaan serta berdiskusi yang  Konsep Mol molekul? Mengapa terbentuk senyawa hidrat?
diwujudkan dalam sikap sehari-hari. - massa molar Bagaimana menentukan kadar zat?
2.2 Menunjukkanperilaku kerjasama,santun, - volume molar Portofolio
toleran, cintadamai dan peduli lingkungan gas  Mengajukan pertanyaan yang berkaitan
serta hemat dalam memanfaatkan - Rumus empiris dengan penerapan konsep mol dalam  Laporan
sumber daya alam. dan rumus molekul. perhitungan kimia. percobaan
2.3 Menunjukkan perilaku responsif, dan - Senyawa hidrat. Pengumpulan Data Tes tertulis uraian
proaktif sertabijaksana sebagai wujud - Kadar zat
 Mendiskusikan cara menentukan massa atom
kemampuan memecahkan masalah dan (persentase massa,  Menentukan
relatif dan massa molekul relatif.
membuat keputusan persentase volume, massa atom
bagian per Juta atau  Mendiskusikan cara menyetarakan persamaan
relatif (Ar) dan
part per million, reaksi.
3.11 Menerapkan konsep massa atom relatif massa molekul
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar
dan massa molekul relatif, persamaan molaritas, molalitas,  Merancang percobaan untuk membuktikan relatif (Mr)
reaksi, hukum-hukum dasar kimia, dan fraksi mol). hukum Lavoisier serta mempresentasikan  Menentukan
konsep mol untuk menyelesaikan hasil rancangan untuk menyamakan persepsi. rumus empiris
perhitungan kimia  Perhitungan kimia  Melakukan percobaan untuk membuktikan dan rumus
- hubungan antara hukum Lavoisier. molekul serta
4.11 Mengolah dan menganalisis data terkait jumlah mol, partikel,  Mengamati dan mencatat data hasil senyawa hidrat.
massa atom relatif dan massa molekul massa dan volume percobaan hukum Lavoisier.  Menentukan
relatif, persamaan reaksi, hukum-hukum gas dalam kadar zat dalam
 Mendiskusikan hukum Proust , hukum Dalton,
dasar kimia, dan konsep mol untuk persamaan reaksi. campuran
hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro.
menyelesaikan perhitungan kimia. - pereaksi pembatas.  Menyetarakan
 Mendiskusikan massa molar, volume molar
gas, rumus empiris dan rumus molekul serta persamaan
senyawa hidrat. reaksi
 Menerapkan
 Mendiskusikan penentuan kadar zat dalam
konsep mol
campuran.
dalam
 Menganalisis konsep mol untuk menyelesai- perhitungan
kan perhitungan kimia (hubungan antara kimia
jumlah mol, partikel, massa dan volume gas
dalam persamaan reaksi serta pereaksi
pembatas).
Mengasosiasi
 Berlatih menghitung massa atom relatif dan
massa molekul relatif
 Berlatih menyetarakan persamaan reaksi.
 Menganalisis data untuk membuktikan hukum
Lavoisier.
 Menganalisis hasil kajian untuk menyimpulkan
hukum Proust , hukum Dalton, hukum Gay
Lussac dan hukum Avogadro.
 Berlatih menentukan massa molar dan volume
molar gas.
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar
 Menghubungkan rumus empiris dengan rumus
molekul
 Menghitung banyaknya molekul air dalam
senyawa hidrat
 Menghitung banyaknya zat dalam campuran
(% massa, % volum, bpj, molaritas, molalitas,
dan fraksi mol) .
 Menyimpulkan penggunakan konsep mol
untuk menyelesaikan perhitungan kimia.
Mengkomunikasikan
 Menyajikan penyelesaian penentuan massa
atom relatif dan massa molekul relatif serta
persamaan reaksi.
 Menyajikan hasil percobaan untuk
membuktikan hukum Lavoisier.

 Mempresentasikan hasil kajian tentang hukum


Proust, hukum Dalton, hukum Gay Lussac dan
hukum Avogadro.
 Menyajikan penyelesaian penentuan rumus
empiris dan rumus molekul serta senyawa
hidrat.
 Menyajikan penentuan kadar zat dalam
campuran.
 Menyajikan penyelesaian penggunaan
konsep mol untuk menyelesaikan perhitungan
kimia.
Silabus mata pelajaran kimia SMA, seperti silabus mata pelajaran lainnya terdiri dari
bagian identitas, daftar kompetensi inti dan matriks yang terdiri dari 5 kolom yaitu
Kompetensi Dasar, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Penilaian, Alokasi Waktu
dan Sumber Belajar Bagian identitas memuat dua informasi yaitu satuan pendidikan dan
kelas. Dilanjutkan dengan kalimat dari empat kompetensi inti yang ditulis secara lengkap.
Dalam kolom KD termuat KD dari KI 1., KI 2., KI 3. Dan KI 4. KD KI 1 dan 2 dituliskan
keseluruhan di awal, kemudian diikuti dengan KD dari KI 3 dan KD dari KI 4 yang telah
dipasangkan.
Hasil pengembangan materi pembelajaran dikelompokan dalam empat kategori, yaitu:
(1) Fakta, yaitu kejadian atau peristiwa yang dapat dilihat, didengar, dibaca, disentuh,
atau diamati. Contoh fakta adalah peristiwa kebakaran, es mencair dan air
menguap, besi berkarat, dan sebagainya.
(2) Konsep, merupakan ide yang mempersatukan fakta-fakta atau dengan kata lain
konsep merupakan suatu penghubung antara fakta-fakta yang saling berhubungan.
Contoh konsepadalah reaksi, larutan, endapan, dan sebagainya.
(3) Prinsip, merupakan generalisasi tentang hubungan antara konsep-konsep yang
berkaiatan. Prinsip IPA bersifat analitik, sebab merupakan generalisasi induktif
yang ditarik dari berapa contoh. Contoh prinsip adalah hukum Dalton, persamaan
reaksi dan sebagainya. Termasuk ke dalam kategori prinsip adalah hukum, teori,
dan azas.
(4) Prosedur, merupakan sederatan langkah yang bertahap dan sistematis dalam
menerapkan prinsip. Langkah prosedural merupakan bagian dari kompetensi pada
aspek keterampilan. Pada mata pelajaran kimia, langkah kerja ilmiah merupakan
bagian tidak terpisahkan pada setiap materi pokok. Contoh: percobaan elektrolisis,
percobaan menentukan kecepatan reaksi, dan lain-lain.
Berikut ini matriks hasil identifikasi silabus K-13

No Komponen Silabus Review Silabus Pengembangan Silabus


1 SK-KD - -
2 Materi pokok pembelajaran Penyusunan materi ajar masih Fakta
bersifat umum, tidak di susun  Konduktor; Isolator; Pelarut; Terlarut
berdasarkan tipe pengetahuan.
Konsep
 Larutan; Larutan elektrolit; Larutan
nonelektrolit; Reaksi ionisasi
Prinsip

 Peran ion dalam hantaran listrik


larutan(teori archenius); Kekuatan
elektrolit

Prosedur

 Langkah kerja percobaan daya hantar


listrik dalam larutan

3 Kegiatan Pembelajaran - -
4 Indikator Belum mencantumkan isi dari Indikator sikap:
indikator (sikap, pengetahuan 1. Menunjukan sikap positip (individu
dan keterampilan) dan sosial) dalam diskusi kelompok

2. Menunjukkan perilaku dan sikap


menerima, menghargai, dan
melaksanakan kejujuran, ketelitian,
disiplin dan tanggung jawab

3. Menunjukkan perilaku dan sikap


menerima, menghargai, dan
melaksanakan kejujuran, ketelitian,
disiplin dan tanggung jawab

Indikator Pengetahuan
1. Menyebutkan pengertian larutan
elektrolit dan non elektrolit
2. Mengidentifikasi sifat-sifat larutan
elektrolit dan non elektrolit melalui
percobaan
3. Mengelompokkan larutan ke dalam
larutan elektrolit dan non elektrolit
berdasarkan sifat hantaran listriknya
4. Menjelaskan penyebab kemampuan
larutan elektrolit menghantarkan arus
listrik
5. Mendeskripsikan bahwa larutan
elektrolit dapat berupa senyawa ion
dan senyawa kovalen polar.
Indikator Keterampilan
1. Merancang percobaan untuk
menyelidiki sifat larutan
berdasarkan daya hantar listriknya
2. Melakukan percobaan.daya hantar
listrik pada beberapa larutan.
3. Mengamati dan mencatat data hasil
percobaan.daya hantar listrik pada
beberapa larutan.
4. Menyimpulkan sifat larutan
berdasarkan daya hantar listrik
larutan elektrolit dan larutan non-
elektrolit.
5. Menyimpulkan bahwa larutan
elektrolit dapat berupa senyawa ion
atau senyawa kovalen polar
6. Mengkomunikasikan hasil percobaan
larutan elektrolit dan non elektrolit
5 Penilaian Penilaian pencapaian Penilaian sikap
kompetensi dasar peserta didik Tugas
belum berdasarkan Sikap ilmiah saat merancang dan
melakukan percobaan serta saat
indikator.
presentasi dengan lembar pengamatan
Aspek sikap ilmiah:
1. Menerima
2. menghargai,
3. disiplin
4. tanggung jawab

Penilaian Pengetahuan
Tugas
Membuat peta konsep tentang larutan
elektrolit dan nonelektrolit
Portofolio
Peta konsep
Tes tertulis uraian
Menganalisis penyebab larutan
elektrolit dapat menghantarkan arus
listrik Mengelompokkan larutan
elektrolit dan nonelektrolit serta
larutan elektrolit kuat dan elektrolit
lemah berdasar-kan data percobaan.
Penilaian Psikomotorik
Laporan praktikum
kinerja:
Menyajikan laporan hasil percobaan
tentang daya hantar listrik larutan
elektrolit kuat, larutan elektrolit lemah,
dan larutan nonelektrolit.
PresentasiKelompok
aspek:
1. Penguasaan Isi
2. Teknik Bertanya/ Menjawab
3Metode Penyajian
Portofolio/Produk (fokus penilaian
pada
aspek:
1. Visual laporan
2. kelengkapan.
3. jawaban pertanyaan

6 Alokasi Waktu - -
Hasil Analisis Silabus SMA Kurikulum 2013 Mata Pelajaran KIMIA
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,
responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar Materi Pokok Materi Alternatif Pembelajaran Sikap Pengetahuan Keterampilan
Pembelajaran Indikator Penilaian Indikator Penilaian Indikator Penilaian
3.8 Menganalisis sifat Larutan Fakta Mengamati (Observing) 1.Menunjukan Observasi  Menyebutkan Tugas  Merancang (18) Laporan
larutan elektrolit dan larutan elektrolit dan  Konduktor Mengkaji literatur tentang sikap positip (12) Sikap ilmiah pengertian (13) M percobaan untuk praktikum
nonelektrolit berdasarkan nonelektrolit  Isolator larutan elektrolit dan (individu dan saat merancang larutan elektrolit embuat peta menyelidiki sifat
daya hantar listriknya. sosial) dalam konsep kinerja:
 Pelarut nonelektrolit. dan melakukan dan non elektrolit larutan
 Terlarut Menanya (Questioning) diskusi percobaan serta *Mengidentifikasi tentang berdasarkan
4.8 Merancang, melakukan, kelompok larutan Menyajikan laporan
Konsep saat presentasi sifat-sifat larutan daya hantar
dan menyimpulkan serta (5) Mengajukan 2. Menunjukkan elektrolit dan hasil percobaan
dengan lembar elektrolit dan non listriknya
menyajikan hasil percobaan  Larutan pertanyaan apakah semua perilaku dan nonelektrolit tentang daya hantar
pengamatan elektrolit melalui (16) Melaku
untuk mengetahui sifat larutan dapat sikap listrik larutan elektrolit
 Larutan percobaan Portofolio kan
larutan elektrolit dan larutan menghantarkan arus listrik? menerima, Aspek sikap kuat, larutan elektrolit
elektrolit *Mengelompokka (14) Pe percobaan.daya
non- elektrolit . Mengapa ketika banjir menghargai, ilmiah: lemah, dan larutan
 Larutan n larutan ke ta konsep hantar listrik
orang bisa tersengat arus dan 1. Menerima nonelektrolit.
nonelektrolit dalam larutan pada beberapa
listrik? Apa manfaat larutan melaksanakan 2. menghargai, Tes tertulis PresentasiKelompok
 Reaksi elektrolit dan non larutan.
elektrolit dalam kehidupan? kejujuran, 3. disiplin uraian aspek:
ionisasi elektrolit (17) Menga
Mengumpulkan Data ketelitian, 4. tanggung (15) M 1. Penguasaan Isi
berdasarkan sifat mati dan
(Experimenting) disiplin dan jawab enganalisis 2. Teknik Bertanya/
Prinsip hantaran listriknya mencatat data
(6) Merancang tanggung jawab penyebab Menjawab
*Menjelaskan hasil
 Peran ion percobaan untuk larutan 3Metode Penyajian
3. Menunjukkan penyebab percobaan.daya
dalam menyelidiki sifat larutan elektrolit
perilaku dan kemampuan hantar listrik
hantaran listrik berdasarkan daya hantar dapat Portofolio/Produk
sikap larutan elektrolit pada beberapa
larutan(teori listrik dan menghantark (fokus penilaian pada
menerima, menghantarkan larutan.
archenius) mempresentasikan an arus listrik aspek:
menghargai, arus listrik
 Kekuatan Mengelompo  Menyimpulkan 1. Visual laporan
elektrolit hasilnya untuk dan *Mendeskripsikan kkan larutan sifat larutan 2. kelengkapan.
menyamakan persepsi. melaksanakan bahwa larutan elektrolit dan berdasarkan 3. jawaban pertanyaan
Prosedur (7) Melakukan kejujuran, elektrolit dapat nonelektrolit daya hantar listrik
 Langkah kerja percobaan.daya hantar ketelitian, berupa senyawa serta larutan larutan elektrolit
percobaan daya listrik pada beberapa disiplin dan ion dan senyawa elektrolit kuat dan larutan non-
hantar listrik larutan. tanggung jawab kovalen polar. dan elektrolit elektrolit.
dalam larutan (8) Mengamati dan lemah  Menyimpulkan
mencatat data hasil berdasar-kan bahwa larutan
percobaan.daya hantar data elektrolit dapat
listrik pada beberapa percobaan. berupa senyawa
larutan. ion atau senyawa
kovalen polar
Mengasosiasi  Mengkomunikasi
(Associating) kan hasil
(9) Menganalisis data percobaan
hasil percobaan untuk larutan elektrolit
menyimpulkan sifat larutan dan non elektrolit
berdasarkan daya hantar
listriknya (larutan elektrolit
dan larutan non-elektrolit).
(10) Mengelompokkan
larutan berdasarkan jenis
ikatan dan
menjelaskannya.
(11) Menyimpulkan
bahwa larutan elektrolit
dapat berupa senyawa ion
atau senyawa kovalen
polar
Mengkomunikasikan
(Communicating)
Menyajikan laporan hasil
percobaan tentang daya
hantar listrik larutan
elektrolit kuat, larutan
elektrolit lemah, dan larutan
nonelektrolit.
3.9 Menganalisis Reaksi Fakta Mengamati (Observing) 1. Menunjukan Observasi  menjelaskan Observasi  menentukan (46) Merancang
perkembangan Oksidasi dan  Perkaratan (19) Mengamati ciri- sikap positip  Keg.1 Sikap perkembangan tugas bilangan percobaan reaksi
konsep reaksi Reduksi  Pembakaran ciri perubahan kimia (reaksi (individu dan ilmiah dalam konsep reaksi membuat oksidasi, pembakaran dan
oksidasi-reduksi  respirasi kimia), misalnya buah sosial) dalam mencatat data oksidasi-reduksi peta konsep oksidator, serah terima elektron
 Konsep
serta menentukan (apel, kentang atau pisang) diskusi  menyebutkan 3 mengenai reduktor, hasil
bilangan oksidasi reaksi Konsep yang dibelah dan dibiarkan kelompok hasil percobaan contoh reaksi perkembanga oksidasi, dan Presentasi
atom dalam molekul oksidasi - di udara terbuka serta 2. Menunjukkan dengan lembar redoks dlm n reaksi hasil reduksi
 reaksi (47) Menyajikan
atau ion. reduksi mengamati karat besi untuk perilaku dan pengamatan kehidupan redoks  Merancang,
oksidasi – hasil percobaan
3.10 Menerapkan aturan menjelaskan reaksi sikap sehari-hari tugas melakukan, dan
 Bilangan reduksi Aspek sikap reaksi pembakaran
IUPAC untuk oksidasi-reduksi. menerima,  Menentukan terstruktur menyimpulkan
oksidasi ilmiah: dan serah terima
penamaan senyawa  oksidatord (20) Menyimak menghargai, bilangan oksidasi mandiri yaitu serta menyajikan
unsur dalam 1. Menerima elektron.
anorganik dan an reduktor penjelasan tentang dan atom unsur mengerjakan hasil percobaan
senyawa 2. menghargai, (48) Menyajikan
organik sederhana. perkembangan konsep melaksanakan dalam senyawa latihan reaksi oksidasi-
atau ion  bilangan 3. disiplin penyelesaian
reaksi oksidasi-reduksi dan kejujuran, atau ion dalam reduksi.
4.9 Merancang, oksidasi 4. tanggung penentuan bilangan
bilangan oksidasi unsur ketelitian, diskusi kelas. Tes tertulis  Menalar aturan
melakukan, dan jawab oksidasi unsur
dalam senyawa atau ion. disiplin dan (41) Menuli (42) M IUPAC dalam
menyimpulkan serta tanggung jawab dalam senyawa atau
Menanya (Questioning) skan reaksi enganalisis penamaan
menyajikan hasil Prinsip 3. Menunjukkan ion.
(21) Mengajukan pembakaran hasil unsur yang senyawa
percobaan reaksi  Aturan perilaku dan
pertanyaan mengapa buah percobaan. mengalami anorganik dan
oksidasi-reduksi. penentuan sikap
apel, kentang atau pisang oksidasi dan organik Kelompok
4.10 Menalar aturan bilangan menerima, unsur yang
yang tadinya berwarna  Menerapkan sederhana. aspek:
IUPAC dalam oksidasi menghargai, mengalami
putih setelah dibiarkan di aturan IUPAC 1. Penguasaan Isi
penamaan senyawa  aturan dan reduksi
udara menjadi berwarna untuk penamaan 2. Teknik Bertanya/
anorganik dan IUPAC untuk melaksanakan
coklat? Mengapa besi bisa senyawa (43) M Menjawab
organik sederhana. penamaan kejujuran,
berkarat? anorganik dan enuliskan 3Metode Penyajian
senyawa ketelitian,
anorganik dan (22) Bagaimana organik persamaan
disiplin dan sederhana. reaksi Portofolio/Produk
organik menentukan bilangan tanggun g
oksidasi unsur dalam oksidasi (fokus penilaian pada
 Tata nama jawab reduksi aspek:
Prosedur senyawa atau ion?
senyawa 1. Visual laporan
 percobaan Mengumpulkan Data (44) M
2. kelengkapan.
reaksi oksidasi- (Experimenting) enganalisis
3. jawaban pertanyaan
reduksi (23) Merancang bilangan
percobaan reaksi oksidasi
pembakaran dan serah unsur dalam Portofolio
terima elektron serta senyawa atau (49) Laporan
mempresentasikan ion percobaan
hasilmya untuk (45) M
menyamakan persepsi. emberi nama
(24) Melakukan senyawa-
percobaanreaksi senyawa
pembakaran dan serah kimia
terima elektron. menurut
(25) Mengamati dan aturan IUPAC
mencatat hasil percobaan
reaksi pembakaran dan
serah terima elektron.
(26) Mendiskusikan
hasil kajian literatur untuk
menjawab pertanyaan
tentang bilangan oksidasi
unsur dalam senyawa atau
ion.
Mengasosiasi
(Associating)
(27) Menganalisis data
untuk menyimpulkan reaksi
pembakaran dan serah
terima elektron
(28) Menuliskan reaksi
pembakaran hasil
percobaan.
(29) Menyamakan
jumlah unsur sebelum dan
sesudah reaksi.
(30) Berlatih
menuliskan persamaan
reaksi pembakaran.
(31) Menuliskan reaksi
serah terima elektron hasil
percobaan.
(32) Berlatih
menuliskan persamaan
reaksi serah terima
elektron.
(33) Menganalisis dan
menyimpulkan bilangan
oksidasi unsur dalam
senyawa atau ion.
Mengkomunikasikan
(Communicating)
(34) Menyajikan hasil
percobaan reaksi
pembakaran dan serah
terima elektron.
(35) Menyajikan
penyelesaian penentuan
bilangan oksidasi unsur
dalam senyawa atau ion.
Mengamati (Observing)
(36) Mengkaji literatur
tentang tata nama senyawa
anorganik dan organik
sederhana menurut aturan
IUPAC.
Menanya (Questioning)
(37) Bagaimana
menerapkan aturan IUPAC
untuk memberi nama
senyawa.
Mengumpulkan
Data(Experimenting)
Mengkaji literatur untuk
menjawab pertanyaan
yang berkaitan dengan
tata nama senyawa
anorganik dan organik
sederhana menurut aturan
IUPAC.
(38) Mendiskusikan
aturan IUPAC untuk
memberi nama senyawa.
Mengasosiasi
(Associating)
(39) Menyimpulkan
penerapan aturan tata
nama senyawa anorganik
dan organik sederhana
menurut aturan IUPAC.
(40) Berlatih memberi
nama senyawa sesuai
aturan IUPAC.
Mengkomunikasikan
(Communicating)
Menyajikan penerapan
aturan tata nama senyawa
anorganik dan organik
sederhana menurut aturan
IUPAC.

3.11 Menerapkan konsep Stoikiometri Fakta Mengamati (Observing) 1. Menunjukan Observasi (85) Menye Tes tertulis
(107) Meran Tugas
massa atom relatif dan  Atom (52) Membaca literatur sikap positip (84) Sikap ilmiah butkanpengertia uraian cang percobaan (116) Merancang
 Massa atom
massa molekul relatif,  Massa zat tentang massa atom relatif (individu dan saat diskusi, n massa atom  Menentuka untuk percobaan untuk
relatif (Ar) dan
persamaan reaksi, hukum-  Reaksi kimia dan massa molekul relatif, sosial) dalam merancang dan relatif dan n massa membuktikan membuktikan hukum
Massa molekul
hukum dasar kimia, dan persamaan reaksi, hukum diskusi melakukan massa molekul atom relatif hukum Lavoisier Lavoisier
relatif (Mr)
konsep mol untuk Konsep dasar kimia dan konsep kelompok percobaan relatif. (Ar) dan (108) mempr
menyelesaikan perhitungan 2. Menunjukkan dengan lembar (86) esentasikan Portofolio
 Persamaan mol. massa
kimia  Massa atom perilaku dan pengamatan Menyebutkan hasil rancangan (117) Laporan
reaksi (53) Mengkaji literatur molekul
relatif (Ar) dan sikap cara untuk percobaan
relatif (Mr)
 Hukum dasar Massa molekul tentang penerapan konsep Aspek sikap
4 .11 Mengolah dan menerima, menentukan menyamakan
kimia relatif (Mr) mol dalam perhitungan ilmiah: (103) M
menganalisis data terkait menghargai, massa atom persepsi.
kimia. 1. Menerima enentukan
massa atom relatif dan - hukum Lavoisier  Persamaan dan relatif dan (109) Melaku
- hukum Proust 2. menghargai, rumus
massa molekul relatif, reaksi Menanya (Questioning) melaksanakan massa molekul kan percobaan
- hukum Dalton 3. disiplin empiris dan
persamaan reaksi, hukum- kejujuran, relatif. untuk
(54) Mengajukan 4. tanggung rumus
hukum dasar kimia, dan - hukum Gay ketelitian, (87) menen membuktikan
 Konsep Mol pertanyaan bagaimana jawab molekul serta
konsep mol untuk Lussac disiplin dan tukan massa hukum Lavoisier.
- massa molar cara menentukan massa senyawa
menyelesaikan perhitungan - hukum tanggung jawab molekul relatif. (110) Menga
- volume molar atom relatif dan massa hidrat.
kimia Avogadro 3. Menunjukkan Jika diketahui mati dan
gas molekul relatif suatu (104) M
 Konsep Mol perilaku dan massa atom mencatat data
- Rumus empiris senyawa? enentukan
- massa molar sikap relatif hasil percobaan
- volume molar dan rumus (55) Bagaimana cara menerima, (88) menye kadar zat
hukum Lavoisier.
gas molekul. menyetarakan persamaan menghargai, tarakan dalam
- Rumus empiris - Senyawa reaksi? dan persamaan campuran (111) Menyaj
dan rumus hidrat. melaksanakan reaksi. ikan cara
(56) Bagaimana (105) M
molekul. - Kadar zat kejujuran, menentukan
membedakan rumus (89) menye enyetarakan
- Senyawa hidrat. (persentase ketelitian, massa atom
empiris dengan rumus butkanhukum persamaan
- Kadar zat massa, disiplin dan relatif dan massa
molekul? Proust , hukum reaksi
(persentase persentase tanggung jawab molekul relatif
(57) Mengapa Dalton, hukum (106) M serta persamaan
massa, volume,
terbentuk senyawa hidrat? Gay Lussac dan enerapkan reaksi.
persentase bagian per
(58) Bagaimana hukum konsep mol (112) Mempr
volume, bagian Juta atau part
menentukan kadar zat? Avogadro. dalam esentasikan hasil
per Juta atau per million,
molaritas, (90) Mener perhitungan kajian tentang
part per million, (59) Mengajukan
molalitas, apkan hukum kimia hukum Proust,
molaritas, pertanyaan yang berkaitan
molalitas, fraksi fraksi mol). dengan penerapan konsep Proust untuk hukum Dalton,
mol).  Perhitungan mol dalam perhitungan memecahkan hukum Gay
 Perhitungan kimia kimia. masalah Lussac dan
kimia hukum Avogadro.
- hubungan Mengumpulkan Data (91) Mener
(113) Menyaj
- hubungan antara antara jumlah (Experimenting) apkan hukum
ikan cara
jumlah mol, mol, partikel, Dalton untuk
menentukan
partikel, massa massa dan (60) Mendiskusikan memecahkan rumus empiris
dan volume gas volume gas cara menentukan massa masalah dan rumus
dalam dalam atom relatif dan massa molekul serta
(92) Mener
persamaan persamaan molekul relatif. senyawa hidrat.
apkan hukum
reaksi. reaksi. (61) Mendiskusikan (114) Menyaj
Gay Lussac
cara menyetarakan ikan penentuan
Pereaksi pembatas Pereaksi untuk
persamaan reaksi. kadar zat dalam
pembatas memecahkan
(62) Merancang masalah campuran.
Prinsip percobaan untuk (115) Menyaj
 Hukum dasar membuktikan hukum (93) Mener ikan penerapan
kimia Lavoisier serta apkan hukum konsep mol
- hukum mempresentasikan hasil Avogadro untuk untuk
Lavoisier rancangan untuk memecahkan menyelesaikan
- hukum Proust menyamakan persepsi. masalah perhitungan
- hukum Dalton (63) Melakukan (94) Menye kimia
- hukum Gay percobaan untuk butkan
Lussac membuktikan hukum pengertian
- hukum Lavoisier. massa molar,
Avogadro (64) Mengamati dan volume molar
mencatat data hasil gas, rumus
Prosedur percobaan hukum empiris dan
(50) percobaan Lavoisier. rumus molekul
untuk serta senyawa
(65) Mendiskusikan
membuktikan hidrat.
hukum Proust , hukum
hukum
Dalton, hukum Gay Lussac (95) Mengh
Lavoisier
dan hukum Avogadro. itung massa
(51) Langkah- suatu zat jika
(66) Mendiskusikan
langkah diketahui satuan
massa molar, volume molar
perhitungan lain atau
gas, rumus empiris dan
kimia sebaliknya
rumus molekul serta
senyawa hidrat. (96) Mengh
(67) Mendiskusikan itung volume
penentuan kadar zat dalam suatu gas jika
campuran. diketahui satuan
lain atau
(68) Menganalisis sebaliknya
konsep mol untuk
menyelesaikan perhitungan (97) Mengh
kimia (hubungan antara itung jumlah
jumlah mol, partikel, massa partikel suatu
dan volume gas dalam zat jika diketahui
persamaan reaksi serta satuan lain atau
pereaksi pembatas). sebaliknya
Mengasosiasi (98) Menen
(Associating) tukan kadar zat
(69) Berlatih dalam
menghitung massa atom campuran.
relatif dan massa molekul (99) Mener
relatif apkan konsep
(70) Berlatih mol untuk
menyetarakan persamaan menyelesaikan
reaksi. perhitungan
kimia (hubungan
(71) Menganalisis data antara jumlah
untuk membuktikan hukum mol, partikel,
Lavoisier. massa dan
(72) Menganalisis volume gas
hasil kajian untuk dalam
menyimpulkan hukum persamaan
Proust , hukum Dalton, reaksi serta
hukum Gay Lussac dan pereaksi
hukum Avogadro. pembatas).
(73) Berlatih (100) Menen
menentukan massa molar tukan rumus
dan volume molar gas. molekul
(74) Menghubungkan dari rumus
rumus empiris dengan empiris
rumus molekul (101) Mengh
(75) Menghitung itung banyaknya
banyaknya molekul air molekul air
dalam senyawa hidrat dalam senyawa
(76) Menghitung hidrat
banyaknya zat dalam (102) Mengh
campuran (% massa, % itung banyaknya
volum, bpj, molaritas, zat dalam
molalitas, dan fraksi mol) . campuran (%
(77) Menyimpulkan massa, %
penggunakan konsep mol volum, bpj,
untuk menyelesaikan molaritas,
perhitungan kimia. molalitas, dan
fraksi mol) .
Mengkomunikasikan
(Communicating)
(78) Menyajikan cara
menentukan massa atom
relatif dan massa molekul
relatif serta persamaan
reaksi.
(79) Menyajikan hasil
percobaan untuk
membuktikan hukum
Lavoisier.
(80) Mempresentasika
n hasil kajian tentang
hukum Proust, hukum
Dalton, hukum Gay Lussac
dan hukum Avogadro.
(81) Menyajikan cara
menentukan rumus empiris
dan rumus molekul serta
senyawa hidrat.
(82) Menyajikan
penentuan kadar zat dalam
campuran.
(83) Menyajikan
penerapankonsep mol
untuk menyelesaikan
perhitungan kimia.