Anda di halaman 1dari 7

TUGAS KULIAH GEOGRAFI REGIONAL DUNIA

KONDISI SOSIAL NEGARA INGGRIS

Dosen Pengampu: Gunardo RB., M.Si.

Oleh:

DIAN DINTA HERLAMBANG

11405244033

PENDIDIKAN GEOGRAFI

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2014
A. BENTUK PEMERINTAHAN

Bentuk pemerintahan Negara Inggris ialah kerajaan berkonstitusi. Kepala


negaranya adalah seorang ratu dan kepala pemerintahannya perdana menteri. Ibu kota
yang sekaligus sebagai pusat pemerintahannya ialah London. Parlemen merupakan
sebuah badan pemerintah yang paling berkuasa di Negara Inggris. Anggota parlemen
terdiri dari majelis tinggi dan majelis rendah dan ratu yang berperan dalam bidang
konstitusional. Itulah sebabnya Inggris disebut dengan nama Great Britain atau
Britania Raya. Sebanyak 62 juta jiwa penduduk mendiami berbagai wilayah di
kerajaan Inggris, sehingga di sana kebudayaan dan interaksi sosialnya pun sangat
beragam.

Britania Raya atau United Kingdom adalah negara besar yang sudah terbilang maju
dan berkembang pesat, sehingga memantapkan posisinya di urutan ke 6 dunia sebagai
negara dengan perekonomian terbesar berdasarkan nilai Produk Domestik Bruto dan
menjadi negara ke-7 terbesar, berdasarkan keseimbangan kekuatan daya beli
masyarakat.

Sejak awal abad ke-19, Inggris sudah menjadi negara industri pertama di dunia dan
menjadi negara terkemuka berkat kemakmuran ekonomi dan sosialnya. Sampai
sekarang, United Kingdom masih menjadi negara yang memilki kekuatan ekonomi,
budaya, militer, science, dan politik yang berpengaruh di dunia.

B. PENDUDUK NEGARA INGGRIS


Penduduk Negara Inggris berjumlah 64.170.710 jiwa. Pertumbuhan penduduknya
0,1% setiap tahunnya, sedangkan kepadatan penduduknya rata-rata 204 jiwa/ km2.
penduduk Negara Inggris hampir 90% tinggal di daerah perkotaan, sedangkan sisinya
10% tinggal di pedesaan.
Penduduk asli Negara Inggris ialah orang Inggris yang dibagi menjadi dua
kelompok, yaitu:
a. Bangsa Kelt meliputi orang Skotlandia, Irlandia, dan Wales.
Bangsa Kelt merupakan sebutan bagi sejumlah puak Eropa Tengah pada masa
silam yang memelihara kebudayaan bermiripan dan bertutur kata dengan
subrumpun bahasa Keltik. Di masa kini, istilah Kelt juga digunakan untuk
menyebut sebagian penduduk Kepulauan Britania, daerah Bretagne di Prancis,
dan daerah Galicia di Spanyol yang masih memelihara ciri-ciri serupa Kelt asli,
terutama dari bahasanya. Walau demikian, pada masa silam mereka tidak
dianggap terkait dengan bangsa Kelt oleh orang luar.
Istilah 'Kelt' (dari Celt dalam bahasa Inggris) berasal dari sebutan orang
Yunani Kuna. Dalam rujukan tertulis mengenai orang Kelt, Hekataeus dari
Yunani pada tahun 517 SM menyebut mereka sebagai keltoi. Namun demikian,
literatur sejarah Eropa sebelum abad ke-19 sama sekali tidak pernah menyebut
"Kelt" atau "Keltik".
Penyebutan masa kini berasal dari temuan-temuan arkeologi yang
menunjukkan adanya migrasi bangsa Kelt dari wilayah Galia dan Belgia menuju
Kepulauan Britania, seperti Atrebates, Menapii, dan Parisi, dan berperan pada
pembentukan penduduk Kelt.
Penciri bangsa Kelt yang jelas adalah mereka bertutur atau keturunan dari
penutur salah satu dari bahasa-bahasa Keltik. Wilayah Wales, Pulau Irlandia,
Skotlandia, Cornwall, Pulau Man dan Bretagne disebut sebagai "tanah Keltik"
karena penduduknya menuturkan bahasa-bahasa yang termasuk dalam bahasa
Keltik. Kawasan Eropa lain yang dikaitkan sebagai Keltik adalah Galicia di
Spanyol, dan Devon, Cumbria dan Northumbria di Inggris. Penciri lainnya,
khususnya untuk kajian arkeologi, adalah orang Eropa prasejarah yang
mengusung kebudayaan yang dianggap berasal dari budaya Hallstatt dan budaya
La Tene.
Kajian DNA modern menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Inggris
(England) masa kini adalah keturunan Kelt/Britania Kuno, meskipun tak terdapat
lagi anggota bahasa-bahasa Keltik yang selamat di wilayah Inggris. Begitu juga di
Skotlandia, bahasa Gaelik terbatas di bagian utara dan barat.

b. Bangsa Jerman meliputi orang Anglo, Saxon, Jute, Denmark, dan Norman.

C. BAHASA DAN AGAMA


Bahasa negaranya atau bahasa persatuannya ialah bahasa Inggris. Sebagian besar
penduduknya menganut agama Protestan dan Katolik. Sedangkan sebagian lainnya
menganut agama islam, Yahudi, Hindu, dan Sikh.
D. KEBUDAYAAN DAN KESENIAN NEGARA INGGRIS
1. Bahasa
Bahasa Inggris adalah bahasa yang berasal dari Inggris dimana bahasa ini
merupakan bahasa yang mendunia, bisa di bilang bahasa ini yang digunakan untuk
berkomunikasi anatar warga negara pada umumnya. Bahasa ini berawal dari
kombinasi antara beberapa bahasa lokal yang dipakai oleh orang-orang Norwegia,
Denmark, dan Anglo-Saxon dari abad ke-6 sampai 10
2. Tarian
Morris Dancing adalah salah satu tarian tradisional masyarakat Inggris yang
biasanya diiringi dengan musik. Tarian Morris menekankan pada kelincahan dan
kekuatan kaki. Tarian Morris dilakukan secara berkelompok. Para penarinya ada
yang membawa tongkat, pedang dan sapu tangan sebagai pelengkap tarian.
Walaupun menari secara berkelompok dan berdekatan, bagi para penari Morris hal
tersebut tidak membuat mereka khawatir terluka.

3. Budaya Antri
Masyarakat Inggris yang multikultural memilik kebiasaan mengantri untuk
melakukan dan mendapatkan sesuatu. Masyarakat menganggap oarang yang tidak
mau mengantri adalah orang yang egois dan tidak memperdulikan orang yang ada
disekitarnya. Budaya antri ini sudah seperti nilai dan norma yan berlaku di
masyarakat.
4. Straw Bear
Straw Bear adalah hari beruang jerami yang merupakan tradisi tertua yang
biasa di lakukan pada tanggal 7 januari. Tradisi ini dipercaya untuk mengawali
masa bertani dan berladang. Para peserta baik pria dewasa maupun remaja,
menggunakan kostum jerami mulai dari kaki hingga kepala. Dan mereka berjalan
mengetuk pintu rumah yang satu ke rumah lainnya sambil menari. Para penari
akan memperoleh hadiah dari para pemilik rumah sebagai imbalannya. Baik
berupa makanan, bir ataupun uang.

5. Budaya saat Makan


Pada saat makan posisi duduk harus tegak, saat makan tidak boleh bertanya
dengan gembira atau terus menerus bicara dengan orang. Setiap orang tidak boleh
meninggalkan sendok di atas mangkok sup atau di gelas kopi. Sendok harus
ditinggalkan di atas piring nasinya dan untuk sendok teh harus diletakkan di atas
tatakan gelas. Saat minum sup tidak boleh menimbulkan suara dan tidak boleh
meminum sup sampai habis. Tidak boleh merokok saat masih duduk di tempat
makan. Selesai makan para pria membantu wanita memundurkan kursinya supaya
bisa berdiri.

6. Pearly Kings and Queen


Pearly Kings and Queen dikenal juga dengan Pearlies sebuah acara amal
yang biasa diadakan oleh masyarakat kelas buruh dan pekerja. Dan sudah menjadi
sebuah budaya masyarakat menengah Kota London. Para peserta Pearly Kings dan
Queens memakai busana berkilauan yang berasal dari kancing mutiara (pearl) yang
dibuat pada abad ke-19.

7. Budaya Bertamu
Saat bertamu di Inggris ada beberpa hal yang harus di perhatikan seperti :
Kapan harus tiba di tempat undangan. Jika bukan menyangkut urusan formal,
datang lebih awal. Pengundang masih sedang melakukan persiapan dan kamu tiba
lebih duu akan membuatnya keki. Paling pas untuk urusan tidak formal adalah
telat 10 menit. Jika telat sampai 30 menit harus mita maaf. Itu menunjukkan tanda
sopan saat bertamu Kapan harus meninggalkan tempat acara. Untuk ini tidak ada
aturan khusus, tapi berlama-lama di tempat orang adalah hal yang tidak sopan.
Lebih bagus meninggalkan tempat 1 jam setelah jamuan makan. Selain itu di hari
kedua setelah acara harus mengirimkan pesan terimakasih dengan disertakan
hadiah kecil seperti bunga atau coklat.

8. Worm Chramping
Worm Chramping adalah salah satu tradisi unik yang ada di Inggris, tradisi
ini adalah tradisi menangkap cacing tanah. Setiap peserta hanya memiliki wilayah
perburuan seluas 3 x 3 m2 saja. Diperbolehkan memainkan musik apa saja untuk
memikat atau memancing cacing agar keluar dari tanah, tapi tidak diperbolehkan
menggunakan obat-obatan termasuk air.