Anda di halaman 1dari 2

Perkembangan New Public Administration sangat pesat di zaman dewasa ini.

Tentunya hal ini disebabkan


berbagai faktor. Salah satu hal yang mempengaruhi perkembangan New Public Administration tersebut
adalah Old Public Administration. Old public administration atau administrasi publik sudah banyak
ditinggalkan oleh banyak negara. Hal ini disebabkan oleh kakunya peraturan yang terdapat di dalam
administrasi punlik klasik dan sentralistik. Lalu paradigma administrasi publik lama kurang terbuka dan
kurang responsiv sehigga diperlukan sebuah paradigma baru. Karakeristik dari Administrasi Publik Klasik
yang dianggap inter Qua, red tape, lamban, tidak sensltif terhadap kebutuhan masyarakat, penggunaan
sumberdaya Publik yang sia-sia akibat hanya berfokus pada proses dan prosedur dibandingkan kepada
hasil, sehingga pada akhirnya menyebabkan munculnya pandangan negatif dan masyarakat yang
menganggap Administrasi Publik sebagai beban besar para pembayar pajak (Econoinic and SociaL
Council UN, 2004).

Dalam OPA Pemerintahan yang kaku dan sentralistik sebagaimana yang dianut oleh OPA, karena masih
kuatnya kewenangan penuh oleh pemerintah dalam membuat kebijakan, hal ini berindikasi adanya
kebijakan yang menguntungkan pemerintah saja tapi tidak dapat mensejahterakan masyarakat umum.
Kemudian paradigma OPA dan kurang relevan dalam menempatkan persoalan-persoalan publik karena
memiliki landasan filosofis dan ideologis yang kurang sesuai (inappropriate) dengan administrasi Negara
yakni menerapkan prinsip keterbukaan dan responsifnes, sehingga perlu dibuatnya paradigma baru. OPA
juga kurang efektif dalam memecahkan masalah dan memberi pelayanan kepada publik. Selanjutnya
administrasi publik klasik terlalu menyederhanakan realitas struktur sosial kemasyarakatan. Kelemahan
selanjutnya adalah karakteristik formalisme birokrasi, yang sering kali dikendalikan oleh hubungan-
hubungan informal. Lalu tidak tumbuhnya rasa memiliki di kalangan birokrat. Hal ini disebabkan birokrasi
difungsikan hanya sebagai pelayan kekuassaan dan pelayan rakyat. Kelemahan yang terakhir adalah
birokrasi hanya dipersiapkan untuk pekerjaan-pekerjaan rutin. Karena itu, birokrasi sering kali tidak
sensitif dan tidak mampu mengrespons dengan cepat perubahan yang terjadi di masyarakat.

Kelebihan dari administrasi publik klasik adalah politik yang tidak mencampuri kegiatan administrasi di
pemerintahan. Sehingga tidak ada hasil dari kegiatan administrasi terhadap publik yang berbau politik.
Administrasi publik klasik juga memampukan birokrasi memiliki daya stabilitas yang sangat tinggi, karena
para birokrat diputuskan berdasarkan pertimbangan obyektif, para birokrat dilindungi dari
kesewenangan hukum, dan masa depan para birokrat terjamin. Struktur birokrasi yang kompleks dan
formal serta berdasarkan dokumen resmi akan menghindarkan birokrasi dari penyalahgunaan wewenang
baik oleh birokrasi karier maupun birokrasi politisi yang berkuasa untuk sementara. Administrasi publik
klasik ini juga dapat diimplementasikan di negara berbentuk kerajaan. Selanjutnya, sifat netral dari
administrasi publik klasik ini dapat menghindarkan birokrasi dari kepentingan figur atau kelompok-
kelompok tertef

Tri Kardawati. 2001. Administrasi Negara Pembandingan. Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.
Yeremias T. Keban. Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik : Konsep, Teori dan Isu. Penerbitan Gaya
Media. Yogyakarta

Owen E.Hughes. Public Management and Administration: An Introduction. St.Martin’s Press,Inc. New
York.1994

Janet V. Dernhart dan Robert B. Dernhart. 2003. The New Public Service : Serving, not Steering. M.E
Sharpe, New York.

Robert B. Dernhart. 2008. Theories of Public Organization. Thomson & Wadsworth. USA. Fifth Edition

Tjipto, Prijono, dan Mandala Manurung. 2010. Paradigma Administrasi Publik dan Perkembangannya.
Jakarta:Univeritas Indonesia Press

Josep, Izudin. 2013. OPA, NPM, dan NPS dalam Bingkai Teori dan Penerapannya. Diambil dari:
http://izudinyusuf.blogspot.co.id/2013/06/opa-npm-dan-nps -dalam-bingkai-teori-dan.html. (29
Desember 2015, 13.54 WIB)

Manurung, Sabam. 2015. Perkembangan Revormasi Administrasi Publik Mulai dari OPA, NPA, dan NPS.
Diambil dari: https://sabammanurung.wordpress.com/2015/02/02/perkembangan revormasi-
administrasi-publik-mulai-zaman-old-public-administration new-publik-administrasitonmanagement-
hingga-new-public-services/. (26 Desember 2015, 23.36 WIB)