Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN BEKASI

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS LAMBANGSARI
Jalan Raya Kota Legenda – Desa Lambangsari
Kec. Tambun Selatan Kode Pos 17514
Telepon : (021) 8260 4358 Email : puskesmaslambangsari@yahoo.com
BEKASI

HASIL IDENTIFIKASI RESIKO TERHADAP LINGKUNGAN MASYARAKAT AKIBAT PELASANAAN KEGIATAN UKM

NO PROGRAM KEGIATAN IDENTIFIKASI ANALISA RESIKO PERENCANAAN PELAKSANAAN EVALUASI TINDAK


RESIKO KEGIATAN UPAYA LANJUT
1 KIA  Kelas Ibu Ibu Hamil jenuh dan tidak Suasana kurang nyaman Petugas harus lebih Petugas menggunakan Ibu hamil merasa nyaman Dalam kegiatan
Hamil focus dalam mengikuti dikarenakan petugas kurang kreatif dan supel dalam Tanya jawab atau diskusi dan focus dalam mengikuti kelas ibu hamil
kelas kreatif dalam membawakan membawakan kelas ibu dengan ibu hamil kelas ibu hamil menggunakan
suasana hamil media informasi
yang lebih
menarik
 Kunjungan Petugas salah menghitung Pasien lupa kapan terakhir Pasien disarankan untuk Pemeriksaan USG Petugas sudah benar dalam Pembelian alat
USG
Ibu Hamil umur kehamilan menstruasi USG dilakukan pada semua menghitung usia kehamilan
sasaran ibu hamil yang
lupa haid terakhir
Ibu hamil tidak memahami Ibu tidak pernah Melakukan kunjungan Kunjungan rumah Ibu hamil paham dengan Demo
menggunakan
tanda bahaya pada masa memeriksakan rumah bersama kader dilaksanakan 1 bulan tanda bahaya selama
pantum atau alat
kehamilan kehamilannya sekali pada ibu hamil kehamilan peraga
resiko tinggi
2 GIZI Keracunan Makanan  Makanan yang sudah Memberikan penjelasan Sosialisasi bahaya Tidak ada PMT yang Setiap pemberian
kadaluarsa atau tanda-tanda makanan makanan yang sudah kadaluarsa yang dikonsumsi PMT selalu dilihat
 Makanan yang banyak
mengandung jamur yang kadaluarsa kepada kadaluarsa oleh ibu hamil dan ibu tanggal kadaluarsa
 Tanggal kadaluarsa
sasaran (ibu hamil dan balita
kurang jelas
ibu balita)
3 P2 Penyelidikan  Petugas beresiko  Petugas tidak  Petugas menggunakan  APD digunakan sesuai  Petugas terhindar dari Apabila terjadi
SURVAILANS
kasus tertular penyakit. menggunakan APD APD sesuai dengan dengan standart resiko tertular penyakit. penularan
epidemiologi sesuai dengan standart. standart. penyakit terhadap
 Keluarga pasien  Pendekatan petugas  Keluarga dari pasien
penyakit  Kurang informasi dan  Petugas menjelaskan petugas dari
merasa khawatir terhadap keluarga kooperatif terhadap
menular pengetahuan tentang maksud dan tujuan kegiatan PE, maka
dengan kedatangan pasien petugas
penyakit pelacakan akan dilaporkan
petugas
ke Dinas
Kesehatan dan
segara ditangani.

Fogging  Asap  Asap foging  Penyuluhan  Sosialisasi kepada  Tidak ada masyarakat Apabila terjadi
 Kebisingan  Persiapan APD kasus
mengganggu pernafasan masyarakat sebelum yang menderita sesak
 Kebisingan proses akibat/dampak
pelaksanaan kegiatan nafas karena asap foging
fogging dapat  Memberikan  Tidak ada masyarakat dari foging lapor
menganggu penyuluhan pada yang mengalami ke dinas kesehatan
pendengaran masyarakat, bahwa keracunan residu bahan dan segera
pada saat foging kimia dilakukan
masyarakat dihimbau tindakan
untuk menjauhi lokasi,
memakai masker,
menutup makanan &
minuman,
mengamankan hewan
peliharaan
 Petugas foging harus
menggunakan APD

P2 Pelayanan  Tertular penyakit yang Petugas tertusuk jarum Membuang limbah jarum Pelaksana imunisasi di Petugas terhindar dari Kerjasama dengan
IMUNISASI
imunisasi ditularkan lewat jarum bekas imunisasi suntik pada safety box dalam dan luar gedung penularan penyakit lewat petugas kesling
suntik membuang limbah spuit jarum suntik dalam pengolahan
pada safety box. limbah medis

Petugas tidak melakukan Teknik recapping spuit Petugas sudah tidak


tindakan recapping tidak dilakukan oleh melakukan lagi recapping
petugas spuit

Pelayanan  Terjadi efek samping Kesalahan prosedur dan Memastikan Vaksin di simpan Tidak terjadi infeksi pada
imunisasi imunisasi berupa infeksi Teknik pelaksanaan penyimpanan vaksin menggunakan termos dan luka bekas suntikan
pada luka bekas suntikan imunisasi dalam kondisi baik melakukan Teknik
( pengaturan suhu) dan penyuntikan yang benar
Teknik penyuntikan yang
benar

Screening sasaran imunisasi  Pastikan jarum yang  Memastikan jarum Sudah dilakukan
digunakan steril dan yang digunakan steril
baru dan baru
 Cuci tangan sebelum  Mencuci tangan
dan sesudah tindakan sebelum dan sesudah
 Melakukan tindakan tindakan
asepsis  Melakukan tindakan
 Memberikan
asepsis
profilaksis  Memberikan profilaksis
4 PROMKES Penyuluhan Kesalahan pemahaman Penyampaian materi oleh Petugas yang Petugas lebih Petugas sudah paham dan Dilakukannya
materi yang disampaikan petugas kurang maksimal / menyampaikan materi komunikatif dan menguasai materi yang penyuluhan secara
dipahami oleh audien. harus menguasai materi menguasai materi disampaikan berkesinambunga
yang di sampaikan informasi n dan
menggunakan
Metode yang dipakai pada Metode yang dipakai Petugas dalam melakukan metode infomasi
saat penyuluhan tidak tepat, dalam penyuluhan harus Petugas dalam penyuluhan sudah yang lebih baik
berakibat kesalahan dalam tepat dan mudah di penyuluhan menggunakan alat peraga, (infokus, banner)
pemahaman materi pahami/ di mengerti oleh menggunakan alat peraga, lembar balik dan leaflet
audien dan menggunakan lembar balik dan leaflet
alat peraga lembar balik
leaflet
5 KESLING  Limbah Medis Limbah medis dan sampah Bekerjasama dengan Melaksanakan kerjasama Limbah b3 sudah terkelola Pembuangan
 Sampah Infeksius limbah medis
infeksius berbahaya bagi pihak ke-3 untuk dengan PT Adipraya, sesuai dengan aturan
tetap berlajut di
manusia yang pembuangan limbah limbah di ambil setiap penanganan limbah lakukan oleh
pihak ke-3
bersinggungan dengan bulan dan untuk
kedua hal tersebut pemusnahan dilakukan
dikarenakan dapat menjadi oleh PT wastec
sumber berbagai macam
penyakit infeksius

Mengetahui,
Kepala UPTD Puskesmas Lambangsari

dr. Dewi Tirthasari


NIP. 19660324 200212 2 002