Anda di halaman 1dari 3

Tips Membaca Jurnal Internasional dalam tiga jam

Link : http://www.aseprudi.com/2016/10/tips-membaca-jurnal-internasional-dalam.html

Langkah pertama
adalah siapkan catatan terlebih dahulu. Membaca tanpa menulis adalah tidak berguna,
justru hal yang dapat menambah pengetahuan kita adalah dengan menuliskan kembali apa
yang sudah kita tuliskan. Namun bagaimana cara menuliskan rangkuman yang dapat
mudah dipahami? Jadi, setiap lembar buku catatan kita perlu dibagi menjadi tiga bagian,
seperti yang terlihat digambar yang saya cantumkan ini. Bagian yang paling tengah itu
adalah catatan utama kita. Disini kita perlu menuliskan rangkuman dari setiap paragraph
yang sudah kita baca. Dalam satu paragraph cukup satu atau maksimal dua kalimat dan itu
adalah kalimat kita sendiri, tanpa copy paste dari jurnal yang kita baca. Kemudian pada
bagian sebelah kanan yang agak sedikit, itu diisi dengan data dan fakta dari jurnal yang kit
abaca. Misalnya ada data statistic, atau teori yang penting yang harus kita tulis dan
hafalkan. Tentunya yang sangat penting saja, tidak semua data atau teori yang kita temukan
harus dituliskan disitu. Dan yang terakhri adalah pada kolom yang bawah, itu adalah catatan
dari dosen ketika kuliah. Apabila dalam diskusi dengan teman dan dosen, mereka
menemukan sebuah pengetahuan yang baru, langsung ditulis di kolom bawahnya.
angkah yang kedua adalah menuju jurnal internasional yang sudah siap kita baca.
Sebelum membaca jurnalnya, di lembar pertama yang sudah kita buat bagi tiga tadi,
tuliskan reference atau bibliography nya, seperti misalnya nama penulis, judul jurnal,
tahun terbit, institusi dan yang lainnya. Ini sangat penting mengingat nanti ketika kita
diskusi atau bicara dengan orang lain, kita memiliki data dan faktanya. Berikutnya
adalah sebelum membaca, kita tuliskan structure dari jurnalnya, mulai dari
Introduction hingga conclusion. Tuliskan setiap sub judul yang akan dibaca lebih
dahulu, ini fungsinya untuk memahami secara keseluruhan mengenai isi jurnal yang
akan kit abaca.
Langkah ketiga adalah membaca bagian yang terpenting dalam jurnal. Bagi saya,
bagian terpenting jurnal adalah Abstract, Introduction,
Methodology danConclusion. Nah keempat bagian itu perlu berkali-kali dibaca,
hingga kita benar-benar paham mengenai isi jurlanya karena inti dari jurnal ada pada
empat bagian itu.
Langkah terakhir adalah note-taking atau mencatat bagian bagian penting. Seperti
yang awal sudah saya katakana bahwa menuliskan ide yang sudah kita baca
sangatlah penting, namun bagaimana cara menuliskanya itu perlu strategi. Usahakan
maksimal satu paragraph adalah satu kalimat kita sendiri, tuliskan dan rangkum
dengan menggunakan kalimat sendiri. Salah satu ciri bahwa kita sudah memahami isi
dari setiap paragraph adalah kita dapat menuliskannya sendiri. Begitu dan seterusnya
ketika membaca bagian yang lain.
Langkah terakhir adalah hilangkan pengganggu. Usahakan kita dalam kondisi yang
sangat tenang dan nyaman ketika membaca. Kalau bacaannya sudah mulai serius
seperti jurnal internasional, alangkah baiknya menonaktifkan handphone selama
waktu membaca. Atau minimalnya mematikan paket data internet, terkadang notifikasi
facebook atau social media yang lainnya selalu menghilangkan kenikmatan dalam
membaca.
Pada akhirnya, saya mendapatkan hobi baru yang dapat membuat saya sangat
tenang dan nyaman. Saya selalu bahagia ketika berhasil menyelesaikan dan
membaca salah satu jurnal internasional. Karena pada dasarnya salah satu hasil dari
pendidikan adalah bertambahnya ilmu pengetahuan dan berubahnya pola perilaku,
dan jurnal internasional sudah berhasil merubah pola pikir dan perilaku saya secara
perlahan.
Semoga tips membaca jurnal ini dapat bermanfaat.