Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUANKEGIATAN

PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI TERPADU (PKRT) DAN KIE


KESEHATAN REPRODUKSI PADA CALON PENGANTIN
UPT PUSKESMAS DTP LOSARI

I. Pendahuluan
Pelayanan kesehatan reproduksi terpadu (PKRT) dan KIEkesehatan
reproduksi pada calon pengantin merupakan kegiatan yang dilakukan oleh
puskesmas kepada calon pengantin dengan memberikan KIE kesehatan
reproduksi dan seksual (penyuluhan tentang pernikahan, persiapan kehamilan,
persalinan dan KB, dan konseling), pemeriksaan kesehatan, pemberian
imunisasi Tetanus Toxoid.
Fokus utama kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi terpadu pada
calon pengantin adalah upaya untuk meningkatkan akses
dankualitaspelayanankesehatanreproduksikepada
setiapindividupadasiklushidupnyakhususnyapadacalonpengantin.Menjadilebih
pentinglagikarenaketerpaduandalampelayanankesehatanreproduksiiniakanmeng
hilangkanmissopportunitysekaliguslebihmenjaminefektifitasdanefisiensidalampel
ayanan.
Kegiatan PKRTmenjadi wujud optimalisasi dariVisi UPT Puskesmas DTP
Losariyaitu “Terwujudnya Puskesmas Losari bermutu menuju masyarakat sehat,
mandiri dan sejahtera” serta misi Puskesmas yang keempat yaitu “Meningkatkan
peran serta aktif masyarakat terhadap kesehatan secara mandiri”. Serta dalam
pelaksanaan kegiatan ini, petugas mengamalkan tata nilai UPT Puskesmas DTP
Losari, yaitu BERBAKTI (Berkomitmen: bersih, amanah, terampil, komunikatif
dan inovatif).

II. Latar Belakang


Berdasarkan data pada laporan tahunan 2016, diketahui angka anemia
pada ibu hamil di Puskesmas Losari cukup tinggi yaitu sejumlah 169 orang dan
Ibu hamil KEK berjumlah 51 orang. Kejadian anemia dan KEK dapat dicegah
apabila ibu hamil mempersiapkan kehamilannya secara komprehensif sejak
menjadi calon pengantin. Maka disusunlah kerangka acuan kegiatan pelayanan
kesehatan reproduksi terpadu (PKRT) dan KIE kesehatan reproduksi pada calon
pengantin di Puskesmas Losari untuk tahun 2017.
III. Tujuan Umum danTujuan Khusus
A. Tujuan umum:
Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan reproduksi dan
seksual bagi calon pengantin.

B. Tujuankhusus:
1. Meningkatkan pengetahuan calon pengantin terkait kesehatan reproduksi
dan seksual.
2. Mengetahui secara dini kondisi kesehatan calon pengantin (meliputi
anemia dan status gizi)
3. Meningkatkan cakupan imunisasi TT pada calon pengantin.

IV. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan


No. KegiatanPokok RincianKegiatan
A. PKRT pada Calon Penyuluhan, edukasi dan diskusi
Pengantin
Pemeriksaan fisik dan penunjang (Pemeriksaan
LILA dan Hb)
Pemberian terapi dan imunisasi TT
Rujukan

V. Cara MelaksanakanKegiatan
N Kegiatan Lintas
Pelaksana LintasSektor Ket
o Pokok program
A PKRTpad  Menyusun Gizi KUA Sumber
a catin rencana Menyiapkan  Menginformasika biaya
kegiatan materi n terkait kegiatan JKN
 Koordinasi PROMKES kepada sasaran
dengan Menyiapkan  Menyiapkan
Lintas materi sarana dan
Program dan Imunisasi prasarana
Lintas Sektor Menyiapkan  Memberikan
 Menyiapkan vaksin surat pengantar
kuisioner bagi catin untuk
 Fasilitasi melakukan
pelaksanaan pemeriksaan
PKRT pada kesehatan ke
Calon Fasilitas
pengantin Kesehatan
 Melakukan
pelaporan
hasil
kegiatan

VI. Sasaran
Semua calon pengantin di wilayah kerja UPT Puskesmas DTP Losari

VII. JadwalPelaksanaanKegiatan

2016 2017
No. Kegiatan
11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Persiapan kegiatan x x x x x x x x x x x x
2. Pelaksanaan
x x x x x x x x x x x x
PKRTcatin

VIII. EvaluasiPelaksanaanKegiatandanPelaporan
Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh
penanggungjawab kegiatan setelah acara selesai dengan memperhatikan
kesesuaian jadwal, dan pelaporan hasil-hasil yang dicapai.

IX. Pencatatan, PelaporandanEvaluasiKegiatan


Pencatatan dengan menggunakan register/daftar absensi, dan notulensi
kegiatan serta rekapan kelas ibu dan balita. Dan pelaporan kegiatan
dilaksanakan setiap akhir bulan kegiatan pada penanggung jawab UKM.
Evaluasi kegiatan dilakukan sesuai dengan jadwal monitoring evaluasi kebijakan
UKM yaitu setiap 6 bulan sekali.