Anda di halaman 1dari 7

Fenomena Jasa Permohonan Maaf di Jepang

BAB I

Latar Belakang

Meminta maaf adalah cara untuk menunjukkan bahwa kita mengaku berbuat salah dan
telah belajar dari kesalahan itu. Meminta maaf setelah melakukan kesalahan tidaklah sesederhana
mengucapkan sepatah dua patah kata. Untuk meminta maaf dari seseorang, Anda harus
memikirkan tindakan Anda dan bagaimana pengaruhnya pada orang yang Anda sakiti. Kemudian,
Anda harus mendekati orang tersebut dengan tulus dan menerima jika ditolak. Meminta maaf
bukanlah hal yang mudah, karena walaupun terkadang kita meminta maaf dengan etiket yang
baik, seseorang belum tentu dapat menerimanya dengan baik.

Di Indonesia, apabila kita melakukan kesalahan kepada seseorang, maka kita harus
meminta maaf secara langsung dengan sesegera mungkin untuk menghindari masalah berlanjut
dan kesalah-pahaman. Bahkan sangat tidak disarankan meminta maaf melalui telepon, ataupun
perantara orang lain karna dapat menimbulkan kesalah-pahaman bahkan dianggap tidak tulus
serta kurang sopan dalam meminta maaf. Karena jika yang melakukan kesalahan adalah kita
sendiri tentu yang harus menanggung akibatnya juga tentu kita sendiri. Oleh karena itu meminta
maaf secara langsung adalah sangat disarankan karena menunjukkan bahwa kita benar benar
telah mengakui dan menyesali kesalahan yang telah kita lakukan kepada seseorang.

Berbeda halnya dengan di Jepang, dilansir dalam artikel detik.com, Jepang memiliki
agensi jasa permintaan maaf dengan mengirimkan orang lain untuk meminta maaf mewakili kita.
Bahkan jasa dari agensi agensi ini cukup banyak di gunakan oleh masyarakat jepang.

Cara yang umum dilakukan masyarakat jepang dalam meminta maaf (owabi) adalah
dengan membungkuk (bahasa-japan.blogspot.com). Cara ini disesuaikan dengan seberapa besar
rasa menyesal seseorang. Semakin besar rasa bersalah semakin lama dan rendah seseorang
membungkuk, bahkan jika dibutuhkan, seseorang akan bersujud untuk menunjukkan
ketulusannya meminta maaf. Kemungkinan diterimanya suatu permintaan maaf juga ditentukan
oleh seberapa besar usaha seseorang untuk menunjukkan rasa penyesalannya.

Permohonan maaf yang seharusnya dilakukan dengan tulus dari dalam hati dan dari diri
sendiri , namun di Jepang akhir-akhir ini malah dapat diwakilkan oleh orang lain. Hal inilah yang
menarik penulis untuk membahas tentang fenomena jasa permintaan maaf di Jepang, dengan
judul makalah “ Fenomena Jasa Permohonan Maaf di Jepang”.

Rumusan Masalah

Berdasarkan pemaparan di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut:

1. Bagaimanakah fenomena jasa permohonan maaf di Jepang?


2. Apa alasan munculnya agensi jasa permohonan maaf di Jepang?

Tujuan Penelitian

1. Untuk mendeskripsikan fenomena jasa permohonan maaf di Jepang


2. Untuk mengetahui alasan munculnya agensi jasa permohonan maaf di Jepang.

Manfaat Penelitian

1. Untuk menambah wawasan penulis dan pembaca mengenai fenomena yang terjadi saat
ini di Jepang. Dalam hal ini, mengenai fenomena munculnya jasa permintaan maaf di
Jepang
2. Sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya.
BAB II

PEMBAHASAN

Maaf bisa menjadi satu kata yang sangat berat diucapkan bagi beberapa orang. Terhadap
seseorang yang mengalami tekanan mental , terkadang lebih memilih untuk menghindari
meminta maaf ataupun melarikan diri dari masalah tersebut dan membiarkan masalah tersebut
berkepanjangan tanpa menemukan solusi. Hal tersebut tentu sangat tidak menguntungkan apalagi
dalam dunia kerja. Tidak ada cara lain selain meminta maaf secara langsung atas kesalahan kita
sendiri walaupun akan menghadapi resiko penolakan ataupun dampak yang lebih dari itu seperti
pemutusan hubungan kerja, dll. Perasaan bersalah tak jarang menyiksa seseorang. Situasi ini
sangat tidak nyaman, terutama jika Anda telah membuat seseorang marah atau menyakiti
perasaan mereka

Begitu sulitnya mengucap kata maaf sampai-sampai di Jepang ada bisnis jasa untuk
mewakili Anda meminta maaf pada pihak yang dirugikan. Bagi masyarakat Jepang, meminta
maaf adalah hal yang sangat merepotkan, karena harus berada dalam tekanan, tentang resiko
yang akan diterima setelah itu seperti menerima makian, amukan amarah, dll.

Dengan menyewa jasa permohonan maaf ini Anda dapat menghindari ketidaknyamanan
dan juga mendapatkan permohonan maaf yang tepat. Rocket News 24 melaporkan jasa agensi
minta maaf ini cukup marak di Jepang. Agensi tersebut hadir bukan karena ingin menghindari
permintaan maaf, tapi karena orang-orang diliputi perasaan canggung saat harus mengucapkan
kata tersebut. Perasaan canggung dan takut ini semakin menjadi-jadi ketika permintaan maaf
dilakukan dengan bertemu muka. Hal inilah yang mendasari beberapa agensi jasa permintaan
maaf di Jepang berkembang. Dilihat dari sifat kebanyakan masyarakat jepang adalah tertutup
dan cenderung mengalami kesulitan dalam mengungkapkan maksud hati secara langsung juga
menjadi salah satu faktor pendukungnya.

Agensi yang menyediakan jasa 'minta maaf' ini menghadirkan berbagai layanan sesuai
kebutuhan klien. Misalnya saja, agensi tersebut bisa mengirimkan orang yang berpura-pura
menjadi orangtua si klien untuk meminta maaf saat ingin memutuskan jalinan cinta. Ada juga
agensi yang menyediakan jasa berpura-pura menjadi istri saat si suami sedang ingin bolos dan
mengajukan permintaan maaf ke kantor untuk izin tidak masuk kerja karena alasan sakit. Harga
dari jasa minta maaf ini berbeda-beda tergantung dari layanannya.

Salah satu agensi yang bergerak di bidang ini bernama Shazaiya Aiga Pro, perusahaan ini
mempromosikan dan menerima permintaan klien melalui website resminya di shazaiya.com
(detik.com). Didalam website tersebut kita dapat menemukan keterangan tentang perusahaan,
jenis jasa yang ditawarkan, serta harga yang ditawarkan sesuai dengan layanannya. Harga dari
jasa tersebut bergantung pada jenis permintaan klien, namun tetap memiliki biaya awal yang
harus dibayarkan. Berikut tampilan website shazaiya.com :

Perusahaan ini menawarkan tarif 25 ribu yen sekira Rp2,7 juta untuk jasa minta maaf secara
tatap muka. Sedangkan jika permintaan maaf dilakukan via email atau telepon harganya hanya
10 ribu yen atau sekira Rp1,1 juta. Berikut harga yang ditawarkan perusahaan ini :
Agensi lainnya bernama Nihon Shazai Dikokao menawarkan harga 3.500 yen atau sekira
Rp390 ribu per jam untuk permintaan maaf standar. Ada juga agensi bernama Yokohama
Benriya Natchan yang menawarkan layanan meminta maaf sambil menangis khususnya untuk
berhadapan dengan orang yang sedang marah besar pada si klien.

Agensi yang menyediakan jasa minta maaf ini cukup diminati. 40% klien mereka adalah
wanita berusia 20 sampai 40 tahun. Dan penyebab paling populer orang menggunakan jasa
agensi untuk meminta maaf adalah ketika memiliki masalah keuangan atau bertengkar dengan
orang terdekat (okezone.com).
BAB III

Kesimpulan

Dari pembahasan diatas, penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa:

1. Di Jepang terdapat agensi yang menyediakan jasa permintaan maaf , dengan


mengirimkan seseorang sebagai perwakilan klien untuk meminta maaf.
a. Harga yang dibayar sesuai dengan layanan, Shazaiya Aigo Pro dengan tarif 25
ribu yen untuk tatap muka, da 10 ribu yen via email dan telepon.
b. 40 % lien adalah wanita usia 20 sampai 40 tahun.

2. Agensi tersebut bukan karena untuk menghindari permintaan maaf, tapi karena
orang-orang diliputi perasaan canggung saat harus mengucapkan kata tersebut.
Perasaan ini semakin menjadi-jadi ketika permintaan maaf dengan tatap muka. Hal
inilah yang mendasari beberapa agensi jasa permintaan maaf di Jepang berkembang.
Daftar Pustaka

https://wolipop.detik.com/read/2014/09/01/153254/2678033/1137/ada-ada-saja-warga-jepang-
sediakan-jasa-agensi-untuk-minta-maaf

https://news.okezone.com/read/2014/09/05/214/1034811/perusahaan-di-jepang-tawarkan-jasa-
permohonan-maaf

www.shazaiya.com

bahasa-japan.blogspot.co.id/2013/12/owabi-ucapan-maaf.html?m=1