Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN SIMULASI DAN PERANCANGAN ANTENA MIKROSTRIP

RECTANGULAR PATCH 1575,42MHZ DENGAN POLARISAI CIRCULAR


DAN RECEIVER GPS

Disusun sebagai syarat telah menyelesaikan tugas besar Teknik Antena Propagasi

DISUSUN OLEH :

M. Ibnu Darajat 6705164028

Dinda Dewi Kumalasari 6705164020

Alda Nur Fajrina 67051640

D3 TEKNIK TELEKOMUNIKASI

FAKULTAS ILMU TERAPAN

UNIVERSITAS TELKOM

2018
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI........................................................................................................... 2
BAB I PENDAHULUAN ......................................... Error! Bookmark not defined.
1.1 Latar Belakang ........................................ Error! Bookmark not defined.
1.2 Rumusan Masalah ................................... Error! Bookmark not defined.
1.3 Tujuan...................................................... Error! Bookmark not defined.
1.4 Batasan Masalah ...................................... Error! Bookmark not defined.
BAB II DASAR TEORI........................................... Error! Bookmark not defined.
2.1 Filter ........................................................ Error! Bookmark not defined.
2.2 Macam-Macam Filter ................................................................................ 5
2.2.1 Filter Berdasarkan Sifat Penguatannya .............................................. 5
2.2.2 Filter Berdasarkan Frekuensi Kerja Yang Diloloskan ......................... 5
2.2.3 Filter Berdasarkan Respon Filter ....................................................... 5
2.3 Komponen Elektronika ............................................................................. 5
2.4 Proteus .......................................................................................................5
BAB III PERANCANGAN FILTER ...................................................................8
3.1 Pendahuluan. ............................................................................................. 8
3.2 Perhitungan Nilai Resistor. .......................................................................8
3.3 Perhitungan Nilai Kapasitor. ................... Error! Bookmark not defined.
3.4 Perhitungan Nilai Induktor. .....................................................................10
3.5 Rangkaian Skematik. ............................................................................... 11
3.6 Menampilkan Tabel Frekuensi ............... Error! Bookmark not defined.
3.7 Simulasi ................................................... Error! Bookmark not defined.
BAB IV PENGUJIAN DAN HASIL KELUARANError! Bookmark not defined.
4.1 Pengujian ...................................................... Error! Bookmark not defined.
4.2 Hasil Keluaran .............................................. Error! Bookmark not defined.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ................... Error! Bookmark not defined.
4.1 Kesimpulan................................................... Error! Bookmark not defined.
4.2 Saran ............................................................. Error! Bookmark not defined.
DAFTAR PUSTAKA ............................................... Error! Bookmark not defined.
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Global Positioning System (GPS) merupakan sebuah penentu posisi dan navigasi
secara global menggunakan satelit. Sistem GPS dirancang untuk memberikan informasi
posisi serta informasi mengenai waktu secara kontinyu di seluruh dunia dalam berbagai
kondisi cuaca.
Data yang dikirim dari satelit berupa sinyal radio dengan frekuensi L1 1575,42 MHz
dan L2 1227,60 MHz (digunakan untuk keperluan militer) yang dimodulasikan secara
binery phase shift keying (BPSK) dengan data digital. Data dari satelit GPS diterima oleh
pengguna melalui antena pada GPS receiver. Antena GPS receiver pada umumnya
berbentuk kecil dan tipis.
Salah satu antena yang memiliki karakteristik tersebut yaitu antena mikrostrip. Antena
mikrostrip merupakan antena yang populer saat ini. Hal ini dikarenakan bentuk dan
ukurannya yang sederhana serrta mudah dibuat dan diintegrasikan. Elemen peradiasi
antena mikrostrip memiliki bentuk yang beragam seperti segitiga, persegi, atau persegi
panjang. Bentuk paling sederhana pada substrat mmikrostrip adalah berupa sisipan dua
buah lapisankonduktif yang saling paralel yang dipisahkan oleh suatu substrat dielektrik.
Antena untuk perangkat GPS harus memiliki polarisasi melingkar. Polarisasi
melingkar merupakan orientasi perambatan gelombang elektromagnetik ke arah vertikal
maupun horizontal dengan arah elemen antena terhadap permukaan bumi sebagai
refferensi lain. Terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk mendapatkan
bentuk polarisasi melingkar, salah satunya teknik pencatuan pembagi daya yang
digunakan untuk mendapatkan perbedaan fase pencatuan sebesar 90 derajat sehingga
ppolarisasi antena memiliki bentuk melingkar atau dengan nama lain dual-feed.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana tahapan dalam merancang antena mikrostrip
2. Bagaimana menentukan nilai parameter pada antena
3. Bagaimana mensimulasikan perancangan antena mikrostip menggunakan software
CST

1.3 Tujuan
1. Memahami tahapan dalam merancang antena mikrosrtip
2. Merancang dan mensimulasikan antena mikrostrip menggunakan software CST

1.4 Batasan Masalah


1. Jenis filter yang dirancang dan disimulasikan yaitu High Pass Filter Butterworth
2. Software yang digunakan dalam perancangan yaitu Proteus
BAB II
DASAR TEORI

2.1 Filter
Filter adalah sebuah rangkaian yang dirancang agar melewatkan sinyal dengan
rentang frekuensi tertentu dan menghilangkan atau memperlemah sinyal dengan
frekuensi diluar frekuensi tersebut.

2.2 Macam-Macam Filter


2.2.1 Filter Berdasarkan Sifat Penguatannya
Berdasarkan sifat penguatannya, filter bisa diklasifikasikan :
o Filter aktif :
1. Komponen penyusunnya : ohm-Amp,kapasitor,dan resistor.
2. Keuntungannya : ukurannya yang lebih kecil, ringan, lebih murah, dan lebih
fleksibel dalam perancangannya.
3. Kekurangan : kebutuhan catu daya eksternal,lebih sensitif terhadap perubahan
lingkungan,dan frekuensi kerja yang sangat dipengaruhi oleh karakteristik komponen
aktifnya.
o Filter pasif :
1. Komponen penyusunnya : induktor,kapasitor,dan resistor.
2. Kelebihan : dapat dipergunakan untuk frekuensi tinggi.
3. Kekurangan : dimensi lebih besar daripada filter aktif.

2.2.2 Filter Berdasarkan Frekuensi Kerja Yang Diloloskan


Berdasarkan daerah frekuensi yang dilewatkan, filter analog dibagi menjadi:
1. LPF (Low Pass Filter)
2. BPF (Band Pass Filter)
3. HPF (High Pass Filter)
4. BSF/BRF (Band Stop Filter/Band Reject Filter)

2.2.3 Filter Berdasarkan Respon Filter


Berdasarkan bentuk respon:
1. Filter Bessel (Maximally Flat Time Delay)
2. Filter Cauer (Eliptic)
3. Filter Butterworth (Maximally Flat)
4. Filter Chepyshev (Tchebycheff)

2.3 Komponen Elektronika


1. Resistor
Resistor bila diterjemahkan artinya tahanan atau hambatan, yang berfungsi untuk menghambat
arus yang mengalir dalam suatu rangkaian tertutup. Kemampuan resistor menghambat suatu
arus kita disebut resistansi yang dinyatakan dalam satuan Ohm (Ω). Besarnya nilai resistansi
suatu resistor dapat kita lihat dari gelang-gelang warna yang terdapat pada badan resistor.

Gambar dan Simbol Resistor

2. Kapasitor
Kapasitor merupakan salah satu dari 5 komponen dasar elektronika yang fungsinya penting
untuk kamu ketahui karena sering digunakan. Kapasitor atau disebut juga dengan kondensator
merupakan komponen yang mampu menyimpan dan melepaskan muatan listrik.

Satuan dari kapasitor disebut dengan Farad, yang menunjukkan kemampuan kapasitor dalam
menyimpan muatan listrik atau kapasitansi. Farad diambil dari nama Michael Faraday, seorang
ilmuan yang menemukan kapasitor.
Gambar dan Simbol Kapasitor

3. Induktor
Induktor adalah komponen yang digunakan sebagai beban induktif. Induktor berfungsi sebagai
penyimpanan energi dimedan magnet akibat tegangan listrik yang melaluinya. Induktor yang
ideal terdiri dari kawat yang dililit tanpa adanya nilai resistansi. Sifat-sifat elektrik dari sebuah
induktor ditentukan oleh panjangnya induktor, diameter induktor, jumlah lilitan, dan bahan yang
mengelilinginya. Nilai induktansi sebuah induktor dinyatakan dalam satuan Henry.

Gambar dan Simbol Induktor


4. Dioda
Dioda adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengahantarkan arus listrik ke satu
arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Dioda bisa juga digunakan untuk
mengontrol arus, yakni sebagai saklar elektronik. Dioda terdiri dari 2 komponen elektroda yaitu
Anoda dan Katoda.

Gambar dan Simbol Dioda

5. Transistor
Transistor merupakan komponen dasar elektronika yang harus kamu ketahui karena memiliki
banyak fungsi dan merupakan komponen yang memegang peranan sangat penting dalam dunia
elektronika modern ini. Pada prinsipnya transistor terdiri atas dua buah dioda yang disatukan.
Transistor terdiri dari 3 kaki yaitu Basis (B), Colector (C), dan Emitor (E). Agar transistor dapat
bekerja, kepada kaki-kakinya harus diberikan tegangan, tegangan ini dinamakan bias voltage.
Basis-Emitor diberikan forward voltage, sedangkan Basis-Colector diberikan reverse voltage.
Sifat transistor adalah bahwa antara Colector dan Emitor akan ada arus (transistor akan
menghantarkan) bila ada arus basis. Makin besar arus basis makin besar penghantarannya.

Beberapa fungsi transistor diantaranya adalah sebagai penguat arus, sebagai Switch, stabilitasi
tegangan, modulasi sinyal, penyearah dan lain sebagainya.

Gambar dan Simbol Transistor

2.4 Proteus
3. Proteus adalah sebuah software untuk mendesain PCB yang juga dilengkapi dengan
simulasi PSpice pada level skematik sebelum rangkaian skematik di-upgrade ke PCB
sehingga sebelum PCBnya di cetak kita akan tahu apakah PCB yang akan kita cetak
apakah sudah benar atau tidak. Proteus mampu mengkombinasikan program ISIS untuk
membuat skematik desain rangkaian dengan program ARES untuk membuat layout
PCB dari skematik yang kita buat. Software Proteus ini bagus digunakan untuk desain
rangkaian mikrokontroller.
4. Proteus juga bagus untuk belajar elektronika seperti dasar-dasar elektronika
sampai pada aplikasi pada mikrokontroller. Software Proteus ini menyediakan banyak
contoh aplikasi desain yang disertakan pada instalasinya. Sehingga memungkinkan kita
bisa belajar dari contoh-contoh yang sudah ada.
5. Fitur-fitur yang terdapat dalam Proteus adalah sebagai berikut :
6.  Memiliki kemampuan untuk mensimulasikan hasil rancangan baik digital
maupun analog maupun gabungan keduanya.
7.  Mendukung simulasi yang menarik dan simulasi secara grafis.
8.  Mendukung simulasi berbagai jenis microcontroller seperti PIC 8051 series.
9.  Memiliki model-model peripheral yang interactive seperti LED, tampilan LCD,
RS232, dan berbagai jenis library lainnya.
10.  Mendukung instrument-instrument virtual seperti voltmeter, ammeter,
oscciloscope, logic analyser, dan lain-lainnya.
11.  Memiliki kemampuan menampilkan berbagi jenis analisis secara grafis seperti
transient, frekuensi, noise, distorsi, AC dan DC, dan lain-lainnya.
12.  Mendukung berbagai jenis komponen-komponen analog.
13.  Mendukung open architecture sehingga kita bisa memasukkan program seperti
C++ untuk keperluan simulasi.
14.  Mendukung pembuatan PCB yang di-update secara langsung dari program ISIS
ke program pembuat PCB-ARES.