Anda di halaman 1dari 2

RSIA WEMPE

KOTA SINGKAWANG OBAT-OBAT YANG PERLU KEWASPADAAN TINGGI


(HIGH ALERT MEDICATION)

No. Dokumen No. Revisi Halaman

Jln. Gunung Sari No. 10 NOMOR : SPO- / 14 1 dari 2


/ II / 2016

Tanggal terbit
Ditetapkan
STANDAR Direktur RSIA WEMPE
5 Januari 2016
PROSEDUR Kota Singkawang
OPERASIONAL
(SPO)
dr. Liau Songkono, Sp.OG

1. Suatu kegiatan tata cara penanganan obat-obatan dengan


perhatian khusus baik ditinjau dari konsentrasi, keamanan,
sifat obat, dan penyimpanan obat.
PENGERTIAN
2. Obat-obat yang perlu diwaspadai (high alert) adalah obat
yang sering menyebabkan terjadinya kesalahan serius jika
obat digunakan secara tidak tepat/tidak aman.

1. Untuk menjadi pedoman dalam pengelolaan obat-obat yang


TUJUAN perlu diwaspadai (high alert medication).
2. Meningkatkan kemanan pasien.

KEBIJAKAN Keputusan Direktur Rumah Sakit Ibu Dan Anak Wempe


Nomor ... tentang Kebijakan Pelayanan Kefarmasian.

1. Membuat daftar obat-obat yang perlu kewaspadaan khusus.


2. Memberi label yang jelas pada obat-obat yang harus
diwaspadai dengan stiker warna merah bulat dengan tulisan
High Alert berwarna putih (stiker penanda).
3. Tempat-tempat yang diperbolehkan menyimpan obat-obat
dengan konsentrasi tinggi (High Alert) adalah : Intensive
Care Unit (ICU) / NICU, Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan
PROSEDUR Instalasi Kamar Operasi (IKO) dan troli emergensi. Diluar
tempat-tempat tersebut diatas harus mengambil obat di
instalasi farmasi dalam bentuk yang sudah diencerkan
sesuai kebutuhan.
4. Penyimpanan obat-obat konsentrasi tinggi (High Alert) harus
didalam tempat terpisah dengan border warna merah
5. Pemesanan obat-obat konsentrasi tinggi (High Alert) harus
dilakukan oleh apoteker.
RSIA WEMPE OBAT-OBAT YANG PERLU KEWASPADAAN TINGGI
KOTA SINGKAWANG (HIGH ALERT MEDICATION)

No. Dokumen No. Revisi Halaman

KEP/MPO/ /I/2016 2 dari 2


Jln. Gunung Sari No. 10

6. Obat-obat yang memerlukan kewaspadaan tinggi :


a. Elektrolit pekat / Konsentrasi Tinggi harus di beri tanda
dengan label (stiker) berwarna merah bertuliskan “ High
Alert “
1) KCL 7,46 %
2) Bicarbonat Natrikus 8,4 %
3) MgSO4 ≥ 40 %
4) NaCl 3%
b. Golongan opioid
1) Fentanil
2) Kodein HCL
3) Morfin sulfat
4) Pethidin HCL
PROSEDUR 5) Sufentanil
c. Trombolitik
d. Insulin
e. Pemberian elektrolit pekat harus dengan pengenceran
dengan label khusus (nama obat, nama petugas yang
mengerjakan pengenceran, tanggal dan jam
pengenceran, nama dan RM pasien yang akan
diberikan).
f. Setiap akan memberikan obat petugas menerapkan
prinsip 7 (tujuh) Benar.
g. Petugas yang mengencerkan adalah petugas farmasi
yang kompeten dan bersertifikat.
7. Untuk obat-obat Narkotika, Psikotropika akan dibuat SPO
sesuai dengan Undang-Undang Narkotika.
8. Untuk obat kemoterapi, insulin, albumin, trombolitik, kontras
dibuat SPO terpisah.

1. Instalasi Rawat Jalan


UNIT TERKAIT 2. Instalasi Rawat Inap
3. Instalasi Farmasi