Anda di halaman 1dari 10

PRAKTIKUM MORFOLOGI DAN ANATOMI TUMBUHAN KANGKUNG

Dwita Nahru Faradisa, Galuh Hegmatiyar Nourillah, Nailul Faiza, Rifdah Yusfia Andriani

ABSTRAK - Kangkung (Ipomoea aquatica ) adalah tumbuhan yang termasuk


jenis sayur-sayuran dan ditanam sebagai makanan. Kangkung banyak dijual di
pasar-pasar. Kangkung banyak terdapat di kawasan Asia dan merupakan
tumbuhan yang dapat dijumpai hampir di mana-mana terutama di kawasan
berair. Ada dua bentuk kangkung yang dijual di pasaran. Yang pertama adalah
kangkung berdaun licin dan berbentuk mata panah, sepanjang 10–15 cm.
Tumbuhan ini memiliki batang berongga yang menjalar dengan daun berselang
dan batang yang menegak pada pangkal daun. Tumbuhan ini bewarna hijau
pucat dan menghasilkan bunga bewarna putih, yang menghasilkan kantung
yang mengandung empat biji benih. Jenis kedua adalah dengan daun sempit
memanjang, biasanya tersusun menyirip tiga.

Metode yang digunakan untuk menguji morfologi tumbuhan adalah dengan


pengamatan terhadap organ pada tumbuhan kangkung seperti akar, batang, dan
daun. Dan metode yang digunakan untuk menguji anatomi pada tumbuhan
kangkung adalah dengan pengamatan menggunakan mikroskop.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ipomoea aquatica mempunyai ciri-ciri


morfologi dan ciri-ciri anatomi. Ciri morfologi akar, batang, daun pada
kangkung yaitu daun menyirip tetapi pertulangannya menjari, warna daunnya
bagian permukaan atas berwarna hijau tua sedangkan bagian bawah daun
berwarna hijau muda, panjang daunnya bermacam-macam, ujung daun
berbentuk meruncing, permukaan daunnya licin. Untuk batang morfologinya
batang berongga, batang licin, batang tak bercabang tetapi memiliki ruas yang
tidak terlalu terlihat dengan kasat mata, batang berwarna hijau daun, batang
berbentuk melingkar. Untuk akar tumbuhan kangkung termasuk jenis akar
tunggang tapi memiliki rambut akar, berwarna putih, dan akar pada kangkung
memanjang ke arah bawah.

Kata Kunci : ipomoea aquatica, morfologi, anatomi.

PENDAHULUAN
Kangkung (Ipomoea aquatica) Klasifikasi botani tanaman
adalah Tumbuhan yang termasuk kangkung berdasarkan kelas
jenis sayur-sayuran dan ditanam taksonominya adalah sebagai
berikut: Kelas :Dicotyledonae,
sebagai makanan. Kangkung
Famili : Convolvulaceae, Genus :
banyak dijual di pasar-pasar. Ipomoea, Spesies : Ipomoea
Kangkung banyak terdapat di reptans aquatica (ware dan
kawasan Asia dan merupakan McCollum, 1975).
tumbuhan yang dapat dijumpai
Morfologi tumbuhan merupakan
hampir di mana-mana terutama di ilmu yang mempelajari bentuk
kawasan berair. Ada dua bentuk fisik dan struktur tubuh dari
kangkung yang dijual di pasaran. tumbuhan, morfologi berasal dari
Yang pertama adalah kangkung bahasa latin morphus yang berarti
berdaun licin dan berbentuk mata wujud atau bentuk. Untuk
panah, sepanjang 10–15 cm. memudahkan para peneliti dalam
mengklasifikasikan jenis
Tumbuhan ini memiliki batang
tumbuhan, bentuk morfologi salah
berongga yang menjalar dengan satu indikator yang sangat besar
daun berselang dan batang yang perannya untuk mengidentifikasi
menegak pada pangkal daun. tumbuhan secara visual, sehingga
Tumbuhan ini bewarna hijau pucat keragaman tumbuhan yang sangat
dan menghasilkan bunga bewarna beranekaragam dapat identifikasi
putih, yang menghasilkan kantung dan diklasifikasikan untuk
memudahkan dalam pemberian
yang mengandung empat biji
namaspesies, famili hingga
benih. Jenis kedua adalah dengan kingdom (Gembong, 2004).
daun sempit memanjang, biasanya Untuk mengidentifikasi spesies
tersusun menyirip tiga (Wikipedia, tumbuhan, salah satu faktor yang
2018). dapat dijadikan sebagai rujukan
yaitu kesamaan bentuk morfologi
Kangkung (Ipomoea aquatica) yang dimiliki antara satu spesies
termasuk ke dalam kingdom dengan spesies lainnya. Pada
plantae, divisi spermatophyta, tumbuhan yang sama jenisnya
kelas dicotyledonae dan famili perbedaan bentuk dan ukuran daun
convolvulaceae. Kangkung darat antara tumbuhan muda dan
memiliki karakteristik warna tumbuhan dewasa juga penting,
bunga putih hingga merah muda, sebab morfologi tumbuhan yang
daun agak kecil, warna batang masih muda memiliki bentuk
putih kehijauan hingga keunguan. morfologi yang berbeda dengan
tumbuhan dewasa. Hal ini BAHAN DAN METODE
dikarenakan tumbuhan muda
pertumbuhan dan perkembangan A. Alat dan Bahan
baik struktur morfologi maupun Alat dalam penelitian ini
anatomi belum berkembang secara adalah buku Morfologi
lengkap. Tumbuhan karangan
Gembong Tjitrosoepomo
Untuk mengamati struktur anatomi
(2006) sebagai buku
tipe stomata tumbuhan, dibutuhkan
alat bantu berupa mikroskop yang penunjang, alat tulis,
berfungsi untuk memperbesar penggaris, pisau, kamera,
ukuran objek yang diamati dari silet/pinset, mikroskop,
ukuran yang sebenarnya. Setiap pipet tetes, tissue, kertas dan
spesies tumbuhan memiliki bolpoin.
struktur anatomi yang sangat Bahan, yang digunakan
bervariasi baik jaringan pengankut,
jaringan pembuluh maupun tipe adalah tanaman
stomata yang dimiliki oleh setiap kangkung (Ipomoea
spesies tumbuhan. Stomata aquatica) meliputi akar,
merupakan organ tumbuhan yang batang, dan daun dan
sangat besar peranannya bagi aquades.
kelangsungan hidup tumbuhan. B. Pengambilan Sampel
Organ ini berfungsi sebagai tempat
Pengambilan sampel
terjadinya pertukaran antara CO2
dan O2 di lingkungan melalui morfologi, dengan
proses difusi. Selain itu stomata mengambil batang, daun,
juga merupakan salah satu organ dan akar tanaman
bagi sel tumbuhan yang mengatur kangkung (Ipomoea
terjadinya kehilangan air pada aquatica). Sedangkan pada
tumbuhan. Stomata merupakan pembuatan preparat anatomi
modifikasi jaringan epidermis
dengan mengambil daun
yang terspesialisasi menjadi
sebuah organ yang berperan bagian permukaan atas dan
sebagai keluar masuknya udara memotongnya secara
serta air pada daun (Retno, 2015). melintang. Pada pembuatan
preparat anatomi pada akar
dan daun dengan mengambil
akar atau batang dan
memotongnya secara jelas struktur anatomi
membujur dari akar tumbuhan
C. Penelitian di laboratorium kangkung.
1. Pengamatan morfologi b. Pembuatan preparat
Tumbuhan kangkung batang. Pembuatan
yang memiliki bagian preparat batang
akar, batang, dan daun. dengan cara
Dan tumbuhan kangkung memotong batang
diamati dan diukur secara membujur.
menggunakan penggaris Potongan dari batang
sebanyak sekali. Sampel tersebut harus benar-
yang digunakan diambil benar tipis agar dapat
gambarnya teridentifikasi dengan
menggunakan kamera. jelas struktur anatomi
Data yang telah didapat dari batng tumbuhan
ditulis dalam tabel yang kangkung.
telah dibuat dan
digunakan untuk data c. Pembuatan preparat
dalam laporan. daun. Pembuatan
2. Pengamatan anatomi preparat daun dengan
Praktikum ini dilakukan cara menyayat daun
di laboratorium IPA UM dengan sayatan
yang berada di lantai 1 melintang. Sayatan
gedung o3 dengan dari daun tersebut
menggunakan sampel harus benar-benar
kangkung. tipis agar dapat
a. Pembuatan preparat terlihat dengan jelas
akar struktur anatoni dari
Pembuatan preparat daun tumbuhan
dengan memotong kangkung.
akar secara
membujur. Potongan d. Pengamatan preparat
dari akar harus benar- akar. Pada preparat
benar tipis agar dapat akar struktur yang
diidentifikasi dengan terlihat pada
tumbuhan kangkung Tumbuhan kangkung ini
adalah korteks, termasuk tumbuhan dikotil.
silinder pusat, Didalam praktikum ini yang
jaringan epidermis, digunakan adalah akar,
dan jaringan batang, dan daun. Pada
pengangkut (xylem morfologi, menggunakan
dan floem). pengamatan untuk
menggambarkan tentang
e. Pengamatan preparat morfologinya sehingga
batang. Pada preparat didapatkan bagian akar,
batang struktur yang batang, dan daun.
terlihat pada Sedangkan, pada anatomi,
tumbuhan kangkung pengamatan akar, batang,
adalah jaringan dan daun dengan
epidermis, jaringan menggunakan mikroskop
pengangkut, dan sehingga lebih terlihat jelas.
jaringan kolenkim.
E. Hasil dan pembahasan
f. Pengamatan preparat Tabel 1. Struktur morfologi
daun. Pada preparat tumbuhan kangkung.
daun struktur yang
terlihat pada AKAR BATANG DAUN
tumbuhan kangkung Akar Banyak Daun
adalah jaringan tunggang mengandun menyirip
epidermis, stomata, g air
Memiliki Batang Ujung
jaringan kolenkim,
banyak berongga daun
jaringan mesofil, dan rambut meruncing
jaringan pengangkut. akar
Setelah semuanya Warna Berwarna Pertulanga
selesai maka data dari hijau muda n menjari
dicatat pada kertas akarnya
dan menganalisisnya. putih
Arah dari Panjang Panjang
akar : batang daun : ±
memanjan :±30-35 10,5 cm
D. Analisis data
g kearah cm
bawah
Panjang Diameter Lebar
akar : daun :±0,5 daun
±11 cm cm :± 1,8 cm
Diameter Bentuk Berwarna
akar : batang hijau
±0,2 cm melingkar muda
dan tegak untuk
permukaa
n bawah
dan warna daun
hijau tua
untuk
perukaan
atas.
Permukaan Permukaa
batang licin n daun
licin
Jarak Memiliki
antara ruas tangkai
batang : daun
±5,5 cm panjangny
a ±3,2 cm
Gambar 1. Morfologi akar, Batang.
batang, daun pada tumbuhan 1. Karakter Morfologi
kangkung.
Berdasarkan pengamatan
yang telah dilakukan terhadap
tumbuhan kangkung, dapat
dietahui bahwasannya akar
tumbuhan kangkung
merupakan akar tunggang
bercabang berwarna keputihan ,
memanjang kebawah serta
akar panjangnya 11 cm dengan
diameter 0,2 cm. Hal ini sesuai
dengan teori yang dikemukakan
oleh Palada dan Chang, 2013, kangkung yang telah diamati
yaitu akar berwarna keputihan. bentuknya.

Pada batang tumbuhan Table 2. srtruktur anatomi


kangkung, banyak mengandung tumbuhan kangkung
air dengan bagian tengah AKAR BATANG DAUN
berongga. Rongga ini adalah Terdapat Terdapat Terdapat
ciri dari tanaman yang hidup di Silinder jaringan jaringan
air, hal ini sebagai bentuk pusat epidermis epidermis
yang yang
penyesuaian tumbuhan
tersusun tersusun
kangung terhadap temat ia atas sel atas sel
hiduop agar tumbuhan yang yan sangat
kangkung tidak membusuk sangat rapat
maka dari itu terdapat rongga rapat
untuk udara masuk. Batang Terdapat Terdapat Terdapat
tumbhan kangkung yang sel jaringan jaringan
epidermis kolenkim kolenkim
berwarna hijau muda dan
yang yang yang
batang tegak dengan banyak sangat ditandai ditandai
cabang, sesuai dengan hasil rapat tapi dengan dengan
analisis. Dan pada cabang masih adanya adanya
terdapat sekat yang menutup dapat penebatala penebalan
rongga berwarna putih. dilaluli n pada pada
oleh air bagian bagian-
Pada bagian daun yang tertentu bagian
berwarna hijau, menunjukkan tertentu
bahwa tanaman kangkung Terdapat Terdapat Terdapat
korteks jaringan stomata
mengandung klorofil. Bentuk
yang pengangku yang
daun menyirip namun berdinding t berbentuk
pertulangannya menyirip -dinding seperti
dengan ujung daun melancip. tipis untuk mata
Bagian permukkaan atasdaun pertukaran untuk
kangkung berwarna hijau tua gas melakukan
dan permukaan bawahnya fotosintesi
s
berwarna hijau muda. Hal ini
Terdapat Terdapat
sesuai dengan kondisi daun jaringan jaringan
pengangku pengankut
t

Gambar 2. Anatomi dari


akar, batang, daun dari
tumbuhan kangkung
Pembanding
Daun

Akar

Hasil pengamatan

Hasil pengamatan

Pembanding

Pembanding
Batang

2. Karakter Anatomi

Struktur anatomi pada


akar tumbuhan kangkung pada
sayatan melintang secara
sentripetal memperlihatkan tiga
Hasil pengamatan
lapisan sel epidermis yang
berbeda bentuk dan ukurannya.
Di bawah epidermis terdapat
jaringan korteks yang terdiri
dari sel-sel parenkim berbentuk
bulat yang saling
berkesinambungan memenuhi pengangkut berupa (xilem dan
korteks, selain parenkim juga floem) dan jaringan kolenkim
terdapat jaringan pengangkut.
Struktur anatomi pada Saran
batang tumbuhan kangkung,
terdapat jaringan epidermis, 1. Perlu dilakukan penelitian
jaringan pengangkut (xilem dan lebih lanjut untuk morfologi
floem) serta jaringan kolenkim. tanaman kangkung dengan jelas
Struktur anatomi pada untuk mendukung data
daun tumbuhan kangkung, morfologi tumbuhan
terdapat epidermis, banyak
stomata, jaringan pengankut 2. Perlu dilakukan penelitian
yang terletak diantara stomata anatomi lebih lanjut untuk
dan terdapat kolenkim. mengetahui pengamatan
anatomi memerlukan ketelitian
F. KESIMPULAN DAN tinggi karena sedikit kesalah
SARAN saat penelitian akan dapat
berpengaruh pada hasil
pengamatan.
Kesimpulan 3. Perlu dilakukan pengukuran
perbandingan pada tanaman
1. Ciri morfologi dari kangkung
kangkung yang berbeda untuk
yaitu, untuk akar tunggang
menjadi perbandingan
bercabang dan berwarna putih.
pengamatan
Untuk batang nya berwarna
hijau berongga dan memiliki
ruas. Dan daun kangkung
berwarna hijaumenyirip dan DAFTAR PUSTAKA
bertulang daun menyirip Gembong, T.2004. morfologi
dengan ujung daun lancip tumbuhan. Yogyakarta :
2. Ciri anatomi dari kangkung Universitas Gadjah Mada.
yaitu terdapat tiga lapisan sel Retno,R.S. 2015. Identifikasi Tipe
epidermis yang berbeda bentuk Stomata Pada Daun Tumbuhan
dan ukuran nya. Terdapat juga Xerofit (Euphorbia splendess),
jaringan korteks yang terdiri Hidrofit (Ipomea aquatic), dan
dari sel parenkim dan jaringan Mesofit (Hibiscus rosa
-sinensis). Florea Volume 2 Wikipedia ( diakses pada 12oktober
No.2, November 2015 (28-32). 2018).
George W. Ware, J. P. McCollum
. 1975. Producing Vegetable.
Crops Interstate Publishers,
Incorporated.