Anda di halaman 1dari 7

Nama : TRIYANI LUBRIYANA

NIM : 25000117130169
Kelas : B

EPIDEMIOLOGI PENYAKIT TIDAK MENULAR

KANKER
Dosen pengampu : Ir.Martini, M.Kes

A. Pengertian
Penyakit kanker adalah penyakit yang timbul akibat pertumbuhan tidak normal sel
jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker, sedangkan tumor adalah kondisi
dimana pertumbuhan sel tidak normal sehingga membentuk suatu lesi atau dalam banyak
kasus, benjolan di tubuh.
Penyakit Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel
jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Dalam perkembangannya, sel-sel
kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan
kematian. Kanker adalah istilah yang mencakup sekelompok kompleks lebih dari
berbagai jenis penyakit kanker . Kanker dapat mempengaruhi hampir setiap organ dalam
tubuh manusia. Banyak orang terkejut ketika mengetahui kanker yang dapat
mempengaruhi bagian-bagian tubuh seperti mata dan jantung. Setiap jenis kanker khas
dengan penyebab, gejala, dan metode pengobatan yang berbeda. Seperti kelompok
penyakit yang lain, beberapa jenis kanker ada yang lebih umum daripada yang lain.

B. Gejala-gejala penyakit kanker


Gejala penyakit kanker secara umum yang timbul tergantung dari jenis atau organ
tubuh yang terserang yaitu :
a. Perubahan kebiasaan buang air besar
b. Luka yang tidak sembuh - sembuh.
c. Benjolan pada payudara.
d. Perubahan tahi lalat atau kulit yang mencolok.
e. Gangguan pencernaan, misalnya sukar menelan yang terus menerus.
f. Penurunan berat badan dengan cepat akibat kurang lemak dan protein (kaheksia)
g. Tuli, atau adanya suara - suara dalam telinga yang menetap.
h. Nyeri dapat terjadi akibat tumor yang meluas menekan syaraf dan pembuluh
darah disekitarnya, reaksi kekebalan dan peradangan terhadap kanker yang
sedang tumbuh, dan nyeri juga disebabkan karena ketakutan atau kecemasan.

C. Faktor-faktor risiko penyakit kanker


Penyebab Penyakit Kanker sulit untuk mengetahui secara pasti karena merupakan
gabungan dari sekumpulan faktor genetik dan lingkungan. Namun sebenarnya ada faktor-
faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya Penyakit Kanker, antara lain adalah :
1. Faktor keturunan
Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk
menderita kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya.
2. Faktor kejiwaan, emosional Stres yang berati dapat menyebabkan ganggguan
keseimbangan seluler tubuh.
3. Status kawin/tidak
Wanita yang sudah menikah memiliki faktor risiko tinggi untuk terkena kanker mulut
rahim, serta faktor risiko tinggi terkena kanker banyak terjadi pada wanita yang suka
berganti-ganti pasangan
4. Sosial ekonomi rendah
Secara tidak langsung faktor sosial ekonomi rendah memiliki pengaruh terhadap
terjadi kanker, seperti gizi kurang, kemampuan penyediaan sarana kesehatan kurang,
kesadaran untuk hidup bersih rendah dll.
5. Tempat kerja
6. Perbedaan seks
Wanita memiliki faktor risiko tinggi terjadinya kanker payudara dibandingkan pria dan
kanker paru banyak terjadi pada pria dibading wanita.
7. Suku bangsa/etnik
Kanker kulit cenderung lebih sering terjadi pada orang berkulit putih daripda hitam,
kanker nasopharinx lebih banyak pada etnis mongol (cina, korea dan jepang)
8. Faktor perilaku
Perilaku yang dimaksud adalah merokok dan mengkonsumsi makanan yang banyak
mengandung lemak dan daging yang diawetkan juga peminum minuman beralkohol.
Perilaku seksual yaitu melakukan hubungan intim diusia dini dan sering berganti ganti
pasangan.
9. Faktor makanan yang mengandung bahan kimia
Makanan juga dapat menjadi faktor risiko penting lain penyebab kanker, terutama
kanker pada saluran pencernaan.
Contoh jenis makanan yang dapat menyebabkan kanker yaitu :
 Makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar) meningkatkan
resiko terjadinya kanker lambung.
 Minuman yang mengandung alkohol menyebabkan berisiko lebih tinggi
terhadap kanker kerongkongan.
 Zat pewarna makanan
 Logam berat seperti merkuri yang sering terdapat pada makanan laut yang
tercemar seperti: kerang, ikan, dsb.
 Berbagai makanan (manis,tepung) yang diproses secara berlebihan
D. Pertumbuhan Penyakit Kanker
Pertumbuhan sel kanker tidak terkendali disebabkan kerusakan deoxyribose nucleic
acid (DNA), sehingga menyebabkan mutasi gen vital yang mengontrol pembelahan sel.
Beberapa mutasi dapat mengubah sel normal menjadi sel kanker. Mutasi-mutasi tersebut
diakibatkan agen kimia maupun fisik yang edisebut karsinogen. Mutasi dapat terjadi
secara spontan maupun diwariskan (Sunaryati, 2011: 12). Sel-sel kanker membentuk
suatu masa dari jaringan ganas yang kemudian menyusup ke jaringan di dekatnya dan
menyebar ke seluruh tubuh.
Sel-sel kanker sebenarnya dibentuk dari sel normal melalui proses transformasi
terdiri dari dua tahap yaitu tahap iniasi dan promosi. Tahap inisiasi, pada tahap ini
perubahan bahan genetis sel yang memancing sel menjadi ganas. Perubahan sel genetis
disebabkan unsur pemicu kanker yang terkandung dalam bahan kimia, virus, radiasi, atau
sinar matahari (Sunaryati, 2011: 13).
Pada tahap promosi, sel menjadi ganas disebabkan gabungan antara sel yang peka
dengan karsinogen. Kondisi ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh berusaha merusak
sebelum sel berlipat ganda dan berkembang menjadi kanker. Sistem kekebalan tubuh
yang tidak berfungsi normal menjadikan tubuh rentan terhadap kannker (Sunaryati, 2011:
14).

E. Jenis-jenis Penyakit Kanker


Jenis-jenis kanker yaitu; karsioma, limfoma, sarkoma, glioma, karsinoma in situ.
Karsinoma merupakan jenis kanker berasal dari sel yang melapisi permukaan tubuh atau
permukaan saluran tubuh, misalnya jaringan seperti sel kulit, testis, ovarium, kelenjar
mucus, sel melanin, payudara, leher rahim, kolon, rektum, lambung, pankreas (Akmal,
dkk., 2010: 188).
Limfoma termasuk jenis kanker berasal dari jaringan yang membentuk darah,
misalnya sumsum tulang, lueukimia, limfoma merupakan jenis kanker yang tidak
membentuk masa tumor, tetapi memenuhi pembuluh darah dan mengganggu fungsi sel
darah normal (Akmal, dkk., 2010: 80). Sarkoma adalah jenis kanker akibat kerusakan
jaringan penujang di permukaan tubuh seperti jaringan ikat, sel-sel otot dan tulang.
Glioma adalah kanker susunan saraf, misalnya sel-sel glia (jaringan panjang) di susunan
saraf pusat. Karsinoma in situ adalah istilah untuk menjelaskan sel epitel abnormal yang
masih terbatas di daerah tertentu sehingga dianggap lesi prainvasif (kelainan/ luka yang
belum menyebar) (Akmal, dkk., 2010: 81). 21 Jenis kanker menurut penulis dibedakan
berdasarkan sel penyebab awal dan organ yang diserang. Dengan demikian, jenis kanker
dapat dibedakan menjadi karsioma, limfoma, sarkoma, glioma, karsinoma in situ.

F. Tahapan Penyakit kanker


Kanker tahap awal memasuki stadium satu yaitu kanker telah masuk ke lapisan
sekitarnya. Pada stadium dua, kanker menyebar ke jaringan terdekat tetapi belum sampai
ke kelenjar getah bening.
Tahap lanjut atau stadium lanjut apabila kanker memasuki stadium tiga. Stadium
tiga berarti kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening terdekat tetapi belum sampai
ke organ tubuh yang letaknya lebih jauh. Tahap akhir atau disebut stadium akhir apabila
telah masuk pada stadium empat. Stadium empat menunjukkan bahwa kanker telah
menyebar ke organ tubuh atau jaringan lain.

G. Cara pencegahan kanker


1. Pencegahan primer
a. Promosi kesehatan :tingkatkan kewaspadaan dan kerucigaan, memperbaiki
sanitasi, menempatkan tenaga ahli, memperbaiki hygiene
perorangan/lingkungan.
b. Spesifik protection : blocking bahan-bahan karsinogenik,
menemukan/menghilangkan bentuk-bentuk pre cancerous
2. Pencegahan sekunder
Early Diagnosis dan prompt treatment
a. Deteksi dini kanker : Pemeriksaan diri sendiri, Pap smear dll
b. Pengobatan spesifik dan adequate : pembedahan, radiasi, sitostatika,
hormonal, Immunotherapy
3. Pencegahan Tersier
a. Rehabilitasi : agar tidak merasa rendah diri
b. Memperpanjang hiidup dan mengurangi penderitaan
DAFTAR PUSTAKA

Chotimah, Baitin Khusnul. “BIMBINGAN KEAGAMAAN ISLAMI DALAM MENGATASI


DISTRES SPIRITUAL PASIEN KANKER DI RSU & HOLISTIK SEJAHTERA BHAKTI
SALATIGA” skripsi Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri
Walisongo Semarang 2014. Online. Tersedia di :
http://www.onesearch.id/Record/IOS2754.3457. Diakses pada tanggal 2 Oktober 2018.
PERTANYAAN

1. Ciri gaya hidup yang memiliki faktor risiko tinggi terkena kanker ...
A. Olahraga teratur, makanan makan bergizi, tidak merokok
B. Merokok, konsumsi junk food, berlebihan konsumsi daging
C. Tidak merokok, olahraga rutin, minum air putih, konsumsi junk food
D. Konsumsi alkohol, berlebihan konsumsi daging,olahraga
E. Berganti-ganti pasangan, tidak merokok, konsumsi air putih
2. Suku mongol (Cina, Korea dan Jepang) lebih banyak terkena kanker Nasopharinx
daripada etnis lain. Pertanyaan tersebut menjelaskan bahwa faktor yang dapat
menimbulkan kanker adalah...
A. Faktor perbedaan seks
B. Gaya hidup
C. Makanan
D. Suku/etnic
E. Genetik

Pernyataan untuk pertanyaan no 3,4 dan 5

1. Tingatkan kewaspadaan dan kecurigaan


2. Memperbaiki sanitasi
3. Blocking bahan-bahan karsinogenik
4. Menemukan/menghilangkan bentuk-bentuk pre cancerous
5. Pemeriksaan diri sendiri
6. Pembedahan
7. Pap smear
8. Radiasi
9. Immunotherapy
10. Rehabilitas
11. Memperbaiki hygiene perorangan/lingkungan
3. Dari pernyataan diatas yang merupakan pencegahan sekunder dengan cara deteksi dini
kanker adalah...
A. 1,2
B. 7,8
C. 5,7
D. 4,5
E. 9,11
4. yang merupakan pencegahan primer dengan health promotion adalah...
A. 8,9,10
B. 1,2,5
C. 3,7,8
D. 1,2,11
E. 5,6,7
5. yang merupakan pencegahan primer dengan spesific protection adalah...
A. 1,2
B. 4,5
C. 7,8
D. 9,10
E. 3,4