Anda di halaman 1dari 63

Proposal Usaha Kreatif

PROPOSAL
KERLENG POGENG
OLEH :

NAMA : HENDRIANTO
NPM : 12 020 1040
KELAS :VA2

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN


ACEH TENGAH
2013/2014

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat dan karunia-Nya,
sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal ini dengan baik dan lancar. roposal ini
merupakan bentuk tugas akhir semester Mata Kuliah sistem pengendalian manajemen sebagai
salah satu penilaian terhadap proses pembelajaran prodi ManajemenFakultas Ekonomi
Universitas Gajah Putih Takengon.
Proposal ini tidak dapat tersususn dengan baik tanpa bantuan dari berbagai pihak, oleh
karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing SPM Ibu Ramiati. SE.
Semoga budi baik dan jasa-jasa beliau akan mendapatkan balasan yang baik dari Allah SWT.
Amin.
Meski dalam penyusunan proposal ini, penulis telah berusaha dengan maksimal, namun
penulis masih merasa memiliki kekurangan dalam proposal ini, maka dari itu penulis meminta
kritik dan saran pembaca proposal ini. Kami berharap proposal ini dapat bermanfaat begi penulis
pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.

Takengon 27 Desember 2013


Penulis
Hendrianto

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan Pendirian
1.2 Profil Perusahaan
BAB II PRODUKSI
2.1 Gambaran Produk
2.2 Tenagakerja/Karyawan

BAB III PEMBIAYAAN DAN KEUANGAN


3.1 Modal
3.2 Laba/Keuntungan
 Modal tahun pertama pendirian perusahaan
 Perencanaan Penjualan hasil produksi

BAB IV PENUTUP
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pertumbuhan penduduk tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. Pada kondisi masyarakat
saat ini sungguh sebuah dilema kehidupan yang tetap dijalani oleh setiap lapisan masyarakat. Lapangan
pekerjaan yang sulit menjadi harapan bagi sebagian orang untuk mendapatkannya dan terkadang harus
bersaing untuk mendapatkannya. Disini perlu sebuah kreatifitas atau ide untuk mencari peluang bahkan
menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Sebuah keharusan bagi setiap individu maupun instansi untuk dapat menciptakan lapangan
pekerjaan dalam rangka menciptakan sebuah tatanan kehidupan yang seimbang. Untuk itulah kami disini
sebagai bagian dari pelaku masyarakat merupakan generasi muda yang mencoba untuk berbuat dan berfikir
kreatif dalam meciptakan peluang usaha untuk mencari sumber-sumber penghasilan yang sedikit banyak
dapat membantu kehidupan kami maupun orang lain.
Selama ini masih banyak orang yang berfikiran bahwa eceng gondok adalah salah satu jenis hama
atau parasit yang hanya merusak lingkungan dan habitat makhluk hidup di air tawar. Oleh sebab itu tidak
mengherankan jika melihat sebagian kalangan masyarakat tidak memanfaatkan adanya tumbuhan eceng
gondok di sekitar mereka. Karena hal itulah disini akan didirikan usaha kreatif yang berbahan dasar dari
eceng gondok yang dapat dijadikan sebagai sumber mata pencaharian. Usaha yang bergerak dibidang
produksi barang rumah tangga seperti mebel, karpet, tas dan topi yang berbahan baku dari eceng gondok
akan mampu bersaing di pasaran pada saat sekarang ini. Jika bisnis ini memang paling berpeluang untuk
mendapatkan keuntungan yang besar, sebagai putra asli tanoh gayo tidak ada salahnya untuk
memanfaatkan peluang tersebut. Tetapi jika kita tidak dapat mencermati dan memanfaatkan setiap peluang
usaha yang ada, sekecil apapun usaha itu maka hal yang dianggap tidak bermanfaat menjadi barang yang
lebih bermanfaat dan bernilai ekonomis yang sangat tinggi. Dengan adanya kreativitas dari kita maka
usaha yang akan kita kembangkan tidak akan sia-sia dan akan terus maju mengikuti perkembangan zaman.

1.2 Tujuan Pendirian


Proposal ini disusun untuk memenuhi tugas Akhir Semester matakuliah Sistim Pengendalian
Manajemen (SPM) guna merencanakan pembangunan usaha kecil menengah yang bergerak dalam bidang
produksi kreatif eceng gondok sekaligus penjualan barang jadi yang bernilai ekonomis. Selain dari itu, ada
beberapa tujuan utama pendirian usaha diantaranya yaitu :
 Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peka terhadap peluang sekecil apapun.
 Menciptakan lowongan pekerjaan dan mengurangi jumlah pengangguran.
 Memperbaiki lingkungan air dan habitat makhluk hidup didalamnya.
 Memanfaatkan peluang yang belum ada.
 Mendapatkan keuntungan /laba.
1.2 Profil Perusahaan

Nama Perusahaan : KERLENG POGENG


Tahun Pendirian : 2014
Alamat Perusahaan : JL. Takengon-Biruen, Kp.Sukaramai Atas Kec. Wih Pesam
Kab. Bener Meriah
Jenis Perusahaan : Pengolahan Eceng Gondok
Nama Pemilik : Hendrianto
Alamat Pemilik : Kp. Bukit Pepanyi Kec.Wih Pesam Kab.Bener Meriah
Umur : 19 tahun
Pekerjaan : Mahasiswa

BAB II
PRODUKSI
Usaha produksi eceng gondok ini adalah usaha yang paling mudah untuk dikembangkan. Karena
banyaknya bahan baku yang tersedia di alam dan mempunyai peluang usaha yang cukup besar. Bukan
hanya itu modal yang dibutuhkan tidak begitu banyak namun mampu memberikan keuntungan yang besar.
Sehingga modal yang dikeluarkan dapat kembali dengan cepat. Untuk proses produksi tidak terlalu sulit.
Karena kita bisa menjualnya diberbagai daerah.
Didalam proses pembuatannya produksi eceng gondok haruslah dikerjakan dengan teliti dan
dikerjakan oleh tenaga kerja yang kreatif dan sudah terlatih.

2.1 Gambaran Produk


 Jenis produk : Mebel
Jumlah/unit : 1 unit
Bahan baku yang dipakai : 150kg eceng gondok kering
: Cat permis
: Paku 0,5 inc
 Jenis produk : Karpet/Alas 4 x 5 m
Jumlah/unit : 1 buah
Bahan baku yang dipakai : 50kg eceng gondok kering
: pewarna tekstil
: benang nilon 0,8 mm
 Jenis produk : Tas
Bahan baku yang dipakai : Untuk 1 buah tas ukuran kecil
: 15kg eceng gondok kering
: pewarna tekstil
: benang nilon

: 1 buah tas ukuran sedang


: 20kg eceng gondok kering
: pewarna tekstil
: benang nilon

: 1 buah tas ukuran besar


: 30kg eceng gondok kering
: pewarna tekstil
: benang nilo
 Jenis produk : Topi
Jumlah/unit : 1 unit
Bahan baku yang dipakai : 8 kg eceng gondok kering
: Cat permis

2.2 Tenagakerja/karyawan
Dalam peusahaan tenaga kerja sangat dibutuhkan untuk melakukan kegiatan dan proses produksi
bahan baku menjadi barang jadi, selain itu tenaga kerja juga berguna sebagai pembantu kegiatan
pemasaran hasil produksi. Dalam perusahaan Kerleng Pogeng tenaga kerja berperan sebagai pembantu
proses produksi. Berikut adalah rincian tenagakerja serta kegiatannya didalam perusahaan.
Jumlah tenaga kerja/karyawan 22 orang untuk
 Pengolahan dan Produksi
- Pembuatan mebel
Jumlah karayawan : 3 orang untuk 1 unit mebel
Jumlah produksi : 3 unit perbulan
- Pembuatan karpet 4 x 5 m
Jumlah karyawan : 2 orang untuk 1 buah karpet
Jumlah produksi : 5 buah perbulan
- Untuk pembuatan tas dan topi
Jumlah karyawan : masing-masing 1 orang
Jumlah produksi : 95 buah perbulan
: Tas ukuran keci 25 buah.
: Tas ukuran sedang 20 buah.
: Tas ukuran besar 15 buah.
: Topi 35 buah.
 1 orang untuk Pemasaran/marketing

BAB III
PEMBIAYAAN DAN KEUANGAN

3.1 Modal
 Modal tahun pertama pendirian perusahaan
- Bulan januari
jumlah harga(Rp)
pembelian tanah - Rp 150.000.000
gedung - Rp 95.000.000
mesin - Rp 50.000.000
gaji karyawan 22 orang Rp 17.600.000
biaya bahan baku - Rp 1.000.000
biaya listrik 1 bulan Rp 500.000
biaya lain-lain Rp 2.000.000
Jumlah Rp 316.100.000

- Bulan selanjutnya ( Februari s/d Desember )


jumlah harga(Rp)
gaji karyawan 22 orang Rp 17.600.000
biaya bahan baku - Rp 1.000.000
biaya listrik 1 bulan Rp 500.000
biaya lain-lain Rp 2.000.000
Jumlah Rp 21.100.000

Jumlah Modal bulan Februari s/d Desember = Rp 21.100.000 x 11


= Rp 232.100.000

Total modal tahun pertama = Rp 316.100.000 + Rp 232.100.000


= Rp 548.200.000

 Perencanaan Penjualan hasil produksi


Perencanaan penjualan untuk tahun pertama pendirian perusahaan

Jenis Barang Unit harga jumlah


Mebel 3 Rp 15.000.000 Rp 45.000.000
Karpet/Alas 5 Rp 150.000 Rp 750.000
Topi 35 Rp 20.000 Rp 700.000
Tas ukuran kecil 25 Rp 50.000 Rp 1.250.000
Tas ukuran sedang 20 Rp 100.000 Rp 2.000.000
Tas ukuran besar 15 Rp 250.000 Rp 3.750.000
Jumlah total Rp 53.450.000

Total Pendapatan tahun pertama = Jumlah total x 12


= Rp 53.450.000 x 12
= Rp 641.400.000
3.2 Laba/Keuntungan
Laba / keuntungan tahun pertama pendirian perusahaan
Laba bersih per tahun = Total Pendapatan - Total Modal awal
= Rp 641.400.000 - Rp 548.200.000
= Rp 93.200.000

Jadi laba/keuntungan yang di peroleh perusahaaan pada tahun pertama pendirian perusahaan
adalah = Rp 93.200.000

BAB IV
PENUTUP

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, maka
terselesaikanlah proposal ini. Saya berharap semoga usaha yang kami jalankan dapat
berkembang. Saya yakin dengan rencana usaha yang akan saya dirikan ini akan banyak
membantu terutama untuk meningkatkan kreatifitas pemuda-pemuda tanoh gayo khususnya
selain itu usaha ini juga akan membantu untuk mengurangi jumlah pengangguran didaerah serta
juga bermanfaat sebagai kebersihan lingkungan air tawar yang ada di dataran tanoh gayo.

Kerleng Pogeng adalah sebuah perusahaan yang akan didirikan untuk mengelola
sumber daya alam yang berupa tumbuhan eceng gondok dimana seiring perkembangan zaman
dan teknologi tumbuhan yang dulunya hanya di anggap hama perusak lingkungan dan habitat
hidup hewan yang tinggal di air tawar kini eceng gondok bisa dimanfaatkan dan digunakan
didalam kehidupan kita sehari-hari dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Oleh karena itu,
peluang tersebut saya manfaatkan sebagai sebuah usaha untuk menunjang perekonomian
masyarakat yang tinggal didaerah sendiri khususnya tanoh gayo.

Demikian proposal yang saya buat, menurut saya pribadi dalam membuat proposal tidak
ada yang namanya kesempurnaan karna kesempurnaan hanyalah milih Yang Maha Kuasa, yang
ada hanyalah kekurangan dan kelebihan, jika ada kekurangan dan kelebihan proposal yang saya
buat mohon masukankan dan kritikanka. semoga langkah ini dapat memberikan kemajuan dan
perkembangan usaha yang akan saya dirikan.

Diposting 22nd March 2014 oleh Hendrianto Subari

0
Tambahkan komentar
HENDRIANTO

UNIVERSITAS GAJAH

PUTIH TAKENGON

 Klasik

 Kartu Lipat

 Majalah

 Mozaik

 Bilah Sisi

 Cuplikan

 Kronologis
1.
MAR

29

https://drive.google.com/file/d/0B3_ovq4vs3DObmxXVm5tM0huYUE/edit?usp=sharing
Diposting 29th March 2014 oleh Hendrianto Subari

1
Lihat komentar
2.
MAR

22

DISTRIBUSI NORMAL BAKU


DISTRIBUSI NORMAL BAKU
OLEH :

NAMA : HENDRIANTO
NPM : 12 020 1040
KELAS :IIIA2

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN


ACEH TENGAH
2013/2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat dan karunia-Nya,
sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan lancar. Makalah ini
merupakan bentuk tugas akhir semester Mata Kuliah statistik sebagai salah satu penilaian
terhadap proses pembelajaran prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Putih
Takengon.
Makalah ini tidak dapat tersususn dengan baik tanpa bantuan dari berbagai pihak, oleh
karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing Statistik Bapak M.
Yustisar S.si. Semoga budi baik dan jasa-jasa Bapak akan mendapatkan balasan yang baik
dari Allah SWT. Amin.
Meski dalam penyusunan makalah ini, penulis telah berusaha dengan maksimal,
namun penulis masih merasa memiliki kekurangan dalam makalah ini, maka dari itu penulis
meminta kritik dan saran pembaca makalah ini. Kami berharap makalah ini dapat bermanfaat
begi penulis pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
Takengon 6 januari 2014
Penulis
HENDRIANTO

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB 1 DISTRIBUSI NORMAL
1.1.Pendahuluan
1.2 Distribusi Normal Baku (Standard)
1.3 Pentingnya distribusi normal dalam statistika
BAB II PENGGUNAAN TABEL DISTRIBUSI NORMAL
Aplikasi distribusi normal
DAFTAR PUSTAKA

BAB 1
DISTRIBUSI NORMAL
1.1.Pendahuluan
Dikenalnya distribusi normal diawali oleh kemajuan yang pesat dalam pengukuran
pada abad ke 19. Pada waktu itu, para ahli matematika dihadapkan pada suatu tantangan
mengenai fenomena variabilitas pengamat atau interna yang artinya bila seorang mengadakan
pengukuran berulang-ulang maka hasilnya akan berbeda-beda.
Yang menjadi pertanyaan adalah nilai manakah yang dianggap paling tepat dari
semua hasil pengukuran tersebut. Maka kemudian berdasarkan kesepakatan maka nilai rata-
rata dianggap paling tepat dan semua penyimpangan dari rata-rata dianggap suatu kesalahan
atau error.
Abraham de Moivre adalah yang pertama kali memperkenalkan distribusi normal ini
dan kemudian dipopulerkan oleh Carl Fredreich Gauss. Sehingga nama lain distribusi ini
adalah distribusi Gauss.
Gauss mengamati hasil dari percobaan yang dlakukan berulang-ulang, dan dia
menemukan hasil yang paling sering adalah nilai rata-rata. Penyimpangan baik ke kanan atau
ke kiri yang jauh dari rata-rata, terjadinya semakin sedikit. Sehingga bila disusun maka akan
terbentuk distribusi yang simetris.
1.2 Distribusi Normal Baku (Standard)
Distribusi normal standard (baku) adalah distribusi normal yang memiliki sifat
khusus, yaitu distribusi dengan : rata-rata(µ) = nol(0) dan simpangan baku(σ) = satu(1).
Distribusi normal standard (baku) muncul sebagai solusi dari adanya masalah dalam
penyusunan tabel distribusi normal. Masalah tersebut ialah kenyataan bahwa terdapat banyak
sekali macam distribusi normal dipengaruhi oleh nilai rata-rata dan simpangan baku nya. Oleh
karena itu agar kita tetap dapat mencari probabilitas suatu interval dengan menggunakan
langkah praktis melalui tabel distribusi normal daripada perhitungan metode integral yang lebih
kompleks, maka digunakanlah apa yang disebut dengan distribusi normal standard (baku).
Maka dari itu, seluruh pengamatan dengan setiap peubah acak normal X dapat
ditransformasikan menjadi himpunan pengamatan baru suatu peubah acak normal Z dengan
rata-rata = nol dan simpangan baku = satu. Hal ini dapat dikerjakan dengan transformasi sebagai
berikut :
Keterangan : Z = angka baku/standard
X = nilai data
µ = rata-rata populasi
σ = simpangan baku populasi
Bentuk transformasi di atas memetakan distribusi normal menjadi distribusi
normal standard (baku), sebab distribusi normal dengan variabel Z ini memiliki nilai rata-rata =
nol dan simpangan baku = satu. Transformasi ini juga mempertahankan luas di bawah kurva
distribusi normal nya. Artinya, Luas di bawah kurva distribusi normal antara x 1 dan x2 = Luas
dibawah kurva distribusi normal standard antara z1 dan z2. Hal ini terjadi, karena bagaimanapun
hanya nilai-nilai Z dari variabel-variabel yang berdistribusi normal yang akan dengan sendirinya
berdistribusi normal sehingga transformasi dari Z tidak mengubah bentuk maupun luasnya.
Selanjutnya, aspek dari distribusi normal yang tidak kalah penting nya adalah tabel
distribusi normal standard. Table distribusi standard disusun untuk menghitung probabilitas nilai-
nilai variable normal standard. Tabel distribusi normal standar dibuat hanya untuk menghitung
bagian sebelah kanan rata-rata dari distribusi tersebut. Untuk menghitung nilai di sebelah kiri,
maka nilai Z yang negatif dianggap sama dengan Z positif, sehingga tabel tersebut tetap bisa
digunakan. Nilai-nilai probabilitas yang terdapat dalam tabel tersebut adalah nilai probabilitas
antara μ = 0 dan satu nilai Z tertentu, bukan antara dua buah nilai Z sembarang.

1.3 Pentingnya distribusi normal dalam statistika


Satu-satunya distribusi probabilitas dengan variabel random kontinu adalah distribusi
normal. Ada 2 peran yang penting dari distribusi normal :
Memiliki beberapa sifat yang mungkin untuk digunakan sebagai patokan dalam
mengambil suatu kesimpulan berdasarkan hasil sampel yang diperoleh. Pengukuran sampel
digunakan untuk menafsirkan parameter populasi.
Distribusi normal sangat sesuai dengan distribusi empiris, sehingga dapat dikatakan
bahwa semua kejadian alami akan membentuk distribusi ini. Karena alasan inilah sehingga
distribusi ini dikenal sebagai distribusi normal dan grafiknya dikenal sebagai kurva normal
atau kurva gauss
Ciri-ciri distribusi normal
 Distribusi normal mempunyai beberapa sifat dan ciri, yaitu:
 Disusun dari variable random kontinu
 Kurva distribusi normal mempunyai satu puncak (uni-modal)
 Kurva berbentuk simetris dan menyerupai lonceng hingga mean, median dan modus terletak
pada satu titik.
 Kurva normal dibentuk dengan N yang tak terhingga.
 Peristiwa yang dimiliki tetap independen.
 Ekor kurva mendekati absis pada penyimpangan 3 SD ke kanan dan ke kiri dari rata-rata dan
ekor grafik dapat dikembangkan sampai tak terhingga tanpa menyentuh sumbu absis.

Distibusi normal standar


Suatu distribusi normal tidak hanya memiliki satu kurva, tetapi merupakan kumpulan
kurva yang mempunyai ciri-ciri yang sama.sehingga harus ditentukan 1 pegangan sebagai
distribusi nprmal yang standar.

Ada 2 cara untuk menentukan distribusi normal :


1. cara ordinat:
Menggunakan rumus distribusi normal berikut :
Y = 1 x e-½ (X - µ) ²
σ √2 π σ

µ = rata-rata
σ = simpang baku
π = 3,1416 (bilangan konstan)
e = 2,7183 (bilangan konstan)
X = absis dengan batas -∞ < X < π
Bila nilai µ dan σ tetap maka setiap nilai x akan menghasilkan nlai y sehingga bila nilai x
dimasukkan dalam perhitungan berkali-kali dengan julah tak terhingga maka akan dihasilkan
suatu kurva distribusi normal. Terdapat banyak kurva normal dengan bentuk yang berlainan,
tergantung dari besar dan kecilnya σ.
 Bila σ besar, kurva yang terbentuk mempunyai puncak yang rendah, sebaliknya bila σ kecil
akan menghasilkan puncak kurva yang tinggi.

 Dapat pula bentuk kurva normal


dengan µ yang berbeda atau dengan µ dan σ yang berbeda
2. Cara luas
Kurva normal adalah kurva yang simetris, yang berarti bahwa kurva ini akan
membagi luas kurva menjadi 2 bagian yang sama.Seluruh luas kurva = 1 atau 100% dan rata-
rata (µ) membagi luas kurva menjadi 2 bagian yang sama.Berarti luas tiap belahan adalah
50%.
Setiap penyimpangan rata-rata dapat ditentukan presentase terhadap seluruh luas kurva.
penyimpangan ke kanan dan ke kiri :
-.penyimpangan 1 SD = 68,2% dari seluruh luas kurva.
-.penyimpangan 2 SD = 95,5% dari seluruh luas kurva.
-.penyimpangan 3 SD, = 99,7% dari seluruh luas kurva.

Proses standarisasi dapat dilakukan dengan transformasi rumus (kurva normal standar) :
Z=x-µ
σ
x = nilai variable random
µ = rata-rata distribusi
σ = simpang baku
Z = nilai standar, yaitu besarnya penyimpangan suatu nilai terhadap rata-rata yang
dinyatakan dari unit SD.

Standarisasi penting dilakukan karena ada variabel random yang memiliki satuan yang
berbeda-beda, seperti cm, kg, bulan.
Untuk memudahkan perhitungan dapat digunakan sebuah table yang menunjukkan luas area
di bawah kurva normal antara nilai rata-rata dan suatu nilai variable random yang dinyatakan
dalam unit SD.
Misalnya : luas 95% adalah 1,96 SD.
Untuk transformasi distribusi normal menjadi distribusi normal standar dinyatakan µ = 0
dan σ = 1.

BAB II
PENGGUNAAN TABEL DISTRIBUSI NORMAL
Tabel distribusi normal standar terdiri dari kolom dan baris.
Kolom paling kiri menunjukkan nilai Z, tertera angka 0 sampai 3 dengan satu desimal
dibelakangnya. Desimal berikutnya terletak pada baris paling atas dengan angka dari 0
sampai 9.
Misalnya dari hasil perhitungan diperoleh nilai Z = 1,96
 Maka di kolom kiri kita cari nilai1,9 dan baris atas kita cari angka 6
 Dari kolom 6 bergarak ke bawah, hingga pertemuan titik yang menunjukkan angka 0,4750.
 Berarti luas daerah di dalam kurva normal antara rata-rata dengan 1,96 SD ke kanan adalah
0,475.
 Karena luas kurva ke kanan dan ke kiri sama, maka luas penyimpangan 1,96 ke kanan dan ke
kiri dari rata-rata adalah 0,95 (95%).
Aplikasi distribusi normal
 Sebagai contoh aplikasi distribusi normal, dilakukan suatu evaluasi thd pengobatan TB
menggunakan Rifampicin dengan rata-rata kesimpulan 200 hari dan standar deviasinya
sebesar 10. Berapakah probabilitas kesembuhan antara 190 dan 210?

Jawab :
Mula-mula dihitung nilai Z =210
Z= (210-200)/10 = 1=0,3413
j
adi probabilitas kesembuhan 190 sampai 210 = 0,3413+0,3413=0,6826=68,26\
BAB III
KESIMPULAN
Distribusi normal standard (baku) adalah distribusi normal yang memiliki sifat
khusus, yaitu distribusi dengan : rata-rata(µ) = nol(0) dan simpangan baku(σ) = satu(1).
Distribusi normal standard (baku) muncul sebagai solusi dari adanya masalah dalam
penyusunan tabel distribusi normal. Masalah tersebut ialah kenyataan bahwa terdapat banyak
sekali macam distribusi normal dipengaruhi oleh nilai rata-rata dan simpangan baku nya. Oleh
karena itu agar kita tetap dapat mencari probabilitas suatu interval dengan menggunakan
langkah praktis melalui tabel distribusi normal daripada perhitungan metode integral yang lebih
kompleks, maka digunakanlah apa yang disebut dengan distribusi normal standard (baku).
Distribusi normal sangat sesuai dengan distribusi empiris, sehingga dapat dikatakan
bahwa semua kejadian alami akan membentuk distribusi ini. Karena alasan inilah sehingga
distribusi ini dikenal sebagai distribusi normal dan grafiknya dikenal sebagai kurva normal
atau kurva gauss

DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Fungsi_densitas_probabilitas
http://www.ilerning.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1270:distribusi-
normal-standard-baku&catid=38:distribusi-normal&Itemid=70
http://ilab.gunadarma.ac.id/modul/NewATA/Modul%20ATA/Statistika%202%20Akun/M4.p
df
http://www.slideshare.net/IpinaSevenfoldism/distribusi-normal-kel-9
https://www.google.com/search?client=firefox-
a&hs=gRh&rls=org.mozilla:id:official&q=distribusi+normal+baku&spell=1&sa=X&ei=MB
3KUvmfMYmziAeju4HwDA&ved=0CCYQ

Diposting 22nd March 2014 oleh Hendrianto Subari


Lokasi: Takengon, Aceh Tengah, Aceh, Indonesia

0
Tambahkan komentar
3.
MAR

22

Proposal Usaha Kreatif


PROPOSAL
KERLENG POGENG
OLEH :

NAMA : HENDRIANTO
NPM : 12 020 1040
KELAS :VA2
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN
ACEH TENGAH
2013/2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat dan karunia-Nya,
sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal ini dengan baik dan lancar. roposal ini
merupakan bentuk tugas akhir semester Mata Kuliah sistem pengendalian manajemen sebagai
salah satu penilaian terhadap proses pembelajaran prodi ManajemenFakultas Ekonomi
Universitas Gajah Putih Takengon.
Proposal ini tidak dapat tersususn dengan baik tanpa bantuan dari berbagai pihak, oleh
karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing SPM Ibu Ramiati. SE.
Semoga budi baik dan jasa-jasa beliau akan mendapatkan balasan yang baik dari Allah SWT.
Amin.
Meski dalam penyusunan proposal ini, penulis telah berusaha dengan maksimal, namun
penulis masih merasa memiliki kekurangan dalam proposal ini, maka dari itu penulis meminta
kritik dan saran pembaca proposal ini. Kami berharap proposal ini dapat bermanfaat begi penulis
pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
Takengon 27 Desember 2013
Penulis
Hendrianto

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan Pendirian

1.2 Profil Perusahaan


BAB II PRODUKSI
2.1 Gambaran Produk
2.2 Tenagakerja/Karyawan

BAB III PEMBIAYAAN DAN KEUANGAN


3.1 Modal
3.2 Laba/Keuntungan
 Modal tahun pertama pendirian perusahaan
 Perencanaan Penjualan hasil produksi

BAB IV PENUTUP

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pertumbuhan penduduk tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. Pada kondisi masyarakat
saat ini sungguh sebuah dilema kehidupan yang tetap dijalani oleh setiap lapisan masyarakat. Lapangan
pekerjaan yang sulit menjadi harapan bagi sebagian orang untuk mendapatkannya dan terkadang harus
bersaing untuk mendapatkannya. Disini perlu sebuah kreatifitas atau ide untuk mencari peluang bahkan
menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Sebuah keharusan bagi setiap individu maupun instansi untuk dapat menciptakan lapangan
pekerjaan dalam rangka menciptakan sebuah tatanan kehidupan yang seimbang. Untuk itulah kami disini
sebagai bagian dari pelaku masyarakat merupakan generasi muda yang mencoba untuk berbuat dan berfikir
kreatif dalam meciptakan peluang usaha untuk mencari sumber-sumber penghasilan yang sedikit banyak
dapat membantu kehidupan kami maupun orang lain.
Selama ini masih banyak orang yang berfikiran bahwa eceng gondok adalah salah satu jenis hama
atau parasit yang hanya merusak lingkungan dan habitat makhluk hidup di air tawar. Oleh sebab itu tidak
mengherankan jika melihat sebagian kalangan masyarakat tidak memanfaatkan adanya tumbuhan eceng
gondok di sekitar mereka. Karena hal itulah disini akan didirikan usaha kreatif yang berbahan dasar dari
eceng gondok yang dapat dijadikan sebagai sumber mata pencaharian. Usaha yang bergerak dibidang
produksi barang rumah tangga seperti mebel, karpet, tas dan topi yang berbahan baku dari eceng gondok
akan mampu bersaing di pasaran pada saat sekarang ini. Jika bisnis ini memang paling berpeluang untuk
mendapatkan keuntungan yang besar, sebagai putra asli tanoh gayo tidak ada salahnya untuk
memanfaatkan peluang tersebut. Tetapi jika kita tidak dapat mencermati dan memanfaatkan setiap peluang
usaha yang ada, sekecil apapun usaha itu maka hal yang dianggap tidak bermanfaat menjadi barang yang
lebih bermanfaat dan bernilai ekonomis yang sangat tinggi. Dengan adanya kreativitas dari kita maka
usaha yang akan kita kembangkan tidak akan sia-sia dan akan terus maju mengikuti perkembangan zaman.

1.2 Tujuan Pendirian


Proposal ini disusun untuk memenuhi tugas Akhir Semester matakuliah Sistim Pengendalian
Manajemen (SPM) guna merencanakan pembangunan usaha kecil menengah yang bergerak dalam bidang
produksi kreatif eceng gondok sekaligus penjualan barang jadi yang bernilai ekonomis. Selain dari itu, ada
beberapa tujuan utama pendirian usaha diantaranya yaitu :
 Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peka terhadap peluang sekecil apapun.
 Menciptakan lowongan pekerjaan dan mengurangi jumlah pengangguran.
 Memperbaiki lingkungan air dan habitat makhluk hidup didalamnya.
 Memanfaatkan peluang yang belum ada.
 Mendapatkan keuntungan /laba.

1.2 Profil Perusahaan

Nama Perusahaan : KERLENG POGENG


Tahun Pendirian : 2014
Alamat Perusahaan : JL. Takengon-Biruen, Kp.Sukaramai Atas Kec. Wih Pesam
Kab. Bener Meriah
Jenis Perusahaan : Pengolahan Eceng Gondok
Nama Pemilik : Hendrianto
Alamat Pemilik : Kp. Bukit Pepanyi Kec.Wih Pesam Kab.Bener Meriah
Umur : 19 tahun
Pekerjaan : Mahasiswa

BAB II
PRODUKSI
Usaha produksi eceng gondok ini adalah usaha yang paling mudah untuk dikembangkan. Karena
banyaknya bahan baku yang tersedia di alam dan mempunyai peluang usaha yang cukup besar. Bukan
hanya itu modal yang dibutuhkan tidak begitu banyak namun mampu memberikan keuntungan yang besar.
Sehingga modal yang dikeluarkan dapat kembali dengan cepat. Untuk proses produksi tidak terlalu sulit.
Karena kita bisa menjualnya diberbagai daerah.
Didalam proses pembuatannya produksi eceng gondok haruslah dikerjakan dengan teliti dan
dikerjakan oleh tenaga kerja yang kreatif dan sudah terlatih.

2.1 Gambaran Produk


 Jenis produk : Mebel
Jumlah/unit : 1 unit
Bahan baku yang dipakai : 150kg eceng gondok kering
: Cat permis
: Paku 0,5 inc
 Jenis produk : Karpet/Alas 4 x 5 m
Jumlah/unit : 1 buah
Bahan baku yang dipakai : 50kg eceng gondok kering
: pewarna tekstil
: benang nilon 0,8 mm
 Jenis produk : Tas
Bahan baku yang dipakai : Untuk 1 buah tas ukuran kecil
: 15kg eceng gondok kering
: pewarna tekstil
: benang nilon

: 1 buah tas ukuran sedang


: 20kg eceng gondok kering
: pewarna tekstil
: benang nilon

: 1 buah tas ukuran besar


: 30kg eceng gondok kering
: pewarna tekstil
: benang nilo
 Jenis produk : Topi
Jumlah/unit : 1 unit
Bahan baku yang dipakai : 8 kg eceng gondok kering
: Cat permis

2.2 Tenagakerja/karyawan
Dalam peusahaan tenaga kerja sangat dibutuhkan untuk melakukan kegiatan dan proses produksi
bahan baku menjadi barang jadi, selain itu tenaga kerja juga berguna sebagai pembantu kegiatan
pemasaran hasil produksi. Dalam perusahaan Kerleng Pogeng tenaga kerja berperan sebagai pembantu
proses produksi. Berikut adalah rincian tenagakerja serta kegiatannya didalam perusahaan.
Jumlah tenaga kerja/karyawan 22 orang untuk
 Pengolahan dan Produksi
- Pembuatan mebel
Jumlah karayawan : 3 orang untuk 1 unit mebel
Jumlah produksi : 3 unit perbulan
- Pembuatan karpet 4 x 5 m
Jumlah karyawan : 2 orang untuk 1 buah karpet
Jumlah produksi : 5 buah perbulan
- Untuk pembuatan tas dan topi
Jumlah karyawan : masing-masing 1 orang
Jumlah produksi : 95 buah perbulan
: Tas ukuran keci 25 buah.
: Tas ukuran sedang 20 buah.
: Tas ukuran besar 15 buah.
: Topi 35 buah.
 1 orang untuk Pemasaran/marketing

BAB III
PEMBIAYAAN DAN KEUANGAN

3.1 Modal
 Modal tahun pertama pendirian perusahaan
- Bulan januari
jumlah harga(Rp)
pembelian tanah - Rp 150.000.000
gedung - Rp 95.000.000
mesin - Rp 50.000.000
gaji karyawan 22 orang Rp 17.600.000
biaya bahan baku - Rp 1.000.000
biaya listrik 1 bulan Rp 500.000
biaya lain-lain Rp 2.000.000
Jumlah Rp 316.100.000

- Bulan selanjutnya ( Februari s/d Desember )


jumlah harga(Rp)
gaji karyawan 22 orang Rp 17.600.000
biaya bahan baku - Rp 1.000.000
biaya listrik 1 bulan Rp 500.000
biaya lain-lain Rp 2.000.000
Jumlah Rp 21.100.000
Jumlah Modal bulan Februari s/d Desember = Rp 21.100.000 x 11
= Rp 232.100.000

Total modal tahun pertama = Rp 316.100.000 + Rp 232.100.000


= Rp 548.200.000

 Perencanaan Penjualan hasil produksi


Perencanaan penjualan untuk tahun pertama pendirian perusahaan

Jenis Barang Unit harga jumlah


Mebel 3 Rp 15.000.000 Rp 45.000.000
Karpet/Alas 5 Rp 150.000 Rp 750.000
Topi 35 Rp 20.000 Rp 700.000
Tas ukuran kecil 25 Rp 50.000 Rp 1.250.000
Tas ukuran sedang 20 Rp 100.000 Rp 2.000.000
Tas ukuran besar 15 Rp 250.000 Rp 3.750.000
Jumlah total Rp 53.450.000

Total Pendapatan tahun pertama = Jumlah total x 12


= Rp 53.450.000 x 12
= Rp 641.400.000

3.2 Laba/Keuntungan
Laba / keuntungan tahun pertama pendirian perusahaan
Laba bersih per tahun = Total Pendapatan - Total Modal awal
= Rp 641.400.000 - Rp 548.200.000
= Rp 93.200.000

Jadi laba/keuntungan yang di peroleh perusahaaan pada tahun pertama pendirian perusahaan
adalah = Rp 93.200.000

BAB IV
PENUTUP

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, maka
terselesaikanlah proposal ini. Saya berharap semoga usaha yang kami jalankan dapat
berkembang. Saya yakin dengan rencana usaha yang akan saya dirikan ini akan banyak
membantu terutama untuk meningkatkan kreatifitas pemuda-pemuda tanoh gayo khususnya
selain itu usaha ini juga akan membantu untuk mengurangi jumlah pengangguran didaerah serta
juga bermanfaat sebagai kebersihan lingkungan air tawar yang ada di dataran tanoh gayo.

Kerleng Pogeng adalah sebuah perusahaan yang akan didirikan untuk mengelola
sumber daya alam yang berupa tumbuhan eceng gondok dimana seiring perkembangan zaman
dan teknologi tumbuhan yang dulunya hanya di anggap hama perusak lingkungan dan habitat
hidup hewan yang tinggal di air tawar kini eceng gondok bisa dimanfaatkan dan digunakan
didalam kehidupan kita sehari-hari dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Oleh karena itu,
peluang tersebut saya manfaatkan sebagai sebuah usaha untuk menunjang perekonomian
masyarakat yang tinggal didaerah sendiri khususnya tanoh gayo.

Demikian proposal yang saya buat, menurut saya pribadi dalam membuat proposal tidak
ada yang namanya kesempurnaan karna kesempurnaan hanyalah milih Yang Maha Kuasa, yang
ada hanyalah kekurangan dan kelebihan, jika ada kekurangan dan kelebihan proposal yang saya
buat mohon masukankan dan kritikanka. semoga langkah ini dapat memberikan kemajuan dan
perkembangan usaha yang akan saya dirikan.

Diposting 22nd March 2014 oleh Hendrianto Subari

0
Tambahkan komentar
4.
MAR

22

Perkembangan Islam pada Masa Modern


Perkembangan Islam pada Masa Modern
Periode modern dimulai pada tahun 1800 M hingga sekarang.Periode ini adalah zaman
pengupayaan kebangkitan umat Islam dari kemunduran berpikir, berbudaya dan nilai-
nilai.Atas dikuasainya Mesir oleh Prancis membuat umat Islam sadar bahwa selama ini
mereka telah mengalami kelemahan dan kemunduran.

Peradaban Islam yang maju hanya sebagai sejarah masa lalu.Umat Islam terkejut bahwa
dunia Barat memiliki peradaban modern yang lebih canggih.Karena hal ini maka umat Islam
dalam kondisi terancam.Kesadaran ini pun memunculkan keprihatinanpara pemuka dan
penguasa Islam.Mereka memikirkan bagaimana meningkatkan mutu dan kekuatan umat
Islam kembali.Maka dari itu, timbullah ide-ide pembaruan dalam Islam.Pada tahun 1901
Inggris datang dan bertempur dengan Prancis.Prancis mengalami kekalahan.Tentara mereka
meninggalkan Mesir pada tanggal 31 Agustus 1801.

Peristiwa-Peristiwa penting dan Tokoh-Tokoh yang Berprestasi dalam


Perkembangan Islam pada Masa Modern
1. Pembaharuan di Mesir
a. Muhammad Ali Pasha
Ia lahir di Kawalla Yunani pada tahun 1765 M dibesarkan d Turki. Muhammad Ali Pasha
berhasil mengusir bangsa Prancis tahun 1801 M. Pada tahun 1805 dia di akui oleh
pemerintahan Turki Usmani- untuk menjadi pemimpin. Di antara ide-ide pembaruannya :

1) Mendirikan lembaga pendidikan


• Sekolah Militer (1815 M).
• Sekolah Teknik (1816 M).
• Sekolah Kedokteran (1827 M).
• Sekolah Apoteker (1829 M).
• Sekolah Pertambangan (1834 M).
• Sekolah Pertanian (1836 M).
• Sekolah Penerjemahan (1836 M).

2) Mendatangkan guru – guru dari Eropa dan mengirim siswa – siswa untuk belajar di Eropa
± 311 orang pelajar Mesir dikirim ke Italia.

b. fir’ah Badawi Al Tahtawi


Nama lengkapnya adalah Fira’ah Badawi Al-tahtahwi ia lahir pada tahun 1981 di tahta .Ia
adalah seorang pembaru yang berpengaruh. al-tahtahwi mengikuti jejak Muhammad Ali
Pasha dalam mengenalkan sesuatu ang dianggap tabu bagi masyarakat muslim .Ketika
berumur 16 tahun ia pergi ke Kairo untuk belajar di Al-Azharia menyelesaikan studynya pada
tahun 1822 M.

Pada tahun 1824 masehi dia diangkat sebagai imam tentara, dua tahun kemudian ia di angkat
sebagai imam mahasiswa yang dikirim ke Paris. Di paris ia tinggal selama 5 tahun . Di Paris
ia segera menguasai bahasa setempat dan menerjemahkan 12 buah buku dan risalah ke dalam
bahasa perancis ,buku – bukuitu : Alexander Macedonia ,bukupertambangan , teknik , HAM ,
kesehatan , dansebagainya .
Pada tahun 1870 M Tahtahwi mendirikan majalah Raudlatul Madaris yang bertujuan untuk
mengenalkan dan menyebarkan ilmu – ilmu pengetahuan modern . Majalah ini memuat
beberapa artikel tentang sastra Arab, Ilmu falak ,ilmu bumi , Akhlak , tumbuh – tumbuhan ,
ilmu pasti , dan lain – lain . Ia pun menulis buku Takhlis al Ibriz Bariz .

Dalam bukunya ini ia menulis bagaimana system pemerintahan Perancis dan revolusinya
pada tahun 1789 .Konsep – konsep yang ada di alam pikirannya adalah konsep yang sangat
baru dalam dunia Islam .Ia mengenalkan arti nasionalisme .Kesejahteraan dunia dalam
pandangannya adalah sesuai dengan kesejahteraan yang ada di Eropa .Ia wafat pada tahun
1873 M di Kairo .

c. Jamaluddin al Afghani
Ia lahir di Afganistan pada tahun 1839 .Aktifitasnya berpindah – pindah dari negeri satu ke
negeri yang lain. Pada saat berusia 22 tahun ia menjadi pembantu pangeran Dost Muhammad
Khan Afganistan .Padatahun 1864 M ia menjadi penasihat Ser Ali Khan . Ia pernah diangkat
menjadi perdana menteri oleh A’zham Khan .

Pada tahun 1869 M Ia pindah ke India . Al Afgani mendirikan Al uruwah Al Wusqo dengan
tujuan untuk memperkuat rasa persaudaran islam dan membawa islam kepada kemajuan .
Munurut Jamaluddin al Afgani agama islam sesuai dengan segala bangsa dan perkembangan
zaman . Kalau terjadi kemunduran bukan karena ajaran islam tetapi karena umat islaam itu
sendiri meninggalkan ajaran agamanya , untuk itu kembalilah ke ajaran Islam yang murni
berdasarkan alQuran dan Hadist . ia wafat tahun 1897 M .

d. Muhammad Abduh
Muhammad Abduh lahir di Mesir.Menurut keterangan beberapa orang Muhammad Abduh
lahir pada tahun 1849 M. Ayahnya bernama Abduh Hasan Khairilla.Ia berasal dari Turki
kemudian pindah ke Mesir.

Ibunya berasal dari kalangan Arab yang silsilahnya sampai pada Umar bin Khattab. Ia
mendapatkan pendidikan tinggi di Universitas al Azhar pada tahun 1866 M. Pada tahun 1877
M Abduh selesai belajar di Mesir. Kemudian ia menjadi tenaga pengajar di almamaternya
tersebut. Di antara bahan ajarnya adalah buku-buku Ibnu Misykawaih tentang akhlak dan
buku Ibnu Khaldun yang berjudul Muqaddimah.

Pada tahun 1880 M ia di angkat menjadi redaktur surat kabar al Waqa’i Misriyyah.
Pemikiran-pemikiran Muhammad Abduh sangat memengaruhi umat Islam kala itu. Ide-
idenya banyak di tuangkan dalam beberapa karya tulis murid-muridnya, di antaranya
Muhammad Rasyid Rida yang menulis majalah al Manar dan tafsir al Manar, Qasim Amin
dalam buku Tahrir al Mar’ah, Faridl Wadj dalam buku Dairah al Ma’arif, dan tulisan-tulisan
syekh Tanthawi Jauhari dalam at Taj al Murassa’ bi Jawahir al Qur’an wa al ‘Umlum,
Muhammad Husaid Haekal dalam bukunya Hayah Muhammad, Abu Bakar, dan sebagainya.
Adapula tulisan Abbas Mahmud al Akkad, Ibrahim A.Kadir al Mazin Musthafa Abd Raziq,
Ali Abd Raziq dan Sa’ad Zaglul.

e. Rasyid Ridha
Lahir pada tahun 1865 M di Libanon.Ia masih keturunan Husain, cucu Nabi Muhammad
saw. Ia memiliki gelar sayyid. Semasa kecil ia memperoleh pendidikan di madrasah
tradisional al Qalamun. Tahun 1882 ia meneruskan pelajaran di madrasah al Wathaniyah al
Islamiyah (Sekolah Nasional Islam) Tripoli.

Rasyid Ridha adalah murid kesayangan Muhammad Abduh.Ide-ide pemikirannya adalah


panjang tangan dari gurunya.Melalui majalah al Manar, ia tuliskan semua ide-ide
pemikirannya. Rasyid Rida menafsirkan Alquran dengan gaya modern. Rasyid Rida tidak
menyukai gerakan nasionalisme Mesir.Ia juga tidak setuju dengan gerakan muda Turki. Ia
menganggap gerakan nasionalisme bertentangan dengan ajaran persaudaraan Islam.

f. Sa’ad Zaghlul
Sa’ad Zaghlul adalah seorang murid Muhammad Abduh.Zaghlul dianggap sebagai
pemimpin nasional .Ia berhasil memperjuangkan kemerdekaan Mesir .Zaghlul
memperjuangkan tanah air karena sikap nasionalismenya. Zaghul menyatakan bahwa
nasionalisme akan bangkit dengan melalui pendidikan yang baik.

Untuk itu , pembaruan dalam sistem pendidikan harus dicanangkan . Pendidikan harus
terbuka untuk siapapun . Ketika ia memimpin Mesir ia memperbanyak sekolah . Bahasa
Inggris sebagai bahasa kedua di setiap sekolah .ia mendirikan perguruan Tinggi Hakim
Agama .
Pemerintahannya ingin mewujudkan kesejahteraan bagi setiap golongan dan ingin
menciptakan keharmonisasi umat Islam , Yahudi dan Kristen . Dalam pandangannya
nasionalisme harus menghilangkan perbedaan agama .

g. Ali Abd Raziq


Ia seorang intelek yang memiliki pengalaman belajar di luar negeri . Setelah lulus dari Al
Azhar ia meneruskan studinya di Universitas Oxford . Ali menyatakan bahwa sistem
pemerintahan dalam Islam tidak pernah disinggung oleh al Quran dan Hadits .

Dalam bukunya yang berjudul al Islam wa Usul al Hakim , ia menegaskan bahwa Islam tidak
pernah menentukan bentuk negara . Rosulullah hanya memiliki tugas kerosulan dan misi
beliau bukan membentuk negara .

Sistem negara tidak terkait dengan agama , tetapi terkait dengan masalah duniawi . Oleh
karenanya hal ini hanya diserahkan kepada akal manusia namun pendapatnya itu
mendapatkan keritik pedas dari sebagian besar kaum muslimin . Salah satu diantaranya
adalah Rasyid Rida .

h. Ahmad Luthfi as Sayyid


Ia berasal dari daerah pedesaan di Mesir. Ia mendapatkan pendidikan di Perguruan Tinggi
Hukum pada tahun 1889 M . Ia termasuk salah seorang murid Muhammad Abduh . Bacaan
faforitnya adalah filsafat Barat .
Karena bacaan ini , ia memiliki paradigma berpikir bahwa kebebasan berpikir adalah
kebebasan hidup , sedangkan kebebasan hidup tidak terwujud pada bangsa yang terjajah .
Menurutnya negara idaman adalah negara Liberal dan kemerdekaan individu memiliki
hubungan yang erat dengan kebebasan negara karena di dalam negara yang dijajah tidak ada
kemerdekan .

i. Thaha Husain
Ia adalah seorang dari anak petani . Ia mengenyam pendidikan tinggkat tinggi di Al Azhar .
Setelah tamat dari al Azhar ia melanjutkan studinya di Paris . Pada tahun 1919 M ia mengajar
di Universitas Kairo dan Universitas Alexandria . Ia pun sempat menjadi menteri pendidikan
Mesir . Thaha Husain menganut faham Nasionalisme Mesir .

Ia menganjurkan agar Islam di ajarkan disekolah - sekolah Nasional . Ia tidak melepaskan diri
dari ikatan agama , tetapi ia juga sangat menekankan pengetahuan umum modern , seperti
pendidikan di negara – negara Barat .

2.Pembaruan di Turki
a.Sultan Mahmud II (al Fatih)
Ia lahir pada tahun 1785 M. Ia di angkat menjadi Sultan pada tahun 1807 M. Pada awal
pemerintahannya Turki berperang melawan Rusia. Peperangan tersebut baru selesai pada
tahun 1912 M. Ia tidak menyukai dengasn tradisi.
Dalam bidang hukum, ia menghapus hukuman mati. Ia juga menghilangkan peraturan yang
menyita harta orang yang di buang atau di usir karena melakukan perbuatan asusila. Ia
menetapkan sistem pemerintahan Turki Usmani terbagi dalam dua bagian. Sebagai penguasa
duniawi ia memakai gelar sultan, sedangkan sebagai penguasa rohani ia memakai gelar
khalifah.

Dalam bidang pendidikan ia menetapkan untuk memasukkan pendidikan-pendidikan modern.


Ia juga mendirikan sekolah militer, teknik, kedokteran, dan pembedahan. Bahasa yang di
pakai dalam kedokteran adalah bahasa Perancis.Ia pun mengirimkan siswa-siswa Turki ke
berbagai negaa Eropa untuk menuntut ilmu.

b.Tanzimat
Tanzimat adalah usaha lanjutan dari pembaruan yg telah dilakukam Sultan Muhammad II.
Tanzimat secara bahasa berasal dari bahasa Arab yang artinya mengatur, menyusun, atau
memperbaiki.Menyusun, memperbaiki atau mengatur adalah perubahan yang dilakukan
terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berada di Kerajaan Turki Usmani.

Gerakan Tanzimat di pelopori oleh Mustafa Rasyid Pasya, Mustafa Sami’, dan Mehmed
Sadik Rifat Pasya.Pada suatu kesempatan Sadik Rifat mengemukakan pendapatnya.Ia
menyatakan bahwa peradaban dan kemajuan Eropa dapat terwujud karenasuasana damai dan
memiliki hubungan yang erat antarnegara Eropa.Pemikiran Sadik Rifat mendapat
penyesuaian dengan Menteri Luar Negeri Turki, Musytafa Rasyid Pasya.
Karena kedua pemikiran inilah kemudian di buat undang-undang pada tahun 1839, Sultan
Abdul Majid mengeluarkan Piagam Gulhane yang berisi tentang :

1. Terjaminnya ketentraman hidup, harta dan kehormatan warga negara.


2. Peraturan mengenai pemungutan pajak
3. Peraturan mengenai kewajiban dan lamanya dinas militer

Pada tahun 1840 M terbuatlah hukum pidan. Adapun pada tahun 1850 M terbentuk hukum
dagang.Pada tahun 1847 M berdiri mahkamah-mahkamah yang mengurusi urusan pidana dan
sipil. Kemudian berdiri Bank Usmani pada tahun 1840 M. Pada tahun 1856 M terbentuk lagi
piagam kedua yang bernama Hatti Humayun yang berisi :

a. Sikap toleransi antarumat beragama


b. Sistem pendidikan
c. Sistem kehidupan sosial
d. Kebebasan beragama dan mengeluarkan pendapat
e. Kesetaraan
f. Pengadaan anggaran belanja negara
g. Pembukuan bank-bank asing
h. Pemasukan kapital Eropa ke Kerajaan Usmani
i. Pengadan undang-undang dagang
j. Penghapusan hukum bunuh terhadap orang yang murtad
k. Diperbolehkannya memasukkan orang nonmuslim dalam dewan Hukum

Pada tahun 1867 M terbentuknya undang-undang tentang hak memiliki tanah di Kerajaan
Usmani bagi orang asing.Pada tahun 1868 M berdiri sekolah Galatasaray.Zaman Tanzimat
berakhir setelah wafatnya Ali Pasya pada tahun 1871 M.
c.Usmani Muda
Usmani Muda adalah golongan yang menggerakan pembaruan setelah Tanzimat. Mereka
adalah kelompok yang berdiri pada tahun 1865 M. Tujuan gerakan ini adalah untuk
mengubah pemerintahan Kerajaan Usmani menjadi pemerintahan konstitusional.Pada
awalnya gerakan mereka adalah rahasia.Namun, pada tahun 1867 M gerakan mereka
terbongkar oleh pemerintah yang tidak suka.Mereka lari ke Eropa dan memperkuat barisan.

Salah seorang di antara pemimpin Usman muda adalah Ziya Pasya.Menurutnya Turki
termasuk negara Eropa.Selain Ziya Pasya ada lagi tokoh yang menentukan gerakan
pembaruan.Ia adalah Namik Kemal. Ia lahir tahun 1840 M. Menurut pendapatnya, Kerajaan
Usmani mundur disebabkan oleh kedaan politik dan ekonomi yang tidak beres. Ide-ide
Namik Kemal dijadikan pedoman bagi penyusun Undang-Undang Dasar 1876 M kerajaan
Usmani.
Pada tahun 1876 terjadi pemerosotan ekonomi pada Turki.Kala itu yang menjadi sultan
adalah Sultan Aziz.Ia dijatuhkan atas dasar fatwa Syekh al Islam Kerajaan Usmani.
Kedudukan sultan digantikan oleh Sultan Murad V.
Namik kemal dan beberapa orang dari Usmani Muda diangkat menjadi menteri , menjadi
sultan , ia dikatakan terkena penyakit jiwa . Oleh karena itu , pada 31 agustus 1876 ia
langsung digantikan oleh saudaranya Sultan Hamid , sedangkan Midhat Pasya diangkat
menjadi perdana menteri . Mereka berdua menjadikan Turki sebagai kerajaan konstitusi .

Konstitusi mereka tercermin dalam undang – undang yang terbuat pada tanggal 23 desember
1876 . Hal pasal 3 , yang bunyinya “kedaulatan terletak pada tangan sultan .” pada pasal 4
dikatakan bahwa sultan memiliki sifat suci dan tidak bertanggung jawab pada perbuatannya .
Adapun ha – hak sultan terdiri dari :

1. Mengangkat dan memberhentikan menteri – menteri


2. Mengadakan perjanjian internasional
3. Mengumumkan perang
4. Mengadakan perdamaian dengan negara – negara lain
5. Membubarkan parlemen

Pada pasal 54 rencana undang – undang yang baru dapat menjadi undang – undang yang sah
apabila telah disetujui oleh sultan . Pembaharuan – pembaharuan yang terjadi pada masa
Sultan Hamid , di antaranya :

1. Pada tahun 1878 M didirikan perguruan – perguruan tinggi dan seklah tinggi .
2. Pada tahun 1878 M didirikan sekolah tinggi keuangan
3. Pada tahun 1879 M didirikan sekolah tinggi kesenian
4. Pada tahun 1882 M didirikan sekolah tinggi dagang
5. Pada tahun 1888 M didirikan sekolah tinggi teknik
6. Pada tahun 1889 M didirikan sekolah tinggi polisi
7. Pada tahun 1900 M didirikan Universitas Istambul
8. Ia juga mendirikan mahkamah nonagama
9. Membentuk kementerian kehakiman
10. Hubungan darat , pos , dan telegraf ia tingkatkan
11. Menambah panjang jalur kereta api

d.Turki Muda
Semenjak gerakan Usmani Muda lenyap Sultan Hamid semakin otoriter . Ia membubarkan
parlemen . Dalam situasi demikian timbul golongan oposisi . Mereka berasal dari kalangan
mahasiswa , para dosen , dan militer . Mereka bergerak secara rahasia . Mereka menamakan
dirinya sebagai Turki Muda . Mereka dipimpin oleh Ahmed Riza (1859) , Mehmed Murad
(1853) , dan pangeran Sabahuddin (1877) .

Usaha yang pertama kali dilakukan oleh gerakan ini adalah mengajak sultan Hamid untuk
mengubah sikap politik dan memaksimalkan konstitusi .

Pada tahun 1909 Enver Pasya dengan batalyon II masuj ke istambul dan merampas
kekuasaan . Sultan Hamid dijatuhan dan digantikan saudaranya , Sultan Mehmed V dan pada
tahun 1912 diadakan pemilihan umum baru . Pemennang pemilu ini adalah Partai
perkumpulan persatuan dan kemajuan (ittihad ve Terekki ) Mereka dipimpin oleh tiga
serangkai : Enver Pasya , talat Pasya , dan jemal Pasya
Selanjutnya , partai ini memberikan pencerahan yang baik bagi pembaharuan di Turki .
Mereka membawa kemajuuan dalam bdang administras , transportasi , keamanan ekonomi ,
pendidikan , dan sosial .

e.Mustafa kemal
Pada perang dunai I Turki mengalami kekalahan . Pemimpin meraka yang dikomandoi
oleh kabinet Turki Muda : Enver Pasya , Tala Pasya , dan jemal pasya lari ke Eropa . perdana
mentei diisi ooleh Ahmed Izzet.
Ia mengadakaan perdamaian dengan pihak yang menang dalam perang duniia I
Setelah berhasil mempertahankan Turki dari penjajahaan,Muustafa Kemal mendapatkan
pujian dari rakyat.

Bersama dengan parapemimpin nnasionalis , Mustafa kemal mengeluarkan maklumat . Isi


maklumat itu adalah sebagai berikut :

1. Kemerdekaan tanah air dalam keadaan bahaya


2. Pemeritah di bawah kekuasaan sekutu
3. Rakyat harus berusaha membebaskan tanah air dari penjajahan asing
4. Gerakan membela tanah air dikoordinir oleh pusat
5. Peru diadakaan kongres

Dengan usaha yang terbangun oleh Mustafa kemal pada tahun 1920 M diadakan sidang
Anakra . Mustafa Kemal dipilih menjadi ketua . Sidang itu menghasilkan beberapa keputusan
, diaantaraanya :

1. Kekuattan tertinggi berada di taangaan rakyat Turki


2. Majelis nasional aguung adalah perwakilan rakyat tertinggi
3. Majelis nasional agung memiliki
4. Majelis negara yang anggotanya di pilih dari majelis nasional agung dan menjalankan
tugas perintah
5. Ketua majelis nasional agung merangkap jabatan ketua majelis nnegara

Pada bulan oktober 1923 M, Majelis agung nasional mengabil keputusan menjadikan Turki
sebagai negara republik dan presidenya adalah Mustafa Kemal.

Pada 3 Maret 1924 M majelis memutuskan untuk menghapus jabatan khalifah dan negara
republik Turki hanya memiliki satu pemimpin , yaitu presiden .

Pada tahun 1928 M Mustafa Kemal meresmikan Turki sebagai negara sekuler . Hal ini berarti
bahwa mulai saat itu Turki bukan lagi sebagai negara islam . Agama dan urusan politik tidak
boleh dijadikan satu .

3.Pembaruan di India
Beberapa tokoh Islam India , di antaranya:

a.Syah Abdul Aziz


Syah Abdul Aziz adalah seorang ulama terkemuka di India . Ia lahir pada tahun 1746 M
dan wafat pada taun 1823 M . Syah Abdul Aziz adalah seorang ulama yang sangat
memikirkan kemunduran umat islam di india.

b.Sayyid Ahmad Syahid


Sayyid Ahmad Syahid lahir di Rae Bareli pada tahun 1786 M . ia adalah murid dari Syah
Abdul Aziz Khan . Ia gemar mengadakan dakwah .Menurutnya , umat Islam India mundur
karena ajaran yang diamalkan mereka tidak murni .

Dengan semangat Islamnya Sayyid Ahmad Syahid bersama pengikutnya membuat gerakan
untuk memberantas para pelaku bidah . Beberapa wilayah yang sempat melepaskan diri dari
Mogul harus direbut kembali oleh umat Islam . Ia dan para pengikutnya melakukan perang
terhadap wilayah – wilayah yang memisahkan diri dan golongan Sikh di Punjab .

Gerakan yang dilakukan Sayyid Amad Syahid dinamakan dengan gerakan Mujahidin .
Namun gerakan ini segera dihancurkan bersamaan dengan dihancurkannya Kerajaan Mogul
oleh Inggris .

c.Sayyid Ahmad Khan


Sayyid Ahmad Khan lahir di Delhi pada tahun 1817 M . Ia adalah seorang sufi yang
berusaha mencegah terjadinya kekerasan pada peristiwa pemberontakan terhadap kolonial
Inggris .menurutnya , Islam dapat kuat kedudukannya di India hanya dengan bekerja sama
dengan Inggris . Karena inggris adalah penguasa yang kuat di India , maka umat Islam tidak
usah melawan , yang harus dilakukan adalah beruhasa mendekati Inggris dan belajar dari
mereka .

Sayyid Ahmad Khan juga berpendapat bahwa umat Islam mundur karena tidak mengikuti
perkembangan zaman .Pada tahun 1869 M Sayyid Ahmad Khan berkunjung ke Inggris . Ia
mempelajari sistem pendidikan Barat . Setelah kembali ia membentuk Panitia peningkatan
umat Islam .

Ia juga mebentuk panitia Dana Pembentukan Perguruan Tinggi Islam . Pada tahun 1861 M
Sayyid Ahmad Khan mendirikan sekolah Inggris di Mudarabad . Pada tahun 1878 M ia juga
mendirikan sekolah Muhammaden Anglo Iriental College (MAOC).

d.Sayyid Amir Ali


Sayyid Amir Ali adalah seorang yang berasal dari Khurasan , Persia . Ia lahir pada tahun
1849 M . Dahulu orang tuanya pindah dari Persia ke India untuk bekerja pada Sultan Mogul .
Sayyid Amir Ali adalah seorang wakil raja Inggris dari .
Ia adalah satu – satunya wakil raja Inggris yang beragama Islam .
Ia berpendapat bahwa Islam yang diajarkan Nabi Muhammad saw tidak memberikan perintah
untuk menghamba kemajuan pemikiran manusia . Oleh karena itu jika sesuatu itu baik ,
walaupun berasal dari Barat , maka Islam harus mengambilnya .

e.Muhammad Iqbal
Muhammad Iqbal lahir pada tahun 1876 M . Pada tahun 1930 M ia terpilih menjadi
Presiden Liga Muslim . Muhammad Iqbal adalah seorang filosof dan penyair . Ia berpendapat
bahwa umat Islam mengajarkan dinamisme . Alquran selalu menganjurkan untuk memakai
akal .

f.Muhammad Ali Jinnah


Muhammad Ali Jinnah lahir di Karachi pada tahun 1876 M . Ia adalah Presiden Liga
Muslim pada tahun 1913 .kala itu ia berkeyakinan bahwa umat Islam India dapat dijamin
melalui ketentuan undang – undang dalam undang – undang dasar .

Pada tahun 1949 Inggris menyerahkan kedaulatan pada dua kongre . Satu untuk India da satu
untuk Pakistan . Pada tanggal 14 Agustus 1947 Dewan Konstitusi Pakistan dibuka secara
resmi dan pada tangal 15 Agustus 1947 Paskistan lahir sebaga negara bagi umat Islam India.

Mengambil Ibrah dari Peristiwa Perkembangan Islam


1. Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang tidak bersifat otoriter. Pemerintahan yang
memiliki nilai Islami adalah yang memerhatikan kesejahteraan rakyat dan kemajuan ilmu
pengetahuan .
2. Ilmu bagi umat Islam adalah harta yang paling berharga . Oleh karena itu , umat Islam
harus memiliki dan mencarinya .
3. Kebaikan tidak hanya dimiliki kaum muslimin . bangsa – bangsa Eropa yang kebanyakan
nonmuslim pun memilikinya . Untuk itu , umat Islam tidak boleh menutup mata untuk belajar
dari bangsa Eropa . Syaratnya , ambil yang baik dan buang yang tidak baik
4. Umat Islam sekarang harus belajar banyak dari tokoh – tokoh pembaru yang berusaha
menyadarkan umat Islam dari kemundurannya .
5. Jalani agama sesuai dengan Alquran dan Hadits.

Meneladani tokoh – tokoh yang Berprestasi dalam Perkembangan Islam Masa Modern.
Para tokoh – tokoh seperti Jamaluddin al Afgani , Muhammad Abduh , Mustafa Kemal ,
Iqbal dan yang lainnya , berusaha menyadarkan umat Islam akan pentingnya ilmu
pengetahuan dan teknologi . Mereka mengantar umat Islam untuk menyadari bahwa bangsa –
bangsa barat telah maju meninggalkan umat Islam.
Mereka tidak henti – hentinya mengobarkan semangat umat Islam untuk kembali pada ajaran
Islam sesuai dengan nilai dan semangatnya . Ilmu pengetahuan dan teknologi dalam Islam
harus diisi dengan akhlak yang baik .
Diposting 22nd March 2014 oleh Hendrianto Subari

0
Tambahkan komentar
5.
MAR

22
klasifikasi biya
Beberapa Klasifikasi Biaya
Biaya adalah pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi,
sedang terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu. Ada beberapa klasifikasi
mengenai biaya. Berikut adalah beberapa pengertian beserta contoh dari klasifikasi biaya:

1. Fixed cost (biaya tetap) adalah biaya yang jumlah totalnya tetap dalam kisaran perubahan volume
kegiatan tertentu. Besar kecilnya biaya tetap di pengaruhi oleh kondisi perusahaan jangka panjang,
teknologi dan metode serta strategi manajemen. Contoh: pajak bumi dan bangunan, gaji kariyawan dan
asuransi.

2. Variable cost (biaya variabel) adalah biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan
volume kegiatan. Biaya variabel per unit konstan (tetap) dengan adanya perubahan volume kegiatan.
Contoh: biaya bahan baku, biaya iklan dan komisi untuk seorang selesman sesuai dengan levelnya.

3. Direct cost (biaya langsung) adalah biaya yang terjadi dimana penyebab satu-satunya adalah karena ada
sesuatu yang harus dibiayai. Contoh: biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan pengacara

4. Indirect cost (biaya tak langsung) adalah biaya yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh sesuatu yang
dibiayai, dalam hubungannya dengan produk, biaya tidak langsung dikenal dengan biaya overhead pabrik.
Contoh: biaya asuransi gedung yang dibayar oleh perusahaan dan biaya sewa motor.

5. Operation cost (biaya operasi) adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan suatu sistem
atau menjalankan sebuah sistem. Contoh: biaya gaji operator.

6. Maintenance cost (biaya perawatan) adalah biaya yang dikeluarkan untuk merawat sistem dalam masa
operasinya. Contoh: biaya perawatan peralatan dan fasilitas pabrik

7. First or Investment cost (biaya investasi) adalah biaya awal yang sebelum sebuah kegiatan operasional
dilakukan. Contoh: biaya investasi lahan, bahan dan mesin dalam operasional perusahaan.

8. Incremental cost adalah biaya yang timbul akibat adanya pertambahan atau pengurangan output
(biasanya merupakan hasil dari kegiatan produksi/operasi). Incremental cost juga merupakan biaya yang
terjadi sebagai akibat dari suatu keputusan. Incremental cost diukur dari berubahnya IC karena suatu
keputusan. Oleh sebab itu sifatnya bisa variabel, bisa juga fixed. Contoh: penambahan biaya total produksi
karena keputusan manajemen untuk penambahan tenaga kerja dan bahan baku.

9. Marginal cost adalah kenaikan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan sebagai akibat kenaikkan satu
output. Perbedaanya dengan incremental cost adalah terletak pada aspek yang memberi perubahan pada
total cost. Jika pada incremental cost perubahan total cost dipengaruhi oleh perubahan keputusan, pada
marginal cost perubahan total cost dipengaruhi oleh penambahan satu unit produk atau selanjutnya.
Contoh: perusahaan harus menambah anggaran biaya produksi dikarenakan adanya penambahan
permintaan dari orderer yang sebelumnya memesan.

10. Unit cost adalah biaya per unit produk. Secara matematis unit cost didefinisikan sebagai nilai dari hasil
pembagian antara total cost yang dibutuhkan dengan jumlah unit produk (barang atau jasa) yang
dihasilkan. Contoh, perusahaan dapat mengetahui informasi mengenai harga biaya per unit piece dari
produk yang diproduksi melalui perhitungan unit cost.

11. Total cost (biaya total) adalah keseluruhan biaya produksi yang digunakan untuk menghasilkan
sejumlah output tertentu baik yang bersifat tetap maupun variabel. Contoh: perusahaan melakukan
pengkalkulasian total biaya produksi yang dikeluarkan.

12. Recurring cost (biaya terulang) adalah biaya yang besarnya sama yang harus dibayarkan lagi dengan
adanya tambahan suatu aktivitas yang menghasilkan produk (output) yang sama. Setiap penambahan 1 unit
output, biaya yang ditanggung berulang atau bertambah sebesar biaya per unitnya. Contoh, apakah mesin
photo copy digunakan atau tidak, perusahaan akan membayar uang sewa mesin photo copy sebesar Rp. 1
juta perbulannya.

13. Unrecurring cost ( biaya tak berulang) adalah biaya yang hanya muncul satu kali. Artinya, tidak ada
sesuatu yang ditambahkan setelah biaya ini dikeluarkan. Contoh, biaya yang dikeluarkan untuk membeli
tanah.

14. Sunk cost adalah biaya yang sudah terlanjur keluar, dan tidak relevan lagi untuk memperhitungkan
biaya maupun imbalan yang didapat. Logika dari definisi biaya ini adalah segala sesuatu yang dianggap
sebagai alternatif keputusan yang dibuat untuk melapisi pengeluaran yang ada, pengeluaran tersebut akan
tetap ada (keluar). Contoh, saya tertarik untuk membeli motor sport seharga Rp.200 juta. Saya membayar
uang tanda atau down payment sebesar 2 juta kepada si penjual. Suatu ketika, saya tertarik untuk membeli
motor low rider. Saya harus membayar lunas sebesar Rp.56 juta untuk bisa mendapatkan motor tersebut.
Pilihan dari kedua opsi tersebut, apakah saya membeli motor sport atau membeli motor low rider, itu tidak
akan berpengaruh kepada uang tanda sebesar Rp.2 juta tadi.
15. Past cost memiliki makna sama dengan Sunk cost dimana nilainya tidak dapat dihindari dan tidak dapat
diubah melalui keputusan apapun, tidak peduli akan tidakan apapun yang diambil.
Diposting 22nd March 2014 oleh Hendrianto Subari

0
Tambahkan komentar
6.
MAR

22

METODE PENARIKAN SAMPEL DAN DISTRIBUSI SAMPEL


METODE PENARIKAN SAMPEL DAN DISTRIBUSI SAMPEL
OLEH :

NAMA : HENDRIANTO
NPM : 12 020 1040
KELAS : IV A2
DOSEN PEMBIMBING : YUSTISAR, SE,M.Si
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS GAJAH PUTIH TAKENGON
TAHUN AKADEMIK 2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat dan
karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan
lancar. Makalah ini merupakan bentuk tugas akhir semester Mata Kuliah statistik
sebagai salah satu penilaian terhadap proses pembelajaran prodi Manajemen
Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Putih Takengon.
Makalah ini tidak dapat tersususn dengan baik tanpa bantuan dari berbagai
pihak, oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing
Statistik Bapak M. Yustisar S.si. Semoga budi baik dan jasa-jasa Bapak akan
mendapatkan balasan yang baik dari Allah SWT. Amin.
Meski dalam penyusunan makalah ini, penulis telah berusaha dengan
maksimal, namun penulis masih merasa memiliki kekurangan dalam makalah ini,
maka dari itu penulis meminta kritik dan saran pembaca makalah ini. Kami berharap
makalah ini dapat bermanfaat begi penulis pada khususnya dan bagi pembaca pada
umumnya.

Takengon 7 januari 2014


Penulis
Hendrianto

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Pengertian Sampel

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Distribusi Sampling (Distribusi Penarikan Sampel)
2.2 Metode Penarikan Sampel
2.3 Distribusi Sampling Rata-Rata
2.4 Distribusi Sampling Rata-rata Sampel Kecil
2.5 Distribusi Sampling Bagi Beda 2 Rata-rata
BAB III KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sampel berasal dari bahasa Inggris “sample” yang artinya contoh, comotan
atau mencomot yaitu mengambil sebagian saja dari yang banyak. Dalam hal ini yang
dimaksud dengan yang banyak adalah populasi. Dalam suatu penelitian, tidaklah
selalu perlu untuk meneliti semua individu dalam populasi karena akan memakan
banyak waktu dan biaya yang besar. Oleh karena itu dilakukan pengambilan sampel,
dimana sampel yang diambil adalah sampel yang benar-benar representasi atau
yang mewakili seluruh populasi. Dalam suatu penelitian yang menjadi dasar
pertimbangan pengambilan sampel adalah memperhitungkan masalah efisiensi (
waktu dan biaya) dan masalah ketelitian dimana penelitian dengan pengambilan
sampel dapat mempertinggi ketelitian karena jika penelitian terhadap populasi belum
tentu dapat dilakukan secara teliti. Seorang peneliti dalam suatu penelitian harus
memperhitungkan dan memperhatikan hubungan antara waktu, biaya dan tenaga
yang akan dikeluarkan dengan presisi ( tingkat ketepatan ) yang akan diperoleh
sebagai pertimbangan dalam menentukan metode pengambilan sampel yang akan
digunakan.
Karena berbagai alasan, tidak semua hal yang ingin dijelaskan atau diramalkan atau
dikendalikan dapat diteliti. Penelitian ilmian boleh dikatakan hampit selalu hanya
dilakukan terhadap sebagian saja dari hal-hal yang sebenarnya mau diteliti. Jadi
penelitian hanya dilakukan terhadap sampel, tidak terhadap populasi. Generalisasi
dari sampel ke populasi ini mengandung risiko bahwa akan terdapat kekeliruan atau
ketidaktepatan, karena sampel tidak akan mencerminkan secara tepat keadaan
populasi.
1.2 Pengertian Sampel
Sampel ialah bagian dari populasi yang menjadi suatu objek penelitian. Hasil
pengukuran atau karakteristik dari sampel disebut dengan “Statistik”.
Terdapat alasan pentingnya pengambilan sampel ialah sebagai berikut :
1. Keterbatasan waktu, tenaga dan biaya.
2. Lebih cepat dan lebih mudah.
3. Memberikan informasi yang lebih banyak dan dalam.
4. Dapat ditangani lebih teliti.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Distribusi Sampling (Distribusi Penarikan Sampel)
Bidang Inferensia Statistik yaitu bidang yang membahas
generalisasi/penarikan kesimpulan dan prediksi/ peramalan. Generalisasi dan
prediksi tersebut melibatkan sampel/contoh, sehingga sangat jarang yang
menggunakan populasi. Pendataan seluruh populasi disebut sensus dan pendataan
sebagian anggota populasi = penarikan contoh = pengambilan sampel disebut
sampling,
Pekerjaan yang melibatkan populasi tidak digunakan, karena ada 2 :
1. Mahal dari segi biaya dan waktu yang panjang
2. Bersifat merusak , populasi akan menjadi rusak atau habis jika disensus
misal : dari populasi donat ingin diketahui rasanya, jika semua
donat dimakan, dan donat tidak tersisa, tidak ada yang dijual?
Sampel yang baik® Sampel yang representative, yaitu sampel yang dapat mewakili
gambaran populasi. Besaran/ciri sampel (Statistik Sampel) memberikan gambaran
yang tepat mengenai besaran ukuran populasi(Parameter Populasi)
Tabel 1 : Beda antara Statistik Sampel Vs Parameter Populasi

Ukuran/Ciri Parameter Populasi Statistik Sampel

Rata-Rata m : (my)
Selisih 2 Rata-rata : nilai mutlak : nilai mutlak
Standar Deviasi = s : sigma s
Simpangan Baku
Varians = Ragam s² s²
Proporsi p : phi atau p
Selisih 2 proporsi : nilai mutlak : nilai mutlak

catatan : pada Nilai Mutlak, nilai negatif diabaikan misal : ½3 - 7 ½= ½-4 ½ = 4


Sampel yang baik diperoleh dengan memperhatikan hal-hal berikut :
1. keacakannya (randomness)
2. ukuran
3. teknik penarikan sampel (sampling) yang sesuai dengan kondisi atau sifat
populasi
Sampel Acak = Contoh Random ® dipilih dari populasi di mana setiap anggota
populasi memiliki peluang yang sama terpilih menjadi anggota ruang sampel.
2.2 Metode Penarikan Sampel
a. Penarikan Sampel Acak Sederhana (Simple Randomized Sampling)
Pengacakan dapat dilakukan dengan : undian, tabel bilangan acak, program
komputer.
b. Penarikan Sampel Sistematik (Systematic Sampling)

Tetapkan interval lalu pilih secara acak anggota


pertama sampel
Contoh : Ditetapkan interval = 20
Secara acak terpilih : Anggota populasi ke-7 sebagai anggota ke-1 dalam sampel
maka : Anggota populasi ke-27 menjadi anggota ke-2 dalam sampel
Anggota populasi ke-47 menjadi anggota ke-3 dalam sampel.
c. Penarikan Sampel Acak Berlapis (Stratified Random Sampling)
Populasi terdiri dari beberapa kelas/kelompok. Dari setiap kelas diambil sampel secara acak.
Perhatikan !!!!
Antar Kelas bersifat (cenderung) berbeda nyata (heterogen). Anggota dalam suatu
kelas akan (cenderung) sama (homogen).
Contoh :
Dari 1500 penumpang KA (setiap kelas memiliki ukuran yang sama) akan diambil
150 orang sebagai sampel, dilakukan pendataan tentang tingkat kepuasan,
maka sampel acak dapat diambil dari :
Kelas Eksekutif : 50 orang
Kelas Bisnis : 50 orang
Kelas Ekonomi : 50 orang
d. Penarikan Sampel Gerombol/Kelompok (Cluster Sampling)

Populasi juga terdiri dari beberapa kelas/kelompok

Sampel yang diambil berupa kelompok bukan individu anggota


Perhatikan !!!!
Antar Kelas bersifat (cenderung) sama (homogen). Anggota dalam suatu kelas akan
(cenderung) berbeda (heterogen).
Contoh :
Terdapat 40 kelas untuk tingkat II Jurusan Ekonomi-GD, setiap kelas terdiri dari 100
orang. Populasi mahasiswa kelas 2, Ekonomi-UGD = 40 ´ 100 = 4000.
Jika suatu penelitian dilakukan pada populasi tersebut dan sampel yang diperlukan
= 600 orang, dilakukan pendataan mengenai lama waktu belajar per hari maka
sampel dapat diambil dari 6 kelas.... Dari 40 kelas, ambil secara acak 6 kelas.
e. Penarikan Sampel Area (Area Sampling)
Prinsipnya sama dengan Cluster Sampling.
Pengelompokan ditentukan oleh letak geografis atau administratif.

Contoh : Pengambilan sampel di daerah JAWA BARAT, dapat


dilakukan dengan memilih secara acak KOTAMADYA tempat
pengambilan sampel, misalnya terpilih, Kodya Bogor, Sukabumi dan
Bandung,
Sampel acak menjadi dasar penarikan sampel lain. Selanjutnya,
pembahasan akan menyangkut Penarikan Sampel Acak.

· Penarikan Sampel Acak dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :


a. Penarikan sampel tanpa pemulihan/tanpa pengembalian : setelah
didata, anggota sampel tidak dikembalikan ke dalam ruang sampel
b. Penarikan sampel dengan pemulihan : bila setelah didata, anggota
sampel dikembalikan ke dalam ruang sampel.
· Berdasarkan Ukurannya, maka sampel dibedakan menjadi :
a. Sampel Besar jika ukuran sampel (n) ³ 30
b. Sampel Kecil jika ukuran sampel (n) < 30

Distribusi Penarikan Sampel = Distribusi Sampling


· Jumlah Sampel Acak yang dapat ditarik dari suatu populasi adalah sangat
banyak.
· Nilai setiap Statistik Sampel akan bervariasi/beragam antar sampel.
· Suatu statistik dapat dianggap sebagai peubah acak yang besarnya sangat
tergantung dari sampel yang kita ambil.
· Karena statistik sampel adalah peubah acak maka ia mempunyai distribusi yang
kita sebut sebagai : Distribusi peluang statistik sampel = Distribusi Sampling =
Distribusi Penarikan Sampel

Statistik sampel yang paling populer dipelajari adalah Rata-Rata ( )


(masih ingat kan, keunggulan rata-rata dibandingkan modus dan median ? )

2.3 Distribusi Sampling Rata-Rata


Beberapa notasi :
n : ukuran sampel N : ukuran populasi
: rata-rata sampel m : rata-rata populasi
s : standar deviasi sampel s : standar deviasi
populasi
: rata-rata antar semua sampel
: standar deviasi antar semua sampel = standard error = galat baku
2.1 Distribusi Sampling Rata-rata Sampel Besar

DALIL 1

JIKA
Sampel: ü
berukuran = n ³ 30 ý diambil DENGAN PEMULIHAN dari
rata-rata = þ
ì Populasi berukuran = N
í Terdistribusi NORMAL
î Rata-rata = m ; simpangan baku = s
MAKA
Distribusi Rata-rata akan mendekati distribusi Normal dengan :

=m dan dan nilai

DALIL 2

JIKA
Sampel: ü
berukuran = n ³ 30 ý diambil TANPA PEMULIHAN dari
rata-rata = þ
ì Populasi berukuran = N
í Terdistribusi NORMAL
î Rata-rata = m ; simpangan baku = s
MAKA
Distribusi Rata-rata akan mendekati distribusi Normal dengan :

=m dan dan nilai

 disebut sebagai FAKTOR KOREKSI populasi terhingga.


 Faktor Koreksi (FK) akan menjadi penting jika sampel berukuran n diambil dari
populasi berukuran N yang terhingga/ terbatas besarnya
 Jika sampel berukuran n diambil dari populasi berukuran N yang sangat besar

maka FK akan mendekati 1 ® , hal ini mengantar kita pada dalil ke-3
yaitu DALIL LIMIT PUSAT = DALIL BATAS TENGAH = THE CENTRAL LIMIT
THEOREM
Dalil 3 ( DALIL LIMIT PUSAT)
JIKA
Sampel: ü
berukuran = n ý diambil dari
rata-rata = þ
ì Populasi berukuran = N yang BESAR
í distribusi : SEMBARANG
î Rata-rata = m ; simpangan baku = s
MAKA
Distribusi Rata-rata akan mendekati distribusi Normal dengan :

=m dan dan nilai

· Dalil Limit Pusat berlaku untuk : - penarikan sampel dari populasi yang
sangat besar,
- distribusi populasi tidak dipersoalkan
· Beberapa buku mencatat hal berikut : Populasi dianggap BESAR jika
ukuran sampel

· KURANG DARI 5 % ukuran populasi atau


Dalam pengerjaan soal DISTRIBUSI SAMPLING RATA-RATA perhatikan asumsi-
asumsi dalam soal sehingga anda dapat dengan mudah dan tepat menggunakan
dalil-dalil tersebut!

Contoh 1:
PT AKUA sebuah perusahaan air mineral rata-rata setiap hari memproduksi 100
juta gelas air mineral. Perusahaan ini menyatakan bahwa rata-rata isi segelas
AKUA adalah 250 ml dengan standar deviasi = 15 ml. Rata-rata populasi dianggap
menyebar normal.

1. .Jika setiap hari diambil 100 gelas AKUA sebagai sampel acak DENGAN
PEMULIHAN, hitunglah :
1. standard error atau galat baku sampel tersebut?
b. peluang rata-rata sampel akan berisi kurang dari 253 ml?
2. Jika sampel diperkecil menjadi 25 gelas, hitunglah :
a. standard error atau galat baku sampel tersebut?
b. peluang rata-rata sampel akan berisi lebih dari 255 ml
JAWAB:
1. Diselesaikan dengan DALIL 1 ® karena PEMULIHAN
atau
Diselesaikan dengan DALIL 3 ® karena POPULASI SANGAT BESAR
Perhatikan n/N = 25/100.000.000 < 5%
N = 100 000 000 = m = 250 s = 15 n = 100
P( < 253) = P(z < ?)

GALAT BAKU =

Jadi P( < 253) = P(z < 2.0) = 0.5 + 0.4772 = 0.9772 = 97.72%

Sebaiknya anda gambarkan daerahnya dengan kurva Normal (Z)

2. Diselesaikan dengan DALIL 3 ® karena POPULASI SANGAT BESAR


Perhatikan n/N = 25/100.000.000 < 5%

N = 100 000 000 = m = 250 s = 15 n = 25


P( > 255) = P(z > ?)

GALAT BAKU =

Jadi P( > 255 ) = P(z > 1.67) = 0.5 - 0.4525 = 0.0475


Sebaiknya anda gambarkan daerahnya dengan kurva Normal (Z)

Contoh 2 :
Dari 500 mahasiswa FE-GD diketahui rata-rata tinggi badan = 165 cm dengan
standar deviasi = 12 cm, diambil 36 orang sebagai sampel acak. Jika penarikan
sampel dilakukan TANPA PEMULIHAN dan rata-rata tinggi mahasiswa diasumsikan
menyebar normal, hitunglah :

a. galat baku sampel?


b. peluang sampel akan memiliki rata-rata tinggi badan kurang dari 160 cm?
Diselesaikan dengan DALIL 2 ® TANPA PEMULIHAN
N = 500 = m = 165 s = 12 n = 36

Catatan ® Dalil Limit Pusat tidak dapat digunakan


Ditanyakan : P( < 160) = P(z < ?)

FK =

GALAT BAKU x FK = = 2 x 0.964... = 1.928...

P( < 160) = P(z < -2.59) = 0.5 - 0.4952 = 0.0048


2.4 Distribusi Sampling Rata-rata Sampel Kecil
DISTRIBUSI t
· Distribusi Sampling didekati dengan distribusi t Student = distribusi t (W.S.
Gosset).
· Lihat Buku Statistika-2, hal 177

Distribusi-t pada prinsipnya adalah pendekatan distribusi sampel kecil dengan


distribusi normal.
Dua hal yang perlu diperhatikan dalam Tabel t adalah 1. derajat bebas (db)
2. nilai a

· Derajat bebas (db) = degree of freedom = v = n - 1.


n : ukuran sampel.
· Nilai a adalah luas daerah kurva di kanan nilai t atau
luas daerah kurva di kiri nilai -t
· Nilai a ® 0.1 (10%) ; 0.05 (5%) ; 0.025(2.5%) ; 0.01 (1%) ; 0.005(0.5%)
Nilai a terbatas karena banyak kombinasi db yang harus disusun!
· Kelak Distribusi t akan kita gunakan dalam PENGUJIAN HIPOTESIS
Nilai a ditentukan terlebih dahulu
Lalu nilai t tabel ditentukan dengan menggunakan nilai a dan db. Nilai t tabel
menjadi batas selang pengujian
Lalukan pembandingan nilai t tabel dengan nilai t hitung.
Nilai t hitung untuk kasus distribusi rata-rata sampel kecil didapat dengan
menggunakan DALIL 4

· Pembacaan Tabel Distribusi-t


Misalkan n = 9 ® db = 8; Nilai a ditentukan = 2.5% di kiri dan kanan kurva
t tabel (db, a) = t tabel(8; 0.025) = 2.306
Jadi t = 2.306 dan -t = -2.306
2.5% 95 % 2.5%

-2.306 0 2.306

Arti Gambar di atas nilai t sampel berukuran n = 9, berpeluang 95% jatuh dalam
selang
-2.306 < t < 2.306.
Peluang t >2.306 = 2.5 % dan Peluang t < -2.306 = 2.5 %

Coba cari nilai t tabel untuk beberapa nilai db dan a yang lain!
· Perbedaan Tabel z dan Tabel t
Tabel z ® nilai z menentukan nilai a
Tabel t ® nilai a dan db menentukan nilai t
· Dalam banyak kasus nilai simpangan baku populasi (s) tidak diketahui,
karenanya nilai s diduga dari nilai simpangan baku sampel (s)

DALIL 4
JIKA
Sampel: ü
ukuran KECIL n < 30 ý diambil dari
rata-rata = simp. baku = s þ
ì Populasi berukuran = N
í terdistribusi : NORMAL
î Rata-rata = m
MAKA
Distribusi Rata-rata akan mendekati distribusi-t dengan :

=m dan dan nilai


pada derajat bebas = n-1 dan suatu nilai a

Contoh 3 :
Manajemen PT. BETUL menyatakan bahwa 95% rokok produksinya rata-rata
mengandung nikotin 1.80 mg, data tersebar normal. Yayasan Konsumen melakukan
pengujian nikotin terhadap 9 batang rokok dan diketahui rata-rata sampel = 1.95 mg
nikotin dengan standar deviasi = 0.24 mg. Apakah hasil penelitian Yayasan
Konsumen mendukung pernyataan Manajemen PT. BETUL?
Jawab : 95 % berada dalam selang ® berarti 5 % berada di luar
selang;
2.5 % di kiri t dan 2.5% di kanan t
a = 2.5 % = 0.025
n = 9 ® db = n - 1 = 8
t tabel (db, a) = t-tabel(8; 0.025) = 2.306
Jadi 95 % berada dalam selang -2.306 < t < 2.306

Nilai t-hitung = ? m = 1.80 n=9 = 1.95 s = 0.24

=
Nilai t hitung = 1.875 berada dalam selang -2.306 < t < 2.306
jadi hasil penelitian Yayasan Konsumen masih sesuai dengan pernyataan
manajemen PT JARUM.

2.5 Distribusi Sampling Bagi Beda 2 Rata-rata

DALIL 5

JIKA
Dua (2) Sampel ü
berukuran dan ý diambil dari
rata-rata = dan þ ì Dua (2) Populasi berukuran BESAR
í Rata-rata dan
î Ragam dan
MAKA
Distribusi Rata-rata akan mendekati distribusi Normal dengan :

dan standard error = dan

nilai z

· Beda atau selisih 2 rata-rata = ® ambil nilai mutlaknya!


· Melibatkan 2 populasi yang BERBEDA dan SALING BEBAS
· Sampel-sampel yang diambil dalam banyak kasus (atau jika dilihat secara
akumulatif) adalah sampel BESAR

Contoh 4:
Diketahui rata-rata IQ mahasiswa Eropa = 125 dengan ragam = 119 sedangkan
rata-rata IQ mahasiswa Asia = 128 dengan ragam 181. diasumsikan kedua populasi
berukuran besar
Jika diambil 100 mahasiswa Eropa dan 100 mahasiswa Asia sebagai sampel,
berapa peluang terdapat perbedaan IQ kedua kelompok akan kurang dari 2?

Jawab :
Populasi

Parameter populasi ke-1 (Mhs. Eropa) populasi ke-2 (Mhs. Asia)


Rata-rata (m) 125 128
Ragam (s²) 119 181

Beda 2 Rata-rata = =

Sampel : = 100 = 100

P( <2 ) = P ( z < ?)

P(z<-0.58) = 0.5 - 0.2190 = 0.2810 = 28,10%


Coba anda gambarkan kurva normal (t) untuk contoh soal tsb di atas.

BAB III
KESIMPULAN

Dalam suatu penelitian, tidaklah selalu perlu untuk meneliti semua individu
dalam populasi karena akan memakan banyak waktu dan biaya yang besar. Oleh
karena itu dilakukan pengambilan sampel, dimana sampel yang diambil adalah
sampel yang benar-benar representasi atau yang mewakili seluruh populasi.
Sampel ialah bagian dari populasi yang menjadi suatu objek penelitian. Hasil
pengukuran atau karakteristik dari sampel disebut dengan “Statistik”.
Terdapat alasan pentingnya pengambilan sampel ialah sebagai berikut :
1. Keterbatasan waktu, tenaga dan biaya.
2. Lebih cepat dan lebih mudah.
3. Memberikan informasi yang lebih banyak dan dalam.
4. Dapat ditangani lebih teliti.
Bidang Inferensia Statistik yaitu bidang yang membahas
generalisasi/penarikan kesimpulan dan prediksi/ peramalan. Generalisasi dan
prediksi tersebut melibatkan sampel/contoh, sehingga sangat jarang yang
menggunakan populasi. Pendataan seluruh populasi disebut sensus dan pendataan
sebagian anggota populasi = penarikan contoh = pengambilan sampel disebut
sampling,

DAFTAR PUSTAKA

Saifuddin azwar, Metode Penelitian, (Yogyakarta, Pustaka Pelajar Offeset, 2004)


Cholid Narbuko dan Abu Achamad, Metodologi Penelitian, (Jakarta, Bumi Aksara,
1997)
PROPOSAL
USAHA EKONOMI PRODUKTIF
BUDIDAYA AYAM PETELUR

KARANG TARUNA
“ PANJI LARAS ”
DESA JEMARAS LOR
KECAMATAN KLANGENAN
KABUPATEN CIREBON

KARANG TARUNA
“ PANJI LARAS ”
DESA JEMARAS LOR KEC. KLANGENAN KAB.CIREBON 45156
Contak Person : 085 321 581 077 Email :krpanjilaras@Gmail.Com
Nomor : 1 / KRPL / II / /2016 Kepada
Lampiran : 1 (Satu) Berkas Yth. Bupati Cirebon
Permohonan Bantuan Budidaya
Ayam Petelur

Perihal : Permohonan Bantuan Cq. Kepala Dinas Sosial


Di-
Sumber

Dengan hormat,

Bersama ini kami Karang taruna Panji Laras menyampaikan permohonan kepada
bapak Bupati sekiranya dapat memberikan bantuan ayam petelur, sebagai usaha budidaya
Ayam Petelur guna mendukung kegiatan usaha ekonomi produktif Karang Taruna sehingga
dapat meningkatkan pendapatan Pengurus dan anggotanya. Sebagai bahan pertimbangan
bapak, bersama ini kami lampirkan proposal terlampir.

Demikian permohonan ini kami sampaikan untuk menjadi pertimbangan selanjutnya


dan atas perhatiannya bapak kami ucapkan banyak terima kasih.

Cirebon, 22 Februari 2016


Ketua
Karang Taruna Panji Laras

SUTARSO

Mengetahui
KUWU JEMARAS LOR

ARJO MIRA
KARANG TARUNA
“ PANJI LARAS ”
DESA JEMARAS LOR KEC. KLANGENAN KAB.CIREBON 45156

PROPOSAL USAHA EKONOMI PRODUKTIF


BUDIDAYA AYAM PETELUR

I. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Karang Taruna Panji Laras Desa Jemaras Lor Kecamatan Klangenan Kabupaten
Cirebon dalam perkembangannya telah melaksanakan beberapa kegiatan baik di bidang
pengembangan kepemudaan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Dalam upayanya peningkatan ekonomi sosial produktif yang berupa buidaya ayam
petelur perlu adanya modal guna terlaksananya kegiatan tersebut. Terkait dengan hal tersebut
kami mengajukan permohonan usulan bantuan Hibah kepada Bapak Bupati Cirebon sebagai
upaya pengembangan usulan ekonomi produktif dimaksud.

2. Dasar Hukum
1.Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.
2.Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
3.Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.
4.Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 77/HUK/2010 tentang Pedoman Dasar
Karang Taruna.
5. Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 40 Tahun 2010 tentang Penjabaran Tugas Pokok,
Fungsi dan Tata Kerja Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

3. Visi dan Misi


a. Visi
Membangun generasi muda yang sehat dan kreatif dalam bermasyarakat
b. Misi
1) Melaksanakan kegiatan Rekreasi, Olah Raga dan Kesenian (ROK) yang bertumpu pada
prestasi.
2) Melakukan kegiatan Usaha Kesejahteraan Sosial dalam bentuk membantu penanganan
Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
3) Melakukan kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk membantu upaya pengentasan
Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
4) Membimbing dan mengarahkan anggota untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan positif
dalam mengisi waktu luang.

II. Maksud dan Tujuan


a. Maksud
Mengembangkan usaha ekonomi produktif Budidaya Ayam Petelur Karang Taruna Panji
Laras Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon.
1) Salah satu upaya membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran di wilayah
pedesaan khususnya dari sisi generasi muda.
2) Sebagai upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam rangka pengentasan
kemiskinan.
3) Ikut serta mengsukseskan program UEP Karang Taruna

III. Kegiatan Yang Sudah Dilakukan


a. Bidang Rekreasi, Olahraga dan Kesenian
Diantaranya adalah :
1) Latihan sepakbola
2) Pertandingan olah raga untuk memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

IV. Kegiatan Yang Akan Dilakukan


a. Bidang Rekreasi, Olahraga dam Kesenian
1) Melakukan latihan bola voli secara rutin agar bisa mengikuti kejuaraan olah raga antar desa.
2) Melakukan rutin bidang kesenian untuk mengembangkan potensi yag dimiliki oleh anggota
Karang Taruna Panji Laras.
b. Bidang Usaha Kesejahteraan Sosial
1) Melakukan pendataan PMKS secara berkelanjutan
2) Membantu masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni.
c. Bidang Usaha Ekonomi Produktif (UEP)
1) Pelatihan dan pengembangan budi daya Ayam Petelur.
2) Penyewaan Genset untuk penerangan di Pasar Malam desa Jemaras Lor

V. Potensi dan Sumber Daya


Potensi yang mendukung dalam usulan kegiatan ini adalah :
1. Adanya lahan yang dapat dimanfaatkan untuk budi daya ayam petelur.
2. Jaringan pemasaran yang sudah terbuka dan luas.
3. Dukungan masyarakat maupun Pemerintah Desa Jemaras Lor Kecamatan Klangenan Kab.
Cirebon.

VI. Rencana Anggaran Biaya


Rencana Anggaran Biaya
Kegiatan Budi Daya Ayam Petelur
Rincian
No Uraian Jumlah
Vol Satuan Harga
1. Pembuatan kandang ayam 1 Buah Rp. 20.000.000 Rp. 20.000.000
2. Pengadaan Indukan Ayam 1000 ekor Rp. 45.000 Rp. 45.000.000
3. Penyediaan pakan ayam 1000 kg Rp. 3.000 Rp. 3.000.000
4. Penyediaan listrik+lampu 3 buah Rp. 50.000 Rp. 150.000

Jumlah Rp. 68.150.000

Terbilang : Enam Puluh Delapan Juta Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah

VII. Lokasi
Tempat yang telah di sediakan berada di Blok Jlengut Rt 12 Rw.02 Desa Jemaras Lor Kec.
Klangenan Kab. Cirebon

VIII. Struktur Organisasi


Sesuai dengan Keputusan Kepala Desa Jemaras Lor Nomor 141.1/ Kep.19 –Des/II/2016
Tahun 2016 tanggal 22 Februari 2016, susunan Pengurus Karang Taruna Panji Laras Desa
Jemaras Lor Kecamatan Klangenan Kab.Cirebon adalah sebagai berikut :

Pembina : Kuwu Jemaras Lor


Penasehat : Bpk. Tarwija
Ketua : Sutarso
Wakil Ketua : Juari
Sekretaris : Rusdi
Bendahara : Sanedi
Seksi-seksi :
a. Seksi Humas dan Kemitraan
1) Mamat
2) Arino
b. Seksi Pendidikan dan Pelatihan
1) Sudirjo
2) Rasmita
c. Seksi Lingkungan Hidup dan Kesehatan
1) Triyatno
2) Meisy
d. Seksi Ekonomi dan UKS
1) Yati
2) Doni
e. Seksi Rohani dan Pembinaan Mental
1) Firman Dzuhri
2) Imam Tohir
f. Seksi Olahraga dan Seni budaya
1) Tomi
2) Rudi

IX. Penutup
Demikian Proposal usulan ekonomi produktif ini semoga mendapatkan perhatian
dari Bupati Cirebon melalui Dinas Sosial guna peningkatan kegiatan Karang Taruna Panji
Laras di Desa Kecamatan Klangenan Kab.Cirebon, dan atas dikabulkannya permohonan ini
kami haturkan terima kasih.

Jemaras Lor, 22 Februari


2016 Sekretaris Ketua
Karang Taruna Panji Laras

RUSDI SUTARSO

Mengetahui ;

Kuwu Jemaras Lor

ARJO MIRA
Palet kayu yang biasa digunakan sebagai bantalan pengiriman barang tidak
jarang dianggap sebagai limbah tidak berguna. Namun di tangan sejumlah
pemuda di Banjarmasin, limbah ini diolah menjadi mebel bernilai jual. Lewat
bendera usaha Twokang, mereka bisa meraup omzet belasan juta per bulan.
Limbah tidak selamanya menjadi sampah yang tidak berguna. Lewat ide
kreatif dan tangan-tangan terampil, produk yang dianggap tidak bernilai bisa
dikreasikan menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual. Salah satunya adalah
limbah palet kayu. Lewat ide kreatif Robertus Happy Bima Saputra,
Mukhlasyin Damanix, dan Fendy Suyanto, limbah-limbah kayu mereka sulap
menjadi aneka mebel yang bernilai jual.
Lewat usaha bernama Twokang di Banjarmasin, mereka menggunakan
limbah palet kayu pinus atau kayu jati belanda untuk dibuat berbagai jenis
mebel seperti gantungan baju, meja laptop, kursi dan meja ruang tamu, kafe,
taman, mini booth, rak, lemari, wall decoration, lampu hias, kitchen set,
ranjang, dan gerobak.
Pada usaha yang baru mereka jalani setahun ini, Happy lebih banyak
mengurus manajemen proyek, sementara Mukhlasyin lebih fokus pada urusan
desain dan produksi. Kemudian Fendy mengurusi pemasaran. Fendy bilang,
awalnya usaha ini berjalan karena anggota Twokang peduli pada semangat
cinta lingkungan dan cinta alam. "Kami berniat untuk bisa sedikit berperan
aktif dalam menghasilkan produk daur ulang untuk juga menjaga bumi dari
kehancuran," ucap Fendy.
Mereka memilih jenis kayu limbah palet kayu pinus atau kayu jati belanda dari
luar negeri sebagai bahan baku. Alasannya, kayu-kayu tersebut memiliki
sertifikasi International Plant Protection Convention (IPPC) dari PBB (standar
ISPM-15), sehingga jelas negara asalnya. "Kami pun hanya mengambil yang
heat treatment, bukan yang dicelup cairan kimia Methyl Bromide atau lainnya
dan bukan pinus hasil penebangan liar," tambah Fendy.
Potongan kayu dari pohon pinus juga jarang beredar karena dilindungi
pemerintah Indonesia. Padahal kayu dari pohon pinus itu memiliki serat corak
yang indah layaknya kayu jati. Inilah membuat beberapa kalangan menyukai
furnitur dari kayu pinus.
Untuk proses pembuatan, Fendy bercerita, ada yang secara garis besar tidak
ada perubahan mendasar dari bentuk asli palet kayu, ada pula yang melalui
proses pembongkaran terlebih dahulu. Kemudian palet kayu yang kotor
dibersihkan atau dikupas kembali mengunakan mesin ketam (wood planers).
Selanjutnya diampelas, baru kemudian dibentuk sesuai rancangan desain
yang diinginkan.
Produk-produknya ini dibanderol mulai Rp 350.000 hingga Rp 6 juta per unit.
Promosi yang dijalankan masih sebatas lewat media sosial, seperti Instagram
dengan akun @twokang.
Dalam sebulan, Fendy mengaku, paling banyak mereka bisa mendapatkan
pesanan hingga 10 mebel. Dari situ, mereka bisa meraup omzet sekitar Rp 15
juta per bulan. (Izzatul Mazidah)