Anda di halaman 1dari 2

SEBAGAIMANA TERTUANG DALAM :

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA


NOMOR 39 TAHUN 1999
TENTANG
HAK ASASI MANUSIA

Pasal 9

1. Setiap orang berhak untuk hidup, mempertahankan hidup dan meningkatkan taraf
kehidupannya.
2. Setiap orang berhak hidup tenteram, aman, damai, bahagia, sejahtera lahir dan batin.
3. Setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA


NOMOR 32 TAHUN 2009
TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

Pasal 65

1. Setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagai bagian dari hak
asasi manusia.

2. Setiap orang berhak mendapatkan pendidikan lingkungan hidup, akses informasi, akses
partisipasi, dan akses keadilan dalam memenuhi hak atas lingkungan hidup yang baik dan
sehat.

3. Setiap orang berhak mengajukan usul dan/atau keberatan terhadap rencana usaha
dan/atau kegiatan yang diperkirakan dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan
hidup

Pasal 66

Setiap orang yang memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat tidak
dapat dituntut secara pidana maupun digugat secara perdata.

Pasal 67

Setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta


mengendalikan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup.

Pasal 70

1. Masyarakat memiliki hak dan kesempatan yang sama dan seluas-luasnya untuk berperan
aktif dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

2. Peran masyarakat dapat berupa:


a. pengawasan sosial
b. pemberian saran, pendapat, usul, keberatan, pengaduan; dan/atau
c. penyampaian informasi dan/atau laporan.
Maka kami melayangkan surat keberatan kepada bapak gubernur jawa barat perihal
keberadaan perusahaan tambang pasir, yang pertama pada tanggal 27 september 2017, yang
kedua pada tanggal 25 desember 2017, yang ketiga pada tanggal 8 desember 2017

Poin-poin yang menjadi keberata kami adalah sebagai berikut:

1. Rusaknya alam dan lingkungan yang berpotensi menimbulkan berbagai macam bencana
2. Bila musim hujan tiba, jalan menjadi becek dan berlumpur sehingga dapat menimbulkan
kecelakaan
3. Bila musim kemarau tiba, jalan lingkungan menjadi kotor dan berdebu yang
menimbulkan polusi udara dan penyakit saluran pernafasan
4. Kebisingan yang mengganggu kebisingan ibadah
5. Sulitnya mendapatkan air bersih, maka
6. Jika perusahaan tambang pasir ini masih beroprasi, dikhawatirkan akan menimbulkan
bencana yang besar.

Dengan memperhatikan uraian tersebut diatas, maka kami atas nama warga, akan
memperjuangkan hak kami, yaitu hak untuk mendapatkan perlindungan dari pemerintah dan hak
memperoleh kehidupan yang aman dan nyaman, maka setelah mengkaji dan mempertimbangkan
dari berbagai aspek dan sudut pandang yang lebih mendalam, akhirnya kami menyatakan sikap
“MENOLAK KEBERADAAN TAMBANG PASIR ATAU OPRASIONAL
PENAMBANGAN PASIR DI WILAYAH KAMI”