Anda di halaman 1dari 4

Subtema : Pendidikan

BEASISWA MATAHARI SAKTI 2018

Memajukan Pendidikan Di Indonesia

LLC (LIBRARY LEARNING CENTER): LAYANAN PERPUSTAKAN


TERBUKA SEBAGAI FASILITAS PENDUKUNG PENDIDIKAN DI
KALANGAN SISWA DALAM UPAYA MEMAJUKAN PENDIDIKAN
INDONESIA

Oleh :

Oktiana Zuli Astuti (1510503021)

UNIVERSITAS TIDAR
MAGELANG
2018
LLC (LIBRARY LEARNING CENTER): LAYANAN PERPUSTAKAAN
TERBUKA SEBAGAI SALAH SATU FASILITAS PENDUKUNG
PENDIDIKAN DI KALANGAN SISWA DALAM UPAYA MEMAJUKAN
PENDIDIKAN INDONESIA

Oktiana Zuli Astuti


Universitas Tidar
Oktianazulia@gmail.com

Dunia pendidikan dewasa ini menjadi penentu perkembangan sebuah


negara, mengingat pendidikan merupakan kunci untuk mencetak sumber daya
manusia yang bermutu dan memiliki daya saing. Sebagai salah satu anggota
ASEAN, Indonesia sendiri ternyata masih berada di bawah negara tetangga
Malaysia dalam dunia pendidikan. The Hidden Crisis, Armed Conflict and
Education yang dikeluarkan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan
Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) yang diluncurkan di New
York, Senin (1/3/2011), menyatakan bahwa indeks pembangunan pendidikan
atau education development index (EDI) berdasarkan data tahun 2008 adalah 0,934.
Nilai itu menempatkan Indonesia di posisi ke-69 dari 127 negara di dunia.
Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia antara lain adalah
masalah efektivitas, efisiensi dan standarisasi pengajaran. Hal tersebut masih
menjadi masalah pendidikan di Indonesia pada umumnya. Selain kurang kreatifnya
para pendidik dalam membimbing siswa. Kurikulum yang dibuat hanya didasarkan
pada pengetahuan pemerintah tanpa memperhatikan kebutuhan masyarakat.
Sehingga para lulusan hanya pintar mencari kerja dan tidak dapat menciptakan
lapangan kerja sendiri.
Setidaknya ada beberapa permasalahan yang dapat teridentifikasi dalam
dunia pendidikan Indonesia yaitu rendahnya kualitas sarana fisik, hal tersebut tentu
mengakibatkan tidak efektifnya proses belajar-mengajar, serta mengakibatkan
menurunnya minat siswa untuk belajar. Selanjutnya mengenai kurikulum yang
kurag efektif. Pergantian kurikulum yang dilakukan terus menerus membuat
pengajar serta siswa harus beradaptasi ulang. Tidak sedikit pengajar yang bingung
bagaiman mengaplikasikannya. Kemudian mengenai teknologi yang semakin hari
semakin gencar digunakan dalam dunia pengajaran karena banyaknya kemudahan
yang didapat. Namun disamping itu, masih ada sekolah yang tertinggal jauh
mengenai masalah teknologi. Masalah yang tidak kalah penting yaitu mengenai
ekonomi, di mana masih beredar buku-buku sekolah degan harga tinggi, keadaan
tersebut tentu mempersulit kalangan masyarakat yang kurang mampu secara
finansial.
Menilik beberapa data tersebut, dapat disimpulkan bahwa kualitas
penddikan Indonesia sangat memperhatinkan. Rendahnya kualitas pendidikan
tersebut dapat menimbulkan dampak yang akan mempengaruhi berbagai sisi
kehidupan bangsa Indonesia, misalnya: kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Apabila bangsa Indonesia tidak melakukan inovasi pendidikan maka dapat
dipastikan Indonesia akan semakin tertinggal dengan negara-negara lainnya. Hal
tersebut dapat dilihat dari hasil riset ciputra yang menyatakan bahwa Indonesia
hanya memiliki 0,18 persen dari pengusaha dari jumlah penduduk bangsa ini.
Profil pendidikan nasional menunjukan suatu profil yang mencolok karena
adanya perbedaan yang sangat signifikan antar daerah. Contoh konkritnya adalah
perbedaan pendidikan di daerah maju dengan pendidikan di daerah terpencil.
Perbedaan tersebut tentu sangat mempengaruhi kualitas pelajar di suatu bangsa.
Kurangnya perhatian pemerintah terhadap persoalan tersebut semakin menyulitkan
bangsa Indonesia untuk bersaing dengan negara tetangga lainnya.
Salah satu solusi yang dapat diberikan adalah pembuatan LLC (Library
Learning Center). LLC sendiri merupakan suatu fasilitas pendukung pendidikan
untuk kalangan siswa. Darmono (2011) mengemukakan bahwa perpustakan pada
hakekatnya adalah pusat sumber belajar dan sumber informasi bagi pemakainya.
Perpustakaan dapat pula diartikan sebagai tempat kumpula buku-buku atau tempat
atau tempat buku-buku himpunan dan diorganisasikan sebagai media belajar siswa.
Fasilitas tersbut tentu akan dibuat senyaman mungkin, sehingga siswa betah
beralam-lama dan menghabiskan banyak waktu untuk belajar di LLC tersebut.
Buku-buku yang disediakan di tempat tersebut juga harus bervariasi mulai dari
buku cerita hingga ilmiah.
Disamping semua itu, penataan ruangan juga menjadi perhatian penting. Hal
tersebut agar perpustakaan tidak menjadi tempat yang monoton. Keunggulan lain
dari LLC adalah, adanya fasilitas guru pembimbing yang dengan sukarela akan
mengajarkan mata pelajaran kepada siswa. LLC juga menyediakan tempat untuk
mengakses internet, hal tersebut dinilai wajib karena di era globalisasi sekarang
siswa diharuskan untuk melek internet dan mengerti akan hal tersebut.
Diharapkan dengan adanya fasilitas tersebut akan menunjang keatifan serta
minat siswa untuk belajar. Dengan adanya hal tersebut pula, diharapkan Indonesia
dapat mencetak orang-orang yang berdaya saing tinggi dengan kreatifitas yang luar
biasa. Kemudian dapat bersaing dengan negara-negara besar lainnya.