Anda di halaman 1dari 3

KONSEP GANGGUAN KEBUTUHAN AKTIVITAS

SOP PEMBERIAN TERAPI

1. Konsep Gangguan Kebutuhan Aktivitas


Aktivitas adalah suatu energy atau keadaan bergerak dimana manusia memerlukannya
untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Gangguan mobilisasi dapat terjadi pada semua
tingkatan umur, yang beresiko tinggi terjadi gangguan mobilisasi adalah orang yang lanjut
usia, post cedera dan post trauma.

Etiologi/penyebab
a) Kelainan postur
b) Gangguan perkembangan otot
c) Kerusakan system saraf pusat
d) Trauma lanngsung pada system mukuloskeletal dan neuromuscular
e) Kekakuan otot
Patofisiologi terjadinya pemindahan
a) Kaki tidak mampu menopang berat badan
b) Perlu bantuan kursiro dauntukberpindahtempat
c) Tangan belum mampu untuk melakukan pekerjaannya secara mandiri
d) Tidak mampu melakukan kegiatan secara mandiri

2. SOP PEMBERIAN TERAPI OBAT MELALUI ANUS DAN RECTUM


A. Definisi :
Pemberian obat melalui anus/rectum (suppositoria) dilakukan dengan cara
memasukkan obat melalui anus/rektum.
B. Tujuan :
 Memberikan efek local dan sistemik.
 Menjadikan lunak feses
 Merangsang BAB
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

PEMBERIAN TERAPI OBAT MELALUI ANUS ATAU RECTUM

NILAI
NO ASPEK 0 1 2
1 TahapPraInteraksi :
1. Mencuci Tangan

2 TahapOrientasi :
1. Mengucapkan salam kepada pasien & keluarga serta
sapa nama pasien.
2. Menjelaskan tujuan & prosedur pelaksanaan.
3. Menanyakan apakah pasien setuju/kesiapan pasien.
PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN
 Obat suppositoria dalam tempatnya.
 Sarung tangan.
 Kain kasa.
 Vaselin/pelicin/pelumas.
 Kertas tisu.
 Bengkok.

3 TahapKerja :
a. Menawarkan pasien untuk buang air kecil/besar.
b. Bebaskan pakaian bagian bawah dan letakkan
bengkok dibawah anus.
c. Gunakan sarung tangan.
d. Buka pembungkus obat dan pegang dengan kain
kasa.
e. Oleskan pelicin pada ujung obat suppositoria.
f. Regangkan glutea dengan tangan kiri, kemudian
masukkan obat sambil menyuruh pasien menarik
nafas panjang. Selama 20 menit pasien istirahat
baring.
g. Setelah selesai tarik jari tangan dan bersihkan
daerah sekitar anal dengan tisu,.
h. Lepaskan sarung tangan dan masukkan ke dalam
bengkok.
4 TahapTerminasi :
1. Dokumentasikan hasil tindakan
2. Merapikan alat
3. Catat perubahan, reaksi terhadap pemberian, dan
evaluasi respon terhadap obat dengan mencatat hasil
peberian obat
4. Bereskan alat-alat,catat tanggal dan waktu, serta jenis
obat
5. Pastikan posisi pasien berada pada posisi yang paling
aman dan nyaman
6. Mencuci tangan
Keterangan :
Nilai 0. = tidakdilakukan( 15% )

Nilai 1. = dilakukankurangtepat( 75% )

Nilai 2. = dilakukandengansempurna (100%)

Penilaian( jumlahnilai yang didapat 100X ) / jumlah item yang dinilai

Manado, Agustus 2018

Evaluator