Anda di halaman 1dari 10

ATRIBUT PRODUK

(MEREK, KEMASAN, LABEL DAN JAMINAN)

Abstrak

Atribut produk dapat memberikan gambaran yang jelas tentang produk itu
sendiri. Agar dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai pengertian atribut
produk, maka di bawah ini beberapa pengertian mengenai atribut produk menurut
para ahli. Menurut Tjiptono (2007) atribut produk merupakan unsur-unsur produk
yang dipandang penting oleh konsumen dan dijadikan dasar pengambilan
keputusan pembelian. Kemudian menurut Kotler dan Amstrong (2003) atribut
produk adalah pengembangan suatu produk atau jasa yang melibatkan penentuan
manfaat yang akan diberikan.

Berdasarkan definisi di atas maka dapat disimpulkan bahwa atribut produk


adalah unsur-unsur dari sebuah produk yang dipandang penting oleh konsumen
dan mencerminkan pengembangan suatu produk untuk dapat dijadikan dasar
dalam pengambilan keputusan pembelian.

Manfaat Atribut Produk

Kotler dan Amstrong (2003) mengemukakan bahwa manfaat yang


ditawarkan oleh atribut produk dalam bentuk :

1. Kualitas Produk
Kualitas adalah salah satu alat penting bagi pemasar untuk menetapkan
posisi. Kualitas mempunyai dua dimensi, yaitu tingkat dan konsistensi.
Ketika mengembangkan suatu produk, pemasar mula-mula harus
memilih tingkat kualitas yang akan mendukung posisi produk di pasar
sasaran. Disini kualitas produk berarti kemampuan produk untuk
melaksanakan fungsi-fungsinya. Selain tingkatan kualitas, kualitas
yang tinggi juga dapat berarti konsistensi tingkatan kualitas yang
tinggi. Dalam konsisten yang tinggi tersebut kualitas produk berarti

MANAJEMEN PEMASARAN 1
kualitas kesesuaian bebas dari kecacatan dan kekonsistenan dalam
memberikan tingkatan kualitas yang dijanjikan.
2. Fitur Produk
Sebuah produk yang ditawarkan dengan berbagai fitur. Sebuah model
awal tanpa tambahan yang menyertai produk tersebut menjadi titik
awalnya. Perusahaan yang dapat menciptakan model dari tingkat lebih
tinggi dengan menambahkan berbagai fitur. Fitur adalah alat
persaingan untuk membedakan produk perusahaan terhadap produk
sejenis yang menjadi pesaingnya. Menjadi produsen awal yang
mengenalkan fitur baru yang dibutuhkan dan dianggap bernilai
menjadi salah satu cara yang efektif untuk bersaing.
3. Gaya dan Desain Produk
Cara lain untuk menambah nilai bagi pelanggan adalah melalui gaya
dan desain produk yang khas. Konsep desain lebih luas dibandingkan
gaya. Gaya semata-mata penampilan produk tertentu. Gaya
mengedepankan tampilan luar dan membuat orang bosan. Gaya yang
sensasional mungkin akan mendapatkan perhatian dan mempunyai
nilai seni, tetapi tidak selalu membuat produk tertentu berkinerja lebih
baik. Berbeda dengan gaya, desain bukan sekedar tampilan setipis kulit
ari, desain masuk ke jantung produk. Desain yang baik dapat
memberikan kontribusi dalam hal kegunaan produk dan juga
penampilannya. Gaya dan desain yang baik dapat menarik perhatian,
meningkatkan kinerja produk, memotong biaya produksi, dan
memberikan keunggulan bersaing di pasar sasaran.
1. MEREK
Merek adalah sesuatu yang ditujukan untuk mengidentifikasi barang atau
jasa dari seseorang atau kelompok penjual dan untuk membedakannya dari produk
penjual dapat dalam bentuk nama, istilah, tanda, simbol atau rancangan atau
kombinasi hal-hal tersebut. Dalam melakukan pembelian konsumen tidak hanya
memperhatikan macam dari produk. Tapi juga pembeli memperhatikan merek dari
produk tersebut, merek lebih dari sekedar simbol, merek dapat memiliki 6
tingkatan perhatian sebagai berikut :

MANAJEMEN PEMASARAN 2
Atribut
Manfaat
Nilai
Budaya
Kepribadian
Pemakai

Merek yang baik adalah merek yang mempunyai karakteristik-


karakteristik tertentu, adapun karakteristik merek yang baik adalah :

a. Mengingatkan suatu tentang karakteristik produk dan kegunaannya.


b. Mudah dieja, dibaca dan diingat.
c. Bisa diadaptasi oleh produk-produk baru yang mungkin ditambahkan
dilini produk.
d. Bisa didaftarkan dan dilindungi hak paten.

Produsen membuat suatu merek untuk produknya karena ada tujuan-tujuan


tertentu yang dapat diambil manfaatnya oleh penjual (produsen) maupun pembeli
(konsumen), ada banyak manfaat dari pencantuman merek pada suatu produk.
Manfaat dari pencantuman merek adalah :

1. Merek Memberikan Identitas


Produk kita akan mudah dikenali dan dicari oleh pembeli karena
merek. Ini adalah fungsi dasar merek yaitu sebagai pemberi identitas
bagi produk kita.
2. Membedakan dengan Pesaing
Manfaat dasar merek yang kedua adalah membedakan produk kita
dengan produk pesaing. Apa gunanya kita membuat produk yang
bagus jika ternyata pelanggan tidak mampu membedakan produk kita
dengan produk pesaing yang kualitasnya ada di bawah produk kita.
3. Meningkatkan Penjualan
Bila merek kita dipersepsikan dengan baik oleh konsumen, maka tidak
perlu diragukan lagi mereka akan bercerita kepada siapa saja yang

MANAJEMEN PEMASARAN 3
ditemuinya tentang produk kita. Itu berarti naiknya angka penjualan
bisnis kita.
4. Membangun Loyalitas
Pelanggan yang puas akan produk yang kita jual, mereka akan dengan
sendirinya memasukkan merek kita tidak hanya di kepala pelanggan
tapi juga di hati mereka. Bagi mereka, merek kitalah yang terbaik.
Mereka merasa mendapatkan banyak manfaat dari membeli produk
kita. Tidak hanya manfaat fungsional, namun juga manfaat emosional.
Mereka akan selalu melakukan pembelian ulang tanpa pernah silau
oleh harga murah ataupun promosi dan janji-janji dari pihak pesaing.
5. Membuat Pelanggan Tidak Sensitif Harga
Sama ketika kita telah jatuh cinta pada seseorang, keluar biaya berapa
pun tidak menjadi masalah yang besar asalkan dapat bersama dengan
orang yang kita cintai. Begitu pula dengan merek, jika para pelanggan
telah jatuh cinta dengan merek kita, mereka tidak akan peduli berapa
banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk memperoleh produk kita.
Ini berarti ada margin keuntungan yang lebih besar bagi produk kita.
6. Komunikasi Pemasaran Jadi Lancar
Hampir semua pakar pemasaran sepakat bahwa iklan yang terbaik
adalah kata-kata yang keluar dari mulut pelanggan yang puas. Secara
tidak langsung, pelanggan yang puas terhadap merek kita akan
membantu mempromosikan produk dan citra merek kita. Itu berati
membantu kita dalam mempromosikan produk kita.
7. Terbuka Peluang untuk Waralaba
Merek adalah intangible asset (aset tak berwujud) bagi perusahaan.
Dalam jangka panjang, ketika merek kita telah mengakar kuat dibenak
para konsumen, kita akan dapat mewaralabakan merek kita dengan
nilai yang tinggi.
8. Magnet bagi Stakeholder
Merek yang telah dikenal baik, tidak hanya akan menjadi daya tarik
bagi para calon konsumen, namun juga akan menjadi magnet bagi para
stakeholder terbaik. Mereka tidak akan kesulitan untuk mencari

MANAJEMEN PEMASARAN 4
pemasok, karyawan, bahkan juga para investor. Hali ini berarti merek
yang baik akan meningkatkan daya tawar kita di hadapan para
stakeholder itu.

Mengapa sebuah Perusahan harus melindungi merek yang dimilikinya?

Walaupun sebagian besar pelaku bisnis menyadari pentingnya penggunaan


merek untuk membedakan produk yang mereka miliki dengan produk para
pesaing mereka, tapi tidak semua dari mereka yang menyadari mengenai
pentingnya perlindungan merek melalui pendaftaran. Pendaftaran, menurut UU
Merek memberikan hak ekslusif kepada perusahaan pemilik merek guna
mencegah pihak-pihak lain untuk memasarkan produk-produk yang identik atau
mirip dengan merek yang dimiliki oleh perusahaan bersangkutan dengan
menggunakan merek yang sama atau merek yang dapat membingungkan
konsumen.

Tanpa adanya pendaftaran merek, investasi yang dimiliki dalam


memasarkan sebuah produk dapat menjadi sesuatu yang sia-sia karena perusahaan
pesaing dapat memanfaatkan merek yang sama atau merek yang mirip tersebut
untuk membuat atau memasarkan produk yang identik atau produk yang mirip.
Jika seorang pesaing menggunakan merek yang identik atau mirip, pelanggan
dapat menjadi bingung sehingga membeli produk pesaingnya tersebut yang
dikiranya produk dari perusahan sebenarnya. Hal ini tidak saja mengurangi
keuntungan perusahaan dan membuat bingung pelanggannya, tetapi dapat juga
merusak reputasi dan citra perusahaan yang bersangkutan, khususnya jika produk
pesaing kualitasnya lebih rendah.

2. KEMASAN

Branding adalah cara untuk mengenalkan kepada seseorang mengenai


identitas terhadap sebuah objek tertentu. Jika saat ini kita berbicara tentang
produk, maka branding adalah cara untuk mengenalkan produk kepada konsumen.
Kemasan atau packaging sangatlah berkaitan erat dengan branding itu sendiri.

MANAJEMEN PEMASARAN 5
Kemasan sebuah produk merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi
banyaknya penjualan atau minatnya konsumen terhadap produk tersebut.
Beberapa unsur yang mempengaruhi penjualan produk seperti kualitas produk,
pelayanan, pemasaran, dan kemasan juga saling mendukung satu sama lain.

Dibawah ini ada beberapa hal yang berkaitan dengan sebuah kemasan
produk, seperti fungsi, manfaat, serta strategi marketing.

1. Fungsi

Tujuan atau fungsi utama dari adanya kemasan produk adalah, untuk
melindungi produk dari goresan atau cacat produk yang membuat produk menjadi
rusak. Selain itu juga kemasan produk tidak hanya difungsikan pada saat proses
pendistribusian barang dari pabrik ke beberapa distributor, tapi kemasan produk
juga bisa melindungi produk ketika berada di toko-toko retail.

2. Daya Tarik

Umumnya banyak perusahaan melakukan sebuah riset terlebih dahulu


tentang skema warna, desain, maupun jenis pada sebuah kemasan produk yang
akan dipasarkannya. Hal ini dilakukan agar tingkat pemasaran produknya jauh
lebih luas lagi. Jika Anda ingin produk yang Anda jual banyak peminatnya, maka
Anda bisa menyiapkan desain packaging yang tepat untuk produk Anda. Karena
seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, salah satu yang membuat produk
tersebut bisa laku adalah kemasan produk yang bisa menjadi daya tarik bagi
pelanggan.

3. Promosi

Sebuah kemasan produk juga berperan penting dalam memberikan


informasi produk seperti, manfaat, kegunaan, tagline, maupun cara pembuatan.
Semuanya bisa dicantumkan pada desain kemasan agar konsumen tahu tentang
manfaat dari produk tersebut, yang terpenting janganlah menyampaikan semuanya
hingga desain menjadi penuh dan malah membuat konsumen menjadi jenuh
melihanya.

MANAJEMEN PEMASARAN 6
4. Mendukung keputusan Berbelanja

Anda sebagai pemilik produk bebas mencantumkan informasi apapun yang


nantinya bisa mempengaruhi konsumen untuk melakukan keputusan membeli
produk Anda. Akan tetapi jangan terlalu berlebihan dalam menyampaikan seluruh
informasi yang Anda miliki.

5. Diferensiasi

Kemasan juga bisa dijadikan sebagai identitas bagi sebuah produk,


misalnya ada beberapa produk A dan B yang ditata rapi pada sebuah toko, produk
tersebut secara fungsi sama, rasa bisa dikatakan hampir sama, namun karena
kemasannya berbeda bisa jadi konsumen akan lebih cenderung memilih produk
yang memiliki kemasan yang menarik menurutnya.

3. LABEL

Label adalah setiap keterangan mengenai barang yang dapat berupa


gambar, tulisan atau kombinasi keduanya atau bentuk lain yang memuat informasi
tentang barang dan keterangan pelaku usaha serta informasi lainnya sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku yang disertakan pada produk,
dimasukkan kedalam, ditempelkan pada, atau merupakan bagian kemasan

Kegunaan Label adalah memberikan infomasi yang benar, jelas dan


lengkap baik mengenai kuantitas, isi, kualitas maupun hal-hal lain yang
diperlukan mengenai barang yang diperdagangkan. Label Bagi Konsumen adalah
Konsumen akan memperoleh informasi yang benar, jelas dan baik mengenai
kuantitas, isi, kualitas mengenai barang/jasa beredar dan dapat menentukan
pilihan sebelum membeli atau mengkonsumsi barang dan jasa.

Bagaimana Kewajiban Pelaku Usaha mencantumkan Label?

Pelaku Usaha yang memproduksi atau memperdagangkan dan atau


memasukkan barang di atau ke pasar dalam negeri wajib mencantumkan label
dalam dan atau luar kemasan. Pencantuman label di kemasan dilakukan

MANAJEMEN PEMASARAN 7
sedemikian rupa sehingga tidak mudah lepas, tidak mudah luntur atau rusak,
letaknya mudah untuk dilihat dan dibaca.

Isi Label :

Nama barang
Ukuran
Berat, isi bersih, netto
Komposisi
Aturan pakai
Tanggal kadaluarsa
Akibat sampingan
Nama dan alamat pelaku usaha serta keterangan untuk penggunaan
yang menurut ketentuan harus dipasang/dibuat

Apa yang harus tercantum pada Label Makanan/Minuman :

Nama makanan/nama produk


Komposisi/daftar ingredien
Berat, isi bersih, netto
Nama dan Alamat Pabrik/Importir
Nomor Pendaftaran
Kode Produksi
Tanggal Kadaluarsa
Petunjuk atau Cara Penyimpanan
Petunjuk atau Cara Pengunaan
Label Halal

Wajib Label Untuk Setiap orang yang memproduksi atau memasukan


pangan yang dikemas ke dalam wilayah Indonesia untuk diperdagangkan wajib
mencantumkan label, di luar atau di dalam kemasan pangan dan menggunakan
Bahasa Indonesia. Wajib Mencamtumkan Nama dan Alamat untuk Pelaku usaha
yaitu produsen pangan, importir, pengedar produk pangan. Hal ini bertujuan agar

MANAJEMEN PEMASARAN 8
konsumen dapat memperoleh informasi yang lengkap, yaitu baik importir pangan
yang bersangkutan

Ketentuan lebih lanjut mengenai Label dapat dilihat pada :

a. Undang-undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan


Konsumen.
b. Undang-undang No. 7 Tahun 1996 tentang Pangan, Pasal 30 s/d
33.
c. Undang-undang No. 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.
d. Peraturan Pemerintah No. 69 tentang Label dan Iklan Pangan

Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka setiap konsumen perlu


berhati-hati sebelum membeli suatu produk pangan yang akan dikonsumsinya.
Salah satu upaya yang pertama kali dapat dilakukan oleh konsumen adalah
dengan melihat kemasan dan labelnya. Label pada kemasan produk pangan
bukanlah sekedar hiasan. Dari label inilah, konsumen mengetahui banyak hal
tentang produk yang akan dikonsumsinya. Pemahaman tentang cara membaca
label akan bermanfaat bagi konsumen sehingga tidak terjebak pada hal-hal yang
menyesatkan. Pada umumnya, konsumen tidak selalu dapat memanfaatkan
informasi yang ada pada label. Salah satu permasalahannya adalah kurang
memahami maksud yang ada dalam label tersebut.

4. JAMINAN

Jaminan/garansi merupakan pelayanan purna jual yang berbentuk janji


produsen kepada konsumennya, dimana para konsumen akan diberikan ganti rugi
atau apabila ternyata produknya tidak berfungsi sebagaimana yang dijanjikan.

Jaminan dpt meliputi :

Kualitas produk
Perawatan
Reparasi
Ganti rugi (ditukar/uang kembali).

MANAJEMEN PEMASARAN 9
DAFTAR PUSTAKA

http://www.pendidikanekonomi.com/2012/07/pengertian-dan-manfaat-
atribut-produk.html

25 Desember 2014 18:42 WIB

MANAJEMEN PEMASARAN 10